NovelToon NovelToon
Permaisuri Genius Mengguncang Istana.

Permaisuri Genius Mengguncang Istana.

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: aldolado

Bagaimana jadinya jika seorang dokter bedah dan ahli toksikologi jenius dari abad ke-21 bertransmigrasi ke tubuh seorang Permaisuri yang lemah dan dibuang?

Anran, seorang dokter genius masa depan, tewas dalam insiden laboratorium dan terbangun di tubuh Permaisuri Kerajaan Great Yan. Tak hanya dibuang ke Istana Dingin karena fitnah kejam, tubuh Permaisuri ini juga diracuni secara perlahan oleh musuh-musuhnya di istana belakang.

Permaisuri lama yang penakut dan mudah menangis telah lenyap. Kini, Anran bangkit membawa kecerdasan medis modern, keahlian racun yang mematikan, dan keberanian tanpa batas!

Satu per satu racun dibongkar, fitnah selir licik dipatahkan, dan intrik politik kerajaan dihancurkan. Seluruh istana dibuat gempar oleh perubahan drastis sang Permaisuri yang kini anggun, cerdas, dan tidak bisa diintimidasi oleh siapa pun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aldolado, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lanjut bab 20

... berarmor besi bergegas maju menghunus pedang, mengepung Pangeran Xiao dan seluruh pengikutnya dengan gerakan kilat. Suasana perjamuan yang tadinya dipenuhi gelak tawa dan musik kecapi seketika berubah kaku dan penuh ketegangan.

Pangeran Xiao mencoba berdiri untuk membela diri, namun dua pengawal senior langsung mencengkeram kedua bahunya kencang, memaksanya berlutut kembali di atas lantai batu pualam yang dingin.

"Yang Mulia Kaisar! Hamba bersumpah ini adalah jebakan dari pihak ketiga! Seseorang di istana ini berniat merusak persahabatan antara Kerajaan Selatan dan Kerajaan Great Yan!" jerit Pangeran Xiao histeris, wajah tampannya kini benar-benar pucat pasi tanpa tersisa sedikit pun keanggunannya.

"Cukup!" bentak Kaisar Tian. Suaranya yang dingin bagaikan angin malam di puncak gunung es memotong seluruh ratapan Pangeran Xiao. "Bukti medis yang dipaparkan oleh Permaisuriku sudah lebih dari cukup untuk melabeli tindakanmu sebagai upaya pembunuhan terhadap Penguasa Great Yan! Kasim Zhao, seret mereka semua dan kunci di sel pengadilan bawah tanah! Jangan biarkan satu orang pun keluar atau mati sebelum diinterogasi!"

"Hamba laksanakan perintah Yang Mulia!" seru Kasim Zhao membungkuk dalam.

Jeritan permohonan ampun dari Pangeran Xiao dan jeritan ketakutan para pelayannya perlahan memudar seiring pintu besi berat Aula Rembulan yang ditutup kencang oleh para pengawal.

Suasana di dalam aula utama kembali hening total. Puluhan menteri, jenderal perang, dan pejabat kerajaan berdiri mematung di tempat masing-masing. Pandangan mata mereka bertaut pada dua sosok yang berdiri anggun di atas panggung utama: Kaisar Tian yang berdiri tegap berwibawa, dan Permaisuri Anran yang memegang cangkir giok beracun dengan ketenangan luar biasa.

Rasa hormat dan kekaguman para pejabat tinggi terhadap Permaisuri Anran kini mencapai puncaknya. Mereka yang dulunya menganggap Anran hanyalah seorang wanita lemah dan tak berdaya kini menyadari bahwa di balik keanggunan sang Permaisuri, bersemayam ketajaman otak dan keberanian luar biasa yang sanggup melumpuhkan konspirasi politik dua kerajaan sekaligus.

Kaisar Tian memutarkan tubuhnya, melangkah mendekati Anran. Di hadapan seluruh menteri yang masih berdiri kaku, sang kaisar mengulurkan kedua tangannya, menggenggam jemari halus Anran dan mengambil cangkir giok itu untuk diserahkan kepada Tabib Zhou yang bergegas mengamankannya.

"Permaisuri Anran," ujar Kaisar Tian dengan suara yang bergaung jernih dan hangat ke seluruh penjuru aula. "Sekali lagi... kecerdasan dan ketajaman mata medismu telah menyelamatkan martabat serta nyawa Penguasa Kerajaan ini."

Anran mengulas senyum tipis yang amat memikat. Ia membungkuk halus secara anggun. "Hamba hanya menjalankan kewajiban Hamba sebagai Permaisuri Kerajaan Great Yan, Yang Mulia. Seorang ratu tidak boleh membiarkan marabahaya menyentuh Kaisarnya."

Kaisar Tian tertawa rendah—sebuah tawa penuh rasa bangga dan kebahagiaan yang jarang sekali terdengar dari bibirnya. Sang kaisar lalu mengangkat tangan Anran tinggi-tinggi ke udara, memamerkannya di hadapan seluruh menteri dan jenderal perang yang hadir.

"Mulai malam ini," seru Kaisar Tian dengan intonasi penuh dominasi, "Siapa pun yang berani meragukan kedudukan Permaisuri Anran atau mencoba berniat jahat kepadanya, sama saja dengan menantang Pedang Kerajaan Great Yan secara langsung!"

Seluruh menteri dan jenderal perang seketika membungkuk serempak hingga dahi mereka menyentuh batu pualam. "Hamba sekalian mematuhi perintah Yang Mulia Kaisar! Panjang umur Yang Mulia Permaisuri!"

Anran berdiri tegak di samping Kaisar Tian, membiarkan pendar

1
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
nah kan, sekalian aja itu si kaisar meninggoy mendadak
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
kaisar pikun yg kebanyakan selir sih ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!