NovelToon NovelToon
Plot Twist : I'M The Villainess

Plot Twist : I'M The Villainess

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Sistem / Fantasi
Popularitas:10.4k
Nilai: 5
Nama Author: blumoon

Genre: Fantasi Modern, Romantis-Komedi, Isekai

Elia said : Gue boleh jadi antagonis, tapi minimal tetep punya akhlak lah ya!

Gimana jadinya kalau seorang gadis Gen Z super santuy bernama Elia tiba-tiba terbangun di dalam dunia webnovel romansa klise yang sering dia baca? Alih-alih jadi tokoh utama yang disayang semua orang, Elia malah apes tingkat dewa: dia masuk ke tubuh si villainess (tokoh jahat) yang punya nasib tragis dan bakal mati mengenaskan di pertengahan cerita!
Novel itu berjudul "Gadis Desa dan Sang Taipan" sebuah kisah cinta menye-menye tentang gadis kampung polos yang dicintai setengah mati oleh seorang taipan muda nan kaya raya. Masalahnya, si taipan kaya ini adalah tunangan Elia di dunia tersebut. Berdasarkan alur asli, Elia harusnya mati karena terlalu bucin dan terobsesi merusak hubungan mereka.
"Yang bener aja?! Masak gue harus jadi villain? Mana mati di tengah cerita lagi. Sial banget!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blumoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 : Dilema Sang Penguasa dan Pesan Pagi yang Mengejutkan

•Buat cuci mata bukan visual karakter mana pun

...~ HAPPY READING ~...

...|...

Jarum jam dinding antik bergaya Victorian di sudut penthouse mewah milik Alex Cassian Veradoux berdetak konstan. Tepat pukul 12.00 dini hari. Suasana kabin luas bernuansa marmer itu terasa begitu sunyi dan dingin. Hanya pendar redup dari lampu sudut serta kilauan jutaan pendar lampu dari gedung-gedung pencakar langit di luar sana yang menjadi penerang tunggal.

Alex duduk sendirian di atas sofa kulit hitam berukuran besar. Jas mewahnya sudah terlepas, menyisakan kemeja putih kualitas tertinggi dengan dua kancing teratas terbuka santai serta gulungan lengan hingga ke batas siku. Di jemari tangannya yang panjang dan kokoh, sebatang rokok aromatik menyala tenang, menghembuskan asap tipis ke udara.

Pria yang memimpin perusahaan raksasa HELX CORP itu kini tengah dilanda kebimbangan yang sangat dalam.

"Arton akan marah kalau dia tahu kalau aku sudah bertemu dengan Leila... namun jika mereka bertemu, fokus anak itu akan terpecah... tapi..." ujar Alex bermonolog sendiri dengan suara rendah yang serak.

Pertentangan batin di dalam kepala pimpinan HELX CORP itu berputar rumit. Alex sangat paham tabiat keponakannya itu. Arton adalah tipe pria yang jika sudah jatuh cinta akan menjadi bucin akut. Jika Arton sampai bertemu dengan Leila saat ini, seluruh fokus kerjanya dipastikan akan hancur total dan terbengkalai. Padahal, Alex sedang menyusun rencana strategi besar agar Arton Group—perusahaan milik Arton—bisa mengekspansi bisnisnya menembus ranah internasional.

Apalagi Veradoux Group sendiri saat ini masih dipegang teguh oleh Albert, ayah Alex sekaligus kakek dari Arton. Alex ingin Arton membuktikan kemampuannya memimpin Arton Group secara mandiri sebelum melangkah lebih jauh di panggung keluarga Veradoux.

Namun di sisi lain, Alex juga bingung dan butuh sudut pandang lain. Ia ragu apakah harus mempertemukan Leila dan Arton sekarang atau menahannya sampai proyek internasional Arton Group ini stabil. Alex butuh saran dari Helena—sosok tunangannya yang belakangan ini selalu memiliki pemikiran jujur dan tak terduga.

Alex menghembuskan asap rokoknya, lalu meraih ponsel pintar berdesain eksklusif bernuansa hitam legam. Ia membuka aplikasi pesan singkat, menatap kontak di urutan paling atas yang diberi nama secara khusus: Wife ❤️.

Tanpa membuang waktu lebih lama lagi, Alex mengetikkan sebuah pesan singkat.

💬 Alex: Hel...

Hanya sebuah panggilan pendek satu kata yang dikirimkan Alex di tengah malam yang buta ini. Pria itu menyandarkan punggung tegapnya, menanti balasan dengan sabar.

Lima menit berlalu dalam keheningan yang panjang. Tepat saat Alex berpikir bahwa gadis itu sudah tertidur lelap—

Ting!

💬 Elia: Ada apa ?

Balasan dari Elia muncul dengan sangat singkat, lengkap dengan jarak spasi khas ketikan orang terburu-buru. Alex memandangi balon pesan tersebut, mengukir senyum tipis.

💬 Alex: Belum tidur

💬 Elia: belum, ada apa?

Obrolan pesan singkat itu terus berjalan. Alex yang bingung harus mempertemukan Leila dan Arton sekarang atau nanti mencoba mengetikkan permasalahannya secara perlahan, mencari momen yang pas untuk meminta pendapat Helena.

Namun, di tengah-tengah obrolan yang makin lambat itu, balasan dari Elia mendadak terhenti total.

Pesan terakhir dari Alex yang menanyakan pendapat Helena dibiarkan begitu saja tanpa ada balasan susulan. Di seberang sana, di dalam kamar mewahnya, Elia rupanya sudah tumbang ketiduran dengan ponsel yang tergeletak pasrah di samping bantalnya. Alex terkekeh pelan menatap layar yang tak lagi bergerak. Pria itu mengunci ponselnya, mematikan rokok, dan memutuskan untuk menyusul tidur.

Sementara itu, di sudut lain ibu kota...

Suasana di dalam ruang kerja pribadi Arton Veradoux di kantor Arton Group justru tampak seperti medan perang dokumen. Lampu meja menyala terang menerangi tumpukan berkas laporan keuangan, ekspansi properti, dan dokumen analisis pasar yang berserakan di atas meja kayu jati mahal.

Arton duduk bersandar dengan tatanan rambut yang sudah berantakan. Dasinya sudah melar longgar, dan dua cangkir kopi hitam yang sudah kosong berjejer kaku di sudut meja. Di antara jemarinya, sebatang rokok menyala menghembuskan asap pekat ke udara.

Pria itu tengah membabat habis semua pekerjaan Arton Group tanpa ampun. Arton sengaja membakar energi malamnya demi membuktikan pada Alex dan Kakek Albert bahwa Arton Group sanggup menembus pasar internasional. Setiap angka, tabel saham, dan laporan investasi ia periksa dengan ketelitian ekstra tajam.

Rasa lelah yang menyengat matanya ia hempaskan dengan sesedot kopi pahit dan hembusan rokok bertubi-tubi. Arton terus mengetik, menandatangani dokumen, dan menyusun strategi bisnis tanpa memedulikan jarum jam yang terus merambat naik.

Pukul 01.00... Pukul 02.00...

Hingga akhirnya, jarum jam menunjukkan tepat pukul 03.00 dini hari.

Begitu lembar berkas terakhir selesai ditandatangani dan dikirimkan via email ke sekretarisnya, Arton menghembuskan napas berat yang sangat panjang. Pria itu mematikan puntung rokok terakhirnya di asbak, menyandarkan kepalanya ke belakang sofa kerja, dan seketika terkulai lelap dalam posisi duduk karena rasa lelah yang luar biasa hebat.

Keesokan harinya, pendar sinar matahari pagi yang hangat mulai membelah tirai kamar kediaman keluarga Lauren.

Di tempat terpisah, Arton masih tertidur sangat lelap di ruang kerja Arton Group. Tubuh tegapnya meringkuk kaku di atas sofa dengan posisi yang tidak nyaman, mendasarkan lelapnya pada sisa-sisa tenaga yang habis dikuras hingga subuh tadi.

Sementara itu di gedung pencakar langit gedung pusat HELX CORP, Alex sudah tampil sangat rapi dan gagah dengan setelan jas mewahnya. Pria itu sudah berada di balik meja kerja megahnya sejak pukul 07.30 pagi.

Sambil menyesap kopi hangatnya, Alex meraih ponsel pintar dan mengetikkan sebuah pesan instruksi kepada calon istrinya.

💬 Alex: Pagi, Helena. Siang ini tolong datang ke kantor saya di HELX CORP. Ada beberapa hal yang ingin saya bicarakan.

Di kediaman Lauren, suara denting nyaring dari ponsel di atas meja nakas berhasil membangunkan Elia dari mimpi indahnya.

"Eunghhh..."

Elia mengerang pelan. Gadis itu menggeliat malas di atas ranjang empuknya. Matanya masih terpejam rapat, nyawanya baru terkumpul sekitar lima persen, dan kesadarannya masih mengambang bebas antara alam sadar dan alam mimpi.

Dengan jemari yang meraba-raba kasar di atas kasur, Elia menemukan ponselnya. Tanpa membuka mata secara penuh hanya mengintip lewat satu celah mata yang menyipit Elia membaca pesan dari Alex yang mengambang di layar.

‘Oh... si om-om nyuruh ke HELX CORP...’ batin Elia linglung.

Dengan kondisi otak yang masih blank total dan jemari yang mengetik secara refleks tanpa koordinasi saraf yang sempurna, Elia menekan papan ketik virtualnya cepat-cepat demi bisa melanjutkan tidurnya lagi.

Tanpa meneliti ulang apa yang baru saja ia ketik, Elia langsung menekan tombol Send.

Swoosh!

Pesan balasan dari Elia pun terkirim sempurna.

💬 Elia: Oke suami ku

Setelah menekan tombol kirim, Elia menyeringai puas, melempar ponselnya sembarangan ke ujung kasur, lalu menarik selimut hingga menutupi dadanya, siap untuk kembali menyelam ke dalam alam mimpi.

Ia sama sekali tidak menyadari kata dahsyat apa yang baru saja ia kirimkan ke nomor calon suaminya.

Di ruang kerja megah direktur utama HELX CORP...

Alex yang baru saja meletakkan cangkir kopinya mendengar dengung halus notifikasi masuk di ponselnya. Pria itu meraih benda tipis tersebut, membuka obrolan dari Wife ❤️, dan membaca balasan yang baru saja masuk.

Begitu matanya menangkap tiga kata singkat yang tertera di layar: "Oke suami ku"—

Glek.

Alex yang sedang menelan sisa kopinya seketika tersedak pelan. Mata elangnya yang biasanya dingin dan tenang mendadak terbelalak lebar!

Pria pemilik HELX CORP itu mematung di atas kursi kebesarannya. Sorot matanya terkunci lurus pada tiga kata tersebut. Untuk pertama kalinya dalam sejarah hidup seorang Alex Cassian Veradoux, warna kemerahan merona menjalar naik dari leher hingga membakar kedua ujung telinganya!

Jantung pria paling berpengaruh se-ibu kota itu mendadak berdetak kencang tak beraturan—DEG! DEG! DEG!

Alex mengusap bibirnya dengan ibu jari, menatap layar ponselnya berulang kali untuk memastikan ia tidak salah baca.

"Suami ku...?" bisik Alex dengan suara rendah yang sedikit bergetar, sebelum sebuah ukiran senyum paling lebar dan paling tampan terbit sempurna di wajahnya yang biasa datar tanpa ekspresi.

Pria itu menyandarkan punggungnya ke kursi, terkekeh rendah seraya menggelengkan kepala. "Gadis ini... benar-benar tahu caranya membuat saya gila di pagi hari."

...Bersambung 🫰🏻 🤗...

1
Aquarius97 🕊️
beruntung banget, ada Arumi yang perhatian.. langka banget loh Lei orang kaya Arumi
Aquarius97 🕊️
bukan gara-gara pusing sebenarnya, tapi pucat gara2 kaget ketemu cintanya wkwk
Myz Pena
elleh malah minta tolong sama alex.. kamu lakuin aja sendiri 🤧
Myz Pena
hiii ngerinya 🤧
Myz Pena
ini om alex kah 🤭🤣
ginevra
eila emang cewek tangguh amat ya...
ginevra
jeng jeng jeng!!!! cepetan cepetan tancap gass
ginevra
peka banget deh om alex, cepatan om!!! keburu jauh orangnya
Putry Chan
aku setuju! mkanya Arton nekat batalin. lebih baik malu sebentar di depan umum dari pada menderita seumur hidup
Kartika Candrabuwana
wah dengan penampilan seperti itu... paling iri dengan elia karena kalah cantik. j
❤️𝐙⃝🦜༄⃞⃟⚡⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰W⃠
itu 3 bawahan alex kan udah terlatih, nggak ada niatan balas dendam gitu ke keluarga paman nya?
secara pasti udah ada dukungan alex juga kan
❤️𝐙⃝🦜༄⃞⃟⚡⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰W⃠
helena nggak tau, kalau sumber uangnya alias om om ganteng nya marah bisa gaswat 🤣🤣🤣🤣
Aquarius97 🕊️
kek, kuat-kuatin hati dan jantung ya kek... setelah ini Helena dan Arton akan berulah 😭
Aquarius97 🕊️
weladalah... Alex kok sampe sini wkwk 🤭 tolong Carikan dia calon bini Arton, dia abis patah hati 🤭
Cimol krispy
walaupun kamu suaminya ya kalo diruang tindakan ya tetep ga boleh masuk alex
Cimol krispy
dramatis banget pokoknya proses evakuasi mereka
Tamaa
gak etis malah diumumkan di depan publik
Tamaa
paman ini ternyata sudah siap mengambil Helena ternyata aku tidak menyangkanya
❤️𝐙⃝🦜༄⃞⃟⚡⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰W⃠
Alex sayangggg mau juga dong 100 jetinya 🤣🤣🤣😭
❤️𝐙⃝🦜༄⃞⃟⚡⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰W⃠
alex diem diem obsesi yak ke helena, ngeri juga nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!