NovelToon NovelToon
Istri Untuk Pewaris Pengganti

Istri Untuk Pewaris Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rahma AR

Banyak sekali yang harus dilakukan Ananta Shakira sebagai bukti baktinya pada orang tuanya. Demi mendapatkan simpati publik, papanya memasukkannya sebagai tenaga pengajar di sebuah Taman Kanak Kanak.yang sudah terkenal dedikasinya dalam menelurkan anak anak pintar yang berbakat.

Kemudian dia juga harus mau dijodohkan dengan Arsen Angkasa, pewaris pengganti yang sedang naik daun, karena pewaris sebelumnya meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

Pewaris pengganti itu butuh power keluarganya yang merupakan pengusaha lokal dan salah satu wakil ketua dewan yang terhormat untuk memperkuat posisinya. Sedangkan keluarganya membutuhkan pewaris ini untuk bisa sejajar di kalangan bisnis dengan menjadikannya sebagai menantu keluarga konglomerat itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma AR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menggoda Ananta

Ternyata nenek Arsen sudah menyiapkan segala hal untuk pernikahan cucunya. Papi Arsen sempat kaget karena ngga menyangka mamanya akan seserius itu.

Gedung untuk akad dan resepsi sudah ada, begitu juga dengan pihak wedding organizernya yang sudah biasa menyelenggarakan resepsi berbiaya milyaran. Semuanya sudah tertata dan siap dieksekusi minggu depan.

Ternyata neneknya ngga hanya sekedar melemparkan wacana.

Prameswari--mamanya Ananta sampai terkagum kagum melihatnya. Pihaknya tidak keluar uang sepeser pun. Sudah terbayang di dalam benaknya, betapa megah pernikahan putrinya nanti. Kastanya akan melonjak dengan cepat.

"Lebih baik kalian mengobrol di teras atau di mana saja. Biar kalian bisa lebih dekat. Kita juga pihak orang tua ingin lebih akrab," usir Latif Jaffar dengan bibir yang mengembangkan senyum samar.

Ananta menatap mamanya yang memberi kode agar dia menurut. Dia kemudian menatap Arsen yang masih bergeming.

"Arsen, apa lagi yang kamu tunggu?" Widari menatap cucunya dengan sedikit mendelik, menyuruhnya pergi.

Arsen hanya mengangguk. Akhirnya dia beranjak pergi dengan Ananta yang berjalan terpaksa mengikutinya. Tadi Ananta sempat melihat tatapan tajam Widari pada Arsen hingga laki laki itu juga mungkin sama terpaksanya dengan dirinya, menuruti perintah.

Ananta merasa para orang tua itu akan mengobrol tentang hal di luar persiapan pernikahan. Mungkin tentang dana mega proyek yang akan diterima papanya karena perjodohan ini. Dirinya merasa sudah menjadi alat pembayaran dan itu membuatnya menahan marah.

Arsen malah mengajak Ananta mengelilingi rumah neneknya yang sangat luas. Hingga mereka tiba di salah satu ruangan luas yang berisi banyak buku yang disusun rapi di dalam sebuah lemari kaca yang sangat besar dan tinggi. Bahkan di ruangan itu ada tangga yang digunakan untuk mengambil buku di rak lemari yang paling tinggi

"Ini ruangan favoritku," jelas Arsen tanpa diminta. Saat dia dibawa pulang, dia harus membaca semua buku buku tentang bisnis, manajemen dan hukum. Arsen bahkan sering ketiduran di ruangan ini karena kecapean.

Setelah satu bulan, dia baru dikenalkan ke perusahaan keluarga papinya. Pulang kerja wajib kembali ke perpustakaan ini lagi. Bahkan sampai sekarang. Hanya saja saat ini dia lebih suka membaca buku di ruangan kerjanya atau di kediaman mamanya.

Dia kemudian masuk makin ke dalam dan menggeser tangga stainless dan memanjatnya. Kemudian duduk dengan santai di dudukannya sambil mengambil sebuah buku yang cukup tipis.

"Kamu perlu baca buku ini." Senyum miring terukir di bibirnya dengan sorot jahil, menatap Ananta yang sudah mendekat di bawah tangganya.

Ananta buru buru menangkap buku itu ketika Arsen melemparkannya ke arahnya.

Mata Ananda melotot dan wajahnya memerah ketika membaca judul buku itu. K@masutra.

Dia melempar balik buku itu ke arah Arsen dengan kesal. Walaupun di sampulnya hanya ada gambar rumah, tapi Ananta tau tentang apa isi buku itu berdasarkan judulnya.

Arsen tertawa saat menangkapnya.

"Kenapa? Kamu harus baca dan mengerti isinya karena minggu depan akan kita praktekkan."

Wajah Ananta semakin merah membara mendengar perkataan Arsen. Selain malu hatinya juga tercekat.

Arsen membuka halaman demi halaman yang ada di buku itu dan berhenti di halaman yang ternyata ada gambar yang cukup er-otis. Dia memperlihatkannya pada Ananta yang dapat melihatnya dengan jelas.

"Ini posisi terbaik agar cepat memperoleh anak."

Ananta memalingkan wajahnya. Terasa sangat panas.

Kita tidak harus melakukannya, tolaknya membatin kecut.

"Kita harus sama sama membaca buku ini agar bisa saling tau dan mengerti bagian sensitif pasangan."

Ananta rasanya ingin segera keluar dari ruangan ini, tapi dia takut mendapat pertanyaan dari orang tuanya atau keluarga Arsen, mengapa tidak ada Arsen di sampingnya.

Arsen memperhatikan kegelisahan Ananta di tengah derai tawanya yang sebentar lagi mereda. Dia malah masih ingin menggoda Ananta yang pasti masih merasa sangat malu.

"Kita harus tau Ananta, agar aku tidak bersikap egois. Kamu juga harus mendapatkan kepuasan juga. Bukan hanya aku sendiri," ucapnya sambil turun pelan pelan dari tangga.

Jantung Ananta berdebar cepat tapi menimbulkan getar aneh karena topik yang dibicarakan Arsen membuat sesuatu yang tidak dia mengerti di dalam tubuhnya terasa mulai membakarnya.

Minggu depan memang ngga lama lagi dan hatinya terguncang karena keterusterangan Arsen untuk masalah tabu seperti ini. Dia belum siap.

Dia sampai ngga sadar Arsen sekarang sudah turun dari tangga dan kini sudah berada di dekatnya.

"Kamu pikir pernikahan kita nantinya akan seperti apa?"

Hembusan nafas Arsen terasa hangat di wajahnya. Kulitnya meremang. Saking kagetnya karena tubuh Arsen yang berada cukup dekat, dia reflek melangkah mundur dan punggungnya menabrak kaca di lemari yang ada di belakangnya.

Pipinya masih merah membara seakan blush onnya sangat tebal dipoles Tante Dita tadi saat mendandaninya.

Arsen mengungkungnya dengan kedua tangannya yang berada dekat di kiri kanan Ananta, menempel di kaca yang berada di dekatnya.

Ananta merasa terintimidasi. Tubuhnya sampai gemetar. Di depannya Arsen berdiri menjulang sambil menundukkan kepalanya, menatap dirinya dengan tatapan yang penuh kegelapan.

"Bisa kita coba yang paling mudah lebih dulu?" Suara Arsen terdengar serak dan berat.

Sebelah tangannya mengangkat dagu Ananta hingga calon istrinya mendongak dan tatap mereka bertemu. Kemudian dia melepaskan tangannya di dagu Ananta dan melarikan pelan ujung jari telunjuknya ke rahang dan kini menurun pada leher jenjangnya.

Ananta menggigit bibirnya untuk menahan perasaan aneh yang tiba tiba bergejolak di dalam tubuhnya. Tubuhnya merem@ng. Tapi des@h yang ditahannya akhirnya keluar juga.

"Aahhh...."

Arsen yang awalnya hanya berniat untuk menggoda Ananta malah merasakan gelenyar aneh di dalam dirinya ketika mendengar suara des@han Ananta yang mambangkitkan g@ir@hnya.

Ada h@srat yang ngga sengaja dia bangunkan. Kini berdasarkan nalurinya, tangan Arsen mulai menelusuri bagian atas dada Ananta yang masih tertutup gaunnya.

Ananta yang mengenakan gaun sangat tertutup tidak bisa membuat Arsen menahan h@srat yang makin menggila di dalam dirinya.

Des@h Ananta lolos lagi dari bibirnya.

Telunjuk tangan Arsen makin mendekati puncak dada Ananta. Arsen dengan gemas mencubitnya membuat tubuh Ananta tersentak dan des@hnya terdengar lebih panjang, lolos lagi dari bibirnya yang setengah terbuka.

Arsen tersenyum. Dia menatap mata Ananta yang terpejam dengan bibir merah yang seolah memanggilnya untuk mendekat.

"Masih mau diteruskan?" Lirih Arsen berbisik di samping telinga Ananta.

Ananta tersadar, dia menjauhkan tubuh Arsen dengan kedua tangannya. Tapi tungkai kakinya terasa lemas hingga dia hampir jatuh kalo saja Arsen tidak meraih pinggangnya untuk menahannya. Arsen membawa Ananta ke dalam pelukannya.

Ananta merasakan deru nafasnya agak cepat. Dia spontan membalas pelukan Arsen.

Arsen berbisik lagi dengan suara lebih berat.

"Mau baca buku ini bersama sama?"

1
anggita
iklan☝like👍👌
Ernaaaaa
sabar ananta
Dewy Aprianty
ya ampun arsen🤭
Ernaaaaa
edannn sikutukupret
Ernaaaaa
terimakasih Thor...makin penasaran aku
Lia Kiftia Usman: penasaran karakter ananta yang penurut ... 🤭
total 1 replies
Ernaaaaa
makasih Thor
Ernaaaaa
buset main hati Kabeh xixixi
Alia Chans
Hadir thor.. ceritanya keren
semangat😉
Rahma AR: 😊😊....
total 1 replies
Ernaaaaa
alkhamdulillah maraton aku bacanya...lanjut Thor
Ernaaaaa
baru bisa Baca novel barunya..maksih Thor
Rahma AR: sama sama😊
total 1 replies
Titi Liana
suka
Lia Kiftia Usman
ananta...oh ananta...
Dewy Aprianty
lanjut thorr
hiro_yoshi74
meresahkan ini ma belum juga halal ar 🤭🤣🤣🤣
anggita
👍☝ like iklan
Gibran AnamTriyono
Bau Bau nya Nanti Bakal Calon Berbesan sama EZrA ini 😄✌️
Herman Lim
nah aku bgg ne keluarga sapa coba ada Arsen
Rahma AR: cerira baru🤭
total 1 replies
Siti Nur Rohmah
betul..kenbodohan yang haqiqi😄
Lusi Hariyani
latief gentle jg
Khey Rachmat
di luar keluarga airlangga sm artha mahendra ka????
cerita keluarga baru apa?
Love You Z♥️: semangat thoooorrrr 💪💪💪
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!