NovelToon NovelToon
Sandiwara Di Ujung Dendam

Sandiwara Di Ujung Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Aliyah Ramahdani

Kehidupan yang di jalani Hana sangat bahagia, apalagi saat kekasihnya menikahinya. Namun kehidupan bahagia itu hanya sebentar saja berpihak padanya. Kehidupannya yang dulu bahagia kini perlahan hilang saat sang suami berselingkuh dengan seorang wanita yang sangat dia percaya. Bahkan mereka pun mencoba untuk membunuhnya. Lalu apa yang akan di lakukan oleh Hana setelah menyadari semua itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliyah Ramahdani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan malam

Hari yang di tentukan pun tiba. Widodo kembali membawa undangan pada Rangga. undangan yang terlihat sangat mewah itu membuat Rangga tersenyum. dia mencium undangan itu saat dia tau bahwa malam ini adalah janji makan malam yang di janjikan oleh wanita cantik dan kaya raya itu

" Jaraknya cukup jauh, tapi aku akan bersiap sayang. Aku akan membuatmu jatuh cinta padaku malam ini" ucapnya mencium undangan itu berkali-kali

   Sore itu dia kembali pulang, dan akan bersiap. baginya perjalanan selama tiga jam untuk bertemu angel bukanlah jarak yang jauh

" Kamu mau kemana mas?" tanya Mayang membuat Rangga sedikit kesal

" Aku ingin menghadiri undangan makan malam wanita kaya itu. dia mengajakku makan malam karena aku telah berhasil mendapatkan lukisan itu untuknya" jawabnya

" Jadi kau meninggalkanku lagi?"

" Hanya untuk malam ini saja, Mayang. apa kau tak ingin mendapatkan harta wanita itu? hilangkan rasa egomu. dan tanamkan dalam dirimu, bahwa aku melakukan ini untuk kepentingan kita, untuk masa depan kita" ucap Rangga

" Memangnya kamu yakin jika wanita itu sekaya apa yang dia katakan?" tanya Mayang

" Aku akan tau begitu tiba di kediamannya" jawabnya segera berlalu

  Selama perjalan, Rangga hanya tersenyum. dia sudah membayangkan jika berhasil menikahi angel dan mendapatkan semua hartanya

  Malam itu mobil memasuki halaman rumah mewah dan sangat besar itu. dan seperti harapan mereka, Rangga sangat kagum pada rumah itu. dia sampai tak henti-hentinya menggeleng kepala karena kemewahan rumah itu yang seperti istana

" I-ini rumah nona angel?" tanya rangga pada supir. dia memang sengaja di jemput oleh supir angel

" Iya tuan" jawabnya segera pergi

    Tiga orang pelayan menghampiri Rangga dan memintanya untuk masuk

" Dimana majikan kalian?" tanyanya

" Nona masih di kamar, tuan. katanya sebentar lagi nona akan turun. silakan menikmati hidangan yang telah nona siapkan untuk anda" ucap mereka sebelum berlalu

" Berapa harga rumah sebesar ini? jika aku jual maka aku akan mendadak jadi sultan" bathinnya sembari menikmati kue yang tersaji

  Tak berapa lama, angel pun menghampirinya. dengan menggunakan gaun mewah dan terlihat seksi, angel terlihat sangat cantik. di tambah dengan softlens hitam yang makin membuat matanya terlihat besar

" Selamat datang di rumah sederhana ku. maaf aku sedikit terlambat menemuimu" ucapnya

" Tidak apa-apa. ini bukan rumah sederhana, tapi mewah. sangat mewah..." ucapnya

" Tidak. ini belum seberapa dengan rumahku yang lain. aku sengaja memilih rumah ini untuk mengadakan makan malam denganmu, karena aku rasa rumah ini yang paling dekat dari kotamu" ucapnya lagi

" Jadi kau punya rumah yang lebih mewah dari ini?" tanyanya heran

" Kenapa kau mesti heran? kekayaanku tidak akan habis hingga tujuh turunan, bahkan tidak akan habis hingga sepuluh turunan " jawabnya

  Mendengar jawaban angel membuat Rangga menelan ludah. dia membayangkan semewah apa rumah angel yang lain. jika rumah sebesar dan semewah ini saja dia anggap sederhana

" Aku sudah lapar, sebaiknya kita makan sekarang. karena masih banyak hal yang harus kita lakukan" ucap angel mengajak Rangga ke ruang makan

  Mereka melangkah. dan sekali lagi Rangga terkagum melihat keindahan setiap sudut ruangan yang di lalui untuk sampai ke ruang makan

  Di meja makan, ada terdapat banyak sekali makanan mewah. angel menuangkan minuman ke dalam gelas milik Rangga, sembari bersikap manja

" Kau sangat cantik dan seksi" ucap Rangga

" Aku memang sengaja untuk menyambutmu" jawabnya

    Mereka sedang menikmati makan malam itu. mereka bercengkrama sesekali terdengar tawa yang keluar dari mulut mereka. membuat Rangga semakin terpesona oleh wanita cantik itu

  Setalah menyelesaikan makan malam. mereka kembali ke ruang tivi. mereka duduk saling bersebelahan. tangan Rangga segera meraih jemari angel dan menggenggamnya. Angel mengambil kesempatan itu untuk menyandarkan kepalanya di bahu Rangga

" Kenapa kau tak langsung memilihku saja untuk menikahimu?" ucap Rangga

" Tidak bisa. mamaku memintaku untuk melakukan ini" jawabnya

" Bukankah kau bilang bahwa sudah dari dulu aku menjadi incaranmu?"

" Iya. sudah tiga tahun ini kau adalah incaranku. aku selalu membayangkan mu setiap hari"

" Ap yang kau suka dariku?"

" Kau tampan. dan pekerja keras. aku dengar bahkan ayah mertua dan mendiang istrimu memberikan semua asetnya padamu"

" Darimana kau tau?" tanya nya heran

" Aku sudah mencari tau tentangmu. dan aku rasa aku juga akan melakukan hal yang sama jika kau menjadi suamiku. pasti mereka melakukan itu karena mereka tau bahwa kau adalah orang yang dapat dipercaya dan amanat" ucapnya lagi

" Iya, mereka memang sangat mempercayaiku. dan aku juga selalu memegang kepercayaan mereka. andai saja istriku masih ada, dia pasti akan sangat senang karena perusahaan yang dia titipkan padaku kini semakin berkembang" ucap Rangga

" Jangan membicarakan istrimu. kau sama saja tak menghargaiku. jika dia masih ada, bagaimana mungkin kau akan mendapatkan undangan dariku" ucapnya melepaskan jemarinya dan sedikit menjauh

" Maafkan aku. aku hanya mengenangnya. jangan marah ya" ucap Rangga kembali meraih tangan angel

" Baiklah"

" Lalu tersisa berapa pria lagi yang harus aku kalahkan untuk mendapatkan mu?" tanyanya

" Hanya tersisa dua orang saja. hanya ada pak Krisna dan juga pak Raihan. tapi aku merasa mereka gak ada apa-apanya dibandingkan denganmu" ucap angel

" Jadi kau berharap aku yang memenangkan pertarungan ini?" ucapnya mendekati angel

" Iya, aku ingin kau-" ucapnya. namun belum selesai Rangga sudah mengecup bibirnya

   Angel segera mendorong tubuh Rangga. mendapat penolakan, Rangga sedikit terkejut

" Aku tak suka kau begitu. aku ingin kau merayuku terlebih dahulu. agar aku juga bisa masuk ke dalam permainanmu" ucapnya mencari alasan

" Maafkan aku. aku tak tau" jawab Rangga merasa bersalah

" Ayo kita minum" ajak angel memberikan segelas minuman pada Rangga

   Angel memperhatikan Rangga yang sudah sedikit tak berdaya. dia memang menaruh obat tidur di dalam minuman Rangga. angel sengaja menarik tangan Rangga ke dalam kamar dan mengajaknya sedikit bercumbu. tak lama Rangga pun tertidur

  Angel membuka semua pakaian Rangga, dan membuangnya di sembarang tempat, begitu juga dengan pakaiannya, kemudian dia menutupi tubuh Rangga yang sudah tak mengenakan sehelai benang pun dengan selimut, kemudian dia keluar dari kamar itu

  Pagi pun tiba. angel segera kembali ke dalam kamar itu dan masuk ke dalam selimut kemudian berbaring di samping Rangga dengan mengenakan pakaian tidur tipis

  Tak lama, Rangga terbangun dengan perasaan sedikit pusing. dia menatap ke seluruh sudut kamar itu

" Dimana aku? kamar siapa yang aku tempati sekarang?" bathinnya sedikit berpikir

" Angel? ya ini pasti kamar tidur angel" gumamnya segera bangkit. namun melihat angel yang tertidur di sampingnya, dia pun mengurungkan niatnya untuk bangun

   Dia kembali memeluk tubuh angel dari belakang. merasa seperti ada yang memeluknya, angel pun terbangun

" Kau sudah bangun?" ucap angel

" Kenapa aku bisa di sini?" tanya Rangga

" Kau tak ingat? semalam permainanmu sangat keren, aku sangat menikmatinya" ucap angel berbohong

" Benarkah? tapi kenapa aku tak mengingatnya?"

" Itu efek karena kita sama-sama mabuk. aku pun baru sadar saat bangun tadi" ucapnya

" Apa kau suka permainan ku?" Tanya rangga

" Iya aku sangat suka"

" Kau mau sekali lagi?"

" Maaf, aku harus pergi. mungkin besok aku akan menemuimu di kantor. tidak apa-apa kan?"

" Tidak apa-apa. datang saja kapan pun kau mau"

" Baiklah kalo begitu, aku akan bersiap. dan juga supirku sudah menunggumu, dia akan mengantarmu kembali"  ucap angel segera bangkit

   Rangga pun bangkit dan tersenyum saat melihat semua pakaiannya dan angel berserakan di lantai

" Sebentar lagi kau akan jatuh ke tanganku" bathinnya sembari kembali mengenakan pakaiannya

    

   

1
Mega Arum
buat Mayang gila Thoor... ,
Mega Arum
semoga angel bs segera merebut perusahaanya kembali...
Mega Arum
Lanjuut thoor....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!