NovelToon NovelToon
Maaf Aku Memilih Pergi

Maaf Aku Memilih Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Mertua Kejam / Poligami
Popularitas:9.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mayra Zahra

Nafisha Retno Kinathi adalah seoarang ibu muda yang harus berjuang sendiri menghidupi rumah tangganya, meskipun sosok suaminya masih berdiri gagah.

Hidup berdampingan dengan suami yang begitu menjunjung tinggi rasa hormatnya kepada ibundanya membuat Nafis harus sering mengalah. suaminya selalu menyerahkan segala keputusan di tangan umminya. Termasuk dalam hal urusan rumah tangganya.

Dalam segala hal Nafis mencoba mengalah tapi, ketika ibu mertuanya mengingikan suaminya menikah lagi Nafis berontak.

Masih sangupkah Nafis mempertahankan rumah tangganya, atau dia memelih menyerah ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayra Zahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

  Semenjak malam itu Nafis tak diijinkan kembali ke Magelang. Kalaupun harus ke Magelang pasti di kawal bapak dan ibunya . Dia kembali menjadi permata yang di jaga dengan betul agar tidak kembali retak.

  Upaya pencarian Azizah pun terus berlanjut meskipun belum juga membuahkan hasil. Sidang perceraian Nafis dan Hanafi pun juga masih berjalan, meskipun memenuhi berbagai kendala karena Hanafi kekeh tak mau berpisah dari Nafis.

   Untuk gosip yang menerpa dia dan Farid pun sudah berhasil diredam dengan adanya konferensi pres yang di lakukan baik oleh pihak Nafis maupun Farid. Sekarang dicukup fokus dengan pencarian Zizah dan juga perceraiannya dengan Hanafi.

   Hari ini adalah sidang lanjutan perceraiannya dengan Hanafi. Sudah sejak subuh tadi Nafis dan team kuasa hukumnya bertolak ke Pati. Bahkan kali ini Nafis tidak sendiri, dia di temani oleh orang tua dan kedua kakaknya.

   Beruntung sidang yang di agendakan pagi itu tidak di hadiri Hanafi. Meski harus di tunda Nafis lega setidaknya dua kakaknya tidak membuat huru hara karena tidak berjumpa dengan Hanafi.

  Ponsel Nafis terus bergetar sepanjang sidang berjalan. Guna menghormati jalannya persidangan yang seharusnya agenda hari ini adalah mengahadirkan saksi dari pihak Hanafi , Nafis membiarkan saja.

  Begitu sidang selesai dia segera membuka ponselnya. Sedikit heran saat melihat layar ponselnya ternyata Farid lah yang sedari tadi menghubunginya. Dia berusaha menelfon balik Farid tapi, belum juag mendapat respon. Agak sedikit khawatir karena usai konferensi pers waktu itu mereka tidak berkomunikasi. Takut kalau ada apa dengan anak-anak Farid yang masih berkonsultasi psikologi dengannya.

  " Assalamu'alaikum mas Farid, maaf tadi sedang di ruang sidang, ada apa njeh menelfon saya ?"

  " Wa'alaikum salam. Mbak Nafis sedang di Pati kan berarti ?"

  " Iya, kenapa mas ?"

  " Sidangnya sudah selesai kan ?"

" Iya, kenapa Mas ?"

" Bisa ke RSUD Pati sekarang ?" Nafis semakin bingung.

" Ada apa mas ?"

" Azizah di rawat di sini. "

" Jedaaar..." Tubuh Nafis lemas mendengar putri yang dia cari ada di rumah sakit. Segala pemikiran buruk berkelebat di benaknya.

Eka yang lebih dulu menyadari perubahan ekspresi Nafis, dia segera mengambil alih ponsel adiknya. Yang kini duduk lemas di kursi.

" Halo... "

" Iya mas Hallo "

" Ini dengan siapa ya ?"

" Saya Farid mas, mau mengabarkan kalau saya sudah bertemu dengan Azizah. Saat ini saya bawa merumah sakit karena demam tinggi dan sempat pingsan mas "

" Di rumah sakit mana ?"

" RSUD Pati mas "

" Tolong lakukan yang terbaik buat keponakan saya, saya dan kelaurga akan segera meluncur kesana "

" Baik mas "

Nafis dan keluarga segera meluncur ke rumah sakit. Benar saja Azizah masih tergolek lemah di atas bad perawatan. Tangis Nafis pecah melihat putri yang teramat dia rindukan terbaring lemah begitu. Tubuhnya hampir saja limbung. Beruntung ada Eka yang siaga di belakangnya.

Nafis dengan lembur menyentuh kening putrinya, terasa sangat panas. Membuat Nafis ketakutan karena saat kecil Zizah pernah kejang karena deman yang terlalu tinggi. Beruntung dokter mengatakan jika kondisi Zizah sudah stabil.

" Bagaimana nak Farid bisa bertemu dengan Azizah ?" Pak Jatmiko mengajak Farid duduk di sofa kamar rawat inap Azizah.

Farid pun menceritakan kronologi dia bisa menemukan Zizah.

Flasback....

Farid masih di lokasi syuting saat Ahmad yang sejak kemaren ijin pulang tiba-tiba menghubunginnya melalui sambungan Vidio Call.

" Ada Apa Mad ?"

" Bos masih di Kudus Kan ?"

" Iya, kenapa ?"

" Bos, itu neng Zizah bukan ?" Ahmad mengarahkan kameranya ke arah seorang anak yang duduk sendiri di serambi masjid "

" Iya Mad, itu Zizah. Alhamdulillah, coba kamu dekati Mad ?"

" Bentar bos, biar keponakanku saja. Takutnya dia menjauh kalau aku yang dekati "

" Posisi dimana itu Mad ?"

" Di Pati bos, di pesantren keponakanku "

" Aku musti take sebentar Mad, kabari secepatnya "

" Siap bos "

Selang tak lama Ahmad memastikan bahwa itu benar-benar Azizah dan sedang dalam kondisi tidak sehat. Tanpa pikir panjang Farid segera menyusul ke Pati terlebih hari ini Syutingnya sudah selesai.

Saat Farid sampai Azizah sedang di gotong-gotong karena pingsan.

" Mad kenapa ?"

" Pinsan bos "

" Kita bawa kerumah sakit, masukan mobil cepat Mad ?"

" Baik bos "

" Ustazah maaf saya teman bundanya Azizah. Saya mohon ijin membawa Azizah ke rumah sakit. Tolong pihak pesantren ada yang ikut kerumah sakit. Agar bisa menjelaskan kondisi Azizah kepada dokter "

" Baik pak, kami sudah menghubungi keluarganya sejak kemaren. Tetapi belum ada yang datang kemari, karena sedang ada acara keluarga. Ini kami hubungi sejak tadi juga tidak di jawab."

Sepanjang jalan, Azizah terus mengigau " Bunda Jahat " itu terus yang terucap.

Dengan lembut Farid mengenggam gangan Azizah. " Ya Allah nak, apa yang mereka katakan sampai kamu membenci bundamu begini ?"

Flasback off

" Terima kasih nak Farid dan Ahmad sudah membantu kami menemukan cucu kami "

" Sama-sama pak, saya hanya perantara saja. Tentu semua ini atas campur tangan Allah. Andai tadi saya langsung pulang, mungkin juga tidak bertemu nduk Zizah "

Tangan Zizah terlihat bergerak, Ahmad yang sedari tadi terus memperhatikan Azizah pun menjadi orang pertama yang menyadarinya.

" Bos, kayaknya neng Zizah udah mau sadar " Semua pun menoleh kearah Zizah. Tak terkecuali Nafis yang tak pernah menjauh dari samping putrinya.

Benar saja, perlahan mata munggil itu mulai terbuka, tatapnya Langsung tertuju pada bundanya tapi, hanya sebentar setelah itu gadis kecil itu memalingkan mukanya. Nafis membekap mulutnya, air matanya tumpah. Dia tau ini akan terjadi tapi, tidak mengira akan sesakit ini.

" Assalamu'alaikum cucu kakung ?" Pak Jatmiko mendekat usai Nafis di tarik menjauh oleh Angga. Azizah menjawab meski dengan suara lirih.

" Apa yang sakit sayang ?" Giliran bu Ningsih mendekat.

" Pusing uti " Dengan lembut bu Ningsih memijat kepala cucunya.

Sementara Nafis hanya bisa menatap sendu kearah putrinya. Dia ambruk dalam dekapan Angga kakaknya.

" Kung , mau pulang " Rengek Azizah.

" Iya Nanti pulang ya, sekarang istrirahat dulu biar sembuh dulu pusingnya "

" Mau sekarang kong, Zizah mau abi "

" Iya Nanti ketemu abi tapi, sekarang Zizah di sini dulu ya. Di rawat dulu biar sembuh, baru ketemu abi. Kan ada bunda sayang, sama bunda dulu ya ?" Eka mencoba ikut membujuk keponakannya. Sayang Azizah mengeleng. Gadis itu kekeh menolak kehadiran bundanya.

" Hay, boleh om bicara sama kak Zizah ?" zizah nampak mengeryit tapi, sejurus kemudian dia menganguk. Tapi, dengan syarat bundanya harus keluar.

Dengan Berat hati Nafis keluar dengan di papah Angga dan Andini.

" Om yang di TV sama bunda itu kan ?" Farid tersenyum, dia mulai tau apa yang membuat gadis kecil itu menolak ibunya.

" Kak zizah tau tidak om itu siapanya bundanya kak Zizah ?" Zizah mengeleng.

" Om adalah pasiennya bunda. Yang di TV itu memang benar, kami bertemu karena om memang harus konsultasi dengan bundanya kakak. Kakak tau kan, kalau bunda itu seorang dokter kejiwaan ?" Zizah menganguk.

" Jadi kalau ada yang bilang om, mempunyai hubungan dengan bundanya kakak, ya memang iya. Kan om pasiennya bunda. Kakak tadi di periksa juga sama dokter cowok kan tapi, apa kakak punya hubungan spesial dengan dokter tadi ?" Zizah mengeleng.

" Jangan marah sama bunda ya. Kakak tau, bunda kemaren sempat kelimpungan karena tidak menjumpai kakak di pesantren. Apa kakak tidak kasian sama bunda ?"

" Bunda itu sangat menyayangi kakak. Jangan acuhin bundanya ya. Tanyakan apa saya yang membuat kakak resah. Jangan menghakimi bunda tanpa mendengarkan dari sisi bunda. Kakak sudah besar dan tentu sudah banyak ilmu agama yang kakak dapat di pesantren kan ?"

" Tentu tau bagaimana seharusnya sikap seorang anak terhadap ibunya " Zizah mengangguk.

" Terima kasih om, sudah mengingatkan Zizah " Farid tersenyum.

" Sama-sama anak baik "

1
Kasih Bonda
next Thor semangat
Lee Mba Young
yg pling enak ttp istri ke 2. gk ngrasain sakit, pasti di perhatikan. trus anaknya yg lahir enak gk broken home. dan ortu istri ke 2 mlh ttp dukung 🤣🤣. agama buat tameng menghalalkan poligami tanpa dng nyakiti istri pertama.
semoga kluarga istri ke 2 dan kluarga suami zalim dpt karma.
Kasih Bonda
next Thor semangat
echa purin
👍🏻
Yani
makanya bu aminah klo ngaji yo jgn cm setengah setengah segala hadist diartikno dewe lah salah kaprah makan byk korban 🤭🤭
Lee Mba Young
mereka para orang ngerti agama tp nyakiti perempuan lain tega ya. sekarang sdh tau kan kl hanafi Ada istri tp ttp di lanjut kan.
kl ortu istri ke 2 punya harga diri hrse cerai kan anak nya bukan mlh laki orang Mau di bawa pulang. alasan ae buat di didik. aslinya ya biar menang istri 2 dpt hanafi sepenuhnya tanpa berbagi. pasti alasan hamil di pake buat itu. istri ke 2 pling jg gk Mau ngalah merasa menang krn istri pertama mundur.. semoga dpt karma orang ngerti agama tp pada bejat.
Lee Mba Young
hanafi Dan istri ke 2 kayak insan Dan inara. 🤣. yg ke 2 gk Mau ngalah, mlh ortu minta hanafi ikut ke kudus biar 100% hanafi hidup bhgia dng istri ke 2.

nunggu karma nya, semoga anak Dr istri ke 2 gk lahir normal kasian anak Dr istri pertama dpt saudara tiri Dr Pelakor.
ya Pelakor Mau se sholehah apa pun wanita kl sdh merusak rumah tangga orang lain ttp Pelakor Dan ortu perempuan ttp mendukung 🤣🤣 Gila sih label kyai sekarang serem serem dng dalil agama.
kalea rizuky: baru mau komen gini/Shame/
total 2 replies
Lee Mba Young
hrse di laporkan di penjara tu hanafi Dan istri ke 2 krn nikah model bgitu.
Lee Mba Young
pas nikah apa gk di check ktp nya. trus sekarang yg enak istri ke 2 dong. 🤣.
hrse cerai semua, istri ke 2 tau diri nglepas hanafi bukan me lanjut kan pernikhan. mang dasarnya istri ke 2 doyan saja.
kl takut melukai ya hrse pisah.
hanafi me lanjut kan dakwah eh siapa yg Mau denger dakwah laki model bgitu. yg di omongin pasti poligami tok🤣. ustad cabul.
Mayra Zahra: jaman sekarang kayak gini banyak ya kak, terlalu percaya tampang dan harta saja. sesama. ngeri-ngeri sedep 🤭🤭
total 1 replies
Kasih Bonda
next Thor semangat.
Kasih Bonda
next Thor semangat
La Rue
nah lho Hanafi
Lilik Lailiyah
ayo up lagi kak,tak kasih vote biar semangan up nya
Mayra Zahra: terima kasih banyak kak
total 1 replies
Lilik Lailiyah
mantap nafis
Lee Mbaa Young
Bagusss, 👍👍👍👍. biar jd gembel mereka.
Lilik Lailiyah
ayo kak ditunggu lanjutannya
Kasih Bonda
next Thor semangat.
Kasih Bonda
next Thor semangat
Lilik Lailiyah
nyesek banget ceritanya, ayo kak di tunggu lanjutannya
Kasih Bonda
next Thor semangat.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!