NovelToon NovelToon
Baby Twins Milik Ceo

Baby Twins Milik Ceo

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: Anna Maryana

Tania Saraswati, berusia 18 tahun dibesarkan di sebuah panti asuhan Kasih Ibu. Tania di tinggalkan ketika masih bayi di depan panti asuhan. Setahun yang lalu Tania lulus sekolah dan ia bertekad untuk mencari pekerjaan di kota dan membantu biaya adik-adik panti. Tapi malang nasib Tania ketika baru beberapa bulan bekerja di kota mendapat musibah. Musibah itu akhirnya dia harus menerima kenyataan dengan usia masih muda harus hamil di luar nikah. Kenyataan pahit yang ia terima diperkosa dan mengandung hasil dari tragedi pemerkosaan tersebut.
Tania tak sengaja bertemu lelaki yang memperkosanya. Akankah Tania meminta pertanggungjawab atas apa yang dilakukan olehnya setelah beberapa tahun Tania menghilang apalagi lelaki tersebut tak mengenal Tania?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anna Maryana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Puluh

“Sayang ... Rania dan Rizky hadir karena sebuah kecelakaan “ Ucap Tania dengan sendu

Tasya kaget dan bingung lalu memandang Tania dengan rasa penasaran apalagi melihat raut muka Tania sedih, Tania yang memandang Tasya yang bingung langsung menceritakan kejadian pemekorsaan malam itu dan waktu Tasya nelpon yang Tania menangis tanpa sebab sampai Bella datang ke kostnya.

“Kak... “ Panggil Tasya dengan sedih melihat Tania

“kakak Gak apa – apa semua sudah terjadi ... yang penting sekarang kakak harus menjaga Rania dan Rizky sama sayang “ Ucap Tania sambil membelai wajah Tasya

“Makasih kak udah jaga Tasya .. I Love you kak “ Ucap Tasya dengan memeluk Tania sangat erat dan Tania membalas dengan memeluk Tasya

“Love you to sayang” Ucap Tania

Tania juga heran kenapa dia begitu menyayangi Tasya begitupun sebaliknya tidak mau dipisahkan apalagi salah satunya sakit pasti sedih.

“tapi kak ... “ Ucap Tasya dengan melepaskan pelukan Tania dan memandang Tania

“Apa sayang?”

“Kalau lelaki itu datang dan bertanggung jawab apa kakak mau menikah dengannya ?” Tanya Tasya

Tania diam dengan ucapan Tasya karena dia tidak memikirkan sampai di situ, ketika Tania tau sudah hamil Tania hanya ingin membesarkan kedua anaknya tanpa memikirkan yang lain.

“Gak tau sayang ... kakak gak mikir sampai ke situ” Ucap Tania

Tasya tak mau bertanya lagi dan langsung memeluk Tania kembali membuat Tania tersenyum

“Ini kalau Rania liat sayang meluk gini pasti heboh membuat kakak pusing lagi” Ucap Tania sambil membalas pelukan Tasya dan Tasya tertawa

“Makanya aku puasin meluk kakak ..” Ucap Tasya manja sambil meluk Tania membuat Tania tertawa melihat kemanjaan Tasya padanya.

“Kak ... kakak yakin mau balik ke sana ikut mbak Ira ?” Tanya Tasya

“Kakak yakin sayang .. sampai kapan kakak akan menghindar terus .. walau kenyataannya kakak yang menghindar karena penampilan kakak “ Ucap Tania

“kak Bella sampai sekarang gak ada kabar? Aku kan gak gantiin nomor handpone aku” Ucap Tasya

“Lalu kakak akan cari tau kakak Bella yang sudah lama gak kasih kabar ke aku karena kakak menghilang dan ketemu teman – teman kakakdi hotel” Ucap Tasya

“Itu juga salah satu kakak kenapa balik ke sana .. kakak akan mencari tau tentang Bella .. kakak khawatir padanya.. kalau teman kakak di hotel ya nanti aja kalau memang jodoh untuk ketemu karena kakak juga gak tau apa mereka masih kerja disana atau sudah keluar kan kakak udah lama pergi “ Ucap Tania

Keesokan harinya Tania membicarakan tentang kepindahan mereka dan ingin mengajak Sekar untuk mengikut mereka apalagi mengingat Sekar yang sendiri dan mereka baru tau jika Sekar pernah kecelakaan dan hilang ingatan. Sekar pun mau mengikut mereka dari pada Ia sendiri di sini tanpa ada siapa – siapa yang ia kenal.

Tiga hari kemudian menjelang jam pulang kerja, Tania di panggil oleh Ira ketika masuk Tania mengetuk pintu dan terdengar suara masuk dari dalam. Ketika masuk Tania memang sengaja memanggil Ira dengan ibu karena dari Tania mulai masuk Ira marah jika memanggil ibu tapi mbak seperti biasanya.

“Saras “ Ucap Ira kesal

Tania langsung terkekeh melihat Ira yang kesal

“Masih jam kerja bu” Ucap Tania yang masih tetap menggoda Ira

“Gak ada ya tetap panggil seperti biasa...” ucap Ira semakin kesal karena Tania menggodanya

Tania terkekeh melihat Ira yang kesal

“Ada apa mbak manggil aku?” tanya Tania

“Aku kangen sama keponakan aku boleh gak aku main di rumah sekarang?” tanya Ira

Tania kaget mendengarnya karena selama ini Ira selalu mencari ibu dan adiknya dan tidak mau merepotkan Tania karena selain banyak kerjaan dan juga kasihan jika Tania mencari lagi gimana dengan kedua anaknya yang selalu menunggu setiap pulang. Ira selalu vidio call bersama kedua anak Tania saat malam mau tidur dan Ira selalu menitipkan mainan pada Tania untuk kedua anaknya. Kedua anak Tania sayang pada Ira begitu juga Ira yang sudah menganggap kedua anak Tania anaknya. Kadang berbicara juga sama Tasya jika Tasya meminta tidur bersama Tania kalau dia kangen tidur bersama Tania

“Boleh mbak .. tapi pulang aku mau jemput anak – anak dulu di mall, hari ini Tasya gak ke kampus jadi ngajak anak – anak main di temani sama bu Sekar “ Ucap Tania

“Ya udah kita jemput sekalian aja “ Ucap Ira

Ketika jam pulang kerja Ira dan Tania yang dalam perjalanan, Tania mendapatkan pesan Tasya sudah pulang jadi gak usah di jemput dan ketemu saja di rumah. Tapi karena Ira dan Tania yang sudah mau sampai di mall akhirnya Ira meminta Tania untuk mampir ke toko mainan.

“Gak usah mbak mainan mereka udah banyak apalagi kebanyakan pemberian mbak” Ucpa Tania yang gak enak karena selalu Ira membelikan mainan pada kedua anaknya.

“Ayo jangan membantah mbak” Ucap Ira yang tak mau mendengar ucapan Tania

Tania yang mendengar itu hanya pasrah pada Ira yang ingin membelikan mainan pada kedua anaknya. Selesai membelikan Tania dan Ira pulang, ketika sampai di apartemen Tania dan Ira masuk ke dalam apertemen dan diruangan keluarga Ira dan Tania melihat ibu Sekar ada baru keluar dari ruangan makan.

Brukkk

Tania yang berjalan duluan kaget mendengar barang jatuh dari belakang begitu juga dengan Ibu Sekar. Tania berbalik badannya memandang ke belakang melihat Ira yang sudah menjatuhkan barang belanja berisikan mainan untuk kedua anak Tania. Tania yang melihat Ira hanya diam memandang ibu Sekar mundur mendekati Ira sedangkan ibu sekar berjalan mendekati mereka berdua

“Mbak ..” Panggil Tania dengan memegang dan menggoyangkan bahu Ira agar ia tak diam saja

Ira memandang Tania dengan diam membuat Tania bingung dan Ira kembali memandang ibu Sekar

“Mbak gak apa – apa ?” tanya Tania

Ira hanya diam dan ibu Sekar melihat Ira yang diam sambil memandangnya

“Dikasih duduk dulu Nia biar ibu ambilkan minum “ Ucap Sekar lalu berjalan ke arah dapur

Sedangkan Nia meminta Ira duduk tapi tak di sangka Tania malah Ira pamit pulang tapi Tania tak mengijinkan

“Gak mbak .. aku gak ijinkan mbak pulang dalam keadaan mbak begini “ Ucap Tania

Ira hanya menggelengkan kepala sambil memandang Tania dengan mata yang sudah merah

“Mbak kenapa ?” ucap Tania sambil membantu Ira duduk

Ketika Ira duduk Tania masih memandang Ira yang menunduk kepala dengan mata tertutup tapi badan bergetar dan Tania sadar jika Ira sudah menangis

“Mbak .. “panggil Tania pelan langsung memeluk Ira

Sekar datang dengan membawakan segelas air dan menaruh dimeja depan Tania sedangkan Tania masih memeluk Ira dengan mengusap bahu Ira. Setelah Ira tenang dan tak menangis Tania memandang Ira yang sudah melepaskan pelukan lalu Tania mengambil gelas berisi air yang tadi di ambil oleh Sekar

“Di minum dulu mbak biar tenang” ucap Tania memberikan gelas pada Ira

Ira mengambil gelas yang di berikan oleh Tania dengan tangan gemetar sampai Tania membantu memegang gelas. Setelah Tania melihat Ira sudah selesai minum walau hanya setengah lalu menaruh gelas dan melihat Ira sudah sedikit tenang, Tania melihat Ira selalu memandang ibu Sekar menjadi curiga

“Ada apa Mbak? ....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!