NovelToon NovelToon
Salah Hati, Tepat Cinta

Salah Hati, Tepat Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / BTS
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Rania Venus Aurora

Ryn Moa memilih kampusnya demi satu alasan: Kim Taehyung, pria yang telah lama ia sukai. Namun upayanya mendekati Taehyung justru membawanya pada ketertarikan lain-J-Hope, sahabat Taehyung yang ceria.

Di tengah perasaan yang berubah-ubah itu, hadir Kim Namjoon, teman mereka yang tidak setampan dua pria sebelumnya, tetapi memiliki ketenangan, kecerdasan, dan senyum manis yang perlahan merebut hati Ryn Moa.

Tanpa disadari, pencariannya akan cinta membawanya menemukan sosok yang paling tepat, justru dari arah yang tak pernah ia duga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rania Venus Aurora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.4

Suatu hari, pengumuman organisasi baru diumumkan. Papan pengumuman kampus yang biasanya hanya dilewati sambil lalu mendadak dikerumuni mahasiswa. Kertas-kertas warna-warni tertempel rapi, beberapa sudah sedikit miring karena angin atau tangan-tangan penasaran yang menyentuhnya. Ryn Moa berdiri di antara kerumunan itu dengan ekspresi khasnya, mata berbinar penuh rasa ingin tahu, seolah setiap lembar pengumuman menyimpan takdir.

Ryn Moa yang selalu penasaran, ingin mencoba bergabung dengan klub penulisan. Bukan tanpa alasan, sejak kecil, menulis adalah pelariannya. Saat ia bingung, ia menulis. Saat ia senang, ia menulis. Saat ia jatuh cinta, ia menulis jauh lebih banyak dari seharusnya. Buku catatannya penuh dengan cerita setengah jadi, puisi canggung, dan monolog panjang yang tidak pernah ia tunjukkan ke siapa pun. Klub penulisan terdengar… aman. Netral. Tidak berbahaya. Setidaknya, itu yang ia kira.

Di ruangan pendaftaran itu, seorang pria tinggi dengan kacamata dan suara dalam sedang menjelaskan tentang kegiatan klub. Ruangan itu tidak besar, tapi terasa hangat. Rak buku memenuhi dinding, beberapa meja kayu tertata rapi, dan aroma minuman dingin samar tercium di udara. Pria itu berdiri di depan dengan sikap santai, satu tangan di saku celana, satu tangan lagi memegang brosur.

“Selamat datang. Aku Kim Namjoon, ketua klub penulisan tahun ini.”

Kalimat itu diucapkan dengan nada tenang, tidak dibuat-buat, seolah ia tidak sedang memperkenalkan diri sebagai ketua, melainkan sebagai teman diskusi. Suara baritonnya dalam dan menenangkan. Tidak ada semangat berlebihan. Tidak ada teriakan ceria. Tapi justru itu yang membuat orang-orang mendengarkan. Kata-katanya jatuh perlahan, tapi tepat sasaran. Ia berbicara perlahan, jelas, dan… menawan. Tanpa sadar, beberapa mahasiswa mengangguk-angguk. Ryn Moa sendiri berdiri mematung, pulpen di tangannya berhenti bergerak.

Ryn Moa yang awalnya ingin fokus pada brosur mendadak terpaku. Matanya naik perlahan, mengikuti garis bahu, leher, hingga wajah pria itu. Astaga… ini siapa? Kenapa wajahnya begitu… dewasa?. Bukan tampan mencolok seperti Taehyung. Bukan cerah penuh energi seperti J-Hope. Namjoon memiliki ketampanan yang sunyi, ketampanan yang tidak memaksa, tapi menetap. Namjoon menoleh ke arahnya. Tatapan itu lembut, tidak mengintimidasi, seolah ia benar-benar melihat Ryn Moa sebagai individu, bukan sekadar pendaftar baru.

“Ah, kamu murid baru ya? Ayo masuk. Aku bantu daftar.”

Nada suaranya bersahabat. Tidak ada jarak senior-junior yang kaku. Ryn Moa hampir menjatuhkan pulpen yang ia pegang. Tangannya refleks mencengkeram lebih erat, jantungnya berdetak sedikit lebih cepat, namun berbeda. Tidak meledak-ledak. Tidak panik. Lebih seperti getaran halus yang tiba-tiba hadir.

Saat Namjoon menyerahkan formulir, jarinya menyentuh tangan Ryn Moa sedikit. Bukan disengaja, hanya sentuhan cepat. Tapi cukup membuat wajah Ryn Moa memanas. Ia menarik tangannya perlahan, berharap Namjoon tidak menyadari perubahan ekspresinya. Namun Namjoon hanya tersenyum kecil, seolah sentuhan itu tidak berarti apa-apa, atau mungkin berarti terlalu biasa baginya.

“Kalau ada yang ingin kamu tulis, jangan ragu. Klub ini terbuka untuk kreativitas,” kata Namjoon sambil tersenyum kecil.

Senyum itu tidak lebar. Tidak mencolok. Tapi hangat. Ryn Moa tak bisa berkedip. Ada sesuatu dalam suara Namjoon yang terasa… aman, hangat dan jauh berbeda dari perasaan berdebar heboh yang ia rasakan pada Taehyung atau rasa gugup lucu yang ia alami saat bersama J-Hope. Namjoon terasa… stabil. Seperti seseorang yang bisa diajak bicara tentang apa pun, termasuk hal-hal rahasia. Tentang ketakutan, tentang mimpi, tentang kegagalan, tentang cinta yang membingungkan. Perasaan itu aneh. Tidak berisik seperti saat melihat Taehyung. Tidak kocak seperti saat bersama J-Hope. Tapi tenang, Dan ketenangan itu berbahaya. Karena ketenangan membuat orang lengah, Membuat hati membuka pintu tanpa sadar.

...⭐⭐⭐...

Hari demi hari berlalu. Waktu tidak pernah berhenti hanya karena seseorang sedang bingung dengan perasaannya. Kuliah tetap berjalan, tugas tetap datang, dan kehidupan kampus terus bergerak. Tanpa sadar, tiga pria itu mulai memenuhi hidup Ryn Moa, masing-masing dengan caranya sendiri.

Taehyung : alasan ia pindah sekolah, tapi jarang benar-benar memberi sinyal balik. Ia masih sama. Pendiam. Tenang. Hadir dari kejauhan. Sesekali bertukar pandang, tapi tak pernah mendekat lebih jauh. Seperti mimpi indah yang selalu berada satu langkah di depan.

J-Hope : pria ceria yang tanpa sadar membuat Ryn Moa nyaman dan dekat. Ia masih sama ramahnya. Masih memanggil Ryn Moa dengan suara ceria. Masih duduk di sebelahnya tanpa ragu. Masih membuat hari-hari terasa ringan, bahkan saat Ryn Moa sedang bingung.

Namjoon : senior yang tiba-tiba muncul sebagai seseorang yang sulit untuk tidak dipikirkan. Ia muncul pelan-pelan. Lewat diskusi klub. Lewat komentar bijak di tulisan Ryn Moa. Lewat obrolan singkat yang selalu terasa berarti. Tidak pernah memaksa hadir, tapi selalu terasa saat tidak ada.

Teman-teman Ryn Moa jelas menyadari perubahan itu. Mereka mengenalnya terlalu baik untuk tidak melihat tanda-tanda kecil. Ryn Moa yang lebih sering melamun, Ryn Moa yang tersenyum sendiri saat membaca pesan, Ryn Moa yang mendadak diam saat nama tertentu disebut.

“Ryn…”

Ida memandangnya seperti detektif yang baru menemukan bukti kriminal.

“Kau sadar tidak… kau sedang di triangle love yang tidak kau rencanakan?”

“Bukan triangle,” sahut Windi datar. “Ini segi lima.”

“Segi lima kok tiga orang?” protes Ody.

“Yang dua lagi emosi Ryn Moa yang tidak stabil,” jawab Windi santai.

Ryn Moa menutup wajah, Ia ingin menghilang. Menguap ke udara berubah jadi kursi.

“Aku tidak berniat. Sumpah. Aku cuma mau dekat dengan Taehyung…”

“Tapi kau malah dekat dengan J-Hope,” timpa Melly.

“Dan malah curi-curi pandang ke Namjoon,” tambah Celine.

Arella mengangguk bijak.

“Benar-benar kisah yang layak difilmkan.”

Ryn Moa merasa ingin tenggelam di lantai. Ia tidak pernah merencanakan ini. Tidak pernah membayangkan bahwa satu keputusan impulsif bisa bercabang sejauh ini. Bahwa cinta bisa datang dengan bentuk yang tidak ia kenali sebelumnya. Saat itu, Ryn Moa belum tahu satu hal, Bahwa cinta tidak selalu datang dari orang yang paling ia kejar. Kadang cinta datang dari orang yang paling diam-diam memperhatikannya sejak awal. Dan orang itu… bukan Taehyung. Bukan pula J-Hope. Orang itu…perlahan, tanpa ia sadari… adalah Kim Namjoon.

Dan di sinilah kisah besar itu dimulai, kisah tentang seorang gadis yang niat mengejar gebetan… namun akhirnya justru jatuh cinta pada orang yang sama sekali tidak ada dalam rencananya.

Dan seperti semua kisah cinta terbaik, yang penuh tawa, kekacauan, dan salah arah, Ryn Moa baru saja melangkah ke bab yang paling berbahaya. Di mana hatinya mulai memilih… bahkan sebelum ia siap mengakuinya.

...⭐⭐⭐⭐...

Bersambung....

1
Amiera Syaqilla
romantis 💕
Rania Venus Aurora: terimakasih 🙏🏻
total 1 replies
falea sezi
author penggemar bts ya/Scream/
Rania Venus Aurora: Aku pernah dimasukan ke grup ARMY, karena teman-temanku ARMY semua. Cerita yang ada tentang BTS juga terinspirasi dari para ARMY disana.😊
total 1 replies
Ai_Li
Namanya unik-unik yaa
Ai_Li
Saya mampir kak, bagus ceritanya
Rania Venus Aurora: Makasih, kalau suka ceritanya 🥰
total 1 replies
Livia Aira
Lanjut thor 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!