NovelToon NovelToon
Rahim Sewa'An

Rahim Sewa'An

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Anak Yatim Piatu / Ibu Pengganti / Romansa
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: Vie Alfredo

Seina, adalah seorang gadis kampung yang hidupnya penuh dengan kesederhanaan, dia dari keluarga baik-baik, dia juga mendapatkan pendidikan yang baik dari keluarganya, namun dia harus kehilangan anggota keluarganya karena sebuah bencana.

Seina pun satu-satunya yang selamat dan dibawa ke tempat pengungsian oleh para relawan, gadis itu cukup terpuruk dengan nasibnya, namun dia tetap harus menjalani hidupnya.

Karena yang bernasib sama dengannya itu juga cukup banyak.

Hal itu membuatnya bangkit dan merangkul anak-anak yang bernasib sama dengannya.

Suatu hari dia bertemu dengan seorang wanita cantik jelita, dari atas kepala sampai bawah kakinya, terlihat bernilai mahal, bahkan kibasan rambutnya pun berbau dollar.

"Jadi kamu ya Seina?" tanya wanita itu dengan angkuh.

"Ya, ada apa Nyonya?" tanya balik Seina.

Wanita itu segera membuka koper besar, dan di sana terlihat sangat banyak tumpukkan uang.

"Aku sewa rahimmu!" Tegas wanita itu.

Yuk kepoin baca lanjutannya 👉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie Alfredo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20. Kok kesal ?

" Mona, kenapa kau malah minum air di kulkas." Ujar Seina sangat khawatir.

" Maaf Nona saya ngantuk jadi tidak bisa fokus dan lupa untuk itu." Ujar Mona terkekeh.

" Rencananya tidak berjalan lancar, tapi malah lebih lancar, karena Nyonya malah mengira kamu hantu yang sedang tertidur di lantai dengan rambut acak-acakan hahahah." Seina tak kuasa menahan tawa.

" Hehehe, tapi kok saya bisa masuk kamar?" ujar Mona tak ingat apapun.

" Aku berusaha menyeret mu masuk ke kamar, jika tidak semua akan jadi masalah." jawab Seina.

" Ah, terimakasih Nona ... Anda sangat pintar di saat situasi genting anda masih bisa berpikir luar biasa." ujar Mona lega.

" Mona, Tuan menyuruhmu memasak, tapi jangan lupa kau buang semua minuman di kulkas." ujar Seina.

" Siap laksanakan." jawab Mona semangat.

" Mona, sebenarnya apa yang kau bicarakan dengan Tuan?, kan aku sudah bilang tutup mulut." ujar Seina.

" Tidak akan, saya akan mengatakannya sesuai dengan kebenaran, Tuan itu bukan orang yang kolot Nona, hanya saja mungkin dia terlalu bucin dengan istrinya." ujar Mona.

" Kau sangat tahu Tuan ya?" ujar Seina.

" Kata mendiang ibuku seperti itu, dulu Tuan menyiapkan rumah ini dengan sepenuh hati untuk ibunya, tapi ibunya tidak mau, setelah itu dia memberikan rumah ini untuk istrinya, dan istrinya hanya menempati tempat ini untuk berpesta dengan teman-temannya yang sangat bebas, Tuan tidak pernah marah dengan istrinya yang bergaul bebas." ujar Mona.

" Sst, sudah Mona jangan kau ceritakan lagi takut nanti ada yang dengar, aku bantu apa nih?" tanya Seina yang tak mau tahu urusan Gladys itu.

" Ah, Nona tolong duduk manis seperti biasa, saya akan buang barang buktinya dulu, rupanya Tuhan mendukung perbuatan kita, sampai kita tidak usah turun tangan, hihihi." Ujar Mona sangat senang.

" Ssst, kita juga tidak boleh memberitahu Martin." ujar Seina mengingatkan.

" Apa?, apa yang tidak boleh diberitahukan padaku?" tiba-tiba Martin sudah ada dibelakang Seina.

" Eh Tuan anda seperti hantu, tiba-tiba muncul." ujar Mona.

" Ah, kau ini memang menyebalkan, pasti tentang kakak ipar mengganggumu lagi kan Seina? Kakak sudah berbicara padaku, meskipun di dalam ruangan tidak ada cctv, tapi cctv di luar merekam suara bising dalam rumah, kakak ipar berteriak hantu, sekitar pukul jam 12 malam, ya mungkin memang dia melihat hantu, dia kan punya aura negatif jadi hantu menyukai dia." ujar Martin dengan keyakinannya sendiri.

Seina dan Mona hanya senyum-senyum dalam hati.

" Tapi seumur hidup saya, saya tidak pernah melihat hantu di sini Tuan." ujar Mona.

" Ya mungkin kau sudah seperti hantu, makanya mereka tidak mengganggumu.' ujar Martin.

" Apa?, enak saja , Tuan jahat sekali!" Mona sangat kesal.

Tapi Martin malah tertawa sangat puas, Seina sebenarnya ingin ikut tertawa, tapi ia tahan karena menjaga perasaan Mona.

" Ketawa saja Cin, dari pada kentut." ujar Martin mencolek - colek pinggang Seina agar tertawa.

" Hahahaha maaf Mona, aku tidak menertawakan dirimu, ini karena Martin mencolek perutku, aku geli." ujar Seina.

" Anda tertawa karena saya juga tidak masalah Nona, saya senang kok tidak tersinggung." ujar Mona terkekeh.

Mereka pun bercanda sambil menunggu koki andalan mereka selesai memasak.

" Tenang aja Kakak ipar sudah di bawa pergi oleh kakakku." ujar Martin.

" Sungguh Tuan?" tanya Mona.

" Ya, kenapa aku berbohong?, tapi entahlah, mungkin kakak juga tidak akan tega memarahi istrinya, jadi kau jangan percaya deh sama kakak, heran juga sih aku, karena ada kamu jadi keliatan bener-bener psikopat itu ya istri kakakku, dulu juga aku sering mendengar dia bertengkar dan membuat masalah, tapi aku kira hanya kabar angin saja." ujar Martin berpikir.

" Jangan - jangan Tuan di guna - guna sama istrinya." sahut Mona.

" Ah, kau ini ada-ada saja, seperti itu tidak ada." ujar Martin tak percaya.

" Kalau di sini masih banyak yang percaya Tuan, kalau Nona bagaimana?" tanya Mona.

" Aku juga tidak percaya heheheh, karena Tuan kan suaminya, emang bisa ya?" ujar Seina ragu-ragu.

" Ya, tapi kalau lihat Nyonya Gladys, kayaknya memang dia pandai memanfaatkan moment." Mona berpikir begitu.

" Ah, sudah ayo makan, ... karena penjahatnya sudah di amankan kita nikmati hari ini dengan baik." ujar Mona.

Mereka pun sarapan bersama dengan suka cita karena Gladys sudah di amankan.

Beberapa hari kemudian Matthew kembali mengunjungi Seina dengan membawakan buket bunga dan banyak hadiah untuk Seina.

" Maaf ya, istriku sangat keterlaluan." ujar Matthew.

" Tuan, apa anda menegur istri anda?" tanya Seina.

" Ya, dia bilang dia sangat kesal karena ada temannya yang mengatakan kau mencoba merayuku." ujar Matthew.

" Ah, mana bisa seperti itu, saya kan tidak pernah merayu anda." ujar Seina.

" Ya, katanya ada yang melihat kita keluar dari penginapan bersama, aku sudah menjelaskan pada istriku, maaf ya karena kesalahpahaman yang tidak aku ketahui, jadi sampai seperti ini, aku mewakilinya meminta maaf, katanya dia malu untuk bertemu denganmu." ujar Matthew.

" Ya tidak masalah, saya memaafkannya, tapi bolehkah saya tidak perlu bertemu dengan Nyonya lagi, sampai anak ini lahir, jujur saja saya takut setiap melihat Nyonya, saya takut mempengaruhi keadaan bayi ini, karena kata dokter saya tidak boleh terlalu lelah dan tertekan." Ujar Seina.

" Baiklah, sekarang sudah masuk bulan ke empat, bolehkah aku memegang perutmu Seina." ujar Matthew.

" Boleh Tuan." Jawab Seina tersenyum.

Matthew pun perlahan menyentuh perut Seina yang sudah terlihat mengembang.

" Hari ini jadwalnya USG Tuan, apa anda juga mau melihat anak anda." Ujar Seina.

" Ah, iya aku mau, aku dengar alatnya baru tiba, aku ingin melihat anakku." ujar Mattew bersemangat.

" Kak, apa yang kau lakukan, berjongkok di depan Seina." Martin yang baru datang.

" Ah, aku sedang memegang perut Seina, dari mana saja kamu?" tanya Matthew.

" Oh, aku ambil kelapa muda untuk Seina, katanya air kelapa baik untuk kandungan." ujar Martin.

" Mana kelapanya?" Tanya Matthew.

" Di sini Tuan." Mona yang membawa kelapa bergerombol sekalian daun-daunnya dengan kedua tangannya sendiri.

" Astaga Mona, kenapa membawa begitu banyak kelapa?" ujar Matthew terkejut.

" Ini salah Tuan Martin, suruh naik pohon kelapa tidak bisa, malah di tebang sepohon-pohonnya. " ujar Mona tampak kesal.

" Martin, apa kau tidak di marahi warga?" ujar Matthew memegangi kepalanya.

" Tidak apa-apa, aku bilang istriku sedang ngidam ingin minum dan makan daging kelapa muda sepohon-pohonnya, langsung aku dipinjamkan kapak, ya aku tebang." ujar Martin yang merasa dirinya sangat keren.

" Kau memang ahlinya dalam ketidak masuk akalan Martin." ujar Matthew.

Memang begitu sifat adiknya, mau bagaimana lagi.

" Ya sudah, kau bantu Mona mengurus kelapa-kelapa itu, dia gadis kecil, tapi kau membiarkannya membawa begitu banyak kelapa sendiri." ujar Matthew.

" Eh Kak, dia itu Samson Wati loh, jangan meremehkan Mona, kamu bawa sendiri ke belakang ya Mona, aku akan membukakan satu untuk Seina." Martin memilih satu kelapa muda dan segera membukanya untuk di minum Seina.

" Terimakasih Martin, kau sangat baik, tapi lain kali jangan lupa pakai isi kepalamu, memang aku bisa menghabiskan kelapa. segitu banyaknya, lagian kalau tidak mau naik, kan bisa beli satu, kasihan juga Mona yang membawa, kau selalu mempersulitnya, padahal dia sangat penurut lo." ujar Seina mengomeli Martin.

" Iya Iya Cin, aku tidak akan mengulangi lagi." Ujar Martin menurut.

Matthew sangat heran, karena selain dirinya tidak ada yang berani menasehati atau memarahi Martin, tapi kenapa dengan Seina Martin sangat jinak.

Ya memang yang selalu ada untuk Seina memang Martin, dan hubungan keduanya tampak sangat harmonis di mata Matthew.

Entah kenapa Matthew merasa kesal melihatnya, tapi kan yang meminta Martin untuk menjaga Seina kan juga dirinya sendiri.

1
Arbaati
lanjut Thor...tetap semangat nulisnya...Senin tak kasih vote lg insya Allah
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Wah,😍😍😍 terimakasih kakakku🥰
total 1 replies
Arbaati
ah Mathew ini julukannya saja berkuasa tapi gak bisa apa"🤭
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: puffffffff🤣
total 1 replies
Sunaryati
Ya namanya cinta , pasti selalu percaya.
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: sejak dahulu begitulah cinta ya kak😂
total 1 replies
Arbaati
aduh seina...agak mahalan dikit dong biar Mathew nya makin penasaran
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Ya soalnya Matthew sangat menggoda untuk Seina yang sudah lama hidup sebatang kara 🤣
total 1 replies
Arbaati
udah tak kasih vote Thor....lanjut updatenya 😍
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: terimakasih kakak sayang sehat selalu 🥰😍
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
up lagi thor
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: ok kak
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
Matthew punya istri 1 aja gak bisa tegas ma istrinya apalagi istri 2 yg ada Siena bakalan sakit hati dan kecewa terus...
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Iya tuh Matthew gak jelas 😂🤣
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
suami orang udah mulai ugal²an nih...😂😂😂
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: gak ada remnya🤣
total 1 replies
Arbaati
eh jangan salah thew...Simona meski kecil cabet rawit. segala apa bisa...
Arbaati: apaan cabe gendat Thor...?/Proud/
total 2 replies
Arbaati
good seina 😍👍
Arbaati
hati hati seina, itu ular cobra, bisa nyembur🤣🤣🤣
Arbaati: serius Thor kembar 5...?
total 2 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
bahkan cinta udah mulai tumbuh diantara kalian tapi kalian tidak menyadarinya...
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: tolong sadarkan kak😂🤣
total 1 replies
Arbaati
gpp seina meskipun suami orang. kan kamu diundang, bukan datang sendiri... anggap saja kamu tamu sedang disuguhi hidangan yang nikmat, jadi nikmati saja🤣
Arbaati: 🤣😍🤣😍🤣😍
total 2 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
suami orang lebih menggoda ya Sien...🤣🤣🤣🤣
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: saingannya cm satu say 😂🤣
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
kalo Matthew perhatian bgt ma Siena ntar Siena jadi baper loh...
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: iya baperin anak kecil lagi
total 1 replies
Arbaati
sabar martin, minta kak author nyiapin jodoh untukmu yg lebih keren😍
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Uhuk uhuk siapa ya?🤣
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
ciee ada yg cemburu nih... 😂😂
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: ya begitulah hidup yang membingungkan😂🤣
total 3 replies
Arbaati
lanjut Thor... tetap semangat nulisnya 😍
Arbaati
ya Allah kejam amat si Gladys
semangat seina, semoga author cepat membuat bahagia 🤣
𝐈𝐬𝐭𝐲
lanjut thor..
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: siap laksanakan 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!