NovelToon NovelToon
(BENARKAH) JODOH YANG TERTUKAR?

(BENARKAH) JODOH YANG TERTUKAR?

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:71.2k
Nilai: 5
Nama Author: AMY DOANK

Kisah cinta dua saudara kakak beradik bernama Virly Rastanty dan Berliana Anggraini yang dramatis penuh deraian airmata.

Virly Sang Kakak batal menikah dan diputuskan begitu saja oleh tunangannya. Karena sedih, ia akhirnya mau juga dijodohkan oleh Eyang Uti-nya dengan seorang pria muda tampan bernama Rendy Saputra.

Ternyata Rendy dulunya adalah pacar pertama sang adik di masa SMA.

Kisah bergulir dengan banyak cerita.

Setelah beberapa tahun kemudian, terkuaknya misteri masa lalu Mama mereka. Membuat Berliana memutuskan untuk menikah dengan Kuncoro, mantan tunangan sang kakak yang ternyata adalah anak kandung dari Mama mereka juga.

Justru Berliana-lah yang bukan anak kandung Hilda dan Sapto, orang tua mereka.

(BENARKAH) JODOH YANG TERTUKAR?

Yuk kemon para reader tercinta🤗mampir dukung Bubun🙏 please, mohon bantuannya LIKE, KOMEN dan FAVORITNYA 🙏🙏🙏 Semoga semua pembaca berbahagia 🤲 mendapat rezeki yang berlimpah 🤲 aamiin

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AMY DOANK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

JYT BAB 20 (Ada Udang Di Balik Batu)

Ada satu rahasia dalam hatinya yang memang sedang Maura sembunyikan.

Gadis berusia seusia Berliana itu kini memiliki keinginan kuat untuk mencarikan jodoh untuk Papanya. Tapi, calon istrinya itu adalah yang sepantaran dengannya sehingga Ia bisa mengatur dan lebih berkuasa nanti semisal Papanya telah tiada.

Setidaknya calon istri Papanya harus seumuran, tidak boleh lebih tua karena Maura khawatir akan mendominasi Papanya nanti jika sampai terjadi pernikahan.

Dan Maura sedang menyelidiki Berliana, kandidat Ibu Tiri nomor satu yang sudah memikatnya.

Berliana sendiri belum mengetahui niatan dari Maura.

Semakin mengenal Berliana, Maura semakin semangat untuk menjodohkan Berliana dengan Sang Papa.

Maura sangat berharap, Berliana bersedia menjadi Ibu Tirinya. Menikah dengan Papanya, juga menjadi sahabat baiknya.

Untuk saat ini, Berliana adalah yang terbaik.

Gadis yang seumuran dengan Maura itu memiliki sifat yang baik. Berliana juga termasuk anak rumahan yang tidak suka dugem alias dunia gemerlap.

Walaupun usianya masih 25 tahun, tapi pemikirannya juga dewasa.

Berliana sampai hengkang dari rumah kakaknya karena tahu kalau mantan pacarnya ternyata kini adalah Kakak iparnya sendiri.

Hidup ini benar-benar aneh. Cerita setiap umat-Nya begitu berwarna. Membuat Maura semakin berfikir lebih dewasa lagi setelah bergaul dengan Berliana.

"Mas Rendy, makasih banyak ya atas tumpangannya!"

"Sama-sama, Mbak!"

"Ber!? Ga bilang makasih?"

"Terwakili sama kamu, Ra!" jawab Berliana cuek.

"Jiaah hahaha... Jangan-jangan masih ada perasaan nih!"

"Ish, apaan sih? Perasaan mau pup, iya!"

"Hahaha..., ciye ciyeee..., yang mau pup. Hahaha..."

"Maura! Iiih, si Maura mah minta gue gibeng ya!?"

"Hahaha..."

Rendy hanya bisa tersenyum kecut dengan bibir agak mencucut. Sedikit kesal karena tingkah Berliana yang menyebalkan.

Kakak adik sama ya ternyata. Sama-sama suka maenin perasaan laki-laki! Hm...

Rendy kembali putar arah ke kediaman Boss Matta Network yang memang jam kerjanya agak lebih siang di banding karyawan biasa.

Dengan kecepatan lebih tinggi, Rendy berhasil memacu mobilnya meluncur menuju rumah Pak Gunawan.

"Lah koq, naik mobil? Gaya banget kamu, Ren?" tanya Delon yang sudah menunggu di teras rumah Pak Gunawan.

"Hehehe..., mobil dealer, Mas! Belum saya kembalikan ke yang punya!" jawab Rendy berbohong.

Malu juga jika Ia mengakui kalau mobil Innova yang dibawanya diakui sebagai mobil sendiri.

Berasa sombong sekali jika Rendy jujur mengatakan itu.

"Sudah datang si Rendy?"

Pak Gunawan keluar dari rumahnya. Rendy segera bergegas mengambil tas Bossnya itu. Ia membukakan pintu mobil mempersilakan atasannya naik ke mobil yang lain setelah memarkirkan mobil pribadinya di garasi rumah Pak Gunawan.

"Hebat, sopir bawa mobil sendiri untuk jemput atasan!" seloroh Pak Gunawan mencandai Rendy.

"Hehehe..., hebat ya Pak? Itu mobil punya dealer, Pak! Belum sempat dikembalikan. Hehehe..."

"Diaku sebagai mobilmu juga ga apa lho! Malah keren, masih muda tapi sudah punya kendaraan sendiri! Jempol dua. Andaikan kamu bujangan, sudah kukenalkan pada putriku yang agak manis manja grup itu!"

"Hehehe..., wah Sayang ya? Saya terlambat berarti!"

"Pak Gunawan koq ga inget sama saya? Saya bujangan tong-tong lho?!"

"Hahaha... Sorry, Delon! Kamu sudah seperti Kakak sama Maura!"

Rendy ikutan tertawa walau matanya fokus ke depan melihat jalan raya.

Pagi yang menyenangkan. Rendy bersyukur memiliki Boss yang humble, humoris dan juga baik hati seperti Pak Gunawan.

Walaupun usianya sudah kepala lima, tapi gaya serta pembawaannya begitu santai. Itu mungkin salah satu alasan mengapa Pak Gunawan terlihat awet muda.

"Ren, hari ini jadwal kita ke lokasi syuting bersama seorang karyawan baru dari Tim desain grafis yang sedang belajar meninjau pembuatan iklan yang terlihat soft di kamera."

"Siap, Pak!"

Setiap hari Rendy mendapatkan pengalaman baru meskipun hanya sebagai seorang supir pribadi.

Obrolan Gunawan dan Delon membuat daya fikir serta wawasan Rendy menjadi jauh lebih luas lagi.

Ada banyak sekali ilmu pengetahuan yang secara tidak langsung diserap Rendy menjadi pelajaran hidup berharga di kemudian hari.

Hari ini Ia bahkan bisa nonton orang syuting iklan pesanan customer untuk edisi bulan puasa yang masih dua bulan lagi.

Seperti bocil yang bahagia karena dijanjikan akan pergi ke tempat syuting, Rendy menunggu sang atasan di tempat biasa bersama beberapa orang supir dari atasan divisi lain.

Hapenya seperti biasa, stand by menunggu japrian untuk siap sedia meluncur ke tempat tujuan sang atasan.

Seperti kali ini, Rendy yang duduk bersama tiga orang teman sesama driver di ruang pantry lantai satu tempat khusus para supir.

Treeet... treeet... treeet

"Hallo? Siap, Mas! Langsung meluncur!"

Aba-aba dari Delon sang asisten pribadi Pak Gunawan sudah datang.

Rendy bergerak naik ke lantai basemen untuk mengambil mobil dan menunggu Pak Gunawan di depan pintu utama gedung wisma Matta Network.

Betapa terkejutnya Rendy, ternyata karyawan baru dari Tim desain grafis itu adalah Berliana.

Mereka bertingkah pura-pura tidak saling mengenal. Berliana duduk di kursi depan samping Rendy, sementara Pak Gunawan dan Delon asistennya duduk di belakang mereka.

"Kamu nanti harus mencatat setiap detail step demi stepnya ya?" kata Delon pada Berliana.

"Baik, Pak!"

"Delon! Jangan terlalu keras pada karyawan yang belum begitu memahami tugasnya!" tukas Pak Gunawan pada Delon.

"Justru, Pak! Karyawan baru itu justru harus lebih serius dididik agar tidak salah dalam pekerjaannya yang belum terlalu baik."

...Bila waktu...tlah memanggil. Teman sejati hanyalah amal. Bila waktu... tlah terhenti. Teman sejati tinggallah sepi......

Dering suara telepon Pak Gunawan berbunyi.

"Hallo? Ya sayang? Hm...? Hmm... Oke. Oke, Papa tidak akan terlalu galak pada temanmu ini! Oke! Ya, ya! Iya, Sayang! Oke, siap!"

Klik.

Ponsel beliau mati. Dan Pak Gunawan hanya bisa tersenyum tipis sambil menyimpan kembali smartphonenya di saku jas.

Ekor matanya melirik ke arah Berliana.

Rendy mulai menyadari kalau yang barusan menelpon atasannya itu adalah Maura. Dan sekilas terdengar kalau Maura meminta Papanya untuk tidak terlalu keras memberi Berliana pekerjaan.

Rendy mulai berfikir negatif.

Jangan-jangan si Maura itu... seorang lesbian!? Waduh? Ini, bahaya juga kalo seandainya tebakan gue benar! Masa si Berlin bisa-bisanya belok jadi perempuan sesuka sesama jenis hanya karena masih jomblo sampai detik ini!?

Rendy melirik Berliana yang duduk di sampingnya tanpa bicara sepatah katapun.

Matanya lurus ke depan. Memandang jalan yang dipenuhi lalu-lalang kendaraan. Sesekali kemacetan membuat mereka harus ekstra sabar menekan perasaan.

Macet memang bisa membuat hati tambah mumet dan fikiran jadi ruwet.

Terlebih ada pemikiran yang salah yang menyangkut hidup Berliana di mata Rendy.

Berbeda dengan pemikiran Pak Gunawan. Ia harus menuruti perintah putrinya untuk tidak memperlakukan Berliana dengan semena-mena.

Titah Maura wajib Ia ikuti. Karena jika tidak, Gunawan harus siap-siap ditinggalkan putrinya selamanya. Itu ancaman lucu yang menakutkan.

Maura teramat mirip dengan almarhumah istrinya yang tak lain adalah Mama kandung Maura.

Galak dan paling bisa mengintimidasi Gunawan dalam segala hal.

Gunawan ingin sekali marah, tapi tidak bisa.

Ingin berontak namun tak kuasa.

Maura mampu melakukan apapun yang buat dirinya bertekuk lutut tak berdaya.

Darah dagingnya itu adalah harta paling berharga miliknya dan hanya satu-satunya peninggalan Sang istri yang begitu dicintainya.

Gunawan selalu berdoa sang putri hidup bahagia hingga akhir hayatnya. Harapannya, Maura segera dipersunting Putra sahabatnya, Xavier Hernandez yang adalah teman kecil Maura.

Keduanya ada kecocokan hingga Gunawan dan sahabatnya itu sepakat untuk menjodohkan keduanya hingga naik ke pelaminan setelah Xavier selesaikan S2 nya di Singapura tahun depan.

Sehingga Gunawan merasa tenang, karena telah menjalani tugasnya sebagai seorang Ayah hingga sang putri melepas masa lajang.

...🌹🌹🌹 BERSAMBUNG 🌹🌹🌹...

1
Fi Fin
kuncoro adi tuh calon suami virly yg kabur
tina yusuf
bagus ceritanya
Embun Kesiangan: terima kasih banyak Kak 🙏🙏🙏🥰
total 1 replies
tina yusuf
suasana dingin itu paling ga enak ya ,semangat terus thor
Elisabeth Ratna Susanti
makin kece 😍
Embun Kesiangan: makasih kak 🙏🙏🙏🥰
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
keren habis
Elisabeth Ratna Susanti
mantap jiwaahhhh
Elisabeth Ratna Susanti
top 👍
Elisabeth Ratna Susanti
keren 😍
Elisabeth Ratna Susanti
hadir 😍
Elisabeth Ratna Susanti
selalu mendukung karya keren ini 👍
Elisabeth Ratna Susanti
suka 😍
Anthony
author rajin dan idola semangat ! X
Embun Kesiangan: lope2 banget 😍 terima kasih 🙏🙏🙏🥰
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
visual dan ceritanya pas 👍
Elisabeth Ratna Susanti
makin asyik 👍
Elisabeth Ratna Susanti
suka 😍
Elisabeth Ratna Susanti
mampir lagi 👍
Esther
kasih tau dong rahasia besarnya... pada dunia halu kita wkwkkw
Embun Kesiangan: wkwkwk sini sini, Ta' bisik2 ya beb 🤭
total 1 replies
HaninDyah
ayo semangat kakak otor
Embun Kesiangan: makasih banyak 🙏🙏🙏🥰
total 1 replies
HaninDyah
NEXT THOR, kurang banyak upnya
Esther
jalan tak selalu rata kecuali di ratain sama Author nya ha ha ...
Esther: sabar sampai di ujung ketemu end
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!