NovelToon NovelToon
AYRAFKA (Jodoh Impian)

AYRAFKA (Jodoh Impian)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Nikahmuda / Badboy / Teen Angst / Teen School/College / Persahabatan / Tamat
Popularitas:906.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Itta Haruka07

Aira, siswi pindahan dari Surabaya yang mampu mengaduk-aduk hati Rafka. Cowok berandal itu sudah jatuh cinta pada pandangan pertama.

Sial memang saat cewek incarannya ternyata saudara kembar musuh bebuyutannya. Semakin rumit karena Aira menaruh hati pada kakak laki-laki Rafka.

Mampukah Rafka memperjuangkan cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itta Haruka07, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Rafka buru-buru pergi ke rumah Aira. Rasa khawatirnya pada gadis itu membuat Rafka langsung menemui gadisnya, tidak peduli apakah Revan dan papinya juga ada di sana atau tidak.

Sesampainya di rumah Aira, Rafka langsung masuk karena pagar tidak dikunci. Di ruang tamu, semua orang terlihat kebingungan. Mereka kebingungan karena Aira hilang sejak sore.

"Tante, Aira di mana?" tanya Rafka saat melihat semua orang terdiam.

Papi Rizal berdiri, sejajar dengan Rafka yang lebih tinggi beberapa senti darinya.

"Kamu yang menyembunyikan Aira kan? Katakann! Di mana ia sekarang?" Papi Rizal menarik kerah hoodie Rafka, tetapi dengan sigap Rafka melepaskan tangan papinya dari pakaiannya.

"Aku ke sini justru ingin tahu kabar Aira. Dia di mana Pi?"

"Jadi, kamu juga nggak tau di mana Aira?" tanya Papa Tomy. Laki-laki itu sudah frustasi karena anak perempuannya menghilang, dan istrinya terus saja menangis, bahkan sampai pingsan.

"Aku nggak tau Om, tadi waktu Ay nelfon, aku pas lagi kerja. Dia nggak ninggalin pesan apa pun, ponselnya juga nggak aktif, makanya aku ke sini," jawab Rafka.

Revan yang sudah tahu bahwa Aira kabur, justru tidak menyangka jika Aira pergi sendirian. Revan pikir, Aira bersama Rafka.

"Jangan bohong kamu, pasti kamu kan yang sembunyikan Aira, ayo ngaku!" ucap Papi Rizal dengan kesal.

"Pi, jangan nuduh Rafka terus!" bela Mami Dinda yang ikut berdiri membela putranya.

"Coba Papi pikir baik-baik, kalau bukan karena Papi, semua ini nggak akan terjadi. Karena keegoisan Papi, Aira pergi. Kenapa aku terus yang disalahin?" Rafka menatap papinya dengan mata menyala. Ia bosan terus-menerus disalahkan untuk sesuatu yang tidak pernah ia lakukan.

"Lo juga egois Van. Kalau aja lo nggak diem aja, dan nolak perjodohan to*lol ini, Aira nggak akan pergi. Apa lo nggak bisa dapetin cewek lain dengan cara baik-baik? Lo lihat gue, gue yang dicap berandalan, nggak punya masa depan, tapi Aira lebih milih pacaran sama gue daripada sama elo yang perfect boy."

Tumpah sudah semua kekesalan Rafka. Cowok tampan itu menyigar rambutnya, lalu meminta izin untuk pergi mencari Aira.

Rafka menyusuri jalanan ibu kota. Ia sempat meminta bantuan pada temannya yang bisa melacak keberadaan Aira melalui telepon genggamnya. Sambil menunggu kabar dari temannya, Rafka terus berusaha mencari, karena gadis itu masih tidak bisa dihubungi.

Sampai akhirnya, Rafka mendapat kabar dari temannya, mengenai keberadaan Aira. Menurut informasi dari temannya, kemungkinan Aira sedang dalam perjalanan menuju Surabaya.

Mendengar informasi dari temannya itu, Rafka bergegas pulang untuk mengambil uang dan pakaian. Setelahnya, ia menuju terminal untuk bisa pergi ke Surabaya.

...****************...

Rafka mungkin pemuda bodoh, yang demi Aira sampai rela menyusul ke Surabaya. Akan tetapi, bagi pemuda itu, keadaan Aira yang pergi sendirian jauh lebih penting baginya. Untuk itulah ia nekat menyusul kekasihnya itu.

Pagi harinya, Rafka sudah sampai di Surabaya setelah menempuh perjalanan sepanjang malam. Di terminal yang masuk wilayah Sidoarjo itu, Rafka kebingungan harus mencari Aira ke mana. Ia beristirahat sejenak di teras masjid. Sampai akhirnya, temannya mengabari titik keberadaan Aira.

Dengan memesan ojek online yang kebetulan banyak mangkal di sana, Rafka menghampiri posisi Aira saat ini. Sebuah panti asuhan yang berada tidak jauh dari jalan raya.

Rafka merasa sangat lega saat melihat gadisnya sedang menyapu di halaman panti. Rafka menghampiri Aira yang belum sadar bahwa Rafka ada di sekitarnya.

Rafka berjalan pelan, sampai suara sepatunya pun tidak terdengar.

"Ay," panggil cowok itu setelah berdiri di depan pagar panti.

"Rafka." Aira terkejut melihat Rafka sudah berdiri di hadapannya. Dengan tas ransel yang di gendong di pundak kanannya.

"Ay, kamu ngapain di sini?" tanya Rafka.

"Aku nggak mau dijodohin sama Kak Revan, makanya aku pergi. Kok kamu bisa temuin aku di sini?"

Ibu panti keluar dan meminta Aira untuk mengajak Rafka masuk. Setelahnya, mereka berbincang cukup lama di teras panti.

"Ay, aku harus kasih tahu orang tuamu, kalau nggak mereka akan berpikir bahwa aku yang membawamu kabur."

"Nak Rafka benar Nis, kalau kamu nggak hubungi orang tua kamu, mereka akan berpikir Rafkalah yang menyembunyikan kamu."

Setelah berpikir cukup lama, Aira akhirnya mengizinkan Rafka menghubungi mama papanya.

"Ya udah, kamu telfon mereka, aku lupa nggak bawa charger hpku mati," kata Aira.

Rafka lalu memeriksa ponselnya, mencari sebuah nama yang telah lama ia abaikan. Setelah beberapa tahun, akhirnya nama itu ia cari juga.

Rafka menghubungi Abimanyu setelah beberapa tahun. Meskipun mereka bermusuhan, Rafka tidak pernah menghapus nama Abi dari daftar kontaknya.

"Lo masih simpen nomer gue ternyata," ucap Abi setelah menjawab panggilan Rafka.

"Lo juga, ternyata nomer gue nggak lo hapus," balas Rafka.

"Ada apa lo nelfon? Apa ada kabar dari Aira?"

"Gue udah nemuin Aira, dia ada di Surabaya sekarang."

"Serius? Gimana keadaannya sekarang?"

"Dia baik-baik aja kok, cuma kayaknya masih kesel aja. Gue akan bujuk dia supaya mau balik."

"Gue sama nyokap bokap akan samperin ke sana, lo tahan dia jangan sampek ke mana-mana."

Setelah mengatakan itu, panggilan telepon mereka terputus. Rafka dan Aira kembali terdiam.

Suasana panti lumayan ramai, anak-anak panti akan berangkat sekolah. Sedangkan para balita-balita diasuh oleh ibu panti dan pengasuh. Aira pun membantu menjaga seorang balita yang baru bisa berjalan, dia bayi termuda di panti ini.

"Apa dia juga anak yatim piatu?" tanya Rafka sembari menemani bayi perempuan itu bermain.

"Dia masih punya Ibu, waktu itu, ibunya datang ke sini nyerahin dia, pas dia masih bayi banget. Ibu panti bilang, dia lagi proses adopsi oleh orang tua angkatnya, semoga aja dia nemuin kebahagiaan." Aira mengusap rambut gadis kecil yang belum begitu tumbuh itu. Ia seperti mengingat kembali masa kecilnya sebelum bertemu orang tua kandungnya.

"Kamu juga Ay, kamu harus kembali sama orang tua kamu, apa pun yang terjadi, mereka tetap orang tua kamu, yang menyayangimu."

"Tapi aku nggak mau dijodohin sama Kak Revan, Raf. Aku nggak suka sama dia. Pokoknya, kalau mama papa masih maksa aku buat tunangan sama Kak Revan, aku nggak mau balik."

Kali ini, Rafka gagal membujuk Aira. Bahkan sampai sore hari pun Aira tetap pada pendiriannya.

Tiba-tiba sebuah mobil berhenti di depan panti. Mama Sofia langsung berlari mencari Aira. Abi dan papanya menyusul di belakang mamanya.

"Aira, kok kamu ninggalin mama, mama khawatir sama kamu, Nak." Mama Sofia memeluk anak gadisnya yang sejak kemarin telah meninggalkan rumah.

Saat ini mereka berada di ruang tamu panti.

"Aku nggak mau pulang Ma, aku nggak mau tunangan sama Kak Revan."

"Papa punya ide lain supaya Rizal mau membatalkan pertunangan ini," ucap Papa Tomy.

Semua orang menatap Papa Tomy.

"Rafka harus menikahi Aira sekarang juga."

🦋🦋🦋🦋

Selamat siang gaess ada yang setuju nggak kalau mereka nikah.. Rafka mau nggak ya 🤧🤧🤧

1
Qaisaa Nazarudin
Hadeeuuhhh BARU PERTAMA KETEMU PERAN COWOKNYA BEGO KAYAK GINI..KALO GITU BIARIN AJA DAFA YG NIDURIN ISTERI LOE UNTUK YG PERTAMA,DAN KAMU AMBIL YG BEKAS NYA DAFA..kesel aku .🤦🤦🤦🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
ASTAGA SEMPAT2 NYA DIA MIKIR SOAL BUKU NIKAH WAKTU KEADAAN GENTING KAYAK GINI.. MASA IA UDAH 4 TAHUN BUKU NIKAHNYA GAK JADI-JADI???!! 🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Buat laporan polisi,Biar Hukum yg bicara.. Orang GILA kayak Dafa jangan pernah dipandang Enteng lho..
Qaisaa Nazarudin
Noh denger kan kamu,Ada Cowok yg ngejar2 isteri kamu,Yakin nih gak mau pulang..
Qaisaa Nazarudin
DENGAN KAMU YG PERGI MENGHINDAR KAYAK GINI AY,YANG ADA DAFA TAMBAH NYUSAHIN KAMU,HARUSNYA BIARIN AJA ABI KASIH DIA PELAJARAN BIAR KAPOK DIA..CKK OGEB🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Terus gimana dengan kamu sendiri nantinya,,Setelah kamu SUKSES pasti akan Banyak ulat bulu yg akan MENGHALALKAN segala cara untuk mendapatkan seorang pria yang mereka inginkan..
Qaisaa Nazarudin
Mending kamu JUJUR sama Aira,Bawak dia pindah kuliah sekalian,pasti Aira akan paham kalo kamu JUJUR sama dia..
Qaisaa Nazarudin
Tunggu-tunggu ini perempuan kenapa sih aneh gini,SIAPA JUGA YANG MAU KETEMU SAMA DIA,KEPEDEAN TIBA2 NGANCAM KAYAK GITU, Emang selama ini Rafka pernah mencari dia, MENUNTUT tanggungjawab jawab dia atau gimana?? Kenapa dia tiba-tiba sok NGANCAM gitu,GILA..SIAPA JUGA YG MAU KETEMU SAMA KAMU,GAK MASUK AKAL BANGET..🙄🙄😡😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Buah simalakama ya Raf..kalo gini mah aku juga bingung..Tapi yah balik lagi kalo HUBUNGAN ITU DI LANDASIN DENGAN KESETIAAN DAN KEPERCAYAAN,Dan juga saling JUJUR, menurut ku gak masalah sih..
Qaisaa Nazarudin
Ku pikir ibunya meninggal saat melahirkan Rafka, Makanya Rafka di jaga oleh Rizal dan isteri nya..Eh ternyata masih HIDUP aja..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Pantesan Rizal Marah banget kamu menggoda dia sampai Hamil Rafka..Wanita kayak kamu benar-benar JAHAT ternyata,,Kamu yg nemuin Rafka ngapain malah kamu yg mengancamnya?? Siapa juga yg mau dekatin kamu, KEPEDEAN 🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Nah ini yg ku mau, Seberandal-berandal cowok,jangan sampai jadi TEH CELUP..KALO COWOKNYA TEH CEPUP TAPI DAPAT BINI YG MASIH VIRGIN DAN GADIS BAIK2,gak RELA aja aku..
Qaisaa Nazarudin
Karena sikapnya Rafka yg berandalan, makanya mereka semua mikirnya kayak gitu, Padahal Rafka itu gak ada apa-apa,ya Semoga emang gak kayak gitu..
Qaisaa Nazarudin
Ya udah Serah kamu,Dasar LELAKI EGOIS,,Bisa nya mojokin orang,tapi saat dia yg di pojokin malah MARAH wkwkwkwkwk dasar gak sadar diri..
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄 Ngapain sih Rajin banget selaluu dtg kesini..ckk 🥱🥱
Qaisaa Nazarudin
Kan..kan.. mereka kagak percaya..
Qaisaa Nazarudin
Abi ini kenapa sih Heran aku..MENDING JUGA RAFKA KEMANA2,MANDIRI,DEWASA..LHA KAMU CUMAN NGAREP HARTA ORTU,TINGGAL DI KETEK ORTU..BIKIN MALU..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Aku jadi teringat awal perkenalan mereka Rafka bilang,AY-AYRA SEBENTAR LAGI AKAN JADI AY-AYANG.. Nah ini doa Rafka udah terkabul..😁😁👍👍
Qaisaa Nazarudin
Harus dibiasakan dari sekarang ya Ay..Rafka cuman punya kamu doang,semua orang tidak menginginkan dia,Kan bukan salahnya dan bukan maunya dia dilahirkan dari Rahim wanita penggoda..🥹🥹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!