tahap revisi
Tamat
Rahayu Ningtyas harus menerima kekecewaan lantaran suaminya Satya Pras Wijaya lebih memilih menceraikannya yang dipaksa oleh ibu mertuanya Vena Wijaya lantaran ia hanya seorang gadis biasa dan sudah dia tahun belum memiliki anak.
mengandung janin mantan suaminya tsb yang baru diketahuinya tak lama setelah resmi berpisah membuat Rahayu merahasiakan anak semata wayangnya agar tidak diketahui pihak mantan suaminya
Hidup seorang Alvian Tungga Putra tidaklah sempurna, selain sering di bully karna memiliki kecerdasan ia juga sering diejek lantaran tak memiliki ayah. semua direkam semasa hidupnya dan berjanji suatu saat ia akan menghancurkan orang orang yang telah menyakiti juga menindas dirinya terutama sang ayah yang tega meninggalkan ibunya dengan caranya sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yunirahma2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 20 : awal dendam
" nah sejak saat itu ibu dekat dengan ibumu nak, ibu tau bagaimana ibumu berjuang demi bayinya dan ibu pun juga yang menawarkan diri untuk merawatmu jika ibumu memang ingin mencari nafkah yang layak hanya saja sejak dua tahun lalu ibu sudah tidak sekuat sebelumnya sudah tua waktunya istirahat" ucap ibu Maryam mengenang sosok masa lalu Rahayu dan Alvian
" lalu bagaimana ibu ketemu tuan Pras??"
" sebenarnya namanya sakti nak hanya saja ia tidak mau ibumu mengetahui jika ia sudah menemui mu takutnya ibumu melarang ibu merawatmu lagi jika ibumu tau bahwa tuan sakti pernah menemui mu beberapa kali.
sepertinya ibumu belum bisa memaafkannya nak, saat kamu berusia lima bulan, dia datang menemui ibu bertanya soal kamu nak, awalnya ibu tidak memberitahu apapun bahkan ini tidak percaya soal dia sebagai ayahmu, hanya saja ia memberikan bukti foto pernikahan dan ibu juga takut kalo ketauan ibumu pasti ibumu marah dan kecewa sama ibu namun pak sakti menjamin itu tidak akan terjadi dan sejak saat itu pak sakti rutin kasih uang untuk beli susumu dan juga beberapa mainan mau ditolak tapi dia juga bilang itu hak anaknya yaitu kamu, ibu hanya berpikir jika kamu seharusnya mendapat kasih sayang dari sang ayah makanya ibu menyetujui demi Allah nak ibu tidak bermaksud mengambil keuntungan" ibu Maryam menceritakan semuanya sambil menangis mengingatnya.
" maaf Bu Al nggak bermaksud, ibu tau alasan mereka bercerai??"
" ibu tahunya nenekmu dari pihak ayahmu tidak menyetujui pernikahan ibumu dari awal karna ibumu hanya dari kalangan biasa dan sebelum tahu mengandung kamu ibumu belum juga dikaruniai seorang anak"
" ibu tau mengenai keluarga tuan Pras??"
" kamu tidak mau menyebutnya sebagai ayahmu??"
" tidak"
" kenapa??"
" dia telah menyakiti ibu, membuatnya menangis selama ini, memberinya luka dalam dan membuatku tidak merasakan kasih sayang seorang ibu karna mama harus banting tulang untukku" Al terisak untuk pertama kalinya
sejujurnya seorang Al bukan type anak yang mudah menangis, ia sebisa mungkin menahannya apalagi didepan ibunya. baginya ibunya adalah segalanya tidak boleh ada kesedihan yang menyebabkan masa lalunya terungkap, itu sebabnya Al tidak pernah bertanya mengenai sosok ayahnya
" ibu hanya mau memberikan satu nasehat, memaafkan seseorang itu kewajiban, semua orang punya kesempatan kedua hanya seseorang mungkin melakukan kesalahan hanya saja jika ia mampu berubah maka ia berhak mendapatkannya kesempatan kedua bukan?? ibu berpesan padamu nak jaga ibumu apapun kondisinya ia sudah mengalami kerasnya hidup, cintai ibumu dan cobalah terbuka untuknya, ibumu pasti sedih jika ia mengetahui tentang hidupnya yaitu anaknya dari orang lain, bisa kamu pegang janji itu?? dan mengenai sosok keluarga ayahmu kamu bisa buka internet mengenai keluarga Sakti Pras Wijaya disitu lengkap mengenai ibu ayahnya sampai istri dan anaknya yang sekarang"
" dia menikah lagi??"
" iya usia anaknya mungkin tidak jauh darimu"
tangan Alvian mengepal, ia tidak terima disaat ibunya masih terbayang masa lalu, sedang ayah nya sudah bahagia dengan orang lain, liat saja ia akan memberikan sedikit pelajaran untuk keluarga sialan tsb dengan caranya"
💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜
Al sudah kembali, ia dijemput mbak Siti tepat pukul 14.00, ibunya belum pulang menandakan dirinya lembur lagi, Alvian hanya bernafas kasar, ia sadari ibunya sangat menyayanginya apalagi jika dirinya sakit, ia akan mati Matian tidak masuk kerja walaupun bosnya menelponnya terus menerus. ibunya bahkan sering sekali mengabaikan cuti tahunan demi bisa diuangkan dan semata mata hanya untuk dirinya, ibunya bukan seorang karyawan yang memiliki gaji besar, hanya seorang pegawai biasa. hanya saja karna ketekunannya ia dapat bertahan hanya demi keluarganya, demi sang anak.
.
tbc
13 September 2021
lbh memilih mnikahi n merawat ank org lain.... dri pda mmprjuangkn eumah tanggamu...