NovelToon NovelToon
AKIBAT SALAH SERVER

AKIBAT SALAH SERVER

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:589
Nilai: 5
Nama Author: Linda Lubi Channel

Novel ini bergenre horor komedi yang menghibur meski horor. Cinta bisa tumbuh kapan saja dan pada siapa saja. Termasuk cinta Mbak Kunti kepada Nurdin, bestienya yang notabene-nya manusia. Karena patah hati, Mbak Kunti pindah ke daerah lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda Lubi Channel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AKIBAT SALAH SERVER (19)

Penulis: Linda Lubi

"Sem, di mana harga diriku sebagai kuntilanak laki-laki? Sejak mengenal Mbak Kunti, aku jadi merasa disepele-kan. Ia memandangku sebelah mata. Sedikit pun ia tidak tertarik padaku. Ihihihi....." tangis Abang Kunti sambil curhat sama pohon Asam.

Ia makan kue pemberian Mbak Kunti sampai habis. Lalu menangis lagi. Ihihihi.....

"Sem, sebagai laki-laki, kita jangan mau disepelekan. Kita harus bisa merebut hatinya. Kasih saran dong, Sem." Abang Kunti menggigit pohon Asam.

Makanya pohon Asam nggak pernah berbuah. Selalu digigit sama Abang Kunti kalau lagi bete.

Konon katanya setiap pohon buah-buahan yang ditempati kuntilanang nggak akan pernah berbuah. Itu menurut orang-orang tua.

Abang Kunti tidur ngiler. Biasa begitu, tiap curhat selalu dia yang tidur. Pohon Asam diasemin.

Sementara Mbak Kunti menyihir nasi campur bungkus agar tidak basi, yang akan dia makan nanti malam. Mbak Kunti sudah kenyang makan kue. Dia pun mau lanjutin bersih-bersih rumah kayak Nurdin dulu. Nakas-nya sudah ia rapikan.

Lalu ia menyapu dan mengepel kamarnya. Ia ingin kamarnya bersih dan wangi. Makanya dia kerasan tidur seharian di kamar yang kalau di mata manusia tetap horor karena rumah tua.

Mbak Kunti juga mandi di kamar mandi rumah tua dan kosong tersebut. Banyak tikusnya. Ada sumurnya juga. Biasanya Mbak Kunti doyan tikus? Tapi sudah lama ia tidak makan darah tikus. Jijai kata Nurdin. Lagi-lagi selalu kata Nurdin dan yang berbau Nurdin. Apaan sih?

Kamar mandi selalu ia sihir menjadi kamar mandi yang indah jika ingin mandi. Biar matanya indah. Kalau tidak mandi ya tetap kamar mandi tua yang terbengkalai dan kotor.

Segarnya kalau sudah mandi. Bawaan jadi mengantuk. Apa aku ngintip Nurdin Live aja? Tapi...takut cemburu kalau melihat Salima. Aku cemburu, Salima juga pasti cemburu. Lalu kami jambak-jambakan. Yang kasihan Nurdin juga. Ya sudahlah. Mending aku tidur cantik aja. Mbak Kunti rebahan di nakas.

Awas saja Abang Kunti masuk kamar ini lagi. Akan kujambak-jambak. Aku ingin ikutan kebiasaan wanita manusia yang kalau berantem suka jambak-jambakan.

Apa sih maunya dia? Kebiasaan banget masuk ke kamarku diam-diam. Kalau manusia masih bisa kutakut-takuti. La...dia sendiri kuntilanang. Kapan saja ia bisa menerobos kamar ini. Benar-benar menyebalkan.

Mbak Kunti jadi gelisah. Tidurnya miring kiri, miring kanan, tengkurep, kepala di lantai kaki di nakas. Benar-benar random. Pengin nyanyi, takut pada sawan dengarnya. Suaranya benar-benar fals. Nggak ada indah-indahnya. Mbak Kunti mengutuk dirinya sendiri.

Kenapa ya aku tercipta sebagai kuntilanak? Aku merasa kesepian. Aku nggak ingat apa punya orang tua atau tidak. Aku nggak ingat apa punya saudara atau tidak. Kehidupanku sangat monoton. OMG. Mbak Kunti menangis. Ihihihi.....

"Aku mau push-up aja. Biar cepat tidur."

Lalu ia turun ke lantai dan push-up. Awalnya kenceng. Makin lama makin pelan. Lalu ia merangkak ke atas nakas. Tidur dengan sukses.

Samar-samar ia melihat Nurdin duduk di atas pohon kelapa. Padahal seingatnya Nurdin fhobia dengan ketinggian. Sepertinya ini cuma mimpi. Nggak apa-apalah kalau cuma mimpi. Yang penting bertemu Nurdin.

"Mbak Kunti...ke sini! Temani aku cari kutu." Terlihat Nurdin menghitung kutu. Gaje betul.

"Ngapain cari kutu? Emang pohon kelapa ada kutunya?" Mbak Kunti garuk-garuk rambut.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!