NovelToon NovelToon
Asisten Tak Terduga

Asisten Tak Terduga

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Romansa
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Abil_

"Menjadi asisten pribadi seorang CEO paling dingin di ibu kota bukanlah rencana awal hidupku."

Bagi Kenzo, perfeksionisme adalah segalanya. Baginya, asisten bukan sekadar pembantu, tapi mesin yang harus bekerja 24/7 tanpa celah. Namun, kedatangan asisten barunya yang "tak terduga" mulai mengacaukan ritme hidupnya yang kaku.

Ia tidak menyangka bahwa di balik kopi yang selalu pas suhunya dan jadwal yang tertata rapi, asistennya menyimpan rahasia besar yang bisa menjungkirbalikkan dunia bisnisnya. Setiap babak baru dalam hubungan mereka hanyalah awal dari lapisan misteri dan percikan rasa yang lebih dalam.

Akankah hubungan profesional ini tetap pada jalurnya, atau justru terjebak dalam permainan perasaan yang tak berujung?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abil_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam Pertama Sang CEO

Resepsi pernikahan yang penuh drama itu akhirnya selesai juga. Tamu terakhir baru aja pulang jam satu pagi. Nabila ngerasa badannya mau remuk. Gaun pengantin yang berat banget itu rasanya udah kayak beban hidup yang pengen cepet-cepet dia lepasin.

Sekarang, Nabila berdiri sendirian di tengah kamar presidential suite hotel yang udah didekorasi penuh bunga mawar dan lilin aromaterapi. Jantungnya bener-bener nggak bisa santai. Bukan karena takut ada penjahat lagi, tapi karena dia tahu, sebentar lagi Kenzo bakal masuk ke kamar ini.

Ceklek.

Pintu kamar kebuka. Kenzo masuk dengan kondisi yang udah lebih santai. Jasnya udah dilepas, cuma nyisain kemeja hitam dengan dua kancing atas yang kebuka. Rambutnya yang tadinya rapi sekarang agak berantakan, bikin kesan seksi yang bener-bener bahaya buat kesehatan jantung Nabila.

"Belum tidur, Bil?" tanya Kenzo sambil jalan mendekat. Suaranya rendah banget, berat-berat gimana gitu.

"B-belum. Baru mau mandi, tapi resleting gaunnya macet di belakang," jawab Nabila gugup, tangannya sibuk ngeraba-raba punggungnya sendiri.

Kenzo berhenti tepat di belakang Nabila. Nabila bisa ngerasa hawa panas dari badan Kenzo. "Sini, biar gue bantuin."

Tangan Kenzo yang besar dan hangat mulai nyentuh punggung Nabila. Sentuhan itu pelan banget, tapi rasanya kayak ada aliran listrik yang bikin Nabila merinding. Kenzo narik resleting itu pelan-pelan sampai gaunnya agak melonggar.

"Kenzo... makasih ya buat hari ini," bisik Nabila, kepalanya nunduk karena malu.

Kenzo nggak langsung ngejauh. Dia malah melingkarkan tangannya di pinggang Nabila dari belakang, nyandarin dagunya di bahu Nabila sambil natap pantulan mereka di cermin besar depan mereka. "Hari yang gila, kan? Gue hampir aja jantungan pas liat Raka megang lo tadi."

"Tapi kamu keren banget tadi. Kayak di film-film action," puji Nabila jujur.

Kenzo ketawa kecil, suaranya kedengeran seksi di telinga Nabila. "Gue nggak butuh jadi pahlawan buat dunia, Nabila. Gue cuma mau jadi satu-satunya orang yang bisa lo andelin sampai kita tua nanti. Sekarang, lo mandi gih. Gue tunggu di sini."

Nabila buru-buru kabur ke kamar mandi sebelum mukanya makin merah kayak kepiting rebus. Dia butuh air dingin buat dinginin otaknya yang udah mikir macem-macem.

Tiga puluh menit kemudian, Nabila keluar pakai piyama sutra warna putih pemberian WO. Dia liat Kenzo udah rebahan di ranjang sambil mainin HP-nya. Begitu liat Nabila keluar, Kenzo langsung naruh HP-nya dan natap Nabila tanpa kedip.

"Sini," Kenzo nepuk sisi ranjang di sampingnya.

Nabila naik ke ranjang dengan gerakan kaku. Begitu dia duduk, Kenzo langsung narik Nabila ke dalam pelukannya. Mereka tidur berhadapan, jaraknya deket banget sampai napas mereka saling beradu.

"Kenapa kaku banget sih? Biasanya juga lo berani marahin gue di kantor," goda Kenzo sambil nyelipin anak rambut Nabila ke belakang telinga.

"Ya kan beda, Kenzo! Ini... ini kan..." Nabila nggak sanggup lanjutin kalimatnya.

Kenzo senyum tipis, dia ngusap pipi Nabila lembut banget. "Gue tahu lo capek banget hari ini. Gue nggak bakal 'minta' macem-macem malem ini kalau lo belum siap. Gue cuma mau peluk lo kayak gini. Boleh?"

Nabila kaget. Dia pikir CEO yang biasanya apa-apa harus dituruti ini bakal nuntut haknya malem ini juga. Ternyata Kenzo bener-bener ngehargain dia. "Boleh kok, Kenzo. Makasih ya udah ngertiin."

Nabila nyenderin kepalanya di dada bidang Kenzo. Dia bisa denger detak jantung Kenzo yang stabil dan tenang. Rasa aman yang luar biasa langsung nyelimutin dia.

"Kenzo?"

"Hmm?"

"Kamu beneran mau punya anak banyak?" tanya Nabila iseng, inget omongan Kenzo pas di rumah sakit dulu.

Kenzo diem bentar, terus dia meluk Nabila makin kenceng. "Gue mau punya sebelas. Biar bisa bikin tim sepak bola Aditama FC. Gimana?"

"Gila! Emangnya aku kucing apa!" Nabila nyubit dada Kenzo, bikin pria itu ketawa lepas.

"Bercanda, Bil. Gue mau berapa pun yang dikasih Tuhan. Tapi yang paling penting, ibunya harus lo. Cuma lo."

Kenzo nunduk, dan kali ini dia nggak cuma nyium dahi Nabila. Dia ngecup bibir Nabila dengan sangat lembut, sebuah ciuman yang penuh janji dan rasa sayang. Nabila ngerasa dunia seakan berhenti berputar. Malem itu, di tengah kemewahan hotel, mereka berdua ngerasain kebahagiaan yang bener-bener murni.

Tapi, pas mereka hampir ketiduran, HP Kenzo yang ada di meja nakas bunyi kenceng banget. Ada telepon masuk.

Kenzo ngedesah kesel. "Siapa sih yang berani ganggu malem pertama gue?!"

Kenzo ngeliat layarnya. Mukanya langsung berubah serius lagi. "Surya? Ada apa lagi?"

"Pak Kenzo, maaf ganggu. Tapi ini darurat.

Pengacara Paman Bram baru aja kirim pesan kalau mereka punya video rahasia tentang Ayah Nabila sepuluh tahun lalu yang belum pernah terungkap. Video itu nunjukin kalau Ayah Nabila sebenernya nggak sepolos yang kita kira..."

Kenzo langsung bangun dari tidurnya, matanya kilat penuh emosi. Dia ngeliat Nabila yang masih merem cantik di sampingnya. Dia nggak mau ngerusak kebahagiaan ini, tapi dia tahu, badai baru aja dateng lagi buat ngetes cinta mereka.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!