NovelToon NovelToon
Reverb

Reverb

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Konflik etika / Idol / Tamat
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Lucky Caleb adalah definisi kesempurnaan di Berlin—seorang penyanyi dan aktor papan atas dengan kekayaan melimpah dan popularitas yang menggila.
Namun, di balik kemewahan hidupnya, Lucky adalah pria yang terjebak di masa lalu. Kesuksesan lagu-lagu hitsnya sebenarnya merupakan rahasia yang ia simpan bersama Renata Brox, kekasih masa SMA yang juga merupakan penulis lirik di balik jeniusnya musik Lucky.
Tiga tahun lalu, saat mereka berusia 19 tahun, Renata memilih mundur. Muak dengan tekanan industri dan merasa tidak lagi menjadi prioritas di tengah kesibukan Lucky yang egois, Renata menghilang dan memulai hidup baru sebagai mahasiswi hukum yang cerdas di London.
Di tengah kesepian dan kegagalannya untuk move on, Lucky hanya memiliki Freya, asisten pribadinya yang setia. Freya adalah satu-satunya orang yang mampu menghadapi sisi dingin dan manja Lucky, sosok yang mengatur seluruh hidup sang bintang dan menjadi jangkar di tengah badai ketenaran.

Selamat Bacaaaa 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#19

Lampu-lampu apartemen di Berlin menyala otomatis saat Lucky dan Freya melangkah masuk. Suasana ruangan itu masih sama seperti saat mereka tinggalkan beberapa hari lalu—minimalis, tenang, dan akrab.

Namun, udara di dalamnya terasa berat, seolah dinding-dinding beton itu tahu bahwa rahasia besar telah ikut menyelinap masuk bersama mereka.

Lucky meletakkan koper mereka di dekat pintu. Ia menoleh ke arah Freya yang langsung merebahkan diri di sofa. Tanpa masker, wajah Freya terlihat pucat di bawah sinar lampu pijar.

Luka fisik dari malam panas di London mungkin mulai memudar, namun kelelahan mentalnya baru saja dimulai.

Tiba-tiba, ponsel di saku jaket Freya bergetar hebat. Layarnya menyala, menampilkan nama yang selama ini ia hindari dengan segala cara: "DADDY".

Jantung Freya seolah berhenti berdetak. Getaran ponsel itu terasa seperti alarm kematian bagi penyamarannya. Ia mematikan panggilannya dengan gerakan cepat, jemarinya sedikit gemetar.

"Siapa, Frey?" tanya Lucky sambil berjalan menuju dapur untuk mengambil air minum. "Dari tadi ponselmu berisik sekali."

Freya memaksakan sebuah senyuman tipis, mencoba menjaga suaranya agar tetap stabil. "Hanya paparazi, Luc. Sepertinya mereka berhasil mendapatkan nomorku setelah kericuhan di Heathrow tadi. Biasalah, mereka haus akan berita."

Lucky mengangguk, tampak percaya. "Abaikan saja. Aku akan mengganti nomor kita berdua besok kalau perlu. Kita butuh ketenangan sekarang."

Lucky duduk di samping Freya, memberikan segelas air. Ia merasa sangat protektif. Kejadian di bandara tadi, di mana ia menggendong Freya di depan ribuan kamera, telah mengubah sesuatu di dalam dirinya. Ia merasa memiliki tanggung jawab penuh atas gadis ini—asistennya yang baru saja menyerahkan kesuciannya demi melindunginya.

"Istirahatlah, Frey. Aku akan memesan makanan," ucap Lucky lembut.

Namun, ketenangan itu hanya bertahan selama beberapa menit. Lucky merogoh ponselnya sendiri dari saku. Sebagai seorang publik figur, memantau media sosial adalah rutinitas yang tak terelakkan, apalagi setelah insiden besar di London. Ia mengharapkan berita tentang rumor kencannya dengan "gadis misterius", tapi apa yang ia temukan di layar justru jauh lebih menghancurkan.

Berita utama di portal media internasional bukan lagi tentang "Lucky Caleb dan Kekasihnya". Judulnya jauh lebih bombastis:

"SKANDAL PENYAMARAN: ASISTEN LUCKY CALEB TERNYATA ADALAH FREYA MONTGOMERY, AHLI WARIS DINASTI REAL ESTAT LOS ANGELES!"

Lucky tertegun. Jemarinya membeku di atas layar. Ia menekan artikel itu, dan foto-foto bermunculan. Foto Freya di sebuah pesta gala di Beverly Hills mengenakan gaun mewah, foto Freya saat kelulusan SMA yang dihadiri oleh tokoh-tokoh politik penting, dan dokumen pendaftaran mahasiswi di Universitas Oxford.

Dunia seolah runtuh di sekitar Lucky. Ia membaca kata demi kata dengan napas yang mulai memburu.

"...Freya Montgomery, putri bungsu dari William Montgomery, selama ini dilaporkan menempuh pendidikan hukum di Oxford. Namun, investigasi menunjukkan ia telah berada di Jerman selama bertahun-tahun dengan identitas palsu untuk bekerja sebagai asisten pribadi bintang Lucky Caleb."

"Frey..." suara Lucky terdengar sangat rendah, hampir seperti desisan yang tertahan.

Freya, yang sedang memejamkan mata, tersentak. Ia merasakan perubahan aura di ruangan itu. Ia membuka matanya dan melihat Lucky sedang menatapnya dengan pandangan yang belum pernah ia lihat sebelumnya—perpaduan antara keterkejutan, pengkhianatan, dan rasa rendah diri yang mendalam.

Lucky memutar layar ponselnya ke arah Freya. "Kau ingin menjelaskan sesuatu tentang 'paparazi' tadi?"

Wajah Freya seketika memutih. Rahasia yang ia jaga dengan taruhan harga dirinya selama bertahun-tahun kini terpampang nyata di depan pria yang ia cintai. Tidak ada lagi masker, tidak ada lagi tempat sembunyi.

"Luc... aku bisa jelaskan," bisik Freya, suaranya pecah.

"Oxford?" Lucky tertawa getir, tawa yang terdengar sangat menyakitkan. "Kau seharusnya berada di Oxford belajar hukum, tapi kau malah di sini... mencuci bajuku? Menyiapkan makananku? Menanggung makian manajerku?"

Lucky berdiri, berjalan menjauh seolah Freya adalah orang asing yang berbahaya. "Kau adalah seorang Montgomery. Dinasti yang hartanya mungkin bisa membeli seluruh label musikku dalam sekejap. Dan kau berpura-pura menjadi asistenku? Kau mempermainkanku, Freya?"

"Aku tidak pernah mempermainkanmu, Lucky!" Freya ikut berdiri, meski tubuhnya masih terasa lemas. "Aku melakukan ini karena aku ingin berada di dekatmu tanpa bayang-bayang namaku. Aku melihatmu di jalanan Berlin bertahun-tahun lalu, dan aku jatuh cinta padamu sebagai manusia, bukan sebagai penyanyi!"

"Cinta?" Lucky menatapnya dengan tajam. "Bagaimana aku bisa percaya itu cinta kalau segalanya dimulai dengan kebohongan? Kau melihatku sebagai apa, Frey? Sebuah proyek penelitian? Atau kau hanya bosan dengan hidup mewahmu dan ingin mencoba menjadi orang miskin untuk sementara?"

"Lucky, itu tidak benar!" Freya mendekat, mencoba menyentuh lengan Lucky, namun Lucky menghindar.

"Jangan sentuh aku," ucap Lucky dingin. Rasa bersalah yang ia rasakan semalam karena telah 'merusak' Freya kini berubah menjadi rasa malu yang luar biasa. Ia merasa bodoh karena telah mengasihani seorang putri kerajaan bisnis. Ia merasa kecil.

"Semalam... saat kau menyerahkan dirimu padaku... apakah itu juga bagian dari aktingmu? Agar aku semakin terikat padamu?"

Tamparan kata-kata itu membuat Freya terhuyung. "Kau pikir aku serendah itu? Aku menyerahkan segalanya padamu karena aku mencintaimu, Lucky Caleb! Bukan karena aku seorang Montgomery!"

Tepat saat itu, bel apartemen berbunyi dengan keras dan berulang-ulang. Di luar, suara beberapa pria berpakaian formal terdengar memerintah.

"Buka pintunya! Kami diperintahkan oleh Tuan William Montgomery untuk menjemput Nona Freya!"

Lucky menatap pintu, lalu kembali menatap Freya dengan pandangan kosong. "Tuan putri sudah dijemput oleh kerajaannya. Pergilah, Freya. Kembali ke Oxford, atau Los Angeles, atau ke mana pun tempat yang pantas untuk seseorang sepertimu."

"Lucky, kumohon... jangan seperti ini," isak Freya.

Lucky hanya membuang muka, hatinya terlalu hancur untuk memproses bahwa wanita yang ia anggap sebagai "rumahnya" selama ini ternyata adalah orang yang identitasnya pun tidak ia ketahui.

Kebenaran ini terasa jauh lebih menyakitkan daripada pengkhianatan Renata, karena Freya adalah satu-satunya orang yang ia percayai sepenuhnya.

Di bawah lampu Berlin yang dingin, penyamaran Freya Montgomery berakhir dengan cara yang paling tragis—kehilangan pria yang ia cintai tepat saat dunia akhirnya mengetahui siapa dia sebenarnya.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
Ridwani
👍👍
winpar
hujn2 bca cerita sedih ini 😥😥😥😥
smngt Thor ceritanya bgus bgt
ros 🍂: Aaaa ma'aciww udah semangatin 🤭
total 1 replies
Ridwani
👍👍👍
winpar
pinter bgt kk thornya1 hari bnyk bnget up nya 🥰😍
ros 🍂: Makasih jejak nya kak, kan jadi tambah semangat nulisnya 🥰
total 1 replies
winpar
up lgi kk seru bgt ceritanya🥰😍
ros 🍂: Ma'aciww jejak nya kak🥰🙏
total 1 replies
winpar
sedih banget 😥😥😥😥
ros 🍂: Kita harus bahagia Kak 😭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!