NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Zaman Dinasti Hanbei

Transmigrasi Ke Zaman Dinasti Hanbei

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Wanita / Reinkarnasi
Popularitas:16k
Nilai: 5
Nama Author: Twis G

Hujan turun tanpa jeda malam itu, di kamar kos sempit berbau lembab, Dian terbaring sendirian, tidak ada keluarga yang menemani Dia hidup sebatang karang, hanya terdengar suara tetesan air dari atap bocor, nafasnya semakin berat. Perutnya kosong sejak kemarin Dian belum makan apapun, Dian sudah terbiasa menahan lapar, sejak kecil Dia hidup tanpa orang tua bekerja serabutan berpindah-pindah tempat tinggal. Menahan hinaan, rasa dingin sendirian, seakan dunia tidak pernah memberinya pilihan.

Namun malam ini terasa berbeda, tubuhnya terlalu lemah untuk bangkit, pandangannya mulai kabur, Dia menatap langit-langit atap yang bocor dan tersenyum tipis, "Apa memang hidupku cuma sampai disini..?"

Malam itu hujan turun semakin deras, angin menyusup dari celah jendela membawa hawa dingin yang menusuk tulang.

Nantikan kelanjutan cerita yaa🌹🌹

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Twis G, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 19

Angin pagi perlahan mereda ketika percakapan itu berakhir, beberapa pembeli yang masih berada di sekitar lapak keluarga Yin mulai kembali menawar barang dagangan mereka, namun pembicaraan tentang restoran kota masih terdengar di sana-sini.

"Putri keluarga Yin benar-benar beruntung."

"Kalau resepnya dibeli restoran besar, mereka pasti kaya."

"Betul itu!"

Yin Yin pura-pura tidak mendengar semua bisikan itu, Dia hanya merapikan keranjang roti yang hampir kosong.

Yin Guo Shan akhirnya menghela napas panjang,

"Baiklah," katanya pelan pada Zhao Lin.

"Besok aku akan menemani anakku ke kota."

Zhao Lin tersenyum puas, "Kalau begitu kami pamit dulu, kami akan kembali besok pagi."

Chen Bo juga menangkupkan tangan sedikit sebelum pergi, tetapi sebelum berbalik dia sempat berkata pada Yin Yin,

"Aku menantikan hidangan kalian besok."

Kedua pria itu lalu berjalan keluar dari pasar desa.

Setelah mereka pergi Yin Chen langsung melompat kecil kegirangan, "Kakak! Kakak! Kita benar-benar akan ke kota!"

Yin Yin tersenyum tipis, "Kita liat saja dulu besok." Namun dalam pikirannya.

DING!

[Cabang misi terbuka]

[Menu yang harus dipresentasikan, 1 hidangan utama]

[Hadiah misi, 20 koin dapur + resep acak tingkat menengah]

Yin Yin mengangkat alis sedikit, "Hmm, jadi sistem sudah menyiapkan semuanya."

Dia melirik keranjang yang Dia tutupi kain, di dalamnya harimau kecil membuka mata emasnya lagi. Makhluk kecil itu menggeliat, lalu kembali meringkuk, seolah sama sekali tidak tertarik pada keramaian manusia.

Sementara itu, Yin Guo Shan mulai membereskan lapak, "Hari ini cukup banyak yang beli, roti kita juga hampir habis."

Yin Chen mengangguk cepat sambil membantu mengangkut keranjang.

"Kalau kita pulang sekarang, ibu pasti kaget."

Yin Yin tertawa kecil, "Ibu pasti lebih kaget lagi kalau tahu kita akan pergi ke kota besok."

Mereka pun berjalan meninggalkan pasar.

Di rumah keluarga Yin, rumah kecil mereka berdiri di ujung desa Shanyin, asap tipis keluar dari dapur begitu mereka masuk halaman, Xiao Lan sudah berlari berteriak senang.

"Kakak! Kakak!"

Seorang anak kecil berlari keluar rumah itu adalah Xiao Lan, adik bungsu mereka yang masih kecil

"Tumben pulangnya cepat?"

Dibelakangnya, Lin Mei Hua keluar dari dapur sambil mengelap tangan di celemek nya.

"Roti kalian sudah habis?"

Meli juga muncul dari dalam rumah membawa keranjang sayur, Yin Chen tidak bisa menahan diri lagi.

"Ibu! Kakak Yin Yin akan menjual resep ke restoran besar di kota!"

Lin Mei Hua berkedip beberapa kali, seolah tak percaya, "Restoran kota?"

Yin Guo Shan lalu menjelaskan seluruh kejadian di pasar tadi, ketika selesai bercerita Meli juga tak kalah terkejutnya, Xiao Lan bahkan tidak terlalu mengerti tapi ia ikut bersorak.

"Wah! Kakak Yin Yin hebat!"

Lin Mei Hua menatap putrinya dengan sedikit khawatir, "Kota itu jauh, apa benar mereka orang-orang yang kerja di restoran itu?"

Yin Yin mengangguk tenang, "Ayah akan ikut denganku, ibu tak perlu khawatir."

Yin Guo Shan juga berkata dengan mantap, "Iya kamu tenang saja, aku akan memastikan semuanya aman."

Lin Mei Hua akhirnya menghela nafas lega, "Baiklah tapi kalian harus hati-hati."

Malam hari setelah mereka makan malam, rumah keluarga Yin mulai sunyi, Yin Yin duduk di dapur kecil, di depannya ada beberapa bahan makanan sederhana yang mereka miliki; tepung, telur, sayur liar dan sedikit daging kering. Dia mengetuk meja pelan.

"Sistem, tolong tampilkan resep untuk bahan makanan ini."

DING!

[Baik Yin Yin]

[Layar resep terbuka]

Beberapa resep muncul dibenaknya, namun ada satu resep yang langsung menarik perhatiannya, Yin Yin tersenyum kecil.

"Kalau aku pakai resep ini, bahkan restoran besar pasti langsung tertarik."

Di dekatnya keranjang kecil tempat harimau kecil itu tidur, dia terbangun lalu melompat turun dan duduk di atas meja dapur tempat Yin Yin duduk matanya yang keemasan menatap Yin Yin seolah berkata,

'Besok akan menjadi hari yang menarik.'

Yin Yin mengelus kepalanya sambil tersenyum tipis, "Benar, kita akan ke kota." Yin Yin tidak tahu sejak kapan dia mulai paham bahasa harimau kecil itu.

Bersambung....

1
Ai
semangat yin yin
@Mita🥰
lanjut seru banget 😍😍
Ai
crazy Up donk thor
@Mita🥰
bagus ceritanya thor 🥰🥰
Ai
aku suka cerita spt ini ada kehangatan dlm keluarga wlaupun tdk hidup bergelimang harta tp ttp bahagia😍
Twis G
siap, sebentar 2 bab yaa
Dewiendahsetiowati
panen besar
Dewiendahsetiowati
hadir thor,ini MC nya gak ada jari emas kah
DISTYA ANGGRA MELANI
🆙 Doble dnk kak
Ani Ashari
bagus bngt,fiks lanjut Thor jangan berhenti di tengah jalan
yani nys nys
njut thoor.. kereeen...👏👏💪💪
Twis G: siap ditunggu ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!