NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Raga Istri Jendral

Transmigrasi Ke Raga Istri Jendral

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:23.7k
Nilai: 5
Nama Author: Zakiya el Fahira

Lu Mingyu adalah seorang gadis muda yang bergabung di kelompok dunia bawah, tugasnya sebagai mata mata di kelompoknya, Mingyu sudah terbiasa mendapat luka tembak ataupun benda tajam di tubuhnya, bagi Mingyu itu adalah simbol dari sosoknya yang pemberani dan tidak takut pada apapun, selain itu Mingyu juga memiliki sifat yang babar dan juga suka ceplas ceplos saat berbicara, menurut Mingyu yang paling menakutkan bukanlah musuh yang ingin membunuhnya, melainkan jika tidak punya uang, karna Mingyu gadis yang sangat matrealistis.
Dan suatu hari Mingyu tidak pernah terpikirkan kalau dirinya akan masuk ke jebakan lawan, mobil Mingyu berhasil di sabotase, yang menyebabkan remnya blong dan menabrak pembatas jalan hingga meledak, dan api besar itu melalalap habis tubuh Mingyu yang terkunci di dalam mobil.
Dan saat membuka matanya Mingyu berfikir kalau dia sudah berpindah ke alam baka, karna melihat bangunan sekelilingnya di penuhi dengan warna kuning keemasan, di tambah saat dia melihat tam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Saat ini Jendral Rong dan Han Bing sudah tidak lagi menyamar seperti tadi, mereka berdua menunggangi kudanya dengan sangat pelan untuk kembali ke kediaman, sampai sekarang mereka berdua masih larut dalam rasa terkejutnya, saat tadi menyaksikan dengan mata kepala sendiri, bagaimana Mingyu dengan gesit menghajar ketiga pria berbadan besar seorang diri.

''Kenapa aku baru tahu, kalau wanita itu ternyata bisa beladiri'' gumam Jendral Rong yang di dengar oleh Han Bing.

''Pangeran, apa mungkin selama ini Nona Lu hanya pura pura saja'' ujar Han Bing.

Jendral Rong terdiam, yang di katakan oleh Han Bing ada benarnya juga, tapi apa alasan Mingyu berpura pura bodoh sampai selama ini.

Sedangkan di taman kediaman Jendral Rong, terlihat Xiao Fei sedang memijit bahu Nonanya, entah sudah ke berapa kalinya Xiao Fei mengungkapkan rasa kagumnya pada Nonanya.

''Nona, tadi anda benar benar sangat hebat'' puji Xiao Fei.

''Fei, lama lama aku bisa mabok dengan pujianmu yang tiada habisnya'' timpal Mingyu yang mulai jengah mendengarnya.

Xiao Fei hanya terkekeh saja.

''Sudahlah, lebih baik sekarang pijiti saja bahuku'' perintah Mingyu.

''Baik Nona'' sahut Xiao Fei.

Entah kenapa setelah melawan tiga preman tadi, sekarang badannya rasanya pegal pegal semua, apa mungkin tubuh yang ia tempati sangat lemah, jadi baru berkelahi sebentar sudah lelah pikirnya.

Jendral Rong dan Han Bing yang baru saja sampai di kediaman, mereka langsung di sambut oleh keberadaan Su Wan Rou.

''Salam Pangeran'' ucap Su Wan Rou ketika Jendral Rong baru turun dari kudanya.

''Ada apa kamu ke sini?'' tanya Jendral Rong sembari melangkah masuk ke dalam.

''Maaf Pangeran, biasanya anda hanya akan kembali ke kediaman paling lama tiga hari, tapi ini sudah hampir sebulan, saya hanya khawatir terjadi sesuatu dengan anda di sini'' sahut Su Wan Rou.

Jendral Rong seketika menghentikan langkahnya. ''Memangnya apa yang akan terjadi denganku di rumahku sendiri'' tukas Jendral Rong.

Lalu dia membalikkan badannya menatap Su Wan Rou yang terdiam dengan kepala tertunduk.

''Lagian aku sudah beristri, apa salah kalau aku pulang lebih lama dari biasanya'' imbuhnya.

''Tidak Pangeran'' ucap Su Wan Rou, tangannya mengepal dia tidak suka saat Jendral Rong mengakui Lu Mingyu sebagai istrinya.

''Nona Su, bilang saja kalau anda merindukan Pangeran Rong Cheng''

Sontak Jendral Rong dan Su Wan Rou menoleh bersamaan, dan melihat Lu Mingyu bersandar pada tiang besar besar yang tak jauh dari mereka.

Su Wan Rou di buat gugup dengan perkataan yang di lontarkan oleh Mingyu.

''No,, Nona Lu, apa maksud anda bicara seperti itu?'' tukas Su Wan Rou.

Lu Mingyu tersenyum devil, lalu berjalan menghampiri mereka dan berdiri di sisi suaminya, dan merangkul lengan kekar milik Jendral Rong, membuat si empunya tersentak kaget.

''Tidak ada, saya hanya asal bicara saja'' ucap Mingyu tersenyum manis.

''Pengeran'' panggil Mingyu sembari menggoyang goyangkan lengan Jendral Rong dengan manja.

Jendral Rong meneguk ludahnya kasar, apa wanita di depannya ini tengah kerasukan, kenapa tiba tiba bersikap manja padanya.

''Ada apa?'' tanya Jendral Rong sedikit gugup, karna saat ini Mingyu sangat dekat sekali dengannya, bahkan dia bisa mencium aroma mawar yang menguar dari tubuh Mingyu, yang membuat fikirannya tidak bisa fokus.

''Apa Pangeran akan kembali ke kamp militer?'' tanya Mingyu.

Jendral Rong terdiam, tadi yang di katakan Su Wan Rou memanglah benar, biasanya dirinya kembali ke kediaman paling lama hanya tiga hari, setelah itu langsung kembali ke markas militer, tapi sejak menikah dirinya lebih sering berada di kediaman dari pada di markas, Jendral Rong pelahan sadar, kalau ternyata keberadaan Mingyu se pengaruh itu padanya.

''Kenapa memangnya?'' Jendral Rong bertanya balik, sembari menatap wajah cantik Mingyu, yang tingginya hanya sebatas dadanya.

''Apa aku boleh ikut?''

Sebenarnya Mingyu sudah lama sekali ingin tahu seperti apa kehebatan pertahanan militer di bawah pimpinan Jendral Rong, lebih tepatnya Mingyu hanya ingin melihat pelatihan para militer zaman dulu, apakah sama dengan pelatihan di zaman abad dua satu, tentang pelatihan di segi ketahanan fisiknya.

''Memangnya kamu mau ngapain ikut ke sana?'' tanya Jendral Rong.

''Em, liat otot besar milik prajurit'' sahutnya bercanda, dan akibatnya sebuah sentilan mendarat di dahinya.

Tuk

''Aau, kenapa Pangeran menyentil kening saya'' omel Mingyu sembari mengusap keningnya yang sama sekali tidak sakit.

''Biar otakmu tidak berfikiran mesum'' ketus Jendral Rong.

Mingyu tidak perduli dengan perkataan Jendral Rong, dia kembali menggoyang goyangkan lengan kekar Jendral Rong, sembari memperlihatkan puppy eyesnya, membuat Jendral Rong tak tahan melihatnya, karna gemas sendiri.

''Boleh ya, Pangeran'' mohonnya dengan suara manja.

Jendral Rong yang tidak tahan akhirnya menyerah.

''Baiklah, kamu boleh ikut'' ucapnya.

''Sungguh?''

Jendral Rong menganggukkan kepalanya.

Mingyu sontak langsung memeluk Jendral Rong dengan erat, membuat si empunya langsung mematung karna terkejut.

''Ah,, terimakasih Pangeran''

Su Wan Rou yang masih berada di sana menahan geram, karna merasa keberadaannya tidak di anggap.

''Nona Lu, apa tidak sebaiknya anda tinggal di kediaman saja, di sana tempatnya sangat tidak nyaman, apa lagi anda seorang Nona yang biasa berada di tempat enak'' ujar Su Wan Rou berusaha menahan Mingyu agar tidak ikut ke markas Militer, baginya dengan keberadaan Mingyu pasti akan mengganggu waktunya bersama Jendral Rong.

Mingyu langsung menatap Su Wan Rou dengan sengit.

''Aku tidak masalah, asal bersama Pangeran aku akan betah, seperti apapun itu tempatnya'' cetusnya.

Jendral Rong yang mendengarnya seketika tersedak ludahnya.

Uhuk

"Mulut wanita ini manis sekali" batinnya.

"Pangeran, saya mau berkemas dulu ya" pamit Mingyu berlalu pergi.

"Jangan lupa bawa juga baju yang tebal, cucaca di sana dingin" seru Jendral Rong dan Mingyu hanya mengacungkan jempolnya sebagai jawaban.

Setelah kepergian Mingyu ke kamarnya, jendral Rong duduk kursi ruang tengah untuk menunggu Mingyu berkemas, dan Paman Han datang sembari membawa teh hangat untuk Tuannya.

''Pangeran, apa anda yakin akan membawa Nona Lu ke markas militer?'' tanya Su Wan Rou untuk memastikan lagi.

''Kenapa memangnya?'' Jendral Rong balik bertanya, lalu meneguk teh hangat yang tadi di sajikan oleh Paman Han.

''Tidak apa apa, saya takut Nona Lu di sana hanya akan merepotkan anda''

Sontak Jendral Rong langsung menatap tajam Su Wan Rou.

''Memangnya salah, kalau istriku merepotkanku?'' ucapnya dingin.

Su Wan Rou langsung bersimpuh di depan Jendral Rong, dan mengucapkan kata maaf dengan panik.

''Maaf Pangeran, saya tidak bermaksud seperti itu'' ucapnya dengan kepala menunduk.

''Huh, lain kali kamu jangan pernah ikut campur urusan rumah tanggaku, lebih baik kamu tingkatkan seni beladirimu yang masih belum sempurna itu'' ucapnya tajam.

''Baik Pangeran, sekali lagi hamba minta maaf''

Di balik pintu Han Bing sejak tadi sudah ada di sana, awalnya dia ingin masuk, tapi saat melihat perdebatan sengit antara Nonanya dan Su Wan Rou, dia mengurungkan niatnya dan memilih tetap di sana.

Han Bing tahu kalau selama ini Su Wan Rou menyukai Tuannya, bahkan dulu Han Bing pernah menyayangkan pernikahan Tuannya dengan Nonanya, dulu dia berharap kelak istri Tuannya itu Su Wan Rou, karna sama sama berada di militer, tapi semua itu sudah berlalu, kini Han Bing sangat mendukung Nonanya, setelah tahu kejadian tadi di kedai mi, kalau tenyata Nonanya juga tak kalah hebat dari Su Wan Rou, meskipun Nonanya tidak masuk ke militer.

1
Nurhayati Nurhayati
lanjut thor
kaylla salsabella
wah... klu tahu istrinya tersenyum pada pria lain Jendral bisa ngamuk
Marsya
hayo istrinya ditaksir cowok lain😉😉😉
Inez Putri
knpa hari ini gak up thuor..
Kusii Yaati
apa mingyu harus menghilang dulu baru kamu akan merasa kehilangan jendral rong?... makan tuh cinta pertama mu 😤
MataPanda?_
terus semangat kak semakin seru😀
Marsya
cinta tanpa disadari lebih menyakitkn disaat org yg dicinta pergi menjauh/Smug//Smug//Smug/
Ai
jangan jangan nanti jemdral rong jadi streees🤣
kaylla salsabella
sebenarnya jendral udah cinta tapi gak sadar...
Murni Dewita
double up thor
Etty Rohaeti
lanjut
Ai
menyesal itu belakangan jendral
Ai
jendral plin plan
tinie
hemm seolah mingyu hilang dan gu nian datang dgn wajah baru nya
Musdalifa Ifa
rasakan itu jendral rong😏😏😏
Marsya
pada kenyataannya sesuatu baru terasa ktika apa yang kita miliki hilang dari pandangan,dan itu yg disbut Penyesalan wahai pangeran Rong/Smug//Smug//Smug/
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Good, Mingyu, Lnjtkn, tinggalkn aja itu Suami Dulhakim, biar Jenderal tau rasa 🤭👍👌
kaylla salsabella
mingyu.... mau Kekaisaran timur dengan cara jatuh ke tebing
Yunita Widiastuti
mingyuuu....ojo balek dolan sing adohhhh
Evi 060989
up lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!