NovelToon NovelToon
Jerat Cinta Sang Kakak Tiri

Jerat Cinta Sang Kakak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Kriminal dan Bidadari / Diam-Diam Cinta / Idola sekolah / Cintapertama
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nadia

Aruna Arabella, gadis cantik yang terlibat hubungan asmara dengan seseorang laki-laki tampan yang tak lain adalah kakak tirinya setelah sang mama memutuskan untuk menikah lagi dengan seorang duda kaya, yang mempunyai seorang putra.

Aruna harus menelan pahitnya kehidupan di dalam keluarga nya, sang papa berselingkuh takala usia Aruna menginjak tujuh tahun, tak hanya itu, sang papa serta pelakor tersebut membawa kabur kakak laki-laki Aruna.

Setelah kejadian itu Aruna tingal bersama dengan mama nya, yang bekerja sebagai penjahit di sebuah butik kecil sederhana.

Karena kepintaran nya, Aruna di terima masuk di sebuah sekolah elite, ia mendapat beasiswa, di sanalah Aruna memulainya, kisah cinta dengan seorang laki-laki posesif yang ternyata adalah anak laki-laki dari pria yang menjadi papa sambung nya.

Dari sini lah kisah cinta terlarang itu di mulai ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

"kak Hana, maaf aku sedikit telat membuka pintu, ada apa?" tanya Aruna dengan tubuh yang masih menggunakan seragam SMA.

"Nona muda, maaf menganggu istirahat anda, tuan muda Erlan meminta ku untuk membantu nona muda bersiap-siap," kata Hana seperti biasanya dengan sangat sopan.

"Bersiap-siap?" Tanya Aruna sambil menggosok mata nya, ia masih setengah sadar.

"Iya, bukan kah nona akan segera menghadiri pesta? Jam sudah menunjukkan pukul setengah delapan," kata Hana lagi.

"Apa?! Astaga matilah! Telat!" ucap Aruna yang kemudian berjalan cepat mengambil handuk dan segera masuk ke dalam kamar mandi.

"Sangat ceroboh," ucap Hana sambil tertawa kecil melihat tingkah nona muda nya itu.

Tiga puluh menit kemudian.

"Nona, ini semua sudah saya siapkan untuk nona," kata Hana yang memperlihatkan beberapa gaun pesta yang ia pilih dari lemari yang ada di kamar Aruna.

Aruna menatap tiga gaun pesta tersebut dengan tatapan kagum, ia belum pernah menyentuh gaun yang ada di dalam lemari pakaian itu, dan ternyata gaun nya benar-benar sangat cantik.

"Nona bisa memilih mau pakai yang mana, kalau masih tidak cocok, aku akan mengambil nya lagi," kata Hana.

"Ah, gak, kak Hana ini udah cukup, aku mau pakai yang itu," ucap Aruna menunjuk salah satu dari tiga gaun tersebut.

"Baik nona muda," kata Hana yang kemudian mengambil dan membantu Aruna memakai nya.

Satu jam berlalu.

"Sudah selesai nona," kata Hana yang saat ini tersenyum puas melihat penampilan Aruna di depan cermin besar yang ada di dalam kamar tersebut.

Aruna terdiam menatap pantulan dirinya yang ada di dalam cermin tersebut, ia terlihat sangat cantik, barang-barang yang harganya ratusan juta kini melekat sempurna di tubuh indah nya.

"Nona muda, kau sangat cantik, seperti putri dari keluarga kerajaan," kata Hana mengagumi keindahan diri Aruna.

"Terima kasih banyak kak Hana," jawab Aruna sambil tersenyum.

"Apakah nona muda akan berangkat sekarang?" tanya Hana lagi.

"Hmm," jawab Aruna sambil mengangguk kan kepala.

Mereka pun berjalan keluar dari kamar, namun saat tiba di depan pintu keluar rumah megah itu Aruna seketika kebingungan melihat seorang sopir yang sudah menunggu nya di depan pintu mobil.

"Kak Erlan di mana?" Tanya Aruna seketika kembali mengingat Erlan.

"Tuan muda keluar sebelum nona bangun," jawab Hana.

"Kak Erlan pergi? Ke mana?" tanya Aruna bingung.

"Maaf nona, aku tidak tau," jawab Hana tak ingin Aruna khawatir kalau dia mengatakan Erlan mungkin saja pergi balap liar lagi.

Aruna mengerutkan keningnya, ia merasa tidak yakin kalau Hana tidak tau kemana Erlan pergi.

Namun tiba-tiba sopir tersebut menghampiri nya.

"Nona, ayo kita berangkat sekarang," ucap sang sopir yang menerima kode dari Hana.

"Ah iya," jawab Aruna yang kemudian masuk ke dalam mobil yang pintu nya sudah di buka oleh sopir nya.

Mereka pun segera berangkat menuju lokasi pesta nya Vani.

Sementara itu di sisi lain.

"Erlan beneran gak bakal datang apa ya?" tanya Leo sambil memainkan ponsel nya.

Ia telah tiba di gedung yang di sewa keluarga Vani untuk pesta ulang tahun milik Vani.

Sebenarnya Leo tak ingin datang ke pesta tersebut karena bagi nya hanya buang-buang waktu semata.

Namun beberapa puluh menit lalu ia menerima pesan dari Erlan yang meminta nya untuk datang ke pesta tersebut tanpa alasan yang jelas.

Namun Leo tidak tau kalau saat ini dirinya di gunakan Erlan untuk menjaga Aruna secara tidak langsung, sedangkan ia pergi menemui seseorang yang membuat nya tidak nyaman beberapa hari ini.

"Hay kak," sapa Vani kepada Leo.

"Ah, ha-hay," jawab Leo segera menyimpan ponsel nya.

"Gak nyangka kak Leo datang ke pesta ulang tahun Vani, makasih banyak ya," kata Vani sambil tersenyum manis.

"Ah, iya," jawab Leo sambil tersenyum paksa.

"Oh ya, sebentar lagi pesta nya bakal di mulai, kenapa gak masuk ke dalam?" tanya Vani lagi.

"Gue lagi nunggu Erlan, soalnya dia yang minta gue dateng ke sini," jawab Leo dengan jujur.

Seketika Vani terdiam, dia merasa sedikit malu karena baru saja berfikir kalau Leo datang karena undangan dari nya.

"Ah gitu ya, apa kak Erlan juga bakal dateng?" tanya Vani melanjutkan obrolan.

"Anu, gue gak tau," jawab Leo yang sebenarnya merasa risih sehingga bicara dengan tidak nyaman.

"Vani!" panggil Reyhan yang sedari tadi memperhatikan gerak-gerik Vani yang terlihat ingin menggoda dan mendekati Leo.

Seketika Vani menoleh ke belakang dan melihat Reyhan menghampiri mereka.

"Kalian ngapain?" tanya Reyhan lagi.

"Gak kok sayang, aku cuma ngajakin kak Leo masuk karena sebentar lagi kan acara mau di mulai," ucap Vani.

"Oh ya, kalau gitu ayo masuk sekarang," ucap Reyhan lagi.

"Ya, ayo," jawab Leo bergegas meninggalkan Vani dan Reyhan karena ia juga merasa risih dengan pasangan itu.

Mereka pun berjalan masuk ke dalam gedung, namun yang membuat Vani merasa gelisah adalah, ia sama sekali belum melihat Aruna datang ke pesta nya, ia bahkan berfikir kalau mungkin Aruna tidak akan datang karena malu.

"Semuanya, makasih ya udah dateng ke pesta ulang tahun gue, gak nyangka kalian bakal seantusias ini dateng ke pesta gue, makasih juga buat kak Leo, karena udah mau dateng," kata Vani yang kini berdiri di tengah-tengah kerumunan dengan kue ulang tahun mewah di hadapan nya.

"Vani kenapa cuma nyebutin Leo?"

"Iya padahal cowok nya kan Reyhan?"

"Wajar dong, Leo kan anak kepsek, dia jarang loh hadir ke acara-acara kayak gini, cuma kali ini aja gue lihat dia di sini, biasa nya juga di klub sama sepupu nya,"

Terdengar bisikan para tamu undangan Vani yang tak lain adalah anak sekolah mawar merah semua.

"Tapi gue agak kecewa nih, soalnya kayak cuma Aruna yang gak dateng, padahal gue udah bilang gak perlu malu asal dia dateng aja udah cukup," kata Vani berlagak sedih karena tak melihat Aruna datang ke pesta ulang tahun nya.

"Bagus kalau Aruna gak dateng," batin Reyhan merasa lega.

"Siapa bilang gue gak dateng!"

Terdengar suara yang sedikit lantang, membuat semua mata tertuju ke arah nya, kerumunan tersebut pun tiba-tiba membuka jalan untuk seorang gadis cantik yang saat ini melangkah menuju Vani.

Gaun berwarna hitam gemerlapan menyapu lantai gedung tersebut dengan keindahan nya, rambut lurus yang terurai serta beberapa jepit rambut mutiara menghiasi kepala, wajah yang begitu cantik, terlihat seperti seorang putri.

"Astaga," lirih Leo.

"Gak mungkin," ucap Vani dengan mata yang tak berkedip.

****

1
Felycia R. Fernandez
penasaran kenapa Maura meninggal kk Thor
👑公爵夫人🪷: sabar nanti juga tau🥹🥹🥹
total 1 replies
D_wiwied
baru kali ini aku dukung orang yg playing victim 🤣😆
👑公爵夫人🪷: wkwkwkw orang kayak gitu lawan nya juga harus yang kayak gitu kak
total 1 replies
Nana Biella
lanjut kak
Felycia R. Fernandez
lama lama aku eneg liat Reyhan...
sama aja kek Vani ,gak jelas apa mau nya.dulu Aruna dihina karena dekat ma dia,sekarang udah jauh Deket ma Erlan juga salah.mau nya kalian apa sih...
Felycia R. Fernandez
mau Lo apa sih Jalang...
Aruna udah jauh dari Reyhan pun Lo gak puas...
Aruna Deket cowo lain Lo pun sewot...
gak jelas juga itu otak lho 🤣🤣🤣
D_wiwied
Erlang aja bs menilai si Vani si ular berbisa, cm kamu aja yg bodoh Reyb🤭😆
Felycia R. Fernandez
Harus gtu pake kata "butik usang" ???🤬
🇦 🇵 🇷 🇾👎
kau cp... ud hbt... sok bgts... moga gmbel ya🤣
Felycia R. Fernandez
vibes nya udah kek punya suami aja ya Aruna...
jiaaah nih bocah cowo kudu di jitak kepalanya...
buat anak gadis orang cenat cenut aja
🤣🤣🤣🤣
D_wiwied
usia 21 dan masih SMA 🤔🤔
👑公爵夫人🪷: baca dulu penjelasan nya agar gak salah paham kakak
total 1 replies
Felycia R. Fernandez
ngajakin bobo bareng nih Erlan...
jangan Ngadi Ngadi ya bocil 🤣🤣🤣
jagain Baek Baek tuh adek ketemu gede
Felycia R. Fernandez
Rahan lagi???
👑公爵夫人🪷: maaf kak typo maksudnya Erlan
total 1 replies
Felycia R. Fernandez
Rahan ini siapa kk Thor??
Felycia R. Fernandez: ok kk👍
total 2 replies
Widisukma Arta
lanjut kak
Felycia R. Fernandez
Erlan gak seburuk itu,malah mereka seperti kk dan adik kandung...
kk dan adik udah biasa berantem ajaa,saling jahil.abg ku aja yang paling besar suka nyelipin kepala ku di keteknya ,kayak miting gtu.padahal aku udah punya anak.auto ngamuk aku,dianya malah lari keliling rumah
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
🇦 🇵 🇷 🇾👎
gk nydr
🇦 🇵 🇷 🇾👎
enk... otak busuk mu kn tau🤣
🇦 🇵 🇷 🇾👎
mampus
🇦 🇵 🇷 🇾👎
jgn" nnt kk ny erlan🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!