Astra tak pernah mau meneruskan pekerjaan Ibunya. Di bandingkan menjadi dukun, dia ingin hidup normal sebagai gadis pada umumnya.
Demi bisa terlepas dari hal-hal gaib di desa, Astra nekat melanjutkan study nya di kota. Dengan beasiswa yang susah payah dia raih, dia memasuki sekolah terkenal di kota "High School" dari namanya saja sudah keren bukan?
Astra bermimpi untuk belajar seperti siswa pada umumnya, memiliki teman dan bekerja setelah lulus. Namun kenyataan menampar nya, High School tidak sebaik yang di pikir kan.
Kemanapun dia pergi, kabut gelap selalu terlihat di tubuh setiap orang...
Permainan gaib, nyawa dan kekuasaan menjadi mainan bagi mereka. Sisi baiknya, tidak ada satupun orang yang mengetahui hal gaib lebih baik darinya di sekolah ini...
#25Desember2025
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 19
Untuk sesaat pikiran Friska dipenuhi ingatannya yang dulu... Kilasan-kilasan masa lalu berkelebat cepat di benaknya.
Wajah-wajah orang terdekatnya yang terlupakan, kepercayaan nya yang terkhianati, dan rasa sakit yang tak pernah benar-benar hilang. Sesuatu yang diucapkan Astra dengan bahasa Sunda, seolah mengingatkan nya kembali akan dendam yang mulai menyusut. Dendam itu seolah menjadi motivasi yang berubah menjadi kekuatan. Ia merasakan gelombang energi yang kuat mulai mengalir dari setiap jiwa nya semakin besar dan meluap.
Kekuatan itu melonjak keluar menciptakan intimidasi, air mata Friska keluar seiring dengan ingatan yang mulai teringat kembali.
Dia yang berkenalan dengan Clara, pertemanan yang awalnya terasa sehat namun sosok laki-laki menyeramkan berumur 27 tahun yang berpenampilan seperti gangster itu tiba-tiba tertarik kepadanya namun ia menolak. Hingga tanpa di sangka Clara malah membawanya kepada sosok laki-laki menyeramkan itu yang ternyata adalah Kakak nya. Pelecehan yang ia dapatkan dari laki-laki itu hingga akhirnya mati karena di gilir oleh orang-orang keji.
Hingga satu-satunya keluarga yang dia miliki mati di bunuh akibat memperjuangkan keadilan untuk nya, Ibunya yang di culik dan di siksa hingga akhirnya mati dalam keadaan sama sepertinya.
"Aaarggghhhh!! Manusia-manusia keji, terimalah karma kalian!"
Sosok Friska yang awalnya terlihat seperti hantu gadis berseragam menyedihkan kini berubah menjadi sosok yang terlihat begitu menyeramkan, rambutnya mengapung penuh dengan kekuatan.
Swushh!
Bak kecepatan cahaya, dalam sekejap leher Alan sudah berada dalam cengkraman Friska. Mbah Yong yang berada di depan melindungi Alan pun kini terlempar dan batuk-batuk darah.
"Aakkk--- a,ampun... Ak--puni aeu--kku."
Mata menyeramkan dari sosok gadis yang pernah menjadi korban kebejatan nya dulu kini menatap nya dengan tajam, tatapan itu seolah menguliti kulitnya.
Keris-keris milik Mbah Yong yang terpajang di ruangan itu bergetar lalu melayang, seolah memang Friska yang mengendalikan nya padahal ia, keris-keris itu melayang dan berputar dengan tidak beraturan.
Pakaian Alan terbuka, satu persatu hingga menjadi telan--jang bulat. Alan menggeleng panik dengan histeris seiring depan pakaian nya yang terbuka dengan sendirinya dan keris-keris itu yang melayang berputar-putar.
Swush, Blesh!
"Aaakkk!" Teriakan nya tertahan akibat cekikan di lehernya.
Swush, Blesh!!
Blesshh! Swusshh~
BLESHH!!
Keris itu melayang lalu menabrak pusar Alandan menusuknya, menciptakan sensasi menyakitkan yang berkali. Keris-keris itu menusuk dan memotong, bagian tripang yang terlihat layu itu terpotong-potong, lubang belakang yang menjadi tempat pengeluaran dosa pun terkena hantaman.
Mata Alan memutih, jiwanya seolah sudah harus pergi namun sesuatu menahan nya. Membuat nya harus merasakan siksaan menyakitkan ini.
Friska menatap Alan dengan dingin, "siksaan ini hanyalah permulaan dari siksaan abadi yang akan kau rasakan selanjutnya." Ucapnya dingin dengan suara dingin yang menggema.
BLESSHH!
BLESSHH!!
BLESSHH!!
BLESSHH!!
Empat keris terakhir bergerak bersamaan dari kiri, kanan, depan dan belakang menuju penghubung kepala dan tubuh.
Setelah beberapa waktu, merasa puas melihat jiwanya terkunci dalam raga nya dan terus merasakan siksaan yang menyakitkan. Akhirnya Friska melepaskan jiwa Apan, mulut yang terbuka lebar dan tubuh yang bergetar dan terus mengejang itu akhirnya tidak bergerak lagi.
Dia sudah mati sudah.
Setelah membunuh Apan, hantu Friska kemudian maju membantu mereka yang sedang bertarung melawan mayat berisi jin yang tidak merasakan sakit fisik. Dalam hitungan detik semuanya telah tumbang dan makhluk-makhluk gaib itu pergi meninggalkan tubuh yang menjadi mayat itu.
Brukhh!
"Hoshh, hosh~ "
"Gila, capek banget!"
Gabriela dan Arka jatuh ke lantai secara bersamaan, wajah mereka sudah di hiasi oleh tanda merah-merah ungu. Tak satupun yang terhindar dari hiasan itu.
Mbah Yong terdiam kaku tidak bisa berkata-kata lagi, apa yang gadis di hadapannya lakukan kepada hantu gadis lemah yang kemudian menjadi kuat itu bukan sesuatu yang bisa dukun sakti manapun bisa lakukan.
Mbah Yong merasakan kengerian, menatap Astra dengan tidak percaya. "Kamu... Kamu--"
Brukh!
Tubuh Mbah Yong ambruk, darah merah semu hitam mengalir keluar dari mulutnya, hidung lalu mata.
Dia jatuh, dalam keadaan sekarat namun tatapannya tertuju kepada Astra.
"Itulah yang serangan balik yang kamu terima, inilah karma kecil yang kamu terima dari bersekutu dengan iblis."
"Dia benar-benar mati?" Tanya Fino.
Astra menggeleng. "Jiwanya mulai tersedot oleh kekuatan yang dia sembah, bisa di katakan dia memang akan mati."
Fino dan yang lainnya menatap Mbah Yong yang terlihat sekarat dan jasad Laki-laki itu yang mati mengenaskan dengan ngeri. Mereka tidak tahu, setelah melewati semua ini apakah mereka masih bisa tetap waras dan hidup seperti anak SMA pada umumnya.
'Untung Riel nggak ikut.' pikir Gabriel.
"Friska, tunggu!" Seru Astra, sosok hantu Friska berhenti. Namun itu bukan kemauan nya sendiri, seolah dia di kendalikan.
"Ada satu orang lagi yang harus mendapatkan karma nya!" Seru Friska dengan suara menggema.
***
Like dan komentar yang banyak, Oke!
Boncab dong Thor
semangat menjalani harimu
ayo up lagi malam ini.
aku suka banget ceritanya.
bagus
dan semakin bikin aku penasaran akan kelanjutannya.
ayooooooooo up lagiiiiiiiiiiiiiiii
kenapa kok gak ada semangatnya.
semoga author dapet ide-ide bagus buat lanjutin Babnya, biar gak terlalu pendek-pendek amat ceritanya kalo tamat😊🤭🤭🤣🤣🤣🤣
semoga semangat mubgak kendor ya thor. jangan putuskan hubungan ini... eh, novel ini di tengah jalan thorkuuuu....
semoga lolos ya thooor
🎶Sampai kapan kau gantung
Cerita cintaku memberi harapan🎶