jika hati sudah memilih, maka logika tak bisa lagi bicara. percuma saja punya kriteria jika yang sesungguhnya menilai adalah perasaan
kita tak pernah tau pada siapa akan jatuh cinta, ketika hati memilih bukan kesempurnaan yang diutamakan, tapi cintalah yang menjadikannya sempurna
ku memilihmu, karena kamulah cintaku!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri_uncu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dua Mertua
"pa, kenapa aku kayak kenal gaffi lama ya? Apa kita pernah bertemu sebelumnya?" keyza menyapa papa mertuanya dan ngobrol sejenak sebelum acara kedua dimulai
"mungkin, sepertinya ibu gaffi dan papamu adalah teman baik dulu" pak maher tak terlalu yakin tapi seingatnya mantan istrinya itu dekat dengan ayah keyza sejak menjadi pramugari
"saya pernah datang ke ulang tahunmu yang ke sepuluh tahun" gaffi masih sangat ingat gadis cantik yang dipanggilnya kakak saat itu
Ibunya mengajak ke acara keyza saat ulang tahun, anak malang itu harus kehilangan orang tuanya sejak umur dua tahun
Dan beberapa tahun kemudian ibu gaffi juga meninggal karena kecelakaan.
"pasti kau menyukaiku sejak kecil kan" keyza ingin menggoda gaffi yang sejak tadi hanya diam dan tak banyak tersenyum seolah pernikahan ini karena paksaan
"iya!" gaffi mengakui jika dulu memang suka melihat keyza kecil yang ceria dan selalu tersenyum tak banyak yang tahu jika hatinya terluka dan kesepian
Gaffi baru mengenali keyza setelah membawanya pulang ke appartemen dan melihat tanda lahir keyza ditangan yang selalu dia ingat. Lalu kado gantungan kunci dari gaffi yang masih menempel pada tas keyza
Sejak itu gaffi yakin keyza adalah wanita yang dikirim untuknya meski lahir lebih dulu
"ayah, mau kemana?" keyza juga menyapa ayah gaffi yang sepertinya akan berpamitan
"gaf, ayah sama ibu pulang dulu ya. Ngga kuat lama-lama duduk" pamit pak wilman
"iya ayah, biar diantarkan supir saja. Makasih ya ayah ibu sudah datang" gaffi memeluk ayah yang membesarkannya dan kini gaffi punya dua orang tua
"iya nak, kamu bahagia selalu dengan istrimu ya. kami pamit" ucap pak wilman
"biar kita yang antar" syifana dan anaknya sigap membantu mertua keyza mengantarkannya ke mobil
"makasih tante" keyza kembali duduk bersama gaffi dan ayah mertuanya
Tamu undangan berdatangan mengisi tempat acara yang sangat mewah. Keyza tak menyangka akan menikah dengan semegah ini karena tahu siapa suaminya. Tapi pernikahan impiannya terwujud saat ini
"gaf, kamu bahagia?" keyza berbisik pada gaffi
"hm" jawaban yang tak menyimpulkan apapun
Keyza sudah malas mengobrol dengan suaminya. Hanya menikmati acaranya dan bertemu banyak teman dari tempat kerjanya di rumah sakit
Juga tamu dari teman gaffi yang memberikan banyak sekali hadiah
tomi mendekat dan mengucapkan selamat "malah lo duluan yang nikah, padahal gue yang udah rencanain dari lama" tomi memeluk gaffi
Suka dan duka yang dilalui bersama saat gaffi belum tahu siapa orang tua kandungnya sampai saat ini gaffi punya segalanya. Tomi terus berada disisinya
"makasih tom, berkat lo gue bisa seperti ini" gaffi memeluk tomi
"udah tom, jangan lama-lama gue aja belum pernah dipeluk" keyza iri pada tomi dan teman-teman gaffi yang begitu akrab
Saat dengan keyza malah cuek dan lebih banyak diam
"istri lo cemburu gaf" tomi tertawa melihat keyza yang lucu
"lo harus lebih agresif dia pasti suka" tomi membisikkan sesuatu pada keyza
"oke, saran diterima. Thank you" keyza memang jagonya soal menggoda gaffi
"gaf boleh bungkus makanan ngga buat dikost, makananya enak semua" ucap naufal
Tahun ini dirinya akan lulus dan meninggalkan kota. Kembali ke kampung halamannya
"sepuasnya ambil aja yang kamu mau" gaffi memang selalu serius dalam hal apapun
Naufal hanya becanda, dan tomi juga kenal dengan naufal karena sering mampir ke kost an gaffi
"ye dia masih aja serius, ayo fal kita makan lagi aja gantian sama tamu yang lain" ajak tomi menyingkir
Tamu undangan silih berganti datang, pengisi acaranya pun banyak artis ibukota memeriahkan acara hingga jam sepuluh malam acara berakhir
Mc sudah menyelesaikan tugasnya membawakan acara sesuai dengan susunan dan pamit undur diri
tamu sudah mulai keluar dari tempat acara
"key, gue duluan ya. Capek ini aruni juga minta ditemani tidur" gita sudah ditarik-tarik anaknya
Sementara suaminya masih sibuk bersama pak maher untuk menghantarkan tamu yang akan pulang
"iya git, susnya mana?" keyza kasihan melihat gita yang sudah agak susah berjalan
"ada kok, duluan ya jangan lupa pakai yang aku belikan" gita sudah menjauh
Dan lebih dulu kembali ke kamar hotel