NovelToon NovelToon
System Pengasuh: Bangun Shelter & Lindungi Yuki

System Pengasuh: Bangun Shelter & Lindungi Yuki

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Zombie / Time Travel / Sistem / Penyelamat
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: F R E E Z E

Di tengah dunia yang terbelah antara realita modern dan kiamat zombie, Shinn Minkyu—seorang cowok berwajah androgini dengan pesona misterius—mendadak mendapatkan sebuah sistem unik: Sistem Pengasuh.

Dengan kemampuan untuk berpindah antar dunia, Shinn berniat menjalani hidup damai... sampai seorang gadis kecil lusuh muncul sambil dikejar zombie. Namanya Yuki. Imut, polos, dan penuh misteri.

Tanpa ragu, Shinn memutuskan untuk merawat Yuki layaknya anaknya sendiri—memotong rambutnya, membuatkannya rumah, dan melindunginya dari bahaya. Bersama sistem yang bisa membangun shelter super canggih dan menghasilkan uang dari membunuh zombie, keduanya memulai petualangan bertahan hidup yang tak biasa.

Penuh aksi, tawa, keimutan maksimal, dan romansa menyentuh saat masa lalu Yuki perlahan terungkap...

Apakah Shinn siap menjadi ayah dadakan di tengah kiamat? Atau justru… dunia ini membutuhkan keimutan Yuki untuk diselamatkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon F R E E Z E, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18: Tamu Tak Diundang di Shelter

“Shinn! Shinn!” Suara Yuki memecah kesunyian pagi di shelter. Aku yang lagi ngoprek alat penyaring udara di lantai dua langsung nengok ke arah tangga.

“Ada apa, Yuki?” Aku turun cepet-cepet, takut anak ini kena zombie lagi.

Yuki berdiri di depan pintu shelter sambil melototin layar sistem hologram yang muncul dari dinding. “Tadi ada orang, Kak! Di luar! Dia jalan ke arah sini!”

Jantungku langsung dag-dig-dug. “Orang?” Aku langsung aktifin radar eksternal. Benar aja, ada titik merah—bergerak mendekat dari arah reruntuhan barat.

“Berapa orang?” tanyaku cepat.

“Satu. Tapi dia kelihatan kayak... luka-luka?” Yuki menggigit bibirnya. Matanya kelihatan khawatir.

Aku buru-buru buka panel sistem, aktifin kamera drone yang aku pasang di sekitar. Gambar muncul. Seorang perempuan. Bajunya compang-camping, rambutnya acak-acakan, tapi masih kelihatan kuat. Di pundaknya ada luka berdarah, dan dia kelihatan setengah pingsan.

“Hmm... bukan zombie, tapi juga nggak aman-aman banget. Bisa jadi jebakan,” gumamku.

Yuki memegang tanganku. “Kita tolongin dia aja, ya?”

Aku nengok ke Yuki. Mata bulatnya menatap penuh harap. Aku ngelus kepala anak ini pelan. “Oke. Tapi kamu harus tetap di ruang aman. Jangan keluar sampai aku bilang.”

Yuki mengangguk, lalu lari ke ruang aman di belakang dapur. Aku sendiri langsung ambil senjata listrik otomatis dan turun ke gerbang luar.

Perempuan itu udah makin dekat, tapi langkahnya goyah. Pas aku keluar, dia langsung jatuh terduduk.

“H-hei! Kamu... kamu bukan zombie kan?” Aku tetap waspada sambil ngarahin senjata.

Dia ngangkat tangannya pelan, wajahnya pucat. “Tolong... aku cuma... nyari tempat aman...”

Setelah yakin dia gak gigit atau bergerak aneh, aku maju pelan dan bantu dia berdiri. Badannya demam. Luka di bahunya parah juga.

Aku bawa dia masuk dan langsung arahkan ke ruang medis. Untungnya shelterku udah dilengkapi sistem penyembuhan otomatis. Aku taruh dia di kasur kapsul dan mesin mulai bekerja.

Yuki mengintip dari balik pintu. “Dia siapa, Kak?”

“Belum tahu. Tapi dia butuh pertolongan.”

_________

Beberapa jam kemudian, perempuan itu bangun. Dia mengerjap, matanya menyapu ruangan, lalu berhenti di aku.

“Kamu... siapa?” suaranya serak.

“Nama gue Shinn Minkyu. Ini shelterku. Lo pingsan di depan pagar, jadi gue bawa masuk.”

Dia duduk pelan, masih lemas. “Aku... nama aku Mia. Aku nyari anakku.”

Deg. Aku langsung melotot. “Anak? Siapa namanya?”

“Mungkin kamu gak percaya, tapi... namanya Yuki.”

Aku dan Yuki yang lagi ngintip dari pintu saling pandang. Yuki langsung lari ke arah Mia.

“Ibu!!” teriaknya sambil melompat ke pelukan Mia.

Air mata Mia langsung jatuh. Dia peluk Yuki erat banget. Aku berdiri bengong. “Lho... jadi ini beneran ibunya Yuki?”

Yuki udah nangis kejer. “Aku kangen banget, Bu... Aku pikir Ibu udah nggak ada...”

Mia juga nangis. “Maafin Ibu, sayang... Ibu terjebak di zona selatan, susah keluar. Tapi Ibu terus cari kamu... sampai kaki Ibu berdarah-darah...”

Aku tersenyum kecil. Bahagia campur aneh. Shelter ini yang awalnya cuma buat bertahan hidup, sekarang jadi tempat reuni keluarga.

_________

Setelah Mia sedikit pulih, kami duduk bertiga di dapur, makan makanan kaleng yang udah aku panasin. Suasana agak hening, tapi hangat.

“Terima kasih udah jaga Yuki...” ucap Mia pelan sambil menatapku.

Aku nyengir. “Nggak apa-apa. Dia yang bikin aku tetap waras selama hidup di dunia gila ini.”

Yuki senyum malu-malu sambil minum susu. “Kak Shinn tuh hebat banget, Bu! Dia bikin alat-alat keren, dan kita bisa makan enak tiap hari!”

Mia tersenyum hangat. Tapi di balik itu, aku bisa lihat dia masih waspada. Aku ngerti. Di dunia sekarang, gak semua orang bisa dipercaya.

“Kamu tinggal sendiri?” tanya Mia akhirnya.

“Awalnya iya. Tapi sejak nemu Yuki, jadi berdua. Sekarang... mungkin bertiga?”

Dia tertawa kecil. Suaranya pelan, tapi manis. “Kalau kamu gak keberatan, aku pengen bantu di sini.”

Aku manggut. “Shelter ini bisa jadi lebih kuat kalau ada lebih banyak orang. Tapi kita harus saling jaga dan percaya.”

Mia mengangguk mantap. “Setuju.”

_________

Malam harinya, aku duduk sendiri di atap shelter. Angin dingin malam membawa bau bangkai zombie dari kejauhan. Tapi hatiku anehnya... tenang.

Sistem muncul di depanku. "[Notifikasi: Shelter kini memiliki 3 penghuni. Sistem akan membuka fitur baru – Mode Keluarga dan Kolaborasi.]"

Aku melotot. “Mode keluarga?”

"[Fitur ini akan membuka bonus: koordinasi kerja tim, ruang keluarga tambahan, dapur otomatis, serta... bonus cinta.]"

“Bonus cinta?” aku garuk kepala. “Ini sistem serius apa lagi ngelucu?”

Tiba-tiba Mia muncul di sampingku, bawa dua cangkir teh panas.

“Kamu sering begadang ya?” tanyanya sambil duduk di sebelahku.

Aku ambil teh itu dan senyum. “Iya. Biasanya buat pantau zombie. Tapi sekarang... kayaknya banyak yang berubah.”

Dia mengangguk. “Terima kasih, Shinn.”

“Buat apa?”

“Udah jadi pelindung Yuki. Dan sekarang... mungkin juga pelindung aku.”

Aku melongo. Terus cepat-cepat minum teh biar gak kelihatan gugup.

_________

Keesokan harinya, shelter jadi lebih hidup. Yuki dan Mia beres-beres bareng. Aku tambah satu ruang khusus buat Mia—pakai sistem bangun otomatis dari sistem. Bahkan sekarang, Mia mulai bantu masak dan menciptakan sistem keamanan tambahan.

Tapi... tentu aja gak semuanya lancar.

Sore itu, alarm shelter bunyi. "[Peringatan: Gerombolan zombie tingkat Gamma terdeteksi!]"

Aku langsung ke layar sistem. Ada sekelompok zombie besar, tinggi, dengan kulit hitam retak-retak. Dan mereka jalan ke arah shelter... dengan sangat cepat.

“Yuki! Mia! Masuk ruang aman sekarang!” teriakku.

Aku pasang semua jebakan, aktifin sistem pertahanan, dan... berharap cukup waktu buat nyelamatin semua orang.

Tapi di tengah kekacauan, aku sadar satu hal: aku gak sendiri lagi.

Sekarang aku punya tim. Aku punya keluarga kecil.

Dan untuk mereka... aku siap mati-matian.

1
Pakde
lanjut thor
Pakde
up dong
F R E E Z E: Gass Lanjut...
F R E E Z E: ingin up? jangan lupa giftnya atau bisa iklannya yang free 10x author langsung crazy up kak^^ ty
total 2 replies
Selly AWP
like,subscribe,follow,iklan untukmu thor. semangat terus ya
Selly AWP
mama si cowok tampan 🤣
F R E E Z E: wkwkwk
total 1 replies
Selly AWP
Halo Thor aku sudah mampir ya. like and ads untukmu
F R E E Z E: okey terimakasih sudah mampir ya...^^
total 1 replies
Bintang Ray234🌸🌸
Hai kak, aku mampir dan ayo mmpir balik ke cs cinta yang diawali dengan permen + jnlp like&komen terima kasih🙏
F R E E Z E: done🙏🏻
F R E E Z E: okey... siap 🙏🏻
total 2 replies
Pakde
lanjut dong
Pakde
up dong
F R E E Z E: gass...🔥
total 1 replies
natanatasasa
kocak bener ya ampunn🤣🤣

mampir kak
F R E E Z E: okey/Good/
total 1 replies
Pakde
lanjut
F R E E Z E: siap...🤗
total 1 replies
🐌KANG MAGERAN🐌
mampir kak, semangat dr 'Ajari aku hijrah' 😊
Little Fox🦊_wdyrskwt
sudah semua iya jangan lupa mampir juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!