NovelToon NovelToon
Kayla (Perjuangan Hidup Ditengah Badai)

Kayla (Perjuangan Hidup Ditengah Badai)

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Yatim Piatu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Mengubah Takdir / Keluarga / Karir / Anak Yang Berpenyakit
Popularitas:821
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Kayla seorang perempuan yang memiliki 3 Saudara, mereka telah yatim piatu sejak kecil, Adik bungsunya merupakan anak istimewa yang membutuhkan perhatian khusus. Perjuangan mereka yang penuh dengan tangis, penderitaan akankah bisa menuju kesuksesan??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertengkaran

Mereka semua menatap Rina dengan tatapan tidak suka, bagaimana ada orang sejahat itu pada keponakannya sendiri, bahkan sampai seperti itu.

"Benar kata ibu desa pergilah Rina, lebih baik urus hidupmu sendiri, kamu itu belum menikah dan punya anak-anak, hati-hati perkataan kamu bisa berbalik kepadamu". Ucap Suster Maya yang datang ke pemakaman keisha itu.

"Kau tidak berhak mengatur ku, mereka keponakanku, jadi terserah padaku mau apakan mereka". Sungut Rina tidak terima.

"Tapi mereka tidak mengharapkan kehadiranmu, kami tahu kau kesini hanya pura-pura karena kau memakai alasan ini untuk keluar dari penjara".

"Yayaya terserah, tapi aku kesini mau mengambil rumah kakakku, berikan sekarang Kayla". Hardiknya dengan kasar.

"Tidak akan, itu rumah kami, tante tak ada hak sedikit pun disana, pergilah tante jangan buat keributan di sini". Kayla menatap sang tante dengan tatapan tajam

"Jika kau tak mau memberikannya maka akan kuambil paksa rumah itu, bagaimana pun caranya".

"Silahkan saja tante, jika tante bisa". Kayla menatap tantenya itu dengan menantang.

Mereka semua menggeleng kan kepalanya melihat tingkah Rina yang sejak dulu tidak berubah, selalu serakah dan seenaknya, apalagi kepada sang kakak.

Rina mengeram kesal dan pergi dari sana, dia akan masuk kerumah itu untuk mengambil surat-surat nya, tanpa dia tahu ada orang disana.

"Apa yang kau lakukan dirumahku". Teriak seorang wanita lebih tua sedikit dari Rina

Perempuan berusia 36 tahun itu bernama Nayla, dia istri dari pak Wisnu yang mengontrak rumah Kayla.

"He apa-apa an kau, ini rumah kakakku, jangan me ngaku-ngaku kamu". Hardik Rina dengan kasar.

"Oh jadi kau perempuan gila yang berusaha merampas harta anak yatim, dan menelantarkan nya". Nayla berkacak pinggang menatap nya langsung kearah Rina.

Dia menatap tajam dan kesal kepada perempuan lebih mudah darinya, bisa-bisanya dia berbuat seenaknya seperti itu, apa dia tidak tahu jika dia mengontrak di rumah ini

"Terserah padaku dong, aku mau masuk, sebentar lagi rumah ini aku jual". Sombong Rina menatap remeh.

"Menjual apaaan, kami disini akan tinggal. selama 3 tahun, kami sudah membayarnya tunai, jadi jangan sembarangan bertingkah yah". Hardik Nayla dengan kesal.

Dia. mendorong kasar Rina untuk keluar dari rumahnya karena perempuan ini hendak masuk kedalam rumah.

"Dan kau pikir aku percaya gitu, bodoh amat, pokoknya rumah ini adalah milikku sekarang, enak saja". Rina tetap kekeh pada pendiriannya untuk masuk dalam rumah.

Tapi saat dia mau masuk terdengar suara bariton yang menghentikan langkanya

"Siapa anda, berani sekali anda masuk kedalam rumah kami dengan tidak cara tidak sopan seperti itu". Ucap Wisnu dnegan dingin.

Mendengar itu Rina berbalik tapi dia malah diam mematung melihat lelaki tampan dan berwibawa dihadapan nya itu.

"Ini ayah manusia gila yang di ceritakan oleh pak desa kemaren, dia tante Kayla yang serakah dan ingin menguasai harta anak yatim".

Pak Wisnu menatap dingin dan tajam pada perempuan dihadapannya ini, sejak diceritakan oleh pak desa tentang perempuan ini, dia sangat tidak respek, bagaimana bisa dia menindas anak yatim apalagi keponakannya sendiri.

"Pergi dari sini, kami yang menempati rumah ini 3 tahun kedepan, jika berusaha mencari gara-gara saya akan menangkapmu, saya seorang tentara dan saya memiliki adik seorang polisi jadi pergilah, kami punya perjanjian hitam diatas putih tentang rumah ini".

"Tidak bisa gitu dong ganteng, rumah ini harus jadi rumah saya, saya akan menjualnya". Ucap Rina yang kembali sadar setelah bengong dari keterkejutannya,

Dia menatap pria tampan dihadapannya dengan senyum menggoda dengan tingkah genit, dia berusaha mencari perhatian kepadanya, lumayan pekerjaan, tampan pula.

"Saya tidak peduli, pergilah, saya seret kau dengan paksa". Ucap Wisnu dengan geram.

Nayla yang berada disamping sang suaminya itu menarik kasar rambut Rina, dia tidak mau melihat perempuan gila ini genit pada suaminya, dilihat dari tingkahnya, perempuan ini adalah perempuan penggoda dan suka merebut suami orang.

"Lepasin, sakit". Rina meronta-ronta karena jambakan pada rambutnya.

"pergi dari sini perempuan jalang, kau berusaha menggoda suamiku, dasar manusia tidak tahu malu". Nayla semakin kuat menjambak rambut Rina dan menghempas kan Rina dengan kasar begitu sampai di teras rumah.

Rina terjatuh akibat hempasan dari Nayla, dia membentur lantai dengan keras. wajahnya merah karena marah dan tidak terima diperlakukan seperti itu.

"Dasar kurang ajar, aku tidak terima, aku akan membalas mu". Teriaknya tidak terima.

Rina bangun dari duduknya dan berusaha menyerang Nayla untuk membalas tapi dia tidak berhasil karena terhalang oleh Wisnu yang sigap melindungi sang istri.

"Pergilah sebelum saya berbuat kasar padamu, bukankah kau baru keluar dari penjara, perlu saya memasukkan mu lagi". Ucap Wisnu dengan dingin.

Dia juga sama geramnya dengan sang istri kepada perempuan dihadapannya ini, dia sejak tadi menahan diri untuk tidak berbuat kasar.

"Tapi aku tidak terima dia perlakuan aku seperti itu ganteng, tegur itu istrimu". Ucap Rina dengan sok manja dan wajah dibuat semelas mungkin.

"Kamu ini perempuan tidak tahu malu, apa begitu caramu bebas dari penjara, kau seperti perempuan murahan, sangat menjijikkan". Ucap Wisnu menatap jijik pada Rina.

Dia bahkan menghindar dan mendekat kearah istrinya ketika Rina mendekati nya.

"Kalian berdua smaa kurang ajarnya ternyata, awas kalian". Teriak Rina menyerang Nayla dengan beringas.

Tapi sebelum menyentuh Nayla, dia di dorong kasar dan keras oleh Wisnu, tangannya ditangkap kemudian didorong sehingga dia terlempar dan terjatuh.

"Pergilah, saya tidak akan memaafkan mu, dan akan ku pastikan kau masuk penjara sekarang juga". Ancamnya Wisnu.

Dia menatap garang kepada Rina dengan penuh emosi, dia sudah tidak bisa bersikap baik kepadanya.

Melihat kemurkaan Wisnu, nyali Rina menciut seketika, dia sudah tak mau masuk penjara, apalagi dia akan berusaha mendapatkan lelaki tampan dihadapannya ini.

"Pergi dari sini". Teriak Nayla dengan keras.

Rina tidak menjawab tapi langsung pergi dari sana, dia akan datang kembali dan merebut suami perempuan ini.

Sedangkan di sekolah Kayla terjadi keributan antara anak ibu Rahayu dan anak kepala sekolah.

"Dasar manusia tidak tahu diuntung, kau dan ibumu itu tidak akan jadi apa-apa jika bukan bantuan dari mommy ku". Hardik Hana dengan kasar.

Dia tidak terima jika Rana menjelekkan dirinya dan juga mommy nya, padahal dia selama ini baik padanya, ternyata temannya ini serigala berbulu domba

"Kau duluan yang memulai Hana, aku hanya membalas perbuatanmu". Ucap Rana dengan santai seakan menantang Hana saat ini.

"Dasar kurang ajar, akan kuberi kru pelajaran supaya tahu siapa yang berkuasa di sekolah ini".

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!