NovelToon NovelToon
Ara Dan Nathan

Ara Dan Nathan

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:4.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: tari channel

Wanita yang selalu di cari dan di pikirkan oleh nya sejak dahulu telah hilang, Hilang karna kepindahan nya dan juga kedua orang tua nya ke tempat yang baru membuat Jonathan Adijaya kehilangan persahabatan, Bukan persahabatan melainkan cinta pertama nya. Wanita yang selalu saja ada saat diri nya sedang sedih karna tidak di belikan apa yang di ingikan nya oleh kedua orang tua nya membuat nya jatuh cinta kepada wanita kecil nya itu.

"Gak usah ngelakuin tes DNA nanti bayi kakak sakit" Ara Riyanti.

"Tapi itu benaran bukan anak aku" Jonathan Adijaya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tari channel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa yang sakit nyonya?

"Halo bunda" ucap Vino.

"Halo Vino...kalian di mana?" tanya nita.

"Vino di rumah sakit bun" ucaap Vino.

"Siapa yang sakit?....nathan sama kamu kan?" tanya nita.

"Ara sakit bun....nathan ada juga kok di sini" ucap Vino.

"Ara kenapa?......bunda dari tadi telpon nathan tapi gak di angkat" sewot nita.

"Ara tadi pingsan di makam dewa terus kita bawa ke rumah sakit deh bun" jelas Vino.

"Kenapa gak ngabarin bunda hah kalo ara masuk rumah sakit" bentak nita kepada Vino. Vino pun langsung menjauhkan ponselnya dari telinganya.

"Bunda kok semarah ini" ucap Vino pelan. Dania yang mendengar ucapan nita yang mengatakan ara di rumah sakit pun langsung melihat ke nita.

"Ara kenapa?" tanya Dania.

"Yaudan nanti bunda ke sana" ucap nita dan langsung mematikan telpon nya.

"Bunda mah kebiasaan udah marah langsung matiin telpon" ucap Vino sambil berjalan ke arah nathan dan yang lain.

"Ara kenapa nit?" tanya Dania.

"Ara masuk rumah sakit mbak" ucap nita.

"Yaudah ayo kita ke rumah sakit sekarang" ajak Dania.

"Mbak istirahat aja nanti biar nita sama mas andre ke sama ya mbak" ucap nita.

"Tapi mbak juga mau liat ara nit" ucap Dania.

"Iya nita tau....tapikan mbak capek jadi mbak istirahat aja" ucap nita kepada Dania.

"Yaudah" ucap Dania.

Nathan yang melihat Vino baru selesai menelpon bunda nya pun langsung bertanya. "Kenapa bunda nelpon?" tanya nathan.

"Bunda dari tadi nyariin kita....dan dia udah nelpon lo berkali kali tapi gak di angkat katanya" jelas Vino. nathan pun langsung mencari ponselnya dan dia baru ingat tadi ponselnya jatuh di dalam mobil.

"Kayaknya ponsel gw ketinggalan di mobil deh" ucap nathan.

Dokter yang menangani ara keluar dari ruangan Erina dan Andita yang melihat dokter keluar pun langsung berdiri dan bertanya ada dokter. "Gimana keadaan temen saya dok?" tanya Erina.

"Pasien sudah baik baik saja tapi pasien masih belum sadarkan diri" jelas dokter.

"Kenapa dia belum sadar dok?" tanya nathan hawatir.

"Mungkin pengaruh obat.....kalo begitu saya permisi" ucap dokter dan di anggukkan oleh mereka berempat.

"Kak dewa...." panggil ara. Erina dan Andita masuk kedalam ruangan dan di ikuti oleh nathan dan Vino.

"Kak dewa" panggil ara lagi. Erina dan Andita yang baru masuk dan mendengar ara memanggil manggil nama dewa pun langsung menghampiri ara.

"Ara" panggil Erina kepada ara yang belum sadarkan diri.

"Kak dewa...." panggil ara yang masih belum sadarkan diri.

Nathan yang mendengar ara mengigau dan menyebut nama dewa hanya menatap lekat ke arah ara dengan perasaan yang bercampur aduk. Sedangkan Vino hanya menatap Erina yang terlihat begitu sedih akan keadaan ara. "Udah cantik peduli lagi sama temen" ucap Vino dalam hati dengan senyuman.

"Kak dewa...." panggil ara lagi.

"Ra bangun" ucap Andita.

"Kak dewa...." panggilnya lagi.

"jangan tinggalin ara" sambungnya dengan keringat yang membasahi wajahnya.

"Ara" panggil Andita dan Erina bersamaan. ara langsung terbangun dan duduk.

"Kak dewa..." ucapan pertama yang lolos dari mulut ara setelah dia bangun.

Ara menatap sekelilingnya tapi dia tidak menemukan dewa sang kekasih. "Kak dewa mana Er?" tanya ara. Erina dan Andita saling menatap karna bingung mau jawab apa.

"Erina, Andita jawab gw kak dewa mana?" tanya ara dengan volume meninggi. Nathan dan Vino hanya bisa melihat mereka berdua tidak mau buka mulut.

"Lo gak inget?" tanya Andita.

"Jadi itu beneran?" tanya ara Andita. hanya mengangguk.

"Hah...haha lo ngebohongin gw kan Dit?" tanya ara dengan ekspresi tertawa tapi menangis.

"Ara lo tenang" ucap Erina.

"Jawab gw" bentak ara kepada kedua sahabatnya tersebut. tapi kedua sahabatnya itu hanya diam tapi tetap menatap ara.

Ara pun langsung menatap ke arah nathan dan Vino dan bertanya hal yang sama. "Kak dewa mana?" tanya ara kepada nathan.

"Kamu harus terima" ucap nathan.

"Lo becanda kan sama gw" ucap ara sambil tersenyum tapi air matanya masih mengalir di pipi mulusnya.

"Emang aku keliatan becanda?" tanya nathan dan langsung menatap serius ara.

"Gw mohon bilang kalo ini cuma mimpi.....gw mohon" rengek ara kepada nathan.

"Kamu harus terima kenyataan nya" ucap nathan.

"Lo jangan ngomong gitu.... kak dewa masih hidup....dia gak mungkin ninggalin gw" ucap ara dengan memukul dada nathan. nathan geram karna ara yang tidak terkontrol langsung memeluk dan menggengam kedua tangan ara.

"Panggil dokter" perintah nathan kepada Vino.

"Lepasin gw" pinta ara dengan kasar dan berusaha melepaskan tubunya dari nathan tapi tidak berhasil karna dia tidak ada kekuatan.

"Lepasin gw" rengek ara tapi nathan tidak memperdulikannya.

Vino sesegera mungkin memanggil dokter. tidak lama kemudian Vino pun datang di ikuti oleh dokter dan suster di belakangnya. "Lepasin gw" perintah ara.dokter yang melihat ara yang tidak bisa mengontrol diripun langsung menyuruh suster untuk menyiapkan obat penenang.

"Suster siapkan obat penenang" ucap dokter.

"Baik dok" ucap suster tersebut.

Suster pun langsung mengambil obat penenang dan memasukkannya ke dalam suntikan. "Lepasin gw" bentak ara dalam keadaan menangis tapi nathan tidak menuruti permintaan ara.

"Dok cepetan" perintah nathan dan dokter tersebut mengiyakan dan langsung menyuntikkan obat penenang tersebut ke ara.

Nathan yang merasa ara sudah tenang langsung membaringkan kembali ara ke tempat tidur. "Hah" nathan mendengus kasar sambil memandang ke arah ara.

"Kak makasih ya udah bantuin kita" ucap Erina sambil melebarkan senyumannya tapi nathan tidak memperdulikan Erina dia masih fokus melihat ara. Vino yang melibat nathan tidak memperdulikan Erina langsung menjawab ucapan Erina.

"Oh ya sama sama" ucap Vino.

Jam menunjuk pukul 19:00

Nita sudah siap untuk berangkat ke rumah sakit begitupun dengan andre. "Nyonya mau kemana?" tanya salah satu asisten rumah tangganya.

"Kita mau ke rumah sakit bi....saya titip rumah ya bi" ucap nita.

"Siapa yang sakit nyonya?" tanya asisten lain.

"Calon menantu saya bi" ucap nita dengan penuh semangat.

"Wah den nathan udah mau nikah aja ya nyonya" tanya asisten tadi.

"Nanti bibi juga tau... udah ah saya berangkat dulu" ucap nita dan langsung meninggalkan rumah dan masuk ke dalam mobil. tidak memerlukan waktu lama mobil yang di abwa oleh sopirnya pun malaju dengan kecepatan sedang menuju rumah sakit tempat ara di rawat.

Di tempat lain terlihat windi dan juga teo sudah sampai di rumahnya dan dia langsung mencari Sheyla bukan ara. "nyonya sama tuang udah pulang?" tanya bi nur.

"Iya bi....sheyla mana?" tanya windi.

"Non sheyla ada di atas nyonya" ucap bi nur dan windi langsung pergi menemui Sheyla. sedangkan teo duduk di sofa yang ada di ruang tamu.

"Tuan non ara gak pulang dari kemaren tuan" ucap bi nur.

"Iya bi kita tau...kita pulang karna dapat kabar kalo dia kecelakaan" ucap teo.

"Astagfirullah non ara kecelakaan tuan?" tanya bi nur dan teo hanya mengangguk mengiyakan.

"Emmm kalo boleh tau non ara di rawat di rumah sakit mana tuan?" tanya bi nur.

1
delete account
maaf sekali lagi ada yang typo mohon diperbaiki
Adi Nugroho
Ara gk move,on" dari Dewa padahal dah lama banget Dewa meninggalnya
Lukman Hasan
💪💪💪💪💪💪💪
lizah meon
seorang yang solat tetapi kenapa bila stress cari minuman yang haram. Pelik!!!
Adi
bagus
Yunita Uni
Nama orang rata semua sama kalimat,,blom lagi terbalik" pasangannya, bingung baca....tapi ceritanya bagus Thor....tetap semangat berkarya,tipunya di hilangin klo bisa,nama pemain usahakn huruf kapital. . .🙏👍🌹
bhintang paraytha
duh ara ini labil bgt sih. dikira indo Amerika kyk sby Bogor. bolak balik mulu. katanya mau kuliah tp mudik mulu
Pacitras Sinamo
Begitu tanda baca dan penggunaan huruf tdk tepat,langsung pindah novel lain
Rina Pujiati
Kasihan ara hidupnya slalu tertekan
Elly Watty
ampun deh baca nih novel msih mencerna alurnya tp namanya kog gonta ganti mulu bkin bingung
Dewi Yanti
semangat lgi thor up y
Dewi Yanti
sereuu baget cerita y
Widya Saputri
karakrer Ara egois Thor dan sellu kasar..
Lintang Maudy Dzulfani
nggak suka banget karakter Ara..ke suami Ngadi Ngadi banget
Fransiska Siba
kalau baca dari atas sampai di eps ini kurang suka dengan Ara, KEKANAKAN Orangnya, suka berpikir negatif sama suami, maksa suami blg iya padahal tidak, mancing emosi suaminya, kurang tegas dengan perasaannya (kamu memang belum bisa melupakan Dewa cukup simpan di hati lain saja jangan diungkapkan di depan suami, sama aja kamu sakitin dia, padahal kamu sudah tahu sakit saat ada mantan Nathan kamu marah ga jelas banget padahal tidak seperti itu) mudah2an tidak ara di dunia nyata tidak ada seperti dia, egoisnya ketolongaaaaaaaaannnnnnn
Nukman Martini
lanjut, tp aku suka binggung dng nama yg ada dicerita ini suka ketukar thour.
Rini Tia
knp crta y muter2mulu di dewa nggk move on2
Nukman Martini
thor 😭😭😭
elvi
up next
Taradila
yesek rasaya aku baca ya ☹️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!