NovelToon NovelToon
Dewa Di Dunia Lain

Dewa Di Dunia Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Pendekar / Petualangan Fantasi-Fantasi Timur / Identitas Tersembunyi / Barat
Popularitas:36.4k
Nilai: 5
Nama Author: Arisky wa

Di dunia ini hanya yang kuatlah yang berkuasa dan yang lemah hanya menjadi pion, oleh sebab itu aku harus menjadi yang terkuat agar bisa membuat seluruh dunia berada di bawah kendali ku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arisky wa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 19.Aura Bola Misterius

Long Lei berusia dua puluh tiga tahun dan ia adalah orang yang sangat ramah dan terkenal dengan reputasinya yang baik.

"Bagaimana kabar mu adik ku?"

Tanya Long Lei kepada Feng Ying.

"Cukup baik bagaimana denganmu kaka?"

Jawab Feng Ying.

Long Lei melihat Feng Ying tidak merasa grogi atau semacamnya padahal mereka baru pertama kali bertemu.

"Adik setelah acara ini selesai mau kah kau menonton beberapa pertandingan bela diri, kudengar dari paman Fei, kau sangat menyukai bela diri"

Ucap Long Lei mencoba mengajak Feng Ying menonton pertandingan setelah pesta selesai.

Ia kemudian menjelaskan bahwa pertandingan ini adalah pertandingan resmi yang di ajukan oleh beberapa sekte yang mencoba beradu ilmu dengan keluarga Naga.

"Maaf sepertinya kita menonton pertandingan itu besok"

Ucap Long Lei sambil melihat beberapa pendekar muda yang mewakili keluarga Naga juga sedang berpesta.

Feng Ying merasa Long Lei sedikit ceroboh karena ia seperti tidak melihat situasi, namun ia lebih memilih untuk bersikap biasa saja.

"Kapan bocah ini akan pergi"

Batin Feng Ying dengan kesal berharap Long Lei cepat pergi dan ia bisa lanjut makan dengan tenang.

Untungnya beberapa pria dan wanita yang terlihat seumur dengan Long Lei menghampiri mereka dan mengajak Long Lei berkumpul.

Long Lei pun berpamitan kepada Feng Ying karena ia akan bergabung dengan teman temannya, Feng Ying pun tersenyum dan melanjutkan makanya.

Akhirnya sampai pesta selesai, tidak ada yang mengganggu Feng Ying dan ia sekarang sudah kenyang dan ingin beristirahat di kediaman Long Fei.

Sebelum mereka kembali Patriark Long memberi beberapa hadiah untuk Feng Ying dan Long Ai.

Mereka kemudian berterimakasih dan berpamitan untuk kembali ke kediaman mereka karena hari sudah sore.

Seharian berpesta membuat pikiran mereka lelah karena mereka juga banyak berbincang dengan kerabat-kerabat mereka kecuali Feng Ying yang hanya bertemu beberapa orang.

Setelah sampai di rumah, mereka membersihkan diri mereka dan bersantai bersama sejenak di halaman belakang kediaman Long Fei.

Mereka menghibur diri mereka bersama, hampir setiap hari keluarga Long Fei selalu menghibur diri bersama ketika di kota Bintang, karena mereka memang keluarga yang harmonis.

Setelah merasa cukup lelah, mereka masuk ke kamar masing-masing dan beristirahat karena hari sudah malam.

Saat Feng Ying sedang tiduran di kasurnya,penglihatan Feng Ying tiba-tiba menjadi gelap, Feng Ying yang merasa panik mencoba mengalirkan Qi nya ke matanya, namun tak lama kemudian ia kehilangan kesadarannya.

Setelah beberapa saat, Feng Ying tersadar di sebuah tempat yang tak asing baginya, ia kemudian melihat sebuah makam yang memiliki batu Nisan terbuat dari berlian.

"Hmm sepertinya ini makam ku di kehidupan pertama ku, dan kenapa ada di halaman rumah Riu?"

Batin Feng Ying sambil mengamati situasi di sekitarnya.

Tak lama kemudian dua bola cahaya misterius yang membuat Feng Ying berreinkarnasi muncul dihadapan Feng Ying.

"Hai anak mamah"

Ucap bola hitam dengan nada mengejek.

Feng Ying hanya bisa mengumpat dalam hati karena ia tidak mampu melawan kedua bola itu.

"Pasti kalian yang membawaku kemari?"

Tanya Feng Ying sambil melihat sekitar.

"Benar, dan ini bukan mimpi,kami membawa jiwamu kembali ke alam dewa sejenak, kau pasti bertanya-tanya kenapa kami memanggil mu kesini bukan?"

Ucap bola putih.

"Pasti ada sesuatu yang kalian minta"

Jawab Feng Ying sambil menunjukkan ekspresi kesal.

"Hahaha jangan seperti itu, wajahmu sangat jelek jika sedang kesal"

Ucap bola hitam.

Feng Ying hanya melihat bola hitam sejenak dan kemudian melihat kearah bola putih karena menurutnya bola putih lebih mudah di ajak bicara.

"Aku ingin kau memberi kami tontonan yang menarik"

Ucap bola putih sambil mengeluarkan Aura yang membuat Feng Ying tertekan dan jatuh dalam posisi sujud.

"Kau tau, lama lama kau membosankan!"

Seru bola putih kepada Feng Ying yang membuat Feng Ying muntah darah dan mata serta hidup Feng Ying pun meneteskan darah.

Feng Ying merasa Aura yang di keluarkan oleh bola putih ini mampu membuat dewa dewa utama sekalipun tunduk hanya dengan Auranya yang mencekam.

Saat Feng Ying merasa tubuhnya hampir hancur karena Aura yang mengerikan, bola hitam mengeluarkan Aura yang mampu melindungi Feng Ying dari Aura yang mengerikan.

"Lebih baik sekarang kau kembali dan buat tontonan yang menarik, taklukan Bumi dan Dunia kultivator dengan kekuatan mu sendiri, jangan terlalu bergantung dengan Naga hitam"

Ucap bola hitam kemudian mengembalikan jiwa Feng Ying yang ia bawa ke alam dewa ke bumi.

"Kau terlalu berlebihan"

Ucap bola hitam kepada bola putih.

"Apa, kau tidak terima?"

Balas bola putih.

"Bukan begitu,kita membuat ia terlahir kembali untuk dia bisa bersantai bukan?"

Ucap bola hitam mencoba menenangkan bola putih.

"Sial aku lupa.... yah aku tidak akan berbuat seperti tadi lagi, maafkan aku"

Jawab bola putih dengan nada yang sudah tenang.

Setelah percakapan mereka selesai, mereka kemudian menghilang entah kemana.

Feng Ying tersadar kembali di kamarnya saat hari sudah pagi,ia kemudian merasa sakit kepala yang cukup dahsyat namun masih mampu ia tahan.

Ia kemudian mengatur rencana agar ia bisa pergi ke berbagai tempat untuk mencari lawan yang kuat agar ia bisa memberi tontonan yang menarik untuk bola putih yang ternyata lebih mengerikan dari penampilannya.

"Pertama aku harus bergabung dengan sebuah sekte untuk membuat identitas baru"

Batin Feng Ying kemudian bersiap-siap menonton pertandingan persahabatan di Arena pertarungan Kota Naga.

Feng Ying kemudian keluar dari kamarnya dan pergi bersama keluarganya yang sudah bersiap-siap lebih awal dari Feng Ying.

"Kau tidak sarapan dulu?"

Tanya Feng Jia Li.

"Tidak perlu bu, aku sudah membawa cemilan untuk di makan"

Jawab Feng Ying sambil menunjukan tas berisi cemilan.

Mereka kemudian berangkat menggunakan helikopter pribadi agar lebih cepat sampai di Stadion pertarungan Kota Naga.

Hanya butuh beberapa menit untuk sampai karena helikopter mereka bermesin roket, mereka melihat sekitar Stadion sudah di padati warga yang ingin menonton pertandingan.

"Mereka rela membayar seratus Zen untuk enam pertandingan?"

Ucap Feng Ying dengan heran.

"Itu sangat murah nak, di Turnamen generasi muda sebuah tiket berharga sampai lima ratus Zen dan untuk Turnamen Umum bisa mencapai seribu Zen"

Balas Long Fei menjelaskan sedikit informasi.

Menurut Long Fei harga tiket itu sudah pas karena kebanyakan yang menonton pertandingan seperti itu adalah pendekar yang berpenghasilan besar.

Mereka kemudian masuk melewati pintu VIP setelah turun dari helikopter, setelah memasuki Bangunan Stadion, mereka di perlihatkan dengan Stadion pertarungan yang mewah dan sudah cukup ramai penonton.

Arena tempat pendekar bertarung mirip seperti lapangan sepak bola namun berbentuk persegi berukuran lima puluh kali lima puluh.

stadion pertarungan di bangun di bekas jatuhnya meteor besar jadi memiliki kapasitas hampir dua ratus ribu penonton dan merupakan arena termegah.

Mereka kemudian turun menggunakan lift untuk turun, karena mereka harus turun tiga lantai.

Mereka kemudian di persilahkan duduk di di kursi VIP yang dekat dengan Arena pertarungan agar bisa melihat lebih jelas.

1
Ardian Tunasmobil
lama gak update thorr
Ardian Tunasmobil
mantabzz
Buang Sengketa
aku gak lanjut ya kk author....gak enak kali bacanya mc n gengnya lebih jahat dr penjahat..hehehe....
Buang Sengketa
baru ini baca tokoh utamanya dan kelompoknya jadi penggerak penjahat membantai manusia biasa..
Ardian Tunasmobil
lanjutt thor... josss
Si paling OP: baik senior
total 1 replies
Si paling OP
untung di ingetin:v
P Febrian
jir anal😅😂
Envoy
keren
Ardian Tunasmobil
josss
Arga Wijaya
up
Handi Adi
ngopi Thor biar dpt ide bagus
Handi Adi
up thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!