NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Zaman Kerajaan.

Transmigrasi Ke Zaman Kerajaan.

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: shafrilla

Arin adalah gadis tomboi yang suka bercanda, sebagai anak SMA yang merayakan kelulusan. Arin atau Rin Rin bertamasya bersama rombongan sekolah nya, tanpa sengaja Arin menginjak kucing berbulu putih yang begitu cerah, setelah itu sebuah kejadian membuat Rin Rin terjatuh di sebuah lubang yang membawanya kesebuah dimensi lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ini dunia apaan sih?

"Hancurkan semua tempat yang berhubungan dengan para siluman itu, jangan biarkan hutan itu masih bisa dihuni!" perintah pria bertopeng.

"Baik, komandan!" jawab para prajuritnya. pria bertopeng memerintahkan seluruh prajuritnya untuk membakar habis hutan tempat berlindungnya para makhluk yang selama ini menghuni tempat itu.

Di tempat si kembar yang bernama Fan dan Fen, Rin Rin terlihat masih tidak sadarkan diri, dia masih terlelap dalam mimpi yang dia kira sebagai kehidupannya.

"Ibu, kenapa kamu menakuti kakak cantik?" tanya Fan kepada ibunya.

"Siapa yang menakutinya? kalian kan yang menakutinya." jawab nyonya Wan (ibu beruang).

"Hahaha.. kalian kalah, kalian harus menyerahkan uang kalian sama aku!" seru Rin Rin. dia masih terlelap dalam mimpinya, dia bermimpi kalau dia memenangkan taruhan dan saat ini dia mengambil uang teman-temannya.

Fan dan Fen yang melihat wajah lucu Rin Rin, mereka menatapnya dengan penuh perasaan penasaran. "Ibu, kakak cantik sedang bermimpi apa?" tanya Fan kepada ibunya.

Nyonya Wan juga merasa aneh dengan ekspresi yang ditunjukkan oleh Rin Rin. "Iya, bahagia banget dia, apa dia bermimpi mendapatkan sesuatu?" tanya balik nyonya Wan.

"Dasar kalian ini muka-muka miskin, masak kalian tidak punya uang sama sekali, lihat aja aku punya banyak uang!!" seru Rin Rin di dalam mimpinya.

Ketiga makhluk beruang itu saling menatap satu sama lain. "Ternyata kakak cantik mata duitan ya Bu." ucap Fan.

nyonya Wan menganggukkan kepalanya. "Kebanyakan kalau gadis cantik itu matre, mata duitan." jawab nyonya Wan yang kemudian mencari tahu mengenai gadis yang dibawa oleh kedua anaknya Fan dan Fen, si kembar menceritakan mengenai Rin Rin yang ditemukan di dalam sumur keramat tersebut. sumur yang berada di perbatasan dunia manusia dan dunia siluman itu tidak ada yang pernah bisa memasukinya, namun hari itu kedua bocah beruang itu melihat ada sosok seorang gadis muda yang terperangkap di dalam sumur keramat itu.

"Jadi seperti itu ya?" tanya nyonya Wan.

Si kembar menganggukkan kepalanya.

"Ibu beruang!!!!!" panggil seseorang dari luar rumah keluarga beruang.

"Iya sebentar, ada apa nyonya kodok." jawab ibu beruang yang keluar. Di luar rumahnya ada siluman katak wanita yang sedang membawa beberapa buah-buahan.

"Oh ya, yang aku dengar katanya kedua anakmu itu menemukan gadis cantik dari bangsa manusia ya?" tanya nyonya katak.

Ibu beruang menganggukkan kepalanya.

"Seperti apa wajahnya? cantik tidak?":tanya nyonya katak kembali.

Ibu beruang menganggukkan kepalanya.

"Cantik mana dia sama aku?" tanya penasaran nyonya katak.

Ibu beruang tidak menjawab, namun dia hanya membalas dengan senyuman. "Ya cantik dialah dari mana-mana, lah.. bibirmu aja setebal itu, warnanya merah seperti habis ditabok sama suamimu." gumam ibu beruang dalam hati sembari menunjukkan senyum keputusasaannya.

Sesaat kemudian datanglah seorang pria dengan tubuh yang begitu gagah, dia mempunyai dua tanduk di kepalanya, dia adalah paman kerbau.

"Nyonya Wan!" panggil Bao jeng si siluman kerbau.

Rin Rin yang berada di dalam rumah nyonya beruang, Dia kemudian mulai sadar dan mulai membuka matanya, di depannya ada dua makhluk imut yang ternyata mereka bisa berubah menjadi dua beruang kecil.

"Hihihi... aku masih mimpi ini." ucap Rin Rin yang kemudian menutup matanya kembali. "Plak..," karena gigitan nyamuk di wajahnya hal itu membuat Rin Rin memukul wajahnya sendiri, setelah itu dia baru sadar kalau sekarang ini Dia tidak sedang bermimpi. "Auh.. Sakit."

"Kakak kamu sudah bangun?" tanya Fen.

Rin Rin tidak menjawab, Dia menatap tajam si kembar yang ada di depannya, sesaat kemudian tiba-tiba salah satu tangannya menyentuh wajah si kembar kemudian dia malah tertawa sendiri. "Hahaha... ternyata aku tadi hanya berhalusinasi." ucap Rin Rin.

"Tidak kok Kak, tadi kakak tidak berhalusinasi." jawab Fan. sesaat kemudian dia malah merubah dirinya menjadi beruang kecil, baru bernafas lega dibuat berteriak histeris kembali.

"A-ada hantu!! ada hantu!!" teriak Rin Rin yang kemudian melompat dari ranjang dan berlari keluar dari rumah nyonya beruang. Namun ketika dia baru keluar dari rumah nyonya beruang di depannya malah dia melihat sekumpulan hewan yang sedang asyik mengobrol.

Kedua mata Rin Rin membulat, suaranya seolah tercekat dengan kedua bola mata terus berkedip, seolah dia meyakini kalau saat ini dia masih sedang bermimpi.

"Dia kah gadis itu nyonya beruang?" tanya nyonya katak.

Melihat katak berukuran besar dan dia bisa berbicara, tentu saja hal itu membuat Rin Rin berteriak histeris. "Ada katak bisa bicara!!! ada katak bisa bicara!!" teriaknya. setelah itu dia kembali pingsan.

Brukk..

"Kalian sih.. membuat gadis ini jadi syok, lebih baik kalian berubah wujud menjadi manusia deh.. biar dia tidak terus-terusan pingsan. Kalau dia terus-terusan pingsan bisa kebablasan dia." ucap nyonya beruang yang kemudian meminta para tetangganya berubah wujud menjadi manusia. dia akan memberi penjelasan kepada Rin Rin perlahan-perlahan.

Setelah pingsan selama hampir setengah hari akhirnya Rin Rin terbangun, di depannya dia melihat beberapa makhluk seperti pada umumnya, manusia. Dia mengira kalau dari tadi dia hanya bermimpi, lalu sesaat kemudian nyonya beruang memperkenalkan dirinya secara resmi begitu pula dengan para tetangganya.

Nyonya beruang juga menceritakan kalau saat ini Rin Rin berada di dunia para siluman dunia yang terhimpit diantara dunia para manusia, iblis dan juga para roh gentayangan.

"Hah...., mimpi apa sih aku selama iniiiii, udah tempatnya horor orang-orangnya horor aku malah tinggal di sini, horor banget sih hidupku ini." keluh Rin Rin yang nampak menundukkan kepalanya.

Beberapa hari kemudian.

"Kakak, ayo ikut aku." ajak Fan.

"Mau kemana?" tanya Rin Rin.

"Arin." panggil putra paman kerbau.

"Ada apa Hu-bao?" tanya Rin Rin.

"Ayo, ikut aku ke ladang besar." ajak Hu-bao.

"Aku mau ikut!!" seru si kembar.

"Ayo!" seru Hu-bao penuh semangat.

Rin Rin yang sekarang lebih di panggil Arin pergi ke ladang besar bersama dengan si kembar juga Putra Paman kerbau. Arin bertanya mengenai ladang besar yang akan mereka datangi, karena tempat mereka berhimpitan dengan dunia manusia, dunia siluman, dunia iblis juga dunia para arwah gentayangan.. tentu saja para siluman harus mempunyai batasan.

"Kita mau apa ke sini?" tanya Arin.

"Kita cari ikan, di sini ikannya besar-besar." jawab Hu-bao.

"Tapi kakak, di sini kan dilarang mencari ikan. bagaimana jika tiba-tiba manusia melihat kita?" tanya si kembar.

"Tenang saja, sekarang wujud kita kan manusia, mereka tidak akan mengetahui kalau kita ini adalah siluman." jawab Hu-bao.

ARin hanya mengikuti apa yang dilakukan oleh si kembar dan Hu-bao, mereka sekarang ini sedang memancing ikan di salah satu sungai yang ada di ladang besar.

*bersambung*

1
Zheyra
lanjut terus kak
Zheyra
Ternyata udah beristri🤭
Zheyra
lanjut kak
Zheyra
lanjut
atiyah
hallo thor ketemu lagi.semangat terus 💪
shafrilla: terima kasih kak.😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!