NovelToon NovelToon
Benih Sang Pewaris

Benih Sang Pewaris

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:28.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Aysha Siti Akmal Ali

Sebuah tragedi memilukan menghancurkan hidup gadis ini. Pernikahan impiannya hancur dalam waktu yang teramat singkat. Ia dicerai di malam pertama karena sudah tidak suci lagi.

Tidak hanya sampai di situ, Keluarga mantan suaminya pun dengan tega menyebarkan aibnya ke seluruh warga desa. Puncak dari tragedi itu, ia hamil kemudian diusir oleh kakak iparnya.

Bagaimana kisah hidup gadis itu selanjutnya?

Ikuti terus ceritanya, ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aysha Siti Akmal Ali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Akhirnya pernikahan meriah untuk kalangan kelas menengah ke bawah itu pun berakhir. Para tamu undangan yang tadinya memenuhi kediaman orang tua Julian, kini sudah kembali ke kediaman mereka masing-masing.

Beberapa menu hidangan yang tadi tersusun rapi di atas meja, kini ludes. Tak satu pun tersisa, hanya menyisakan cucian peralatan makan yang masih kotor, yang kini tengah dibersihkan oleh beberapa orang ibu-ibu.

Sementara itu di kamar pengantin.

Tampak Dea yang masih duduk di tepian tempat tidur barunya sambil menatap ke arah luar jendela. Di mana ia masih bisa melihat dan mendengar suara deburan ombak dengan sangat jelas.

Gadis itu terpaku. Ia tidak tahu malam seperti apa yang akan ia dan Julian lewati malam ini. Rencana Julian yang ingin menghabiskan malam pertama mereka di rumah baru, terpaksa di urungkan. Sebab kedua orang tua Julian menginginkan pasangan pengantin tersebut menghabiskan malam pertama mereka di rumah mereka.

Julian yang baru saja selesai berbincang bersama para sahabatnya, segera masuk ke kamar. Ketika membuka pintu, mata lelaki itu langsung tertuju pada sosok gadis cantik yang masih mengenakan gaun pengantin lengkap.

Perlahan Julian menghampiri tempat tidur kemudian duduk di samping Dea sambil melabuhkan ciuman di salah satu pundak gadis itu.

"Dea sayang, aku pikir kamu sudah mandi, ternyata belum, ya? Apa kamu memang sengaja menungguku agar kita bisa mandi bareng?" goda Julian yang sekarang mulai mengelus lembut pipi kanan Dea sambil tersenyum hangat.

Perlahan Dea menoleh kepada Julian yang masih menatapnya dengan lekat. Melihat lebih jauh ke dalam bola mata lelaki itu, Dea semakin merasa berdosa. Ia merasa dirinya sudah seperti penipu ulung yang tega menipu kekasihnya sendiri.

"Mas," Lirih Dea yang kemudian membuang napas beratnya.

"Ya?" sahut Julian sembari membuka satu persatu kancing kemeja berwarna putih yang masih melekat di tubuhnya. Setelah kemeja tersebut lepas dari tubuhnya, ia meletakkannya di samping tempat tidur sambil terus menatap Dea.

"Mas, aku ingin berkata jujur padamu," lirih Dea.

Karena sudah tidak tahan melihat kecantikan Dea saat itu, Julian menutup bibir gadis itu dengan menggunakan jari telunjuknya. Ia tersenyum kemudian berbisik kepadanya.

"Hush! Bicaranya nanti saja. Sebaiknya sekarang kita ke kamar mandi agar tubuh kita segar dan setelah itu baru kita ...." Julian mengerlingkan matanya kepada Dea kemudian membalikkan tubuh gadis itu dengan perlahan.

"Berbalik lah. Biar aku bantu melepaskan gaun pengantinmu," sambung Julian.

Dea yang sudah dalam posisi membelakangi Julian, hanya bisa pasrah dan membiarkan lelaki itu membuka resleting panjang yang terpasang dari bawah leher hingga ke pinggang dengan sangat hati-hati.

Julian tidak bisa menahan perasaannya ketika melihat bagian punggung mulus milik Dea tampak di depan mata. Ia melabuhkan ciuman hangatnya di beberapa titik yang membuat gejolak hasratnya memuncak.

Dea memejamkan matanya pelan sambil merasakan hangat dan lembutnya bibir lelaki itu ketika menyentuh kulitnya yang putih mulus. Saat itu hasratnya pun ikut menggelora dan untuk sesaat beban berat yang ada di dalam hati dan pikirannya tiba-tiba menghilang.

"Akhhh ...." Terdengar suara lenguhan yang keluar dari bibir gadis itu.

Julian tersenyum tipis. Suara desahann yang keluar dari bibir Dea membuat ia semakin bersemangat untuk melakukan yang lebih dari itu. Bibirnya terus menelusuri setiap inci kulit putih mulus tersebut dan tangan lelaki itu kini mulai menyusup ke dalam gaun pengantin yang masih melekat di tubuh Dea.

Tangan nakal lelaki itu mulai menemukan dua buah aset kembar milik Dea yang masih tertutup dengan braa berwarna pink. Perlahan tapi pasti, tangan itu kini masuk ke dalam braa dan mulai memporak-porandakan isi di dalamnya.

"Akhhh ...." Suara lenguhan itu kembali terdengar ketika Julian memainkan puncak buah kenyal tersebut.

"Apa kamu menyukainya?" bisik Julian di samping telinga Dea sambil sesekali memainkan telinga gadis itu dengan lidahnya.

"Hsstt, akh ... ya, Mas. Aku suka," desisnya.

Dea menggenggam erat tangan Julian yang masih bermain di dalam braa miliknya. Ia ingin lelaki itu bermain lebih liar lagi. Julian pun semakin semangat. Lelaki itu bergegas melepaskan gaun pengantin milik Dea dan melemparkannya ke samping tempat tidur.

"Lakukan sekarang atau kita mandi dulu?" bisik lelaki itu lagi dengan jantung yang mulai berpacu dengan sangat cepat.

Deg!

Dea membulatkan matanya dengan sempurna. Kata-kata yang keluar dari bibir Julian barusan tiba-tiba saja mengingatkan dirinya akan kejadian naas pada malam itu. Mengingatkan dirinya yang sudah tidak suci lagi.

"Dea? Apa kamu mendengarku?" tanya Julian kepada Dea yang masih terdiam dan mematung.

...***...

1
Avril
/Facepalm/
Shakiera Afaf Ihza
Luar biasa
Joel
kakak ipar yg jahat,, trus adik ipar yg bego terlalu lemah. masa ngelawan aja gak bisa,, terlalu golek jadi cewe. trus jadi Julian laki laki bego jg, gak bisa ngobrol secara baik2 malah dengan mabuk2 trus merasa diri loh jadi orang yg paling kecewa, paling terpuruk. heh bego yg paling menderita disini si dea, udh diperkosa disiksa sama kak iparnya, lah u. lah sudahlah lanjut lagi ke ceritanya.. jadi Greget aki bacanya..😤
Roroh Rohimah
Luar biasa
Tika Maniez
thor kemana aja gak ada kabar nya so apakah cerita ini gak ada kelanjutannya
Novano Asih
nah lo Ervan sama Nadia😃😃
Novano Asih
syukurin itu karma yg kedua buat Alfa tadinya kupikir nggak bisa on dari awal
Novano Asih
Wis merantau ke kota aja siapa tahu ketemu Alfa
Novano Asih
Julian ini tipe laki"plin plan maunya menang sendiri berarti cintanya untuk Dea nggak tulus
Hylos Nana
Luar biasa
Hanifah
mulutmu Susi tanpa saringan
Mazree Gati
ko ga mati di keroyok warga,,hebat sakti
Mazree Gati
dea bukanya kabur masih di situ goblok,,
Mazree Gati
bukannya pergi kabur ke kontrakan,,pingin ngakak takut keselek
Mazree Gati
end aja thorr
vit
Terima kasih atas karyanya kk author..
vit
🤣🤣🤣
Wulan Catur
ya ada bagus nya jugak sihh,,, walaupun matre 😏
altanum
akhirnya dea menemukan kebahagiaan nya.g jadi dapat mertua yg nyebelin,malah mertuanya sayang bnget...
Cindy Cindy
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!