NovelToon NovelToon
KISAH CINTA SANG PEWARIS TAHTA

KISAH CINTA SANG PEWARIS TAHTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintapertama / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Pangeran / Tamat
Popularitas:92.9k
Nilai: 5
Nama Author: Reni t

Dilarang Bom like...


Kisah ini menceritakan tentang seorang pangeran yang harus mengasingkan diri karena tidak ingin mewarisi tahta sang Ayah di usianya yang masih sangat muda.

Pangeran Areez harus selalu berpindah tempat tinggal, dirinya tidak pernah menetap di satu tempat untuk menghindari kejaran para bodyguard ayahnya yang selalu mencari dirinya untuk kembali ke istana.

Hingga akhirnya di tempat persinggahan nya yang terakhir dirinya bertemu dengan seorang wanita sederhana dan jatuh cinta kepada wanita tersebut.

Karena dirinya sudah terlanjur jatuh cinta pada wanita yang bernama Evina, dirinya tidak bisa pindah dari tempat itu.

Sampai akhirnya para bodyguard sang raja menemukan tempat persembunyiannya, dan akhirnya membawa pangeran Areez kembali ke istana.

lalu bagaimanakah kelanjutan dari kisah cinta sang Pangeran?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terpesona

Pagi ini matahari bersinar begitu cerah, langit yang biru membentang luas dengan hanya di hiasi awan kecil yang bergumpal seperti kuncup bunga yang sedang menunduk.

Evina gadis kurus dengan pergelangan tangan yang sangat kecil serta pipi nya terlihat tirus sedang berkutat dengan pekerjanya sebagai pencuci selimut di istana kerajaan Underland.

Wajahnya terlihat sangat lelah dengan keringat yang bercucuran di pelipis wajahnya.

Seperti biasa ia selalu fokus dalam melakukan pekerjaannya, seperti yang saat ini sedang ia lakukan, kepalanya tampak menunduk dan kakinya menginjak tumpukan selimut yang sedang di cuci nya.

Tampak juga beberapa pelayan istana lain yang sedang melakukan hal sama.

Tak lama kemudian datanglah seorang pelayan istana perempuan yang menghampiri Evina.

''Evina...''

Terdengar suara kepala pelayan itu memanggil namanya.

Evina pun menoleh dan menghentikan pekerjaannya lalu menghampiri orang yang memanggil namanya.

''Ada apa Nyonya? tanya Evina yang sudah berada di hadapan kepala pelayan tersebut.

''Mulai hari ini kamu akan dipindah tugaskan ke bagian dapur istana, sekarang juga cepat kamu bersihkan tubuhmu dan pergi ke sana.''

Evina tampak terkejut, bagaimana mungkin ia akan bekerja di dapur istana? sementara dia sama sekali tidak pandai memasak.

Namun dirinya tidak bisa berbuat apapun, ia akan mematuhi perintah dan segera menuju dapur istana.

Evina memang sudah tidak merasa asing dengan suasana dapur, meski dirinya kurang pandai dalam memasak namun ia pernah bekerja di sebuah cafe sehingga sedikit mengerti cara menyajikan masakan.

Yang menjadi masalah Evina adalah dapur tempat baru nya bekerja terletak di dalam istana, yang tentu nya tidak terlalu jauh dari kamar pangeran Arezz yang saat ini statusnya masih sebagai kekasihnya.

Evina tampak sedang menyajikan piring masakan, yang akan segera ia bawa ke meja makan tempat para anggota keluarga kerajaan menyantap makanan bersama.

Dengan jantung yang sedikit berdetak kencang, Evina membawa satu piring hidangan yang akan di bawanya ke meja makan bersama pelayan lain, hidangan masakan kerajaan yang bahkan dirinya pun belum pernah mencicipi makanan tersebut.

Evina nampak menata rapi setiap hidangan yang ia bawa di atas meja, ada lebih dari sepuluh lauk yang kini sudah tertata sangat rapi dengan tiga lilin yang menyala di tengah tengah meja besar tersebut.

Setelah semuanya siap, satu persatu keluarga kerajaan duduk di kursi makan, yang akan di buka oleh setiap pelayan yang berdiri di belakangnya.

Raja Arthur, Ratu Emillia, selir agung, dan ketiga putra nya sudah nampak duduk di atas kursi makan. Tinggal tersisa pangeran Arezz yang belum ada di sana.

Lalu tak lama kemudian Pangeran Arezz hadir di sana bersama Sakti yang nampak berjalan di belakang pangeran Arezz.

Evina membuka kursi yang akan menjadi tempat duduk pangeran Arezz, pangeran pun duduk di kursi tersebut tanpa menoleh ke arah Evina karena dirinya tidak tahu jika yang membukakan kursi untuknya adalah kekasihnya sendiri.

''Silahkan di makan,'' ucap Baginda kepada semua yang ada di sana.

Mereka mulai menyantap satu persatu makanan yang tersaji di atas meja tak terkecuali pangeran Arezz.

Sakti yang berdiri tepat di belakang kursi pangeran belum menyadari jika Evina pun berdiri tepat di samping nya, karena baginya semua pelayan yang bekerja di istana terlihat sama dengan memakai seragam yang sama dan tentu saja dengan tatanan rambut pun di buat sama.

Sampai akhirnya sakti menoleh ke arah Evina, ia memandang lekat wajah pelayan yang berdiri tepat di samping itu, ia merasa jika pelayan tersebut terlihat seperti seseorang yang pernah ia kenal.

Sampai akhirnya Sakti benar benar menyadari jika pelayan tersebut adalah Evina, wanita yang sangat dicintai oleh junjungan nya.

Sakti berusaha menahan rasa keterkejutan nya dengan mencoba bersikap biasa saja seolah tidak melihat apapun.

Setelah selesai menyantap makanan, setiap pelayan yang berdiri di belakang kursi akan menuangkan air putih ke dalam gelas kosong yang sudah tersedia di atas meja.

Pelayan pun tampak mengisi gelas kosong dengan air putih, tak terkecuali Evina, dirinya menuangkan air ke gelas pangeran Arezz dengan sangat hati hati.

Sebenarnya dia sudah tahu jika yang sedang ia layani adalah pangeran Arezz, dirinya sebisa mungkin mengontrol detak jantung serta mengatur emosi nya agar tidak terlihat gugup oleh semua yang ada di sana.

Pangeran Arezz memperhatikan pergelangan tangan pelayan yang sedang menuangkan air putih ke dalam gelasnya, dia merasa Familiar dengan pergelangan tangan yang terlihat kecil dengan jari jari yang putih serta kuku nya yang lentik.

Setelah gelas terisi dengan air Evian hendak menyimpan kembali teko kecil yang ia gunakan untuk mengisi gelas tersebut.

Namun secara tiba tiba tangan Arezz meraih pergelangan tangan Evina yang sontak membuatnya sangat terkejut, begitupun dengan semua yang hadir di meja makan tersebut.

''Kamu kenapa nak?'' tanya sang ibunda menatap tangan anaknya yang kini sedang menggenggam pergelangan tangan salah seorang pelayan.

Pangeran Arezz terdiam tanpa menjawab pertanyaan ibunda.

Matanya sibuk memperhatikan jamari serta bentuk pergelangan tangan yang kini ada di genggaman nya.

''Pangeran...'' Raja Arthur manggilnya.

''Maaf ayahanda.''

Pangeran Arezz melepaskan pergelangan tangan Evina lalu sedikit menatap wajah nya, yang sontak membuatnya sedikit terkejut, karena yang dilihat nya memang Evina, wanita tinggi, kurus dengan memiliki pergelangan tangan yang sangat kecil serta pipi tirus namun masih terlihat sangat cantik di matanya, yang kini sedang menunduk karena semua mata sedang menatap padanya.

''Kamu kenapa? apa kamu tertarik dengan pelayan kurus seperti dia,'' ucap pangeran Brendan dengan tatapan sinis dan mulut yang tersenyum tipis.

''Apa maksudmu?''

''Jika memang dirimu tertarik padanya, tinggal bawa saja ke dalam kamarmu, jangan cuma memegang pergelangan tangan nya di atas meja, membuatku jadi tidak nafsu makan saja,'' Brendan masih dengan tatapan sinis nya.

''Sudah cukup, kalian jangan membuat kegaduhan di meja makan,'' Baginda Raja sedikit menaikan suaranya.

''Sepertinya kamu pelayan baru, saya baru melihat mu berada di sini,'' ucap Ratu Emillia.

''Iya benar Ratu, saya pelayan baru di sini, baru hari ini saya mulai di tempat kan di bagian dapur istana, dan saya merasa sangat gugup dan sedikit bergetar saat menuangkan air putih di gelas pangeran, mungkin itu sebabnya beliau meraih pergelangan tangan saya,'' jawab Evina dengan menunduk.

Ratu Emillia mengangguk tanda mengerti dengan ucapan Evina.

''Siapa namamu?'' tanya Pangeran Brendan.

''Nama saya Evina.''

Pangeran Brendan tampak tersenyum melihat wajah cantik Evina, dirinya merasa, meskipun Evina mempunyai tubuh yang kurus namun wajah nya terlihat sangat cantik dengan bola mata coklat berkilau serta bulu mata yang panjang lentik.

Pangeran Brendan sungguh terpesona melihat keindahan bola mata Evina, di tambah dengan tatapan matanya yang sayu, membuatnya tak berhenti menatap wajah cantik Evina dengan tersenyum sambil meneguk satu gelas air putih di tangan nya.

*****

1
Angel
keren
𝗩⃝🌟 Zahra
plis walaupun aku baru baca aku di buat nangis sama cerita ini ya Allah Thor 😭😭😭
Reni: 😘😘😘😘😘
total 1 replies
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
semangat evina
ponakan Bang Tigor
makasi banyak thor atas cerita dan pelajaran hidupnya❤️
SEMANGAT berkarya thorr 🔥🔥🔥
semoga othor sehat selalu, bahagia setiap saat dan rezeki lancar, aamiin aamiin
ponakan Bang Tigor: aamiin aamiin, makasi ya thor❤️❤️
Yoi kakk, siap🔥🔥🤗
total 2 replies
ponakan Bang Tigor
aaa sedih 😭😭😭
Arezz dijemput Evina dan berbahagia di alam sana. Adam bersedih karena telah kehilangan ayahnya😭😭😭
hidup Adam ngenes banget😭
ponakan Bang Tigor
akhirnya cinta Brian dan Flora berbuah manis❤️
ponakan Bang Tigor
semoga raja Arezz dan Adam hidup bahagia
ponakan Bang Tigor
sedih banget😭
ponakan Bang Tigor
aaa aku nangis 😭😭😭 aaaa 😭😭😭😭
ponakan Bang Tigor
aaa sedih banget😭😭😭
kasihan Evina ga salah apa². kasihan Adam yang sekecil itu harus ditinggal ibunya😭😭😭
nelongso banget sih hidupnya Evina dan Arezz,😭
ponakan Bang Tigor: iya kak, samean pintar mengaduk-aduk emosi pembaca 🔥🔥
total 2 replies
ponakan Bang Tigor
tanpa Evina sadari bahwa hukuman itu sangat-sangat berat bagi dirinya dan Arezz😔
morypiee̶
Semangat thorr😉
𝑽𝒊 𝑱𝒊𝒂𝒙𝒖
lewat🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️
Mom FA
aku mampir tor🤗
ponakan Bang Tigor
haishh awas kau Brendan 🔥
ponakan Bang Tigor
dasar Brendan jahat banget, minta dipukul tuh orang
ponakan Bang Tigor
aa nangis kasian Arezz dan Evina 😭😭😭
ponakan Bang Tigor
visualnya Evina cantik banget. nelongso banget nasib Evina dan Arezz ini😭
ponakan Bang Tigor
wah visualnya ganteng juga. itu visualnya Arezz ya thor?
kasian banget si Arezz sampe berubah gitu😭😭
ponakan Bang Tigor
aaa kasian banget Arezz 😭😭 Evina pasti tersiksa menikah dengan Brendan jahat itu 😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!