NovelToon NovelToon
Boy Is My Future Wife

Boy Is My Future Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Identitas Tersembunyi / Romansa / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:16.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mutzaquarius

Kejutan yang Freya siapkan untuk William berubah menjadi mimpi buruk saat ia memergoki pria itu berselingkuh. Tanpa niat melabrak, Freya justru merekam pengkhianatan tersebut dan bersumpah akan membalasnya.
Namun, sebelum rencananya selesai, Freya diculik dan dipaksa menerima perjodohan dengan Steven, pria dingin dan berkuasa.
Menolak tunduk, Freya kabur dan menghancurkan karier William dengan menyebarkan video perselingkuhannya.
Tapi, masalah tidak berhenti di sana. Steven murka karena Freya melarikan diri. Ia mengerahkan anak buah untuk menangkap gadis itu, tanpa menyadari bahwa mereka akan bertemu dengan cara yang tak terduga, yang mana Freya menyamar sebagai laki-laki, dan menjadi bodyguard barunya dengan nama Boy.
Kedekatan mereka memicu konflik yang lebih berbahaya, saat Steven mulai merasakan perasaan terlarang pada sosok yang ia yakini sebagai seorang pria.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

"Apa?" pekik William terkejut. "Kalian ingin aku mendekati putri Tuan Jacob?"

"Iya, sayang. Ini kesempatan besar untuk kita," ujar Rena lembut, tentu penuh perhitungan. "Tadi pagi, Mama dan Papa mendengar kabar kalau putri Tuan Jacob membatalkan perjodohannya. Artinya, kau punya peluang."

"Tapi masalahnya, aku bahkan tidak tahu siapa dia? Seperti apa orangnya? Bagaimana kalau dia sama seperti anak Tuan Bayu?"

"Tidak mungkin," sahut Rena cepat, dengan tegas. "Jangan samakan keluarga Orlando dengan keluarga Bayu. Mereka itu seperti langit dan bumi."

Rena mendekat, mengusap bahu William dengan gerakan menenangkan, sekaligus menekan.

"Tidak peduli seperti apa rupa putri Tuan Jacob, yang terpenting adalah hartanya."

"Tapi, Ma... " William menelan ludah. "Bagaimana dengan Grace?"

Rena berdecak pelan. "Tidak usah kau pikirkan. Dia hanya wanita penggoda. Kalian cuma bersenang-senang, bukan?"

William mengangguk pelan. Sejak awal, ia memang mendekati Grace hanya untuk pelampiasan saja karena Freya tidak pernah mengizinkannya menyentuh lebih jauh. Namun, di luar dugaan, hubungan itu tersebar ke seluruh kantor, tempat ia bekerja. Hingga akhirnya, ia terpaksa bertahan dalam ikatan yang tidak pernah ia inginkan.

"Mama yakin, dia sama saja dengan mantan kekasihmu. Mereka hanya mengincar harta keluarga kita," lanjut Rena.

"Tapi, Ma... " William kembali ragu. "Tuan Jacob dekat dengan Steven. Dia pasti tahu bagaimana hubungan kita dengan Steven selama ini. Aku tidak yakin bisa."

Rena menatapnya tajam. "Kau ini sama bodohnya dengan Papamu," ucapnya tanpa basa-basi. "Kalau kita tidak mencoba, bagaimana kita tahu hasilnya, hm?"

Ia tersenyum tipis, penuh keyakinan. "Yang penting kau setuju. Sisanya, serahkan pada Mama."

William terdiam lama. Pergulatan jelas terlihat di wajahnya. Hingga akhirnya, ia mengangguk pelan.

"Baiklah, aku ikuti keinginan mama," ucap William akhirnya.

"Kau memang putraku." Rena mengusap bahu William, dengan senyum merekah di bibirnya.

...****************...

Steven dan Freya berbaring di atas ranjang. Freya tidur memeluk Steven dengan erat, seolah takut pria itu akan kembali menjauh darinya. Lengannya mengunci tubuh Steven, napasnya teratur, mencari rasa aman.

Sementara Steven mengusap rambut Freya perlahan. Gerakannya berhenti saat matanya menangkap luka kecil di pelipis wanita itu.

Ia mengernyit, lalu menekan luka itu tanpa sadar, membuat Freya meringis pelan.

"Ish.."

"Sakit?" tanya Steven khawatir.

Freya mendongak, menatapnya sekilas lalu menggeleng pelan. Ia kembali menyembunyikan wajahnya di dada Steven.

"Luka ini tidak ada apa-apanya, dibandingkan sikap dingin mu padaku," gumamnya lirih.

Steven terdiam. Ia mendorong bahu Freya perlahan, memaksa menatap dirinya. Sorot matanya tajam, penuh emosi yang belum tuntas.

"Itu karena kau membohongiku."

Bibir Freya mengerucut manja. "Aku sudah bilang, semua itu hanya salah paham." Ia kembali memeluk Steven, lebih erat.

"Selama ini, aku hidup sendiri di luar. Aku ingin mandiri, bekerja di perusahaan lain. Tapi Papa dan Mama tiba-tiba menculik ku dan memaksaku menikah."

Ia mengencangkan pelukannya. "Aku menolak karena saat itu aku baru saja putus cinta," ucapnya lirih.

Steven menatap langit-langit, lalu kembali pada Freya. "Kalau begitu, kenapa kau menyamar menjadi bodyguard-ku?"

"Itu tidak disengaja," jawab Freya pelan. "Waktu itu orang-orang Mama mengejar ku. Aku takut, aku belum siap menikah. Jadi, aku menyamar sebagai laki-laki untuk mengelabui mereka."

Ia menarik napas, dan kembali melanjutkan. "Kebetulan, saat itu aku melihat mobil dengan mesin menyala... "

"Jadi, kau masuk ke mobilku hanya untuk melarikan diri?" tanya Steven.

Freya mengangguk. "Aku tidak menyangka, kau salah mengira aku sebagai bodyguard barumu." Ia tersenyum tipis. "Lagipula, aku memang membutuhkan pekerjaan. Jadi, aku mengambil kesempatan itu."

Steven menghela napas panjang. Ia kembali mendorong bahu Freya, sedikit menjauh.

"Bagaimanapun juga, kau sudah membohongiku," ucapnya tajam. "Kau tahu? Bagaimana perasaanku saat menyadari aku menyukai... Pria?"

Steven menunduk, suaranya merendah. "Aku mengira, aku tidak normal. Aku bahkan sempat berpikir membawamu ke luar negeri dan menikah dengan mu."

Freya tersenyum getir. Ia mengecup bibir Steven singkat. "Maaf. Sebenarnya, aku berniat jujur setelah perjodohanku dibatalkan. Tapi ternyata—"

Steven bangkit, mengusap wajahnya kasar, menahan gejolak di dadanya.

"Steve?" Freya ikut bangkit, lalu memeluknya dari samping. "Apa kau benar-benar ingin membatalkan perjodohan ini?" tanyanya hati-hati.

Steven menghela napas berat. "Iya."

Freya terdiam. Pelukannya terlepas perlahan.

"Aku berniat membatalkannya demi Boy," ucap Steven lirih.

"Tapi, aku adalah Boy," sahut Freya.

"Aku tahu," jawab Steven. "Dan itu yang membuatku bingung sekarang."

Freya menyentuh wajah Steven dengan kedua tangannya. "Apa yang membuatmu bingung?"

"Aku menganggap diriku tidak normal karena menyukai Boy," ucapnya lirih. "Tapi, kau adalah Boy. Maksudku—"

Freya membungkamnya dengan ciuman. Kali ini lebih lama, dan dalam.

"Kau normal, Steve," bisiknya saat ia melepas ciumannya. "Aku percaya itu."

Steven menatapnya dalam-dalam. Lalu ia meraih pinggang Freya, mengangkatnya hingga duduk di pangkuannya.

"Katakan, rahasia apa lagi yang kau sembunyikan dariku?" tanyanya dengan nada serius.

"Emm... itu—"

"Aku tidak akan marah," potong Steven.

Freya menelan ludahnya kasar. "I-itu... William. Dia mantan kekasihku."

DEG!

"Apa?" Steven terpekik, matanya membelalak. “

Kesal.

Itu satu-satunya kata yang tepat menggambarkan perasaan Steven saat ini.

Bukan karena Freya pernah memiliki masa lalu, melainkan karena nama William adalah orang yang lebih dulu menempati hati wanita itu. Fakta itu menghantam egonya tanpa ampun.

Rahang Steven mengeras. Tangannya yang semula bertengger di pinggang Freya perlahan mengendur, lalu jatuh ke sisi tubuhnya.

"Jadi... Dia orang pertama yang kau cintai?" ucapnya pelan, suaranya dingin dan berat.

Freya terdiam sejenak, lalu mengangguk jujur. "Iya."

Jawaban singkat itu terasa seperti duri yang menancap di dada Steven.

Ia memalingkan wajah, menghela napas panjang, berusaha mengendalikan emosinya. Namun tetap saja, ada rasa panas yang menjalar, cemburu, iri, dan amarah yang bercampur menjadi satu.

"Pantas saja, kau begitu membenci William. Apa kau sengaja ingin menggunakan ku untuk membalasnya?" gumamnya sinis.

"Aku tidak begitu," sahut Freya cepat.

Steven terkekeh pendek. "Tapi kenyataannya, dia pernah ada di hatimu, sebelum aku." Kalimat itu meluncur dingin, dan menusuk.

Freya meraih tangannya. "Itu masa lalu, Steve. Aku sudah selesai dengannya."

Steven menatapnya tajam. "Bagaimana aku bisa yakin?" tanyanya. "Bagaimana aku tahu, aku bukan sekadar pengganti?"

Freya terpaku untuk sesaat. "Karena aku yang menyebarkan video skandal nya di kantor. Dan, aku tidak akan pernah kembali padanya."

Steven terdiam.

Untuk sesaat, kemarahannya goyah. Namun rasa kesal itu belum sepenuhnya padam, terutama karena bayangan William masih berdiri di antara mereka, sebagai masa lalu yang tidak bisa ia hapus begitu saja.

Ia mengusap wajahnya kasar. "Apapun alasannya, aku benci kenyataan bahwa ada pria lain yang pernah memiliki hatimu sebelum aku," ucapnya jujur. "Dan, dia adalah William."

Freya menyentuh dadanya naik, lalu melingkarkan kedua tangannya, memeluk leher pria itu. "Tapi, kau adalah pria yang memilikiku sekarang."

"Aku? Memilikimu?" ulang Steven. "Bagaimana aku bisa percaya? Apalagi, yang aku sukai adalah Boy, bukan Freya."

Freya menarik nafas dalam "Kalau begitu, kita buktikan saja," ucap Freya seolah menantang. "Siapa pemilik hatiku sekarang? Dan, apa kau pria normal?"

1
yumna
steve ayo lawan merka smeua
+62 boker
happy fasting kaka gemoy❤️
🏫⃟Sᵐᵖpocing😹
marhaban ya ramadhan ka thor🙏
🇦 🇵 🇷 🇾👎
penasaran jg
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
🇦 🇵 🇷 🇾👎
np korupsi kau
🇦 🇵 🇷 🇾👎
lp kn boy... skrg freya🤣
🇦 🇵 🇷 🇾👎
mokondo anjg.. ud lakor.. licik hdp pulak kau babi.... kpn mt ny mrk
🇦 🇵 🇷 🇾👎: ya lh kk🤣
total 2 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
kasian
🇦 🇵 🇷 🇾👎: bnr... jgn biar kn mokondo tu dkt" ayag beibh😡
total 2 replies
yumna
eh jngan sMpe tuh william macam"
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Biar aja dia macem-macem, siapa tahu, Stepen yang untung 😆
total 1 replies
yumna
miko mata"dadynya evelin kah....?
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Hohoho/Applaud//Applaud/
total 1 replies
ana
lanjut thor.bagus
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Thankiyu, kak 💜
total 1 replies
yumna
jangan sampe yaaa denis rena william ngingau d tempat acra 🤣🤣🤣🤣ngaku freya pacrnya
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Wah, bahaya inih😆
total 1 replies
yumna
jangan berantem xan ber2 yaaa🤭🤭🤭
indriyanii
wah salah paham STEV..tpi itu kan kata Miko..apa Miko kerja sama dengan di rena ya
yumna
miko mta"untk siapa
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next... miko o miko.... jgn"😡
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Jangan-jangan, apa? /Chuckle/
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
miko aq crg jg sm dy
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Miko anak baik😆
total 1 replies
shabiru Al
lhooo miko... ? dia memberi laporan sama siapa ya... jadi miko itu pengkhianat juga apa gimana...
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Tidak mungkin /Scream/
total 1 replies
yumna
surh tlfn rena yg jd mata"nya 🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!