NovelToon NovelToon
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Idola sekolah / Bad Boy
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Aliya sofya Putri

Novel ini menceritakan tentang seorang gadis yang mencintai seorang teman kelas nya, namun cinta nya hanya bertepuk sebelah tangan, dan novel ini juga menceritakan tentang perubahan sikap kedua orang tua nya yang berubah semenjak kedatangan sepupu nya yang ikut tinggal bersama keluarga nya, ia sangat sakit dan terluka namun ia di sambut dengan hangat oleh lelaki yang selama ini melindungi nya dari kejauhan dan ia pun pergi tinggal bersama laki laki itu, ternyata laki laki itu adalah seorang CEO dan MAFIA, pada akhirnya laki laki yang ia cintai dan orang tua nya menyesal

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliya sofya Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18 SAKIT

Setelah menempuh perjalanan yg cukup lama, akhirnya mobil Nathanael pun memasuki gerbang rumah Alletha, setelah memberi tahukan diri nya siapa.

Nathanael menatap Alletha yg sedang tertidur, dan ia pun menghela nafas panjang, ia langsung menggendong tubuh Alletha dalam pelukan nya, dan langsung keluar dari mobil setelah pintu mobil di buka oleh sang sopir.

Ting

Tong

Ting

Tong

Nathanael memencet tombol bel di rumah Alletha dengan keras

Setelah menunggu beberapa menit akhirnya pintu di buka.

Ceklek

"Loh, non, non Alleth kenapa." Ucap mbok Jum panik

"Ayo ayo masuk." Ucap mbok Jum lagi sambil mempersilahkan Nathanael untuk masuk.

Mbok Jum langsung berlari menaiki tangga dan menuju kamar Bu iris.

"Nya, nyonya, non Alleth nya." Ucap mbok Jum sambil memanggil Bu iris

Bu iris yg sedang ada di balkon kamar pun langsung berlari membukakan pintu.

Ceklek

"Ada apa mbok, ada apa sama Alletha." Jawab Bu iris khawatir

"Mbok juga GK tau nya." Jawab mbok Jum

Bu iris pun langsung berlari menuruni tangga

"Hati hati nya." Teriak mbok Jum khawatir.

Bu iris langsung berlari mendekat ke arah Nathanael yg sedang duduk di sofa samping Alletha yg sedang tertidur.

"Nak Nathanael, apa yg terjadi dengan Alletha." Ucap Bu iris khawatir dan langsung mendekati Alletha

"Sekarang Alleth sudah Tidak apa apa kok tam, tapi tadi waktu upacara Alletha pingsan, dan langsung di bawa ke ruang uks dan di periksa sama anak anak PMR." Jawab Nathanael

"Apa! Pingsan." Ucap Bu iris panik dan langsung memegang tangan Alletha

Alletha yg merasa terganggu dengan suara suara org yg sedang berbicara pun langsung terbangun.

"Eumm." Gumam Alletha, ia Masi sangat merasakan pusing di kepala nya, Bu iris yg melihat itu pun langsung memijit pelipisnya anak nya pelan

"Alleth, nak, kenapa kamu tidak mau jujur sama mamah dan papah, kalau kamu sakit." Ucap Bu iris

"Maaf mah." Jawab Alletha lemah

Bu iris yg melihat Alletha dengan kondisi lemah seperti itu pun langsung bangkit, dan mengambil handphone rumah, ia ingin menghubungi suaminya.

.........

.........

"Assalamualaikum pah." Ucap Bu iris

"Waalaikumsalam, ada apa mah." Jawab pak raider di sebrang telpon

"Pah, apa papah Masi sibuk, Alletha tadi pingsan pah di sekolah, dan sekarang kondisi nya sangat lemah." Ucap Bu iris

"Apa! Papah pulang sekarang." Jawab pak raider dan langsung mematikan sambungan telepon, saking panik nya ia sampai lupa mengucapkan salam

""""""

"David tunda dulu rapat hari ini, saya ingin segera pulang, dan harus membawa anak saya ke rumah sakit." Ucap pak raider

"Owh baik pak." Jawab David

""""""

"Terimakasih ya nak, sudah mengantarkan Alleth ke rumah." Ucap Bu iris

"Sama sama Tan, itu juga janji Nathanael ke pada om." Ucap Nathanael, dan di angguki oleh Bu iris

"Kalau begitu Nathanael pamit dulu tan." Ucap Nathanael dan menyalami tangan Bu iris

"Iya, hati hati ya." Jawab Bu iris

"Makasi Dar." Ucap Alletha, dan di angguki oleh Nathanael

"Assalamualaikum." Ucap Nathanael

"Waalaikumsalam." Jawab Bu iris dan Alletha

Nathanael pun langsung keluar dari rumah itu dan menuju ke arah mobil.

"Pulang pak." Ucap Nathanael

"Oh, siap den." Ucap sang sopir dan menjalankan mobil nya

""""""

"Non ini di minum, mbok buatin air jahe, biar badan seger dan sehat." Ucap mbok Jum

"Gk mau mbok, pasti pait." Jawab Alletha

"Pait cuma sedikit kok non." Jawab mbok Jum lagi

Alletha pun langsung mengambil air jahe itu sambil menutup hidung nya ia pun langsung meminum habis air jahe itu

"Aahh, mah minta air putih." Ucap Alletha

Bu iris pun langsung memberikan air minum kepada Alletha

"Assalamualaikum." Ucap pak raider sambil memasuki rumah dengan tergesa-gesa dan di ikuti oleh seorang dokter.

"Waalaikumsalam." Jawab Alletha, Bu iris, dan mbok Jum kompak

"Sayang, kamu kenapa, kamu tidak apa apa kan nak." ucap pak raider khawatir

Alletha pun tersenyum.

"Alletha gak kenapa Napa kok pah, hanya pusing saja." Jawab Alletha

"Dok langsung saja, periksa kondisi anak saya." Ucap pak raider

"Kenapa tidak di bawa ke dalam kamar saja mah." tanya pak raider

"Tadi nak Nathanael yg meletakkan Alleth di sofa tamu pah, karna tadi mamah di kamar jadi mamah tidak tau." Jawab Bu iris

"Nathanael yg mengantarkan Alletha." Tanya pak raider lagi, dan di angguki oleh Bu iris

Sedangkan sang dokter pokus memeriksa keadaan Alletha.

"Bagaimana pak kondisi anak saya." tanya Bu iris khawatir.

Sedangkan pak raider diam dan juga ingin mendengar kan.

"Alhamdulillah anak ibu tidak kenapa Napa, hanya saja, anak ibu ini kecapean, dan juga telat makan, mangkanya maag nya kambuh." Jawab sang dokter.

"Saran saya, anak bapak dan ibuk harus istirahat yg cukup, dan makan tepat waktu, agar hal seperti ini tidak terjadi lagi." Ucap sang dokter lagi.

Skip

Setelah dokter itu pulang, pak raider langsung mengangkat Alletha dan di bawa menuju ke kamar nya.

"Pasti anak papah ini sangat seru jalan jalan kemarin, sampai sakit seperti ini." Ucap pak raider kepada Alletha

"Hehe iya pah soalnya seru banget." Jawab Alletha

"Sudah sudah, sayang kamu istirahat ya, biar cepat sembuh." Ucap Bu iris

"Iya mah." Jawab Alletha

Pak raider dan Bu iris pun langsung keluar dari kamar Alletha, dan menuju ke kamar mereka.

"Alhamdulillah ya mah, Nathanael bisa menepati janji nya, untuk menjaga anak kita." Ucap pak raider

"Iya pah, mamah fikir Nathanael GK bakalan mau dekat Alletha, karna mamah liat Nathanael org nya sangat dingin." jawab Bu iris dan di angguki oleh pak raider.

 

"Den, gimana Keadaan non Alletha, kenapa bisa sampai pingsan di sekolah." Tanya sang sopir, Nathanael saat ini Masi berada di perjalanan

"Hm, ya Masi lemah pak." jawab Nathanael sambil memainkan ponsel nya

"Owh, semoga cepat sembuh ya den, non Alletha nya." ucap pak sopir lagi

Sedangkan Nathanael hanya diam saja.

Setelah beberapa lama Nathanael pokus terhadap ponsel nya, ia pun sekarang pokus menghadap keluar, dan tak sengaja netra nya melihat rumah makan nasi Padang.

"Pak pak, berhenti dulu di rumah makan nasi Padang." Ucap Nathanael.

"Owh siap den." Jawab pak sopir dan langsung membelokan mobil ke arah rumah makan nasi Padang tersebut.

Nathanael pun turun dari mobil dan langsung keluar.

"Ayo pak turun, kita sarapan dulu." Ucap Nathanael

"Haduh den, silahkan den saja, bapak mah gak punya uang." Jawab sang sopir

"Sudah ayok lah pak, Nathanael traktir." Ucap Nathanael

"Wah yg benar ni den." Jawab sang sopir antusias

"Iya pak." Jawab Nathanael dingin

"Kalau gitu mah ayok den." Jawab sang sopir, dan mereka pun berjalan masuk ke dalam rumah makan nasi Padang tersebut

 

 

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!