NovelToon NovelToon
Bangkitnya Sang Pewaris Miliarder

Bangkitnya Sang Pewaris Miliarder

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Kebangkitan pecundang / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:127.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: ZHRCY

Sawyer Reynolds, seorang mahasiswa miskin di Central International University, menghadapi penghinaan dari pacarnya, Stella Reed, dan mahasiswa kaya, Dylan Cooper, yang mencampakkannya karena uang. Setelah dipukuli dan dikeluarkan dari kelas, Sawyer ditemukan oleh seorang pria kaya, Samuel, yang ternyata adalah ayahnya yang telah lama hilang. Sawyer mengetahui bahwa ia adalah pewaris tunggal kekayaan triliunan dolar. Dengan identitas barunya sebagai seorang miliarder, Sawyer berencana untuk membalas dendam kepada mereka yang telah merendahkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ZHRCY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 Resmi

"Benarkah?" Sawyer sedikit tertegun sekaligus senang mendengarnya. "Apakah aku perlu menandatangani untuk resmi mengambil alih sebagai CEO?"

Samuel mengangguk dan berkata, "Tentu saja, tanda tangani saja dan selesai. Kau bisa membacanya terlebih dahulu."

Sawyer mengambil map itu. Setelah membacanya dengan saksama, ia segera menandatanganinya dan menyerahkannya kembali kepada Samuel.

"Sudah selesai, Ayah," katanya.

Samuel mengangguk dan menerima map tersebut.

"Selamat, Nak. Mulai sekarang kau bisa mengunjungi perusahaan kapan saja. Akan kukirimkan dokumennya," katanya.

Sawyer mengangguk. "Hei Reynolds, akhirnya saatnya terbang tinggi ke langit," katanya sambil tersenyum lalu berjalan keluar.

Keesokan harinya, setelah bersiap-siap, Sawyer duduk untuk sarapan dan mempertimbangkan pilihan transportasinya hari itu.

"Ayah, aku ada kelas. Bolehkah aku memakai Rolls-Royce?" tanyanya.

Henry, yang juga berada di meja, menyela, "Tuan muda, bukankah kemarin kau mengatakan menyukai Bugatti Tourbillon?"

Sawyer mengangguk. "Ya, aku memang menyukainya, tapi akan lebih praktis memakai Rolls-Royce untuk ke kampus."

Sebenarnya, pilihan Sawyer menggunakan Rolls-Royce hari itu dipengaruhi oleh apa yang dilakukan Stella dan Dylan kemarin. Ia jadi lebih ingin mengendarainya sekarang.

Samuel tersenyum dan berkata, "Tentu saja, kau boleh memakainya hari ini. Kau tahu betapa aku menyukainya. Kalau mau, aku bisa meminta Henry mengatur pembelian yang baru untukmu."

Sawyer berpikir sejenak lalu menggeleng. "Tidak, Ayah. Aku belum pernah benar-benar membeli mobil sendiri. Jadi kurasa aku akan membeli Rolls-Royce sendiri, mungkin setelah kelas hari ini."

Samuel mengangguk dengan senyum hangat. "Baiklah, Nak. Hati-hati. Jika kau butuh sesuatu, beri tahu aku. Aku bisa meminta sopir mengantarmu, dan kau bisa membelinya setelah kelas selesai."

Sawyer menolak tawaran itu dengan menggelengkan kepalanya. Lalu ia pamit, sambil membawa MacBook yang dibelinya kemarin. Begitu berada di luar, ia memanggil taksi untuk mengantarnya ke universitas.

Sesampainya di universitas, Sawyer melihat waktu dan menyadari masih ada satu jam sebelum kelas dimulai. Karena tidak ada hal baru yang menarik di kampus, ia memutuskan kembali ke asrama.

Saat membuka pintu dan masuk, teman-teman sekamarnya terkejut. Sulit untuk menyangkal bahwa Sawyer terlihat sangat rapi hari itu, dari penampilannya yang terawat hingga aroma harum yang mengikutinya.

Meskipun sebagian besar dari mereka tidak menyukainya, mereka tidak bisa mengabaikan penampilannya yang stylish.

"Sawyer, ada apa hari ini? Dari mana kau mendapatkan pakaian sebagus itu?" tanya salah satu dari mereka.

"Hei, kau beli atau pinjam?" tanya yang lain.

Tanpa terganggu oleh tatapan dan pertanyaan mereka, Sawyer melihat sekeliling, berharap menemukan Julian dan Noah. Ia menyimpan barang-barang yang dibawanya ke dalam koper dan menguncinya.

Kemudian ia menelepon Julian. Setelah beberapa dering, Julian menjawab dengan suara ceria.

"Hai Sawyer, bagaimana kabarmu, kawan?" sapa Julian dengan gembira.

Sawyer tersenyum. "Aku baik, Julian. Kalian di mana? Aku tidak menemukan kalian di asrama,"

"Oh, kau sudah kembali?" jawab Julian dengan nada terkejut. "Itu kabar bagus.

“Aku dan Noah sedang di luar. Dua minggu lalu kami mengirim lamaran ke Skyvora Aerospace untuk bekerja di sana. Kami hanya ingin memeriksa apakah ada tanggapan. Hei, aku agak gugup mereka mungkin akan menolak kami," katanya.

"Skyvora?" Sawyer sempat terdiam. Sekarang ia memegang kekuasaan sebagai CEO Skyvora Aerospace Innovation, dan ia memiliki kuasa untuk membantu mereka jika mau.

"Jangan khawatir. Setelah selesai, cepat kembali ke kampus. Aku punya sesuatu untuk kalian berdua, dan bahkan jika kalian ditolak, aku akan mengatasinya," katanya menenangkan.

Julian tertawa kecil. "Kenapa kau terdengar seperti penyelamat hari ini? Tenang saja, bro. Doakan kami saja. Kalau kami diterima, kami akan menghasilkan banyak uang, dan kau juga dapat bagian. Lagipula, sudah lama aku bermimpi ingin bekerja di Skyvora,"

Senyum Sawyer tetap hangat. "Tidak masalah. Jaga diri kalian. Beritahu aku nanti."

Setelah berbincang singkat, ia menutup telepon.

Keluar dari asrama, Sawyer memandang sekeliling dengan senyum puas. "Aku punya begitu banyak uang, apa yang harus kulakukan sekarang?"

Tiba-tiba sebuah ide menarik muncul di benaknya. Ia memandang ke seluruh kampus dengan senyum tipis.

"Bagaimana kalau aku membeli kampus ini? Bukankah itu sesuatu yang luar biasa? Aku akan menjadi mahasiswa sekaligus pemilik kampus dan bahkan bisa melakukan apa pun yang kuinginkan," katanya. "Lagi pula, itu pasti akan membuatku semakin kaya, bukan?" ia tertawa memikirkan ide berani itu.

Bersemangat mencoba ide tersebut, Sawyer langsung menuju kantor. Butuh sekitar 20 menit baginya untuk sampai ke sana.

Sesampainya di sana, seorang petugas keamanan menghentikannya. "Hei, mau ke mana?" tanya penjaga itu.

Sawyer berdehem dan berbicara dengan nada formal. "Aku ingin bertemu dengan rektor. Ada hal penting yang ingin kubicarakan dengannya."

Penjaga lain bertanya, "Apakah kau mahasiswa di sini?"

Sawyer cepat-cepat mengangguk. "Ya, aku mahasiswa di sini. Rektor mengenalku, aku Sawyer..."

Sebelum ia selesai berbicara, salah satu penjaga menyela, "Tunjukkan kartu mahasiswamu."

Di universitas itu, setiap mahasiswa memiliki kartu identitas yang memberi mereka akses ke berbagai fasilitas.

Permintaan itu membuat Sawyer terkejut.

Ia tidak menyangka akan membutuhkannya dan meninggalkannya di rumah ayahnya.

"Ya, aku memang punya, tapi tidak kubawa. Ada di rumah," akuinya.

Petugas keamanan itu menjawab tegas, "Kalau ada di rumah, kami tidak bisa mengizinkanmu masuk. Silahkan ambil dan kembali lagi."

Sawyer menjawab dengan frustrasi. "Dengar, tolong beritahu Rektor bahwa Sawyer Reynolds, mahasiswa dari jurusan Manajemen Bisnis, ada di sini. Dia pasti mengenalku."

Para penjaga saling bertukar pandang dengan ragu. "Maaf, tanpa identitas yang sah, kami tidak bisa memberi akses," kata salah satu dari mereka dengan tegas.

Sawyer, mencoba lagi. "Aku paham prosedurnya, tapi ini urusan mendesak. Aku yakin begitu rektor diberi tahu, dia ingin menemuiku. Aku bahkan bisa menunggu di sini."

Penjaga kedua tetap tak tergoyahkan. "Kami tidak bisa membuat pengecualian, nak. Ini demi keselamatan dan keamanan semua orang."

Frustrasi Sawyer semakin memuncak. "Tolong, ini penting. Aku yakin begitu rektor diberi tahu, dia akan menemuiku."

Penjaga pertama menghela napas. "Kami hanya menjalankan tugas. Kami tidak bisa mengizinkan siapapun masuk tanpa identitas yang sah."

Sawyer menarik napas dalam-dalam.

"Apakah ada orang lain yang bisa kutemui? Mungkin dosen lain yang bisa menjaminku?"

Penjaga kedua menggeleng. "Maaf, prosedurnya sudah jelas."

Sawyer mengangguk lalu berkata, "Begini saja, bagaimana kalau aku memberi kalian tip supaya semuanya lebih mudah?"

Salah satu penjaga mengerutkan kening dan berkata tegas, "Berani sekali kau. Kau mau menyuap kami? Apa artinya 20 sampai 50 dolar bagiku?"

Sawyer tersenyum, suaranya rendah dan meyakinkan. "Bukan 50, tapi 5000. Artinya masing-masing 5000 dolar untuk kalian berdua.”

1
Anonim
Sukurlah biar megan tau rasanya mencintai dan sekaligus patah hati dalam kesalahfahaman.🤭😍
ELCAPO: bab terbarunya sudah di up yaa
total 5 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
thanks infonya 👍🏻
ELCAPO: bab terbarunya sudah di up di buku terbaru
total 2 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
yakkkkk bubar sudah lebih baik begitu salah sendiri kenapa tidak tegas menolak masih mau aja diajak Moesha ninu ninu 🤣🤣🤣
ELCAPO: jangan lupa yaa bab terbarunya sudah update, lanjut ke season 2 yang berjudul Pewaris Miliarder: Membuktikan Segalanya
total 4 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wahhhhh bisa terciduk ini Sawyer sama Moesha di ruang gym mereka woy sadarlah Megan akan datang dan pastinya sedih kalo liat Sawyer sedang dalam kondisi annuh🤣🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Rose demi ingin bersama Raymond malah bilang ke ayahnya supaya Megan dibunuh saja memang buah jatuh tidak jauh dari pohonnya 😏
ELCAPO: bab terbarunya sudah di up di buku terbaru
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
paman Megan ini mengerikan sekali padahal semua properti aset perusahaan semuanya milik Megan warisan kedua orang tuanya tapi dia kuasai ck ck ck 🤧
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
dasar dudul ini Dylan sudah dikasih tau sama Isaac jangan pernah mendekati atau membuat masalah dengan Sawyer Reynold malah masih mengadu sama ibunya 😏
Was pray
selesai sudah.... terciduk Sawyer sedang adu mulut sama moeisha... 👍
ELCAPO: bab terbarunya sudah di up yaa
total 3 replies
Was pray
Megan cantik sih tapi tololnya minta ampun...... bikin masalah terus, seperti itu kok diperjuangkan... cinta memang buta tapi ya logika harus dipakai saat sampai Sawyer... udah berapa duit yg dihambur2kan Untuk sekedar memanjakan Megan?
ELCAPO: bab terbarunya sudah di up yaa di buku terbarunya
total 2 replies
Was pray
kamu tinggal hubungi Henry utk memberesi dylan yg sok kuasa beres deh urusan. katanya lksmu gak pingin identitasmu sebagai pemilik hotel diketahui publik ya itu datu2nta cara, malah ribut sama dylan.. berpikirmu lemot sawayer
ELCAPO: bab terbarunya sudah di up yaa
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
akhirnya kau minta maaf dan berlutut di hadapan Sawyer makanya jangan suka meremehkan orang lain begitu saja kau kena batunya
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
mampusss luuu Dylan kau dengar sendiri bagaimana Sawyer memanggil nama ayahmu tidak pakai kata Pak atau Tuan🤣🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Dylan kau mempertaruhkan pekerjaan ayahmu dudul bisa bisa kau yang dihajar sama beliau🤣🤣🤣🤭
ELCAPO: jangan lupa baca cerita terbaruku yang berjudul Sistem Yang Mengubah Hidupku
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
ini pasti Dylan yang songong sok kaya padahal ayahnya bekerja sebagai manager di hotel milik Sawyer ck ck ck 😏
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
bukan tamu hotel tapi pemilik alias owner Sawyer Reynold nih 🤭😛👏🏻👏🏻
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wah benar benar akan disajikan hidangan Lobster Themidor padahal tadinya kan tidak adae jadi ada prok prok prok👏🏻👏🏻🤭🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
nah kan pasti bisa tersedia meskipun tadinya tidak ada bahan Lobster Themidor🤭🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
apa yang tidak bisa Sawyer dapatkan wong dia anak sultan dari Samuel Reynold 🤣🤣🤣🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
jangan sampai ada masalah lagi ini saat ketemuan sama Isabella 🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Megan langsung jadi trending ini masuk koran pulak🤣🤣🤣🤣😛
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!