NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah

Terpaksa Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Acaciadri

Tidak punya pilihan lain selain menikahkan Aruna dan Arka. karena sang calon pengantin wanita yang bernama Elia kabur di hari pernikahannya.

pernikahan itu hanya untuk dua tahun saja, itulah yang di katakan Arka di awal mereka setelah menjadi sepasang suami istri. tapi bagaimana kalau Arka beda pemikiran setelah tinggal satu atap yang sama dengan Aruna? dan bagaimana dengan Elia? apa sebtulnya alasan wanita itu kabur di hari pernikahannya?

cekidottt cerita keduaku. beri dukungan ya teman-teman❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Acaciadri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Aruna tidak terima dirinya di sebut murahan oleh Arka. Murahan bagaimana, sih? Toh dia hanya keluar dengan Rio selama beberapa jam saja dan itu pun hanya makan tepat di samping tempat kerja mereka juga kok dan keluarnya Aruna pun gara-gara pria yang sudah menjadi suaminya itu.

“Sialan..“Desis Aruna sambil menonjok udara, sungguh rasa kesal dan marah semakin besar untuk pria yang di sebut sebagai suaminya itu.

Kenapa hanya satu kali tamparan?? Arghhh, Aruna sungguh menyesal karena hanya satu kali tamparan yang ia layangkan. Padahal mah harus lebih daripada itu, biar tuman tuh laki!! Gila emang, di pikirnya Aruna ini wanita macam apa? Padahal Arka pun tak lebih baik dari Aruna kok.

****

Aruna telah bersiap dengan memakai pakaian kerjanya dan semua perlengkapan pun sudah masuk ke dalam tasnya dengan sempurna, pun dengan sebuah kotak bekal pink yang berisi roti tawar dengan taburan nori dan telur yang ia masak pagi-pagi sekali__entah kenapa, tapi Aruna sedang ingin membawa bekal saja ke tempat kerjanya.

Namun baru saja melangkah keluar dan bersiap untuk menaiki kendaraan miliknya, langkah kaki Aruna terhenti dan wanita itu memekik kaget tatkala di rasakannya tangannya di tarik oleh seseorang dan begitu sadar yang menariknya siapa dan terlebih Aruna masih sangat marah juga kesal karena di bilang wanita murahan, Aruna mencoba berontak dan melepaskan tangan itu dari pergelangan tangannya. Walau usahanya sia-sia, sebab pria itu menariknya begitu kuat sekali.

“Ada apa sih, mas? Lepasin nggak? Saya mau kerja lho, ini udah kesiangan.“Tukas Aruna dan melotot kepada Arka yang masih terlihat belum mau melepas tangannya.

Arka mendengus”Ikut saya. Ini semua gara-gara kamu juga kok.“

Aruna menatap tak percaya. Gara-gara Aruna? Apa yang telah Aruna lakukan? Apa karena kemarin dia keluar dengan Rio? Oh ya ampun masih di bahas juga rupanya.

“Bahkan kita udah sepakat kalau kita___.“Aruna tidak bisa melanjutkan ucapannya tatkala dengan mudah dan ringan serta terlihat tanpa beban sama sekali. Arka menggendongnya ala bridal style.

Sebenarnya apa sih mau Arka?.

“Sayang, aku kan udah bilang kalau kamu di rumah aja. Gak usah kerja, kamu lagi hamil lho. Mana tadi subuh-subuh muntah-muntah..“Ucap Arka begitu lembut dengan tatapan yang seolah penuh cinta, sampai-sampai Aruna tidak bisa mengeluarkam kata-kata karena terkejut dan juga syok berat.

Ini Arka suaminya kan? Bukan jin yang mendadak menyerupai suaminya?

Pasalnya dia benar-benar berubah hanya dalam hitungan detik saja lho.

“Mas Arka__.“

“Hm iya? Kenapa? Mau apa? Mau rujak kan? Iya, nanti aku beliin. Tapi kamu di rumah ya? Kalau kamu kerja, aku takut kamu kenapa-kenapa eum dan soal kemarin, aku percaya kok sama kamu, lagian kan Rio itu cuman temen kamu. Aku juga tahu kalau kamu pergi gak cuman sama dia, tapi sama temen-temen kamu yang lain juga, aku gak percaya sama foto yang ada di grup itu, kamu tenang aja ya.“

Aruna kicep, mendadak tenggorokannya terasa kering kerontang. Dan jantungnya di dalam sana bertalu-talu kencang, sialan! Arka ini sepertinya sedang kesurupan jin deh. Bisa-bisanya dia melakukan hal seperti ini pada Aruna, memanggilnya sayang dan tatapan itu, sialan sekali!

“Mas kamu kesurupan?.“Tanya Aruna sambil memegangi keningnya menggunakan punggung tangannya, Arka menarik tangan itu dan mengecup punggung tangan Aruna dan tentu saja tindakan Arka benar-benar membuat Aruna terkejut bukan main.

“Eummm Bu Rt.“Ucap Arka dan ucapan Arka membuat Aruna ikut menoleh, tak lama Bu Rt dan Tika pun keluar dari persembunyian mereka__pantas saja Arka sangat aneh, ternyata yang di lakukan pria itu semata-mata karena Tika dan Bu Rt yang sepertinya menyelidiki Aruna dan Arka di rumahnya.

Cihhhh menjengkelkan sekali, Padahal Aruna hampir terbuai dengan perlakuan Arka lho, sialan sekali!

“Ehh i..ya Pa..k Ar..ka.“Sahut Mawa seraya terkekeuh hampa, wanita paruh baya itu pun menatap pada Arka dan Aruna tak enak, apalagi dengan posisi Arka yang masih menggendong Aruna ala bridal style.

Ide dari Tika lah yang membuat Mawa pun setuju untuk ikut menyelidiki bagaimana kehidupan rumah tangga Aruna dan Arka, sosok pengantin baru di kompleks perumahan mereka__karena kejadian kemarin, di mana Tika dan Mawa memergoki Aruna jalan bersama pria lain, dan pria itu memberikan usapan di kepala Aruna, mereka memotret bahkan mengiriminya kan langsung pada grup dan Arka secara pribadi. Namun tanggapan Arka begitu datar dan intinya pria itu menolak percaya kalau pria yang bersama Aruna adalah selingkuhannya__namun Tika kekeuh percaya kalau Aruna bukanlah wanita baik-baik alias pelakor. Makanya ia pun memaksa Mawa untuk pagi-pagi sekali mendekati rumah Arka dan stay di sana untuk menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi.

Namun yang terjadi malah sebaliknya. Mereka sama-sama terkejut, malu juga merasa iri. Melihat bagaimana sikap Arka yang hangat, sayang dan sangat peduli serta romantis pada istrinya__ughh apalagi endingnya Mawa dan Tika pun ketahuan Arka pula.

Astaga, malu sekali.

“Saya boleh minta tolong sama bu Rt, kan?.“Tanya Arka sambil tersenyum hangat dan karena terlanjur malu, Mawa pun menganggukan kepalanya pasrah.

“Bo..leh kok pakk Arka, silahkan.“

“Eum istri saya kebetulan sedang ngidam rujak pagi ini bu, bu Rt bisa belikan kan? Kebetulan saya lagi gak bisa ninggalin dia sendirian, apalagi istri saya muntah-muntah terus. Kasihan juga.“

“Oh iya, bisa kok pak Arka. Saya bantu belikan.“Tukas Mawa cepat seraya balas senyum untuk Arka dan Tika sendiri hanya bisa mendengus kasar. Gagal rencananya, padahal Tika sudah bersemangat empat lima ingkn menyebarkan gosip terbaru mengenai pasutri baru ini__tapi ternyatan dugaannya salah, Arka bahkan tidak marah sama sekali. Yang ada sebaliknya. Pria tampan itu terlihat begitu sayang sekali dengan istrinya.

“Ini uangnya. Dan untuk kembaliannya silahkan bu Rt dan mbak Tika gunakan saja, ya. Saya gak keberatan kok. Makasih ya, bu Rt mbak Tika, maaf saya merepotkan.“

“Iya, gak papa kok Pak Arka. Sama sekali Pak Arka tidak merepotkan kok.“

*****

Sialan sekali, hampir saja Aruna terbuai dengan sikap Arka yang mendadak berubah lembut, menatapnya penuh kasih dan bahkan mau menggendongnya hampir setengah jam lamanya__hah. Ternyata itu semua gara-gara keberadaan bu Rt dan Tika yang entah kenapa bisa terjadi.

Sungguh Aruna tidak mengira kalau kedua wanita itu nekat mendatangi rumah ini dan menjadi mata-mata, ckckck.

“Aruna.“Panggil Arka, Aruna yang sudah bersiap dengan helm dan jaket pun menoleh ke arah sang suami malaa, gara-gara pria itu Aruna jasi kesiangan dan sudah pasti gajinya akan di potong. Aruna akan menerima gaji yang tak utuh nanti di akhir bulan, karena Arka membuatnya telat.

“Kamu gak usah kerja aja.“Ujarnya, mulut Aruna menganga lebar, tatapannya berubah tajam ke arah pria itu.

“Maksud Mas Arka?.“Tanyanya tak mengerti, Arka berdecak.

“Ya, libur aja. Lagian udah cukup siang, sekalian aja gak usah kerja.“

Dia ngomong sangat gampang sekali, tak tahu saja bagaimana bosnya dan bagaimana kelabakannya rekan kerjanya apabila Aruna tidam bekerja.ckck

“Saya harus kerja mas.“

“Tapi ini udah siang lho. Gak papa sesekali.“

“Terus yang buat saya terlambat, siapa?.“Sindir Aruna dengan memutar kedua pupilnya ke atas dan Arka balas mendengus kasar.

“Saya tidak sengaja, lagian saya cuman mau menyelamatkan harga diri kamu di hadapan mbak Tika dan bu Rt kok.“Ujarnya ketus, Aruna mendelik ke arahnya keras.

“Makasih kalau gitu, tapi maaf mas. Gak perlu sebetulnya. Toh andai saya punya pacar pun harusnya mas gak masalah, ya?.“

“Ya, saya gak masalah. Silahkan, tapi minimal jago nyembunyiin dari orang-orang di kompleks ini, ya!.“

“Maksud mas Arka?.“Tanya Aruna berbalik sepenuhnya lalu memicing ke arah Arka.

Arka menghela nafas panjang.

“Kalau mau pacaran, minimal pintar main kucing-kucingan, lah.“

“Siapa yang pacaran memangnya?.“Tantang Aruna seraya melipat kedua tangannya di dada dan menatap Arka tajam.

“Kamu lah, saya enggak ya!.“

“Ya, karena calon istri mas Arka ninggalin mas Arka. Gitu aja kok susah sih.“Sindir Aruna sambil mendengus kasar dan Arka yang di sindir pun menatap Aruna tajam.

Bisa-bisanya Aruna menyindirnya. Mana dia kelihatan sama sekali tidak merasa bersalah pula.

“Kamu nyindir saya, Aruna?.“

“Lho, mana ada. Saya bicara fakta ya, mas!.“Tegas Aruna dan membuat Arka membuang nafas kasar lalu wajahnya memaling ke arah kanan.

Semakin ke sini, semakin Aruna berani.

“Saya pergi, malam ini saya gak akan masak. Mau pacaran sampai saya puas, kalau mas Arka mau makan. Silahkan pesan go food saja atau kalau mau, Mas Arka bisa manasin lauk yang ada di lemari es.“

“Tapi Aruna__.“

“Cukup mas!! Saya gak punya waktu berdebat sama Mas Arka. Mas Arka ini kenapa, ya? Makin lama, kenapa makin ngeselin sih? Suka banget nyampurin hidup saya? Perkara Rio teman saya, harusnya Mas Arka abai sih, bilang aja Mas Atka gak tahu apapun, gitu aja. Jangan malah berakting jadi keluarga sakinna, mawaddah, warrahmah ya mas.“

Arka bungkam, atau lebih tepatnya Aruna tak membiarkan Arka bicara sepatah katapun

.

“Oh ya. Satu lagi, oerkara kehamilan palsu yang Mas Arka buat. Saya gak ikut bertanggung jawab, andai keluarga mas atau keluarga saya tahu ya. Jadi silahkan Mas Arka tanggung sendiri resikonya.“Setelah mengatakan itu, Aruna pun segera keluar dari rumah Arka dan buru-buru menaiki motor kesayangannya.

“Padahal gue cuman mau bilang, kalau dia pake sendal gue sebelah..ckck.“Ujar Arka smabil geleng-geleng kepala dan sudut-sudut bibirnya terangkat lalu membentuk sebuah seringaian tipis di bibirnya.

1
Ariany Sudjana
ini lagi Elia kangen sama arka, kalau kangen, kenapa kamu kabur pas mau menikah sama arka? dasar murahan kamu Elia
Ariany Sudjana
dua-duanya keras kepala
Ariany Sudjana
kenapa kamu bilang aruna murahan? murahan mana sama Elia yang kabur pas hari pernikahan, dan Aruna yang harus menggantikan?
Sam A13
terus dong ceritanya bags ceritanya👍
Dewi Sri Astuti: di tunggu lanjutannya ya kak, terimakasih sudah mampir🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!