Seorang pemuda tampan dari sebuah alam bawah dan dari sebuah perkumpulan keluar SING yang ada di sebuah wilayah mencoba dan terus mencoba. Entah apa yang akan di laluinya.
simak terus jalan ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ai Aiy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Gedung HARTA dan SUMBERDAYA.
Keesokan paginya setelah membersihkan muka dengan air hangat yang telah tersedia di sana, SING KANG beranjak keluar dari kamarnya menuju keluar dari tempat penginapan.
Setelah keluar dari tempat tersebut, kemudian SING KANG langsung menuju ketempat rumah makan yang dikunjunginya kemarin dan langsung memesan makanan kesukaannya.
Melihat Tuan Muda yang kemarin memberinya tip sangat banyak, pelayan cantik itu segera saja menghampiri SING KANG dan langsung menyapanya dengan ramah. Kemudian menyuruhnya duduk.
Setelah memesan makanannya seperti porsi makan kemarin. SING KANG duduk dengan tenang sembari menunggu pesanannya datang. Sambil iseng.
Dia melirik keseluruh ruangan rumah makan tersebut, ternyata tamu pengunjungnya tidak terlalu banyak. Hanya ada lima puluh meja saja yang berisi semua tamu. Selebihnya semuanya kosong.
Setelah pesanannya sampai, SiNG KANG langsung menyantap makanannya dengan cepat tanpa berlama lama lagi dia segera meninggalkan rumah makan itu setelah membayar makanannya.
Keluar dari rumah makan tersebut, SING KANG berencana mengunjungi gedung HARTA dan SUMBER DAYA yang ada di kota TOGE tempat sekarang SING KANG berada.
SING KANG bukan tidak punya tujuan datang ke gedung HARTA dan SUMBER DAYA ini, ia berencana menjual beberapa pil yang telah di sulingnya.
Setelah mencari beberapa saat, akhirnya SING KANG menemukan sebuah gedung besar memiliki beberapa lantai dan di depan gedung itu bertuliskan HARTA dan SUMBER DAYA.
Gedung HARTA dan SUMBER DAYA adalah sebuah gedung menyediakan berbagai keperluan untuk Dunia persilatan. Atau para kultivator, para orang orang kuat dan juga tempat pelelangan semua harta benda.
"Selamat datang Tuan Muda di gedung kami, ada yang bisa saya bantu?" Seorang pelayan datang menghampiri kearah SING KANG dan menyapa dengan ramah.
"Kakak, bisakah aku bertemu dengan manager gedung HARTA dan SUMBERDAYA ini,?"
"OOO, bisa! Memangnya ada apa?" Kakak pelayan itu menjawab dan bertanyak balik.
"HMM...Aku ingin bertransaksi dengan jumlah yang banyak" Ucap SING KANG.
"Oke, baiklah Tuan Muda. Tapi tunggu sebentar, aku ingin meminta izin terlebih dahulu dengan Manager" Ucap Kakak pelayan itu, kemudian dia segera berlalu meninggalkan SING KANG menuju kelantai atas tempat ruangan sang Manajer berada.
Setelah duduk menunggu, SING KANG kemudian langsung mengeluarkan Paman TIGER LON dan berkata memerintahkan.
"Paman TIGER LON! Aku ingin Paman segera mencarikan informasi mengenai Kota TOGE ini. Apapun itu" Ucapnya.
"Baik Tuan Muda" Ucap Paman TIGER LON dan tidak menanyakan tentang perihal alasannya. Dia sudah paham apa maksud Tuan Muda. Setelah keluar dari Gedung HARTA dan SUMBERDAYA, kemudian berlalu dari tempat tersebut mengerjakan tugas pertamanya.
Tak beberapa lama kemudian, sang Kakak pelayan itu telah kembali dan menyampaikan bahwa sang Manajer mengizinkannya bertemu dan menyuruh pelayan itu segera mengantarkannya keruang sang Manajer.
"Tuan Muda, mari!" Sang pelayan itu berseru, kemudian langsung berjalan yang di ikuti oleh SING KANG di belakang kakak pelayan itu.
Tidak beberapa lama kemudian, mereka sampai di ruangan atas tempat sang Manajer berada.
Sang kakak pelayan itu segera mengetuk pintu terlebih dahulu meminta izin.
Tiba tiba terdengar sebuah suara dari arah dalam ruangan tersebut.
"Masuk!" Ucapnya.
"Tuan Muda! Silakan masuk" Ucap sang kakak pelayan menyuruhnya masuk sembari membukakan pintu.
SING KANG segera saja bergerak memasuki ruangan tersebut di ikuti oleh sang Kakak pelayan di belakangnya.
Setelah mereka sampai di depan meja sang Manajer, Kakak pelayan maju ke depan dan menerangkan kepada sang Manajer.
"Tuan Manager, Tuan Muda ini yang ingin bertemu dengan anda tadi dalam urusan transaksi dalam jumlah besar" Ucap sang kakak pelayan.
"Baik, terimakasih! Kamu boleh kembali ketempat kerjamu" Ucap sang Manajer menyuruh pelan itu segera pergi meninggalkan ruangannya.
Ruangan itu sangat luas, dekorasinya sangat mewah. Ada berbagai macam ornamen dan hiasan dan juga rak buku beserta rak obat dan rak entah apa itu namanya. Hanya sang para pembaca yang tau.
Di dalam ruangan itu terdapat juga seorang pria tua kira kira berumur seratus tahun. Pria tua itu duduk dengan tenang sambil membaca sebuah buku yang sangat tebal. Judulnya Judul Judulan.
"Tuan muda, silakan duduk! Santai saja, nikmati dulu Tuak Kayangan ini" Ucap sang Manajer kepada Tuan Muda SING KANG.
"Terimakasih Tuan Manajer" ucap SING KANG, Kemudian SING KANG langsung duduk.
"Oh ya, perkenalkan nama saya SING KANG" Ucapnya kepada sang Manajer.
"Tuan Muda SING KANG, aku marga GENG, GENG GONG. Aku Manager cabang kota TOGE ini dan pria tua itu adalah Ketua cabang Kota TOGE ini, namanya JIN JUN" Ucap sang Manajer juga memperkenalkan dirinya beserta sang ketua yang ada di belakangnya.
Pria tua yang di panggil Tetua JIN JUN segera menoleh sambil tersenyum kearah SING KANG dan menggukkan kepalanya.
Sambil mengobrol dan menikmati Tuak Kayangan, SING KANG langsung ke intinya dan segera mengeluarkan beberapa botol pil dari dalam cincin penyimpanannya. Ia berka.
"Tuan Manager, saya ingin menjual semua botol botol pil buatan saya ini. Coba Tuan Manajer periksa dulu!"
Dukung terus cerita ini dengan cara.
Suka.
Iklan.
Hadiah.
Vote.
Like.
Jangan lupa kritik dan saran dan masukannya.
Ada kelanjutannya ke halaman selanjutnya.