NovelToon NovelToon
Misteri Kematian Ibu

Misteri Kematian Ibu

Status: sedang berlangsung
Genre:Hantu / Horor / Mata Batin
Popularitas:96.6k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Vera merantau ke kota dan bisa di katakan bawa dia jarang pulang ke rumah karena memiliki hubungan yang tidak baik dengan Pak Darto Ayah kandung dia sendiri, namun kali ini Dia terpaksa harus pulang ketika mendengar kabar bahwa Bu Elma telah meninggal dunia.

semula Vera menganggap bahwa kematian Bu Elma adalah kematian yang biasa, namun beberapa malam saja dia tinggal di rumah itu malah menemukan keanehan yang tidak biasa.

benarkah Bu Elma meninggal karena sesuatu yang tak kasat mata?

mampukah Vera untuk mengungkap masalah tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7. Kejang sebelum meninggal

"Ayah mau kemana dengan Bibi Erna?" Dina menegur Darto ketika mereka berdua terlihat akan pergi dari rumah ini.

"Ada sedikit urusan jadi kami berdua akan pergi sebentar." Erna yang menjawab dengan pakaian yang begitu rapi.

"Kamu tolong jaga rumah dan awasi Vera agar dia tidak membuat ulah nanti." pesan Darto kepada Dina.

"Tapi Kenapa harus berdua saja? kan lebih baik bila mengajak orang lain juga." Dina merasa kurang nyaman dengan kedekatan mereka berdua.

"Kamu kenapa sih Dina? atau kamu sudah terkena racun dari Vera sehingga terus saja berbicara tidak pantas seperti itu!" Erna menatap tidak suka pada keponakan dia sendiri.

Darto sudah sama sekali tidak menanggapi dan dia segera masuk ke dalam mobil karena mungkin urusan ini sangat mendesak sehingga dia harus pergi dengan buru-buru seperti itu, Dina masih ingin menjawab juga tentang ucapan Erna barusan namun wanita itu telah pergi dengan gaya yang begitu elegan karena walau mereka tinggal di kampung namun serba kecukupan.

Dina hanya bisa menatap mobil yang sudah perlahan menghilang dari pandangan mata dengan perasaan yang begitu aneh serta dia juga tidak mengerti kenapa kedekatan antara saudara ipar sangat lengket seperti itu, setelah Bu Elma meninggal dunia baru Dina menyadari bahwa mereka berdua terlihat begitu erat dan agak kurang nyaman di pandang mata.

Ini saja entah ke mana mereka mau pergi sehingga terlihat sangat rapi dan dalam hati Dina sudah merasa curiga bahwa di dalam mobil itu mereka bermesraan satu sama lain, entah kenapa mendadak saja Dia memiliki pikiran seperti itu padahal selama ini juga tidak pernah memikirkan hal buruk demikian.

"Ah sudah lah." Dina memutuskan untuk pergi masuk ke dalam rumah dan tidak memikirkan hal tersebut.

"Kamar Ibu di bereskan ya nanti, Din." Siti menatap Dina yang baru dari luar.

"Tidak harus sekarang, Bi! biar saja dulu, nanti akan ada waktu nya." ujar Dina asal.

"Loh kok kamu ngomong begitu, kan Bibi ngomong baik baik." Siti menatap sang keponakan yang terlihat begitu ketus sekali.

Dina tertegun sesaat karena menyadari bahwa tadi dia sudah berbicara tidak sopan kepada Siti karena terbawa emosi setelah melihat keadaan Erna dan juga Darto, jadi ketika ada orang lain berbicara tentang masalah lain dia juga terbawa emosi dan malah berbicara tidak sopan seperti itu.

Siti menarik nafas panjang ketika menyadari bahwa Dina mungkin saja masih sedih atas kematian Elma, siapa yang tidak sedih karena baru kemarin Elma meninggal dunia dan anak-anak pasti merasa sangat kehilangan sosok wanita itu di dalam hidup mereka semua.

Vera kebetulan lewat dan dia sama sekali tidak mendengar apa yang dikatakan oleh kedua orang itu karena dia lebih fokus untuk masuk ke dalam kamar Elma, namun ternyata kamar itu terkunci dan entah siapa yang memegang kunci itu sehingga Vera harus menarik nafas panjang Karena dia mesti harus minta izin dengan orang lain.

"Siapa yang memegang kunci kamar Ibu?" Vera menatap Siti dan juga Dina.

"Ini, kamu kalau mau masuk ke dalam silakan saja." Siti memberikan kunci kamar.

"Tampak nya kalian semua sangat memegang kendali atas rumah ini sehingga kunci kamar dari Ibu saja ada di tangan mu!" sinis Vera.

"Bukan begitu....

"Terserah!" Vera bergegas pergi karena tidak ingin mendengar alasan dari mulut Siti.

"Jangan lupa kunci lagi ya, nanti kalau kamu mau pegang kunci itu maka tidak masalah kok." Siti tetap berkata dengan suara lembut walau Vera terlihat sangat ketus terhadap dia.

"Jangan macam macam di kamar Ibu, Kak." peringat Dina sebelum masuk kamar dia.

Vera sama sekali tidak menjawab ucapan Dina karena dia juga tidak akan bertingkah aneh di dalam kamar Bu Elma, dia hanya ingin melihat keadaan yang ada di dalam kamar itu bagaimana dan barangkali saja ada yang bisa dia temukan sebagai barang bukti.

Sebab sampai saat ini Vera merasa bahwa kematian Bu Elma sangat tidak wajar karena tubuh yang terlihat begitu membiru seolah terkena sesuatu yang tidak bisa dia mengerti, jadi gadis ini bertekad mulai saat ini dia akan mencari tahu tentang kematian Bu Elma dan mengungkap apa yang telah terjadi pada wanita itu.

Barangkali saja setelah nanti dia berhasil mengungkap kematian Bu Elma maka dia juga bisa mengetahui bagaimana kematian Mayang yang sebenarnya, mungkin dulu karena dia masih kecil sehingga percaya saja ketika orang mengatakan bahwa Mayang tercebur di dalam sumur dan meninggal dunia, tapi sekarang setelah dewasa dia merasa ada yang mulai janggal.

"Kamar seberantakan ini!" Vera kaget bukan main ketika masuk dalam kamar.

"Astaga, apa tidak ada yang merapikan dan kenapa bisa berantakan seperti ini?" Vera sangat tidak menyangka.

"Kasur berantakan karena sebelum meninggal Ibu sepat kejang juga, Kak." Arum menjawab di ambang pintu.

"Kejang seperti apa sehingga terlihat sangat parah seperti ini?" Vera sendiri tidak bisa membayangkan bagaimana keadaan bu Elma sebelum meninggal dunia.

"Sangat parah, bahkan sebelum kejang Ibu juga sempat mengamuk karena merasakan sakit yang luar biasa pada tubuh dia." jelas Arum kembali.

"Hah!" Vera sudah tidak bisa untuk menjawab karena menurut dia itu sama sekali tidak masuk akal.

"Ayah saat itu sedang ada tamu sehingga tidak mau melihat keadaan Ibu terlebih dahulu, jadi hanya aku dan Kak Dina saja yang mengurus Ibu di dalam kamar ini." jawab Arum kembali.

"Gila, ini semua sangat gila dan tidak masuk akal!" Vera jadi bingung dan ketakutan sendiri.

Arum terdiam sesaat dan dia segera masuk ke dalam kamar untuk membereskan beberapa barang yang menurut dia sudah hancur berantakan karena saat itu memang Elma begitu histeris di dalam kamar ini, kalau mengingat tentang hal itu maka pasti terasa begitu menyayat hati dan kemungkinan besar karena trauma itu lah yang membuat Dina tidak mau masuk ke dalam kamar ini.

"Bukan nya kalau orang terkena sarangan jantung maka dia hanya terdiam di atas tempat tidur?" Vera bergumam sendiri karena bingung.

"Aku sebenarnya tidak percaya kalau Ibu meninggal dunia karena serangan jantung, sebab ia terlihat seperti orang yang sedang mendapat siksa." jawab Arum.

Mendengar ucapan Arum ini maka Vera semakin yakin bahwa ada sesuatu yang tidak beres di dalam rumah ini dan kemungkinan besar ini semua bersangkutan dengan Darto, dia harus berusaha keras untuk mengungkap apa yang telah terjadi walau Vera sendiri sama sekali tidak memiliki pengalaman tentang hal gaib seperti itu.

Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Wanita Aries
tenang kiara
Wanita Aries
tinggal mnunggu aja nihh apa kira2 gebrakan kiara
Wanita Aries
makin seruuu
Eli Rahma
udah nurut aja ver sama kiara daripada kena amuk nanti g jadi nolong kamunya
Betri Betmawati
hampir ja Kiara mengamuk ditanya soal bayar, sabar Ki wajar dong vera tnya dia ngk tau untung ya ada Kendal yg sangat sabar 😁😁
MiilaaManurung
lanjuuutttt kak 😘
Eli Rahma
siang thor..bukan mlm..🤭🤭
Betri Betmawati
kurasa itu bukan Siti deh apa
mngkn Nana kucing yg nyamar jadi Siti palsu
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
mereka kaya raya melebihi Darto loh. . buat apa uang kecil 😌
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
belum tau aja si Kiara lebih ganas dari purnama 🤣🤣...
Alissia
makin penasaran sama Vera dan Kiara dan tentang kasus ini dapat terbongkar🤣😱
Ela Jutek
nie emak up jam piro kok malem sih🥱
vania larasati
lanjut kak
mifta
wah....ini tugas Kiara yg pertama ngurus kasus semoga sukses ya buwat Kiara dan tunjukan kemampuwan mu kia
Siti Sarifah
selamat siang author
siti oh siti seperti namaku 🤣
FiaNasa
sama² nahan kesal baik Kiara maupun erna😀😀😀
Alissia
kiara sebel sama Erna🤣🤣🤣
Ayu Putri
Kiara udh nahan kesel rasanya pengen banting si erna😄😄😄
༄༅⃟𝐐Loeyeolly𝐙⃝🦜
disana masih malam kah thor 🤔🤔🤔🤔

othor ada di benua mana🤔🤔
Betri Betmawati
tambah menyala lh si Erna ternyata dia bawa teman kerumah, apa lh nanti yg kn di katakan Erna sama kiara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!