NovelToon NovelToon
Terjerat Boss Playboy

Terjerat Boss Playboy

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Playboy / Nikah Kontrak / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Kantor
Popularitas:39.8k
Nilai: 5
Nama Author: Kim.nana

"Tuan, ayo tidur denganku?" Kalimat gila itu Dea ucapkan pada sang boss di bawah kendali alkohol.
Namun Dea pikir semuanya akan berakhir malam itu juga, namun siapa sangka satu sentuhan membuatnya dikejar selamanya oleh sang boss playboy.
"Dea, kamu harus tanggung jawab padaku."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim.nana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 - Sial

Tak lama setelah pergulatan batin Dea sendiri, ada panggilan dari Alex yang memintanya untuk datang ke ruangan. Bukan hanya Dea seorang diri, tapi juga bersama dengan Juan sekaligus.

Awalnya Dea kembali kecewa, karena sungguh begitu susah ternyata mengendalikan hati. Karena dia sempat berharap Alex hanya akan memanggilnya sendiri.

Tapi kini Dea sudah membuatkan tekad, bahwa dia tidak ingin terus terbawa perasaan. Jadi lagi dan lagi Dea mengatakan pada dirinya sendiri untuk tetap profesional. profesional di pekerjaan juga profesional di perjanjian pernikahan mereka.

"Ayo," ajak Juan setelah tiba di meja sekretariat dan Dea mengangguk. Sementara Millie hanya menunjukkan kepalanya memberi hormat pada asisten Juan.

Di antara langkah mereka berdua yang menuju ruangan kerja Alex, Juan melirik wajah Dea sekilas. Ia menangkap sesuatu yang sedikit berbeda pagi ini pada Dea, tidak ada senyum kecil yang biasanya muncul setiap kali nama Alex disebut. Kini Juan seperti melihat Dea yang dulu, yang bekerja sebelum adanya pernikahan dengan sang bos. Tapi Juan tidak bertanya apa-apa, dia seperti seorang pengamat.

Mereka kemudian masuk ke ruang kerja Alex.

Alex sudah duduk di balik meja besarnya, laptop terbuka, ekspresinya serius dan sepenuhnya profesional. Tidak ada sisa-sisa Swiss di wajah itu. Tidak ada kehangatan malam, tidak ada bayangan ranjang yang panas.

Tapi Dea tidak menyadari satu hal, bahwa sebenarnya Alex pun sempat menatapnya lekat, meski hanya beberapa detik.

Tapi sekarang bagi Alex mereka memang harus membicarakan tentang pekerjaan dulu. “Duduk,” titah Alex.

Pertemuan berlangsung singkat dan padat. Alex membahas tindak lanjut kerja sama dengan klien Swiss, beberapa revisi proposal, serta jadwal rapat lanjutan bulan depan. Dea mencatat cepat, fokus dan rapi seperti kerjanya selama ini. Sementara Juan memberi masukan teknis seperti biasa.

Tidak ada satu pun kalimat yang melenceng dari urusan kerja.

Ketika pembahasan selesai, Alex menutup laptopnya. “Baik, itu saja.”

Juan mengangguk. “Saya kirimkan revisinya siang ini.”

“Sebelum kalian keluar,” ujar Alex lagi.

Dea dan Juan menoleh bersamaan.

“Nanti jam makan siang akan ada tamu,” lanjut Alex dengan nada datar, seolah sedang membicarakan jadwal rapat biasa. “Seorang wanita, Anita. Aku akan makan siang dengannya di luar.”

Deg! Jantung Dea sontak berdenyut nyeri. Sungguh sulit baginya untuk mengendalikan hati ini.

Yang terkejut dengan ucapan itu bukan hanya Dea, tapi Juan juga. Sumpah, Juan pikir liburan mereka ke Swiss kemarin meninggalkan kesan khusus bagi sang bos. Karena bagaimanapun selama ini Juan adalah saksi hidup Alex. Juan menyadari betul bagaimana Alex memperlakukan Dea berbeda dengan kebanyakan wanita yang pernah berkencan dengannya.

tapi apa ini? Tiba-tiba Alex mengatakan bahwa akan ada seorang wanita yang datang.

Juan bahkan reflek menatap ke arah Dea sekilas.

Sementara Dea merasa dadanya sempat tertusuk, tapi hanya sepersekian detik sebelum akhirnya dia menepikan semua rasa sakit tersebut. Ia sudah bersiap, Ia sudah berjanji pada dirinya sendiri pagi tadi bahwa Dea tak akan terluka.

“Dia anak sahabat kedua orang tuaku,” tambah Alex. “Seseorang yang dijodohkan dengaku," jelas Alex pula. Awalnya Alex tak ingin menjelaskan hal ini pada Dea, tapi setelah melalui pemikiran panjang akhirnya Alex mengatakannya juga.

Hal ini agar Dea mengerti bahwa dan selalu ingat bahwa hubungan mereka bukanlah sesuatu yang serius.

Alex tak ingin Dea berubah jadi Serine kedua yang memiliki banyak tuntutan, bahkan disaat hubungan mereka berakhir nanti.

Hening sejenak.

Juan kembali melirik Dea tanpa sadar, lalu kembali menatap Alex. “Baik, Tuan.”

Alex mengalihkan pandangannya pada Dea, menunggu reaksi seperti apa yang akan ditunjukkan oleh sang sekretaris. Alex menduga Dea akan sangat terkejut. Atau mungkin sedikit melayangkan protes. “Kalau ada telepon masuk selama aku keluar, catat saja. Aku akan kembali sekitar jam dua," ucap Alex lagi.

Dan Dea mengangguk ringan. Lalu bahkan sebelum Juan sempat berkata apa pun Dea sudah lebih dulu bersuara dengan tenang. “Baik Tuan, Semoga pertemuannya lancar," jawab Dea lengkap dengan senyum profesional di bibirnya.

Wah! Alex dan Juan sama-sama terkejut dengan jawaban Dea tersebut. Apalagi Juan, dia sampai ternganga sedikit. Karena Juan pikir Dea sudah sangat kecintaan dengan sang boss, harusnya tak mudah bagi Dea untuk menerima ini semua.

Sementara Alex malah merasa dia baru saja dicampakkan oleh sekretarisnya sendiri, karena Dea sedikit pun tidak menunjukkan gelagat penolakan. Malah berkata semoga pertemuannya lancar.

Alex sampai terdiam beberapa saat, dia tidak mampu berkata apa-apa lagi.

Juan akhirnya bicara untuk memecahkan canggungan yang tiba-tiba terjadi. “Kalau begitu kami permisi sekarang," pamit Juan.

Dea ikut berdiri. Ia menatap Alex sekilas, bukan sebagai wanita yang menunggu kepastian, tapi sebagai sekretaris yang menjalankan perannya dengan baik.

Begitu pintu tertutup kembali, Juan menoleh ke Dea saat mereka berjalan ke luar.

“De, kamu baik-baik saja?” tanyanya pelan, nyari seperti bisik-bisik.

Dea tersenyum kecil, senyum yang terkendali. “Aku baik-baik saja, asisten Juan. Kenapa aku harus tidak baik-baik saja?" tanya Dea.

Membuat Juan juga jadi bingung sendiri.

Dan kali ini Dea sungguh berniat menepati ucapannya. Karena semalam sudah cukup menjadi pelajaran baginya. Dea tidak akan hancur hanya karena seorang pria yang bahkan tak pernah menjanjikan apa pun padanya.

"Sial," gumam Alex tanpa sadar, dia bicara seperti ini setelah melihat pintu ruangannya tertutup. Tak lagi nampak Dea di kedua matanya. terbiasa dikejar-kejar oleh wanita, kini Alex merasa asing Dea mengacuhkannya.

Tapi sungguh, Alex bukanlah tipe seorang pria yang mengejar wanita. Jadi saat Dea menjauh, dia pun akan menjauh juga. Justru ingin melihat sejauh mana Dea bisa mengacuhkannya.

"Harusnya kamu sedikit protes tentang perjodohan itu," gumam Alex lagi, masih saja belum terima. apalagi di surat kontrak pernikahan mereka tertulis jelas bahwa tidak boleh ada orang ketiga selama mereka menjalin hubungan.

Tapi sekarang Dea benar-benar diam, padahal Alex sudah menyiapkan jawaban andai Dea protes.

'Ini adalah hubungan yang diatur oleh kedua orang tuaku, bukan keinginan ku.'

Jawaban itulah yang sudah Alex persiapan, tapi kini dia bahkan tidak memiliki kesempatan untuk mengucapkannya.

"Sial," umpat Alex lagi.

1
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
💋💋💋💋💋💋💋💋
Sarinah Quinn
semoga Dea tidak bodoh dengan membunuh anaknya sendiri 😭 Thor tlong lindungi anak Dea 🙏🙏🙏
rizky tria
Dea & Alex saling jujur sama perasaan kalian, nanti myesel loh 😢
Yanti Gunawan
please lah Dea jgn Oon jd org dah punya duit banyak tgl besarin tuh anak kq mau d buang😫😫 ke dokter biar jelas itu anak siapa kn nnt ketauan brp bln umurnya...please thor jgn buat aku emosi dgn tingkah dea y 😫😫😫😫😫
Naviah
jangan gugurin kandungan kamu Dea, bayi dalam kandunganmu tidak bersalah
🌈Yulianti🌈
semoga Dea GK jd gugurin kandungan nya kasian anak GK bersalah jd korban ego orang tua nya yg tidak saling jujur padahal sudah jelas saling cinta tp saling menyakiti
Kim.nana: gak kak 🤣
total 2 replies
Margaretha Indrayani
tolong pikirkan lagi dea buat aborsi, janinmu juga ingin hidup. kalaumau pergi dari alex ya besarkan sendiri anakmu itu dea, kasihan
RaveENa
kayanya si alex sengaja lepas kb/Proud/
Kim.nana: benar 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Naviah
Dea lebih baik pergi dulu dari Alex
Naviah
tinggal saling jujur satu sama lainnya kalo begini pasti salah paham dengan perasaan masing-masing 😁
Mita Paramita
jadi rumit masalah nya 🤣 kalian berdua sama-sama gengsi dgn perasaan masing-masing
Rizka Susanto
klo itu anak Juan berarti ganti judul dong de 🤣😅
udh pergi lah sejauh mungkin de...
syaloom
dea mending kabur aja , ketempat yang Alex tidak tau.biar semakin tersiksa si alex
Salim ah
sama"suka tapi dalam diam ya akhirnya sama" terluka🙄
yg KB saja bisa kebobolan de , dan Alex juga begitu bisa jadi kbnya bocor dan menghasilkan Alex junior🫰
EviJm13
semoga si Alex peka
EviJm13
seru
EviJm13
lanjut thor
syaloom
sering² up dong kak
Sarinah Quinn
semoga masih selalu up ceritanya menarik sekali 🙏🥰
Naviah
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!