jika hati sudah memilih, maka logika tak bisa lagi bicara. percuma saja punya kriteria jika yang sesungguhnya menilai adalah perasaan
kita tak pernah tau pada siapa akan jatuh cinta, ketika hati memilih bukan kesempurnaan yang diutamakan, tapi cintalah yang menjadikannya sempurna
ku memilihmu, karena kamulah cintaku!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri_uncu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menikah
"gita, aduh batalin aja boleh ga sih git?" keyza gelisah. Banyak ketakutan yang dia rasakan
Mulai dari bayang orang tuanya, sampai keyza takut jika gaffi tak mencintainya. Dia mau menikah karena rasa bersalahnya saat keyza tak sadarkan diri
"mau kabur?" gita sengaja memancing keyza
"hm, masih sempat kan?" keyza sangat gugup
"lo rela pria setampan dan muda begini ditinggalin, kalau gue belum punya clayton ga bakal gue lepasin. Pinginnya dipeluk terus aja" gita memprovokasi keyza agar sadar dengan pemikiran buruknya
"tapi dia ngga cinta gue git!" keyza meremas tangannya
"terserah lo sih, tapi kalau gue lihat dia juga suka kok sama lo. Udah tenang dan ambil nafas jangan lupa buang. Gue mules nih kalau lo panik gini" gita mengusap perut buncitnya
Setelah satu bulan gaffi melamar keyza. tepat hari ini acara pernikahnnya berlangsung sangat mewah atas dukungan clayton dan juga orang tua gaffi
"maafin tante ya sayang" keyza mengusap perut gita
"sst, udah mau mulai dengerin takut salah sebut nama" ucap gita
Sementara dua pria tampan saling berhadapan dan saling menatap dengan pikirannya masing-masing
"siap?" goda clayton yang sebenarnya juga gugup. Dia adalah satu-satunya wali yang bisa menikahkan keyza
"sangat siap!" jawab gaffi dengan tegas
Saat yang paling dinanti-nantikan
"saat saya mengatakan tunai, langsung ucapakan" clayton menjabat tangan gaffi yang dingin
clayton mengucapkan ijab "tunai!"
Disambut oleh gaffi " saya terima nikah dan kawinnya keyza sabrina melviano binti melviano dengan mas kawin emas dua puluh empat karat seberat satu kilo gram dibayar tunai"
"saksi!"
sah
Sah
"alhamdulillah" gaffi sangat lega dengan satu tarikan nafas. Ijab kabulnya sah.
Kini diusianya yang menginjak dua puluh enam tahun sudah menjadi imam untuk keyza yang terpaut tiga tahun lebih tua umurnya
"pengantin pria dipersilahkan menjemput pengantin wanita" mc memandu jalannya acara
"jemput lah, sayangi dan cintai dia" clayton yang paling pertama memeluk gaffi, akhirnya sampai juga pada saat clayton harus menyerahkan adiknya pada seseorang yang menjadi suaminya
gaffi menjemput istrinya
pertama kali yang gaffi lakukan adalah membaca doa dan mengecup kening istrinya
"aruni ayo kita sama papa" gita meninggalkan pasangan.suami istri yang baru sah
"mama om ganteng ini jadi om aruni?"
"iya sayang, sekarang aku om mu" gaffi mengusap.pipi aruni
"ayo sayang!" gaffi mengulurkan tangan pada keyza
"apa?" keyza ingin gaffi mengulangi lagi ucapannya
"nanti aja kalau sudah dikamar" gaffi berbisik pada keyza
wajah keyza merona, tak menyangka jika gaffi sosok yang tak bisa ditebak
Pengantin berjalan beriringan menuju pelaminan namun sebelumnya harus tanda tangan dibuku nikah dan gaffi juga memasangkan cincin ke jari manis keyza
seorang wanita menghampiri keyza dan menangis "selamat ya sayang, andai mama mu masih ada pasti dia akan sangat bahagia" syifana adik dari mama keyza. Hadir bersama anak dan suaminya
"tante" keyza juga menangis sambil memeluk syifana. Jika dilihat wajah syifana dan ellena sangat mirip itu juga kadang membuat keyza bisa mengobati rasa rindu pada orang tuanya
Namun sayangnya sejak clayton sudah mengambil alih perusahaan, egi mantan asisten melvin sekaligus suami dari syifana pindah keluar negeri jadi jarang bertemu
"ini kan hari bahagia, kalian juga harus bahagia, selamat ya" egi juga mengucapkan pada gaffi dan keyza
"iya om, makasih" keyza mengusap air matanya. Belum lagi memeluk kakaknya yang selama ini menggantikan orang tuanya
Keyza sampai sesenggukan "tante kenapa ma?" aruni ikut sedih melihat keyza menangis
"tante bahagia sayang, ayo beri selamat juga untuk tante dan om" gita juga ikut terharu, persahabatannya dengan keyza bukan hanya sebentar dan gita paham benar apa yang keyza rasakan
"hm, ternyata lumayan juga setelah dilihat. Semoga bukan karena harta keponakanku saja ya. Selamat" amara datang bersama anaknya tetap saja sinis pada keyza dan gaffi
"key, sudah waktunya sholat. saya ke kamar dulu ya" gaffi pamit pada istrinya yang masih mengobrol dengan saudaranya
"iya gaf" keyza melambaikan tangannya
"kemana gaffi?" tanya clayton
"mau ibadah dulu katanya" ucap keyza yang tak heran sejak awal kenal gaffi memang orang yang taat
"sana temani!" clayton baru tahu adik iparnya sebaik itu
Keyza pun menyusul suaminya ke kamar pengantin