NovelToon NovelToon
Dikira Satpam Ternyata Sultan

Dikira Satpam Ternyata Sultan

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Perjodohan / Nikah Kontrak / Konglomerat berpura-pura miskin / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 5
Nama Author: rini sya

Coretan ini berisi kekocakan hakiki😍😍Penuh perjuangan dan air mata😌😌😌 Diharapkan bijak dalam memberi komentar😉 Karya ini saya tulis sesuai apa yang ada di pikiran saya☺☺ No plagiat😉

Jangan lupa like komen dan Vote kalian😍😍😍
Follow IG Author: rini_nanay
Thank you😍😍😍

***

Diskripsi novel...

Atas permintaan sang nenek, Nadin terpaksa membuat perjanjian gila dengan seorang pria yang bermasalah dengannya.

Perjanjian gila yang berisi kesepakatan pernikahan itu, mengantarkan seorang Nadin pada masalah besar. Nyatanya, pria yang diketahui hanya bekerja sebagai satpam itu malah membuat hatinya tak berkutik. Bukan hanya itu, rahasia yang dimiliki sang satpam tampan juga sanggup membuat seorang Nadin tercengang.

Dikira Satpam Ternyata Sultan, karya terbaru dari saya☺Semoga kalian suka🥰🥰🥰







Sayangnya, pria tersebut hanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rini sya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apes Lagi

Pengalaman hari ini, membuat Rasyid susah sekali untuk berkonsentrasi. Sampai terparahnya, pria ini membatalkan rapat hanya karena ia tak mampu memfokuskan pikiran.

"Bos kenapa, sih?" tanya Yoga, asisten pribadi Rasyid.

"Nggak kenapa-napa? Emang aku kenapa?" balas Rasyid, sedikit tak suka.

"Nggak sih, cuma tumben-tumbenan aja, Bos, minta rapat dibatalkan. Padahal ini kesempatan kita buat menangkap para pembohong itu, Bos! Setahuku, Bos kan tidak pernah mau menunda-nunda masalah, selagi masalah itu bisa langsung diselesaikan. Bahkan, demi menangkap para penipu itu, Bos, rela jadi satpam," jawab Yoga.

Rasyid menatap sang asisten. Lalu ia pun berkata, "Aku tahu itu, tapi aku sedang nggak enak badan. Kamu urus semuanya. Aku mau mau pulang. Oiya, kemarin reseler kita yang di Surabaya dan Madura udah bayar semua. Kamu tinggal cek. Masalah rumah sakit, biar aku sendiri yang tangani. Kamu nggak usah ke sana."

"Oke, Bos. Nanti saya cek. Eh tumben mereka kasih tahu, Bos, langsung. Biasanya ke aku, Bos!"

"Entah, tapi banyak banget pesan yang masuk kemarin. Oke aku pergi dulu, kamu lanjutkan saja pekerjaanmu," ucap Rasyid, sebelum beranjak dari tempat duduk nya.

"Siap, Bos! Tapi ngomong-ngomong, sampai kapan Bos mau jadi satpam?" Yoga menatap penasaran.

"Kita udah tahu dalang di balik obat-obatan palsu itu. Mungkin sebentar lagi. Yang jelas, kita harus selalu waspada. Ingat, berikan keringanan pada masyarakat tidak mampu, tanpa ada satu petugas pun yang tahu. Aku tidak mau, para petugas bertindak semena-mena jika mereka tahu, kalo yang mereka tangani mendapat keringanan bayaran. Kita tidak bisa memantau setiap waktu kinerja mereka, aku harap kamu mengerti maksudku," ucap Rasyid lagi.

"Baik, Bos. Di sana Yana dan Vivian masih terus memantau. Mereka siap menginfokan pada kita, siapa saja yang mungkin membutuhkan uluran tangan kita," jawab Yoga, memastikan.

"Heemmm. Aku balik dulu. Oiya, aku nyaman tinggal di pemukiman itu. Masyarakatnya ramah. Sisakan satu rumah itu untukku. Jangan kamu tawarkan pada siapapun, mengerti!" pinta Rasyid pada asisten pribadinya itu.

"Siap, Bos!" Yoga tersenyum, sebab ia tahu alasan sang big bos memintanya untuk tidak menjual unit rumah yang kini sedang di tempati oleh sang atasan itu.

Rasyid melangkahkan kakinya keluar. Sayangnya ia tidak melihat senyum geli yang coba di sembunyikan oleh sang asisten.

Ternyata, tanpa Rasyid ketahui, Yoga juga menjadi kaki tangan Laras untuk mendekatkan sang bosnya itu pada gadis incaran sang nenek.

Tanpa Rasyid sadari, dirinya telah membuat pekerjaan sang asisten menjadi ringan. Karena ia tak susah-susah membujuk pria itu untuk tetap tinggal bersebelahan dengan sang target.

"Selain jadi asisten, ternyata aku berbakat juga jadi comblang. Maafkan aku, Bos, kali ini aku tidak berpihak padamu. Gadis itu manis, rasanya cocok untukmu," ucap Yoga sembari terkekeh.

***

Berbeda dengan Rasyid yang tak bisa konsentrasi, Nadin malah terlihat happy dengan pekerjaan barunya. Ternyata, menjadi cleaning servis tidak begitu buruk. Meskipun ini tergolong pekerjaan kasar, tapi Nadin malah menikmatinya.

Nadin tidak merasa jijik sama sekali ketika ia harus memegang kain lap dan juga kain pel untuk membersihkan setiap sudut ruangan yang menjadi tanggung jawabnya.

Sayangnya, ketika ia sedang asik membersihkan salah satu sudut ruangan, sang pria yang biasa membuatnya jengkel, tiba-tiba malah datang menganggu nya.

"Wah, wah, wah, tuan putri kita, rupanya sedang menjalankan kutukan!" ledek pria itu.

Mendengar celetukan tak biasa, Nadin pun segera membalikkan tubuh. Tentu saja ingin tahu, siapa gerangan pemilik celetukan menampar hati itu.

"Elu? Napa lu di mari?" tanya Nadin, cemberut.

"Ya kerja lah... emang situ, ngelamun aja. Mikirin apa sih? aku ya?" ledek Rasyid lagi.

"Apaan sih? Dasar satpam gila! Pergi sana lu, bikin kesel aja!" usir Nadin.

"Elu elu, tadi pagi pas kesusahan, udah aku kamu. Sekarang elu lagi! jitak juga nih!" Rasyid mengarahkan satu tangannya tepat di dekat kepala Nadin. Secepat kilat, Nadin pun menghindar.

"Ihhh, apaan sih?" Nadin kesal.

"Habis, bikin kesal!" Rasyid melipat tangannya seperti seorang bos yang sedang mengawasi bawahannya.

"Dih, kalo kesel ngapain deketin, dasar PA? Udah sana, jauhh.... bikin badmood aja dah!" Nadin meraih peralatan kebersihannya, berniat meninggalkan pria menjengkelkan itu.

"Eeeehhhh, mau ke mana?" larang Rasyid.

"Apaan sih?" Nadin memukul keras tangan Rasyid.

"Janji, janji!" canda Rasyid, berusaha mengingatkan janji yang di ucapkan oleh gadis itu tadi pagi. Tak lupa ia juga tersenyum sembari memainkan alisnya.

"Janji apaan?"

"Bersihin rumahku seminggu full, menyetrika bajuku dan pergi ke mana pun aku minta." Rasyid mengedipkan genit satu matanya.

"Ihhh, nggak apaan!" Nadin berusaha menghindar.

"Oke, berarti kamu siap aku sebarkan identitas aslimu. Alasan kenapa kamu kerja di sini dan aku sebarin video kamu yang lagi mabok, pasti seru!" ancam Rasyid, tak mau kalah.

Spontan, Nadin pun menghentikan langkahnya dan mendekati pria itu lagi.

"Apaan sih lu? Mau lu apa?" Nadin terlihat mulai tak sabar.

"Mauku, aku nggak mau denger elu gue lagi dari mulut jelekmu ini. Yang kedua, kamu harus menepati janji dan yang ketiga ... aku pikir-pikir dulu." Rasyid kembali tersenyum senang.

"Nggak akan, tidak akan dan nggak akan mungkin pernah terjadi. Paham!" Nadin melangkah tanpa memedulikan Rasyid yang masih terdiam dengen senyuman meremehkan.

Sayangnya, Rasyid bukanlah pria yang gampang putus asa, tanpa meminta persetujuan Nadin, Rasyid langsung menarik tangan gadis itu. Bermaksud menghadang langkahnya.

Sayangnya, Nadin terpeleset hingga tangan Rasyid ikut tertarik.

Rasyid yang belum siap, tentu saja oleng dan akhirnya, mereka sama-sama terjatuh. Hingga menimpa ember berisi air yang Nadin gunakan untuk mengepel.

Bersambung....

Jangan lupa like komen dan votenya ya☺☺☺☺

1
Salma Suku
Baru mampir thor
Alamsyah Ujang
alangkah banyaknya promo dan terlalu panjang abstarknya
Alamsyah Ujang
author, kenapa banyak di penggal dengan cerita yang lain tuch, jadi dak ngeh, cukup iklan saja dak apa
Cici Mamatoni: iya nih...jadi bikin bingung yg baca cerita
total 1 replies
Alamsyah Ujang
sudah mulai ada tanda2x......
Alamsyah Ujang
wkwkwkwk
Alamsyah Ujang
jodoh tak kemana
Alamsyah Ujang
cewek sombong harus dilawan tuch, mentang2x berduit
Mazree Gati
iklan mulu
Mazree Gati
mati aja nadin,,,biar tamat sampai di sini ceritanya
Mia
karya emak mahh udah khatam semua...
lanjut karya emak yg ini....

moga aja Nadin bisa berubah dan mau ngikutin kemauannya Oma zarin, demi kebaikan semuanyaa... Oma bertahan yaaa... Krn babang Rasyid siap bantuin
Mia
ayooo Oma zarin bertahan dahulu sampai Nadin aman dari ibu tirinyaa.... Rasyid bantu Nadin yaa....
Mia
wahhh cara Omanya cerdik biar PD gak kaburrr y OMA, semangat sembuhhh Oma zarin...
Sri Khodarwati
ceritanya bagus
ImNick
wahhh... mulai tercium penghianatan ini si Yoga
Qorie Izraini
mak lampir mulai ber aksi.
dasar siluman rubah, kok gak punya malu y...
dia yg ninggalin dia pulak yg ngerusuhin pengen ngerebut
Qorie Izraini
cemburuuuu...
blg Bos 😀😀😀
Qorie Izraini
apa di antara mereka pernah terjadi cinta segitga y ...???
Qorie Izraini
balasan yg setimpal utk seorang pengkhianat
mari ny begitu tragis di tangan orang yg di perjuangkan ny.
sehingga tega menyakiti hati dan perasaan orang lain yg tlh lama bersama ny
Qorie Izraini
maka ny .
klu ada rasa bioang Neng..
kan gak uringan2 an kek giru 😀😀😀
Qorie Izraini
dasar si Oma keterlaluan...mudah x termakan hasutan si uoar berbisa yg udah tau kelucikan ny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!