Hai Readers setiaku, ada kabar baik nih. Novel ini dalam tahap revisi, mungkin akan ada beberapa tambahan di dalam ceritanya.
Tunggu ya! Nanti kalau sudah selesai revisi semua akan ada pengumumannya. Terima kasih🙏
!!! JANGAN LUPA BACA SEASON 2 NYA SIK YANG BERJUDUL #* My Perfect Boss *#👍
Tiba tiba menikah karena perjodohan, alice dan zayn melewati bahtera rumah tangga mereka tanpa peduli urusan masing masing, karena keduanya memiliki sifat yang sama sama cuek. Apakah benih benih cinta bisa muncul di antara mereka? Yukk...baca novel suamiku idola kampus.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon may leni andiarsi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
RUMAH SAKIT 2
Sedangkan Zayn yang merasa bersalah pun hanya duduk merenung di ruang tunggu. David yang sedari tadi belum mengetahui hubungan apa yang dimiliki Alice dengan pria itu pun langsung menghampirinya.
Vira yang melihat hal tersebut dia segera masuk ke dalam ruang rawat Alice karena dia tak ingin terlibat dengan urusan mereka.
“Loe siapanya Alice? Dari tadi kelihatan gelisah dan khawatir sama Alice?” Tanya David mengejutkan Zayn.
Zayn lalu menoleh ke arah sumber suara tersebut. Dia memutar bola matanya malas.
“Gue suami dia, dan dia begini gara-gara gue, gue nyesel udah nurunin dia di jalan tadi, karena gue marah ngeliat dia pelukan sama pria lain alias loe.” Jelas Zayn yang membuat David membelalakan matanya.
David tak percaya dengan apa yang di dengarnya, dia juga marah atas penuturan Zayn yang telah membuat Alice seperti itu. Seketika David pun langsung memukul Zayn dengan keras hingga di sudut bibir Zayn mengeluarkan darah.
“Suami? Kalau emang loe suaminya Alice, suami macam apa loe yang tega nyakitin istrinya sendiri.” Teriak David dengan nada meninggi.
Dia sangat marah terhadap Zayn, tapi Zayn hanya diam saja saat dipukuli oleh David karena memang semua ini salahnya. Saat David akan memukul Zayn kembali, Riana pun datang.
Nyonya Riana yang melihat adegan David memukul Zayn pun langsung berlari untuk melerai mereka.
“Stop David! Ada apa ini kenapa kamu memukul Zayn Nak?” Tanya Nyonya Riana panik.
Karena yang dia tahu David ini sangat lembut dan sopan ia tak pernah marah atau berkelakuan kasar terhadap orang lain kecuali memang orang lain itu sudah membuat masalah dengan David di luar batasnya.
“Tan, apa dia benar suami Alice?” Tanya David dengan suara bergetar karena ia tak ingin mempercayai sama sekali apa yang di katakan Zayn.
Nyonya Riana pun tertunduk menyesal, dia tahu David dan Alice saling mencintai walaupun mereka belum mengetahui satu sama lain.
“Benar Nak, dia suami Alice yang sudah di jodohkan sama Papanya, maafin Tante ya Nak karena Tante tidak memberitahumu. Tante nggak mau kamu kecewa, tapi kenyataannya sekarang Tante makin buat kamu kecewa.” Jelas Riana penuh penyesalan.
Mendengar penjelasan dari Riana, David hanya mampu mengepalkan tangannya. Dia kecewa sangat kecewa, karena harapannya pupus sudah.
“Suami macam apa dia Tan?! Dia udah bikin Alice masuk rumah sakit.” Teriak David yang masih belum bisa menerima kenyataan bahwa Alice sudah menikah.
Riana pun juga nampak terkejut akan ucapan yang David lontarkan. Dia harus meminta penjelasan pada Zayn soal ini.
Setelahnya David pun langsung terduduk lemas setelah mendengar penjelasan dari Riana. Bagaimana tidak David sudah berencana jauh-jauh hari kembali ke kota ini demi untuk melamar Alice dan rencana itu sebenarnya akan dia ungkapkan malam ini saat berkunjung ke rumah Alice, tapi harapannya itu pun pupus begitu saja.
David yang masih belum bisa mencerna semua ini pun langsung pergi dari rumah sakit tersebut dengan fikirannya yang kalut.
Setelah kepergian David, Zayn pun berlutut meminta maaf kepada mama mertuanya itu dan Zayn menceritakan kembali detail permasalahan yang terjadi pada mertuanya itu, dia sungguh menyesal dengan apa yang sudah dia lakukan terhadap Alice.
“Ma maafin Zayn ya Ma, Zayn menyesal udah bikin Alice masuk rumah sakit. Zayn suami yang bodoh dan tidak bertanggung jawab.” Jelas Zayn memukuli dirinya sendiri.
“Sudahlah Nak, jangan memukuki dirimu sendiri seperti ini. Asalkan sekarang Alice sudah baik-baik saja, kalian harus saling memahami lagi. Dan Mama minta jangan terlalu menyalahkan Alice ya Nak Zayn untuk masalah David ini, karena bagi dia sosok David itu segalanya. Bisa di bilang pengganti sosok Papanya, tolong kamu beri waktu untuk Alice suapaya bisa menerima semua ini. Kamu harus bersabar, suatu hari nanti Alice pasti akan mencintaimu juga.” Ucap Mama Alice dengan lembut.
“Baiklah Ma, Zayn akan mencoba yang terbaik untuk Alice mulai saat ini dan terima kasih Ma.” Zayn pun langsung memeluk haru Mama mertuanya.
“Iya Nak, mulai sekarang harus jaga Alice baik-baik ya.”
“Iya Ma.”
Zayn kini mulai menyadari perasaannya pada Alice. Akhiranya bukan Alice yang jatuh cinta denganya tapi dialah yang jatuh cinta duluan dengan Alice.
Selama di rumah sakit dia selalu menjaga dan merawat Alice, walaupun Alice masih dingin terhadapnya. Zayn tetap berusaha untuk bersabar dengan semua itu. Sudah dua hari Alice berada di rumah sakit dan hari ini dia sudah di perbolehkan untuk pulang.
“Sayang kamu pulang sama suami kamu ya, ada Vira juga yang temenin kamu. Mama harus segera kembali ke kantor sekarang karena ada beberapa hal yang harus segera Mama selesaikan.” Ucap Mama Alice lembut.
“Hmmbb..iya Ma.” Sahut Alice terpaksa.
Dia sedang malas untuk berdebat lagi, karena tadinya Alice ingin pulang ke rumah mamanya, tapi mamanya kekeh menyuruh Alice pulang ke rumahnya sendiri.
“Ya sudah Nak Zayn, Nak Vira, Tante pergi dulu ya. Tolong jaga anak Tante.” Ucap Mama Alice.
“Iya Tante.” Sahut Vira sopan
“Pasti Ma.” Ucap Zayn yang tak kalah semangatnya.
Alice yang mendengar ucapan Zayn pun hanya mampu memutar bola matanya jengah.
Setelah mencium kening putrinya Nyonya Riana pun bergegas kembali menuju kantornya.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.....