Judas Zachary lelaki tampan anak seorang mafia .Cintanya ditolak saat remaja oleh wanita cantik dan polos Elsayora Kimberly. tujuh tahun berlalu, ayah Judas menjodohkan anaknya dengan Elsayora untuk kepentingan bisnis . tanpa berpikir panjang, Judas menikahi wanita pujaannya dengan niat memberi perhitungan pada gadis yang menolaknya dulu. membalas dendam dengan kekejaman yang tidak manusiawi. namun penyesalan datang pada Judas saat ia membaca Buku Diary Elsa .
Akankah Judas dan Elsa bisa bersatu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom RaRy _6292, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 17
Elsa sudah selesai berganti pakaian . Ia ingin keluar mencari makan .perutnya sudah keroncongan dari tadi .saat membuka pintu , Tian datang membawa sepiring lontong sayur dan gorengan yang masih hangat . aroma rempah tercium di panca indra Elsa .
" Ini mbak, ada lontong masih anget ". Tawar Tian tersenyum manis . Elsa membalas senyuman Tian ,ia mengambil piring yang berisi lontong itu .
" Makasih ya Tian ".
" Sama- sama mbak ".
Mbah Surip muncul dari belakang Tian .
" ooh kamu yang ngontrak digubuk Mbah nduk?" tanya Mbah Surip pada Elsa .
" Iya Mbah ,saya Elsa ". Jawab Elsa menyalam Mbah Surip sopan .
" saya Mbah Surip . Semoga betah ya nduk ".
" kamu tidak perlu bayar kontrakan . Cukup rumah gubuk ini diurus dengan rapi ". Ucap Mbah Surip .
Elsa mengangguk, matanya berbinar senang .
" makasih banyak mbok ".
" Sama - sama . Jangan sungkan ". Ucap Mbah Surip sambil berlalu . Tinggalah Tian dan Elsa berdua diteras rumah sederhana itu .
" saya masuk dulu ya Tian ,permisi ".
" oh iya silahkan ," balas Tian menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil nyengir .
pintu ditutup dan dikunci Elsa dari dalam .
Tuan menatap pintu yang tertutup itu dengan perasaan yang sulit diartikan.ia tersenyum licik dengan ide gila di otaknya.
*********
Ditempat lain ,Andre dan Yura mendatangi rumah Judas . untuk meminta pertanggung jawaban karena Judas meninggalkan Yura bersama seorang pelayan yang mereka berdua berakhir menghabiskan malam akibat dipengaruhi obat afrodiask.
" Saya tidak mau tahu Bill ,putramu sudah mempermalukan putriku " ucap Andre menatap tajam pada Judas yang duduk santai melipat kaki disofa dengan tangan terlipat didada.
" Saya tidak merasa perlu bertanggung jawab paman Andre ." seketika ruangan sunyi ,Yura yang duduk disamping ayahnya pura- pura menangis mengeluarkan air mata buaya yang dimilikinya .
" Karena Yura sendirilah yang ingin menjebak saya . Ia sengaja memberi minuman perangsang pada saya untuk bisa ia jebak ".
" tapi saya tidak terkecoh , kebetulan seorang pelayan mengantar makanan . Saya manfaatkan situasi ". Ucap Judas jelas dan tegas . Andre dan Yura mengepal tangan diatas paha . Mereka merasa jengkel dengan perkataan Judas .
" Ayah dengar sendiri kan? Dia jahat memfitnahku Yah "! Ucap Yura sambi menangis tersedu-sedu. Dengan bakat aktingnya yang mumpuni .
" Sudah ..sudah . Kita cari jalan tengahnya ". Ucap Bill menatap Mereka bertiga .
" begini Ndre . Saya percaya putraku . sejak awal saya perhatikan Yuralah yang selalu agresif."
" Saya tidak ingin memaksa kehendak Judas . Lebih baik pernikahan ini dibatalkan ".
" buatmu Yura ,kamu cari saja pelayan lelaki yang sudah meniduri mu . minta pertanggung jawaban padanya ." ungkap Bill. Judas tersenyum sinis pada Yura .
Andre berdiri dari kursinya ,ia menatap tajam ayah dan anak itu .
" Kalian benar- benar licik .setelah kalian mendapatkan semuanya .kalian buang putriku begitu saja .lihat saja aku akan balas kalian ". Balas Andre dingin emosi dengan kemarahan nya yang sudah meluap .
" Silahkan Andre ,memang putrimu lah yang terlalu jual murah ". jawab Bill menatap tajam pada Andre .
" Brengsek. Kalian memang licik .ayo nak kita pulang ". Ajak Andre pada Yura sambil menahan marah mereka keluar dari mansion mewah itu.
" Bagaimana ini Yah .apa yang harus kita lakukan". Tanya Yura dengan bibir yang mengerucut .
" Tenang nak ,kita cari rencana lain . Sekarang kita pulang dulu ". Yura pun mengangguk.
Diruang tamu mewah ,Bill menghela nafas pendek .
" Kamu terlalu gegabah Judas . Seharusnya kamu tidak perlu menyuruh pelayan untuk meniduri Yura . kamu sendirikan bisa menikmati wanita itu .dia sendiri yang menawarkan dirinya ".
Judas tertawa sinis pada ayahnya .
" Aku tidak sepertimu ayah". jawab Judas .
Bill hanya tersenyum tipis .
" Sudah kau temukan Elsa ?"
" belum ".
" biar kan dia jangan kau cari lagi . "
" istriku biar jadi urusanku ". Jawab Judas berlalu pergi meninggalkan ayahnya . Bill hanya bisa geleng kepala .
" Sungguh kau anak keras kepala " ucap Bill menatap punggung putranya yang sudah menghilang dibalik pintu.
********
Pagi ini sangat cerah ,matahari menyinari bumi dengan kehangatannya . Elsa baru selesai sarapan dan mandi . Hari ini ia akan mencari pekerjaan. Elsa terlihat rapi memakai celana jeans Skena dengan kemeja putih polos . Rambutnya diikat ekor kuda . Ia membuka pintu rumah dan mengunci pintu itu kembali .
" Pagi - pagi sekali mau kemana mbak ?" tanya Tian dengan senyum manipulasi nya yang menawan . Elsa sedikit tersentak karena kaget .ia mengelus dada .
" Saya kaget Tian .saya kira tadi hantu ". Ucap Elsa nyengir .
" Saya mau cari kerja ". Jawab Elsa .
" saya tahu lowongan mbak .rumah makan digang sebelah lagi buka lowongan .kalau mbak mau .biar saya antar ".
Elsa tampak berpikir sejenak , lalu mengangguk .
" Ok lah .saya mau ".
" Ayo mbak ".
Sampailah mereka dirumah makan Ampera disamping gang rumah Mbah Surip .
" Pagi pak . Masih ada lowongan gak ?"
" Masih Tian .siapa yang mau kerja ?"
" Ini pak teman saya yang ngontrak dirumah Mbah Surip ". Ucap Tian menunjuk kearah Elsa disebelahnya . Pemilik rumah makan menatap Elsa intens. Elsa sepertinya berasal dari kota ,tapi mau kerja dirumah makan sederhana miliknya .
" Ok . kamu bisa bekerja mulai hari ini . Bagian mencuci piring ".
" Terimakasih banyak pak ". Ucap Elsa tulus .
Tian kembali menatap Elsa .
" Selamat ya mbak langsung diterima kerja ".
Elsa tersenyum menanggapi Tian .
" Berkat kamu Tian .makasih banyak ya ".
" Sama- sama mbak . Kalau gitu saya balik dulu ".
Elsa hanya mengangguk , kemudian ia bergegas kedapur ,dengan piring dan gelas yang sudah menumpuk dua ember . Elsa memakai celemek nya dan membungkus kedua tangannya lalu mulai mencuci piring didapur belakang rumah makan tersebut . Walaupun Elsa putri tunggal kaya raya namun Ayahnya Suarez tidak pernah memanjakan putrinya . Elsa sangat menguasai bahkan terbiasa mengurus rumah seperti memasak ,beberes rumah dan mencuci . ia sangat bersyukur pada ayahnya yang melatih dirinya disiplin sejak dulu .sekarang ia sangat merindukan sosok ayah.
Diperjalanan ,Tian tidak henti-hentinya menahan kegembiraan diwajah tampannya .
" Yes..Yes... pelan-pelan aku akan ambil hatimu dulu Elsa ". Batin Tian tersenyum licik tersungging dibibir tebalnya .
sesampainya dirumah ,Tian segera masuk kamar ,menutup pintu dan menguncinya.
Ia mengambil ponsel yang tersimpan dilaci lemari pakaian . Ia membuka bagian file foto ,gambar dan video . Semua isinya tentang Elsa yang mandi bahkan berpakaian dalam keadaan naked .membuat Tia menatap layar ponsel itu dengan tangan yang gemetar . Jakunnya naik turun menahan hasrat yang terbendung . Ia membuka resleting celana jeans dan mengeluarkan benda pusaka miliknya .sambil menatap foto dan video Elsa .ia mulai memainkan sendiri benda pusaka itu .
"Aahh ..Elsa..pasti kau sangat sempit ". Gumam Tian dengan mata terpejam dan tangannya yang berada dipusakanya .
******
Diruang kerja ,Judas sibuk menatap laptop dipangkuannya . Asisten datang mengetuk pintu .
" Maaf tuan ".
" Katakan ". Ucap Judas dingin tanpa menoleh pada sang asisten .
" Nyonya Elsa berada didesa terpencil tuan ".
" Tapi kamu belum tahu pasti . Dimana letak desa itu ".
" Telusuri terus .sampai dapat ".
" Jangan laporkan padaku yang belum pasti ".
" Pergilah ".
" Baik tuan .permisi . "
setelah pintu tertutup setelah asisten keluar .Judas menghela nafas kasar .
pandangannya tertuju pada bangunan tinggi dari jendela ruang kerjanya .
" Kamu dimana Sa ?"
" Aku merindukan mu ".
" Maafkan aku sayang ".