NovelToon NovelToon
Aku Bertahan Untuk Membalasmu

Aku Bertahan Untuk Membalasmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Selingkuh / Penyesalan Suami
Popularitas:39.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mutzaquarius

"Selama ini, aku bertahan bukan karena masih mencintaimu, Arsen. Bukan juga karena aku lemah. Tapi, aku hanya menunggu waktu yang tepat untuk membuat kalian menyesal."

Alena selalu berusaha menjadi istri yang sempurna, setia, penurut dan, selalu percaya pada suaminya.

Namun, sejak setahun terakhir, Arsen selalu bersikap dingin padanya. Dia masih bisa berpikir positif, jika semua itu karena pekerjaan. Dan, dia tetap menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri dengan sepenuh hati.

Sampai, ia menemukan ponsel kedua milik Arsen dan mengetahui bahwa pria yang ia cintai selama ini ternyata telah mengkhianatinya.

Lucunya, semua orang tahu tentang perselingkuhan itu, kecuali dirinya.

Dan, sejak saat itu, Alena berubah. Ia menghapus air matanya, berhenti menjadi istri yang bodoh. Dan, mulai membangun hidupnya sendiri.

Dalam hati, ia bersumpah akan membalas suami dan selingkuhannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 Hari Pertama Bekerja

Keesokan paginya, Arsen sudah siap dengan pakaian kerjanya. Ia meraih tas dan keluar dari kamar untuk bergabung dengan yang lain di ruang makan. Lebih tepatnya, ia ingin menemui Alena dan menegurnya.

Semalam saat pulang, lagi-lagi Alena tidak berada di kamar mereka. Ia bahkan sempat menggedor pintu kamar tamu, tempat Alena tidur beberapa hari terakhir, tetapi tidak mendapat jawaban.

Meski begitu, saat ia bangun pagi, semua keperluan kerjanya sudah tertata rapi seperti biasa.

Senyum tipis pun terukir di bibirnya. Setidaknya, teguran Mamanya kemarin sedikit menyadarkan Alena.

Namun, sesampainya di ruang makan, Arsen tidak melihat wanita itu. Ia mengerutkan kening lalu menoleh pada Santi yang sedang menata makanan di meja.

"Di mana Alena?" tanyanya.

Santi tampak ragu sejenak sebelum menjawab, "Nyonya sudah pergi sejak pagi, Tuan."

"Lagi?" Arsen mengembuskan napas panjang. "Sebenarnya dia pergi ke mana? Kenapa akhir-akhir ini selalu keluar pagi-pagi?"

"Itu..." Santi menggigit bibirnya. "Sepertinya Nyonya mulai bekerja hari ini, Tuan."

"Bekerja?" Arsen menatapnya tak percaya.

"Iya, Tuan. Nyonya memakai pakaian kerja dan mengatakan mulai hari ini beliau mungkin akan pulang lebih larut."

Arsen langsung mendengus kasar. "Bagus sekali, Alena. Jadi, kamu benar-benar ... " Ia tidak melanjutkan ucapannya. Lalu, pandangannya beralih ke meja makan. Tidak ada kopi hangat yang biasanya sudah tersedia untuknya.

Entah mengapa, hal kecil itu membuat perasaannya semakin tidak nyaman.

Tanpa berkata apa-apa lagi, ia meraih kunci mobil dan memilih berangkat ke kantor.

Sementara itu, Alena sudah berada di dalam bus menuju perusahaan besar dengan logo WIN Group.

Wajahnya tampak cerah dan penuh semangat seolah merasa memiliki harapan baru. Ia menatap pemandangan di luar jendela sambil tersenyum kecil.

"Semoga setelah hari ini, semuanya akan menjadi lebih baik," batinnya.

Tidak lama kemudian, bus berhenti di halte yang berada tidak jauh dari gedung perusahaan. Alena turun dan berjalan santai menuju gedung megah itu.

Dan, begitu kakinya melangkah masuk ke lobby, jantungnya kembali berdetak kencang. Ia mengembuskan napas pelan beberapa kali untuk menenangkan diri sebelum akhirnya menghampiri meja resepsionis.

"Permisi, saya Alena. Kemarin saya mengikuti wawancara di sini. Tadi malam, saya mendapat informasi bahwa saya diterima bekerja."

"Oh, baik. Sebentar, ya, Bu."

Resepsionis itu memeriksa data di komputernya, lalu tersenyum ramah.

"Alena Revi Ananta?"

"Iya, benar."

"Selamat bergabung dengan perusahaan kami, Bu Alena. Hari ini Anda akan bertemu dengan Manajer HRD untuk menandatangani kontrak kerja."

Senyum Alena semakin lebar. "Terima kasih."

"Sama-sama. Untuk saat ini, Anda bisa langsung menuju lantai empat. Nanti akan ada staf yang membantu proses administrasinya."

Alena mengangguk pelan. "Baik. Terima kasih banyak."

Setelah mengucapkan terima kasih sekali lagi, ia melangkah menuju lift. Tangannya tanpa sadar mengepal kecil, menahan rasa gugup sekaligus bahagia.

Hari pertamanya telah dimulai, dan ia bertekad tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.

Sesampainya di lantai empat, Alena di arahkan ke sebuah ruangan HRD. Ia melangkah masuk dan tersenyum sopan pada pria paruh baya yang duduk di balik meja.

"Selamat pagi, Pak."

"Selamat pagi, Nona Alena. Silakan duduk."

Alena segera duduk.

"Pertama-tama, selamat bergabung dengan WIN Group."

"Terima kasih, Pak."

Pria itu menyerahkan sebuah map kepadanya.

"Ini kontrak kerja Anda. Silakan dibaca terlebih dahulu. Jika tidak ada masalah, Anda bisa langsung menandatanganinya."

Alena menerima map itu dan membacanya sekilas. Setelah yakin tidak ada yang perlu ditanyakan, ia mengambil pena dan membubuhkan tanda tangannya.

"Sudah, Pak."

"Baik. Mulai hari ini, Anda resmi menjadi bagian dari WIN Group."

Senyum Alena mengembang. "Terima kasih atas kesempatannya, Pak. Saya akan bekerja dengan baik."

"Saya harap begitu." Pria itu lalu kembali membuka berkas di mejanya. "Oh, ya. Setelah ini, Anda diminta naik ke lantai dua puluh lima untuk menemui Tuan Doni."

Alena tampak bingung. "Tuan Doni?"

"Iya. Beliau sudah menunggu Anda."

"Apa ada masalah dengan berkas saya, Pak?"

"Tidak ada. Saya hanya menjalankan perintah."

"Baiklah."

Alena bangkit dari duduknya dan membungkuk sopan. "Kalau begitu, saya permisi."

"Silakan."

Alena mengikuti instruksi Manajer HRD untuk menemui Tuan Doni di lantai dua puluh lima.

Sepanjang perjalanan, berbagai pertanyaan memenuhi pikirannya.

Siapa sebenarnya Tuan Doni? Apa dia pemilik perusahaan ini? Atau... Apakah ini ada hubungannya dengan statusnya sebagai istri Arsen Bhaskara?

Meski dipenuhi rasa penasaran, hatinya tetap sedikit lebih tenang. Bagaimanapun, ia sudah resmi diterima bekerja di perusahaan ini.

Beberapa saat kemudian, Alena sampai di depan ruangan yang dimaksud. Ia mengangkat tangannya dan mengetuk pintu.

TOK! TOK! TOK!

"Masuk."

Alena membuka pintu perlahan dan melangkah ke dalam.

"Selamat pagi, Tu... Tuan Doni," sapanya pelan.

Ia menelan ludah ketika menyadari bahwa pria di hadapannya adalah orang yang mewawancarainya kemarin.

Doni tersenyum tipis. "Selamat pagi, Alena. Selamat bergabung di WIN Group."

"Terima kasih, Tuan."

"Kamu pasti penasaran kenapa aku memanggilmu ke sini, bukan?"

Alena mengangguk pelan.

"Begini." Doni menyatukan kedua tangannya di atas meja. "Setelah mempertimbangkan banyak hal, kami memutuskan untuk menerimamu bekerja di sini. Namun, kami juga tidak bisa mengabaikan fakta bahwa kamu adalah istri Tuan Arsen Bhaskara."

Alena langsung mengerti ke mana arah pembicaraan itu.

"Saya mengerti, Tuan. Tapi, saya bisa menjamin bahwa saya datang ke sini murni untuk bekerja dan, saya tidak memiliki maksud lain."

Doni mengangguk. "Aku harap begitu. Bagaimanapun juga, Tuan Arsen adalah salah satu rekan bisnis kami. Namun, dalam dunia bisnis, persaingan tidak bisa dihindari."

Ia berhenti sejenak sebelum melanjutkan, "Jika suatu hari nanti perusahaan ini berhadapan dengan perusahaan suamimu, aku harap kamu tetap profesional dan berdiri di pihak perusahaan tempatmu bekerja."

Tatapan Alena berubah tegas. "Tentu, Tuan. Saya akan bekerja sebaik mungkin untuk perusahaan ini."

Ia menarik napas pelan. "Dan, jika suatu hari kepentingan perusahaan ini bertentangan dengan perusahaan suami saya, maka saya akan tetap menjalankan tanggung jawab saya sebagai karyawan WIN Group."

Doni sedikit terkejut mendengar jawaban setegas itu. Ia hanya menatap Alena beberapa detik sebelum akhirnya tersenyum tipis. Lalu, Ia bangkit dari duduknya dan mengulurkan tangan. "Kalau begitu, sekali lagi, selamat bergabung di WIN Group, Alena."

Alena segera berdiri dan membalas uluran tangan itu. "Terima kasih, Tuan."

1
Muft Smoker
jgn marah2 kek ,, namany juga ank2 ,, 😂😂😂😂 ,,
nakal sdkit gpp ,, yg penting nnti kek dapet cucu menantu idaman ,,
nunik rahyuni
bocah nakal lg kasmaran kakek..relakan saja hp jadulnya...untuk kelancaran menjemput calon cucu menantu🤣🤣🤣
Ma Em
Alena semangat ya dan kamu jgn mau direndahkan Arsen , Kenan pasti bohong pada Alena bahwa dia menggantikan kakek Rendra .
sunaryati jarum
Orang panik juga bisa lupa.sampai menggandeng tangan.orang tidak merasa.Untuk.Arsen Emak beritahu ya kamu memiliki masalah kesuburan jadi diaknosa saat masih jadi suami Alena kemungkinan kecil membuat pasangan kamu hamil
Muft Smoker: atuh perlu di pertanyakan atuh mak ,, ank di kandungan erina????😲😲😲😲😲
total 1 replies
sunaryati jarum
Astaga kirain emak Kenan baca pesan di Hp Alena, ternyata.hp kakek Rendra dibaea🤣🤣🤣
sunaryati jarum
O yang baca Tuan Kenan,ya.Sudaj berani baca pesan di Hp Alena
Yeni Astriani
ternyata saingan terberat Kenan dalam mendapatkan perhatian Alena Kakek Rendra sampai mencuri hape kakek nya sendiri biar gak bisa kencan sama Alena.
aduhh😂😂😂
nunik rahyuni
kan...kenan nakal..orsng tua dikerjai...sampai seisi rumah di balik cuma cari hp..tp sang cucu yg licik menguntit nya🤣🤣g ada nyali nya kenan...klo suka bilang bos
Heny
SUAMI YG GK BERSYUKUR DPT ISTRI SETIA DAN BAIK HATI
Heny
Main cabtik Alena
Heny
Alena yg sabar
nunik rahyuni
yg di beri kbr si kakek tp notif nya msuk di hp kenan jg🤣🤣🤣l modus kenan licik
Muft Smoker
jgn2 yg nerima pesan bukan kek rendra tp si kenan ,,
😂😂😂😂
sunaryati jarum
Bosnya suka kamu,dia bayar dengan dana pribadi ,dia mengatakan dana perusahaan agar kamu tidak menolak.Untuk urusan Arsen di perusahaan ASN kamu tidak perlu kawatir,dari hasil sidang dan terungkapnya fitnah Arsen padamu, Arsen sudah tidak mendapatkan kepercayaan lagi.Apalagi jika perselingkuhannya diungkap, mungkin para pemegang saham memintanya mundur
sunaryati jarum
Semangat dan sukses Alena.Dan emak ingin segera melihat kehancuran Arsen dan keluarganya termasuk selingkuhannya
sunaryati jarum
Kenan Pepet Alena dengan dalih menemani kakek Rendra.Cerdas juga bisa memanfaatkan kedekatan kakeknya dengan Alena 🤣🤣🤣👋👋
Ma Em
Semangat Alena semoga kamu makin sukses selalu bahagia tinggalkan masa lalu menuju masa depan yg bahagia , semoga Arsen tdk akan pernah bahagia bersama selingkuhan nya dan mendapatkan balasan yg lbh menyakitkan .
Muft Smoker
tdk perlu memandang lg kebelakang Alena ,, anggap aj mereka mimpi buruk yg perlu km lupain ,,
Muft Smoker
tkuut kesaing ma kakek ny sndriii yx kenan😂😂😂😂😂
sunaryati jarum
Arsen yang menghubungi atau ada bukti baru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!