NovelToon NovelToon
Script Of Love: The Secret Identity

Script Of Love: The Secret Identity

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Time Travel / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:691
Nilai: 5
Nama Author: Veline ll

"Dalam permainan naskah ini, siapa yang sedang berakting dan siapa yang benar-benar jatuh cinta?"

Lin Xia hanyalah seorang penulis naskah mystery game yang hidup tenang, sampai suatu malam ia diundang dalam sebuah permainan peran (Script Killing) bertema Era Republik China yang sangat nyata. Di sana, ia bertemu dengan Gu Yan, pria misterius berdarah dingin yang berperan sebagai Kepala Militer.

Masalahnya, Gu Yan bukan sekadar pemain biasa. Ia memiliki identitas rahasia di dunia nyata. Hingga alur permainan tiba-tiba diubah oleh Penulis bayangan yang ternyata Adik Gu jingshen yaitu "Gu Yanran. Saat garis antara naskah dan realita mulai kabur, Lin Xia harus memilih: Mengikuti skenario untuk selamat, atau menulis ulang takdirnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Veline ll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17: Di Balik Lensa

[Waktu: Senin, 27 April, Pukul 11.30 AM]

[Lokasi: Gedung Yan Technology, Distrik Nanshan, Shenzhen]

Setelah badai konfrontasi dengan Tuan Besar Gu mereda, suasana di ruang kerja Yanran masih terasa sedikit canggung namun lebih hangat. Gu Yanran, yang merasa telah menjadi pahlawan hari ini, meregangkan tubuhnya dan menatap Lin Xia dengan binar mata yang nakal.

"Oke, otakku butuh asupan glukosa sebelum kita membedah sisa data terkunci ini," ucap Yanran sambil mematikan layar monitornya sejenak. Ia menoleh ke arah Lin Xia. "Lin Xia, bagaimana kalau kita makan siang? Ada restoran seafood baru yang sedang viral di dekat sini. Anggap saja sebagai perayaan karena kita baru saja mengusir 'Pak Tua' dari sini."

Lin Xia baru saja hendak menjawab saat ia merasakan hawa dingin yang menusuk dari arah samping.

"Dia tidak akan pergi ke mana-mana," potong Gu Jingshen dengan nada rendah yang penuh otoritas. Matanya menatap Yanran seolah ingin melemparkan adiknya itu kembali ke dalam sistem permainan yang rusak.

"Aduh, Kak. Kenapa kau posesif sekali? Lin Xia butuh makan, bukan butuh tatapan tajammu," ledek Yanran sambil berdiri dan mengambil kunci mobilnya.

Tepat saat Jingshen hendak membalas, Ah Cheng melangkah masuk dengan wajah cemas sambil memegang tablet. "Tuan Gu, mohon maaf mengganggu. Manajer operasional baru saja menelepon. Dewan direksi sudah berkumpul untuk rapat evaluasi kuartal, dan kehadiran Anda mutlak diperlukan dalam lima belas menit."

Gu Jingshen menggeram pelan. Ia menatap Lin Xia, lalu menatap Yanran yang sedang tersenyum penuh kemenangan. "Batalkan rapatnya."

"Tuan, Anda sudah membatalkan rapat pagi tadi. Jika Anda tidak datang sekarang, Tuan Besar akan punya alasan lagi untuk mengacaukan posisi Anda," bisik Ah Cheng penuh peringatan.

Jingshen memejamkan mata sejenak, menahan emosi. Ia menatap Lin Xia dengan tatapan yang sangat dalam. "Xia, jangan pergi terlalu jauh dengan bocah ini. Aku akan menyusul mu segera setelah rapat selesai."

Lin Xia hanya bisa mengangguk pasrah. "Pergilah, Tuan Gu. Urusan perusahaan lebih penting. Aku hanya akan makan siang sebentar."

Dengan berat hati, Jingshen melangkah keluar diikuti Ah Cheng. Namun, begitu pintu lift tertutup, wajah Jingshen berubah menjadi sangat serius. Ia segera mengeluarkan ponselnya dan mendial sebuah nomor.

[Waktu: Senin, 27 April, Pukul 11.45 AM]

[Lokasi: Cafe "Moonlight Script", Distrik Bao'an, Shenzhen]

Di cafe, suasana sedang cukup tenang. Xiao Li sedang menata toples kue saat Lin Feng masuk dengan gaya flamboyan seperti biasa. Akhir-akhir ini, Lin Feng seolah menjadi furnitur tetap di cafe tersebut.

"Selamat siang, Xiao Li yang cantik! Satu Americano dingin untuk mendinginkan hatiku yang melihatmu begitu sibuk," sapa Lin Feng sambil bersandar di bar kopi.

Xiao Li memutar matanya bosan. "Lin Feng, kau tidak punya pekerjaan lain selain duduk di sini? Klub mu di depan itu apa tidak butuh bosnya?"

"Klub itu sudah ada manajernya. Aku di sini hanya ingin memastikan pelanggan favoritmu—yaitu aku—mendapatkan pelayanan terbaik," jawab Lin Feng sambil tersenyum lebar. Ia sebenarnya mulai merasa nyaman di cafe ini, bukan hanya karena tugas mata-matanya, tapi karena ia mulai tertarik pada ketegasan Xiao Li. Bagi Xiao Li, Lin Feng hanyalah pelanggan yang terlalu banyak bicara.

Tiba-tiba, ponsel Lin Feng bergetar hebat. Nama "Gu Jingshen" muncul di layar. Lin Feng segera menjauh ke sudut cafe untuk mengangkatnya.

"Halo, Jingshen? Ada apa? Kau merindukanku?"

"Jangan bercanda, Feng! Segera pergi ke Distrik Nanshan. Yanran membawa Lin Xia makan siang ke restoran seafood viral di daerah sana. Cari tahu restoran mana, ikuti mereka, dan kirimkan foto serta laporan setiap lima menit tentang apa yang mereka lakukan!" suara Jingshen terdengar seperti komandan perang.

Lin Feng ternganga. "Kau menyuruhku jadi detektif cinta? Aku ini pemilik klub, bukan intel!"

"Lakukan atau aku akan membatalkan investasiku di klub mu!" ancam Jingshen sebelum menutup telepon.

Lin Feng menghela napas panjang. Ia menoleh ke arah Xiao Li. "Manisku, sepertinya ada urusan mendadak. Simpan kopinya untukku ya!" Ia segera berlari keluar, meninggalkan Xiao Li yang semakin bingung dengan kelakuan pria itu.

[Waktu: Senin, 27 April, Pukul 12.30 PM]

[Lokasi: Restoran "Deep Sea Pearl", Shenzhen]

Restoran itu sangat mewah dengan pemandangan akuarium raksasa di dindingnya. Yanran memesan meja paling privat dan terus-menerus mencoba membuat Lin Xia tertawa.

"Kau tahu, Xia? Kak Jingshen itu sejak kecil sangat membosankan. Dia bahkan membaca laporan keuangan sebelum tidur," cerita Yanran sambil menyodorkan sepotong udang galah ke piring Lin Xia. "Kau pasti sangat tertekan menghadapinya saat kau masih bekerja di kantor sebelumnya,kan? Lebih baik bekerja denganku, aku jauh lebih seru."

Lin Xia tertawa kecil. "Dia memang kaku, tapi dia punya sisi yang... hangat."

"Hangat? Lebih seperti kulkas yang lampunya menyala," balas Yanran.

Di meja yang terhalang pilar besar, Lin Feng duduk dengan kacamata hitam dan menu yang menutupi wajahnya. Ia dengan sangat hati-hati memotret momen saat Yanran tertawa dan Lin Xia tersenyum.

Klik. Foto terkirim ke Jingshen.

Klik. Foto Yanran yang mencoba memegang tangan Lin Xia (meski Lin Xia menghindar) terkirim.

Di kantornya, di tengah rapat yang sangat membosankan, ponsel Jingshen yang diletakkan di bawah meja terus bergetar. Ia melihat foto-foto itu dan wajahnya semakin gelap. Para direktur di depannya mulai gemetar melihat aura CEO mereka yang tampak ingin meledakkan ruangan.

Kembali ke restoran, suasana yang santai itu mendadak pecah saat ponsel Lin Xia berbunyi nyaring. Di layarnya tertulis "Papa".

"Halo, Pa?"

"Xia! Papa dan Mama sudah di depan gedung apartemen mu di Shenzhen! Kenapa kau tidak mengangkat telepon sejak tadi pagi? Kami membawakan banyak makanan dari kampung halaman untukmu!" suara ayahnya terdengar sangat antusias.

Uhuk! Uhuk!

Lin Xia tersedak minumannya hingga terbatuk-batuk hebat. Wajahnya memucat seketika. "Apa?! Papa dan Mama di apartemen sekarang?!"

"Iya! Kami ingin memberi kejutan. Cepatlah pulang, kami sudah menunggu di lobi," kata ayahnya.

"Pa... Papa tunggu sebentar! Jangan ke mana-mana! Xia sedang... sedang ada urusan pekerjaan sedikit jauh. Sepuluh menit lagi Xia sampai! Tolong jangan masuk dulu!" Lin Xia menutup telepon dengan panik.

"Ada apa?" tanya Yanran khawatir.

"Orang tuaku! Mereka datang tiba-tiba! Aku harus pulang sekarang!" Lin Xia menyambar tasnya.

Di sudut ruangan, Lin Feng segera mengetik pesan kilat ke Jingshen: "Gawat! Orang tua Lin Xia datang ke apartemen! Lin Xia panik dan mereka akan segera pergi!"

Jingshen langsung berdiri di tengah rapat. "Rapat selesai! Kita lanjutkan besok!" Ia berlari keluar ruangan tanpa memedulikan tatapan bingung dewan direksi.

Pikiran Jingshen hanya satu: Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa aku lebih baik daripada Yanran di depan calon mertuaku.

...****************...

1
Celine
Keren Author
Ika Anggriani
serem juga😭
Agry
/Hey/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!