NovelToon NovelToon
Sugar Duda Terjerat Cinta

Sugar Duda Terjerat Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Pengganti / Balas Dendam / Penyesalan Keluarga
Popularitas:658
Nilai: 5
Nama Author: DityaR

Jenna tak sengaja menyelamatkan seorang bocah kecil yang terkurung bersamanya di gudang bar. Tak disangka, bocah itu merupakan anak kesayangan seorang duda berpengaruh.

Sebelumnya, Jenna tersisih dari keluarganya. Kakaknya bahkan membuat kedua orang tua mereka berbalik memusuhinya. Sementara itu, pria yang dulu ia cintai justru berpihak kepada sang kakak.

Kali ini, Jenna tidak berniat mengalah. Ia ingin membalas semua yang telah dialaminya sekaligus mengejar kembali mimpinya menjadi aktris terkenal. Namun, setiap langkahnya selalu dihadang berbagai rencana licik dari kakaknya yang terus berusaha menjatuhkannya.

Saat Jenna perlahan membantu anak sang duda membuka diri dari trauma, pria itu mulai memperhatikannya dengan cara yang berbeda.

Akankah ia jatuh cinta pada Jenna?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DityaR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menikah?

Pria itu sedikit mengangkat alis mendengar deskripsinya. Ia mengalihkan pandangan ke sisi kanan Jenna, lalu berkata dengan suara sedingin dirinya.

“Maksudmu Juju?”

Jenna segera mengikuti arah pandangannya.

Di ranjang kecil di sampingnya, si bakpau kecil sedang tidur nyenyak. Di punggung tangannya terpasang infus.

“Iya! Dia!” Jenna langsung lega. “Namanya Juju?”

Jenna akhirnya menghela napas panjang. Ia bangkit sedikit lalu menyentuh dahi anak itu. Syukurlah, demamnya sudah turun. Sebenarnya ia sempat menyesal setelah membiarkan bocah itu keluar tadi malam.

Anak itu masih sangat kecil, bahkan sedang demam. Kalau sesuatu terjadi padanya di tempat seperti bar, ia pasti akan menyesal seumur hidup.

Jenna menoleh kembali ke pria dingin itu. Aura pria itu begitu kuat dan menekan.

“Kamu … ayahnya anak ini?”

Begitu selesai berbicara, Jenna langsung merasa pertanyaannya sia-sia. Pria ini dan si bakpau kecil benar-benar mirip. Seakan dicetak dari satu cetakan.

Jelas mereka ayah dan anak kandung. Benar saja, pria itu menjawab singkat.

“Ayahnya.”

“Hei, cantik! Kamu udah bangun! Aku pamannya Juju!”

Tiba-tiba sebuah wajah besar muncul dari samping. Jenna refleks mundur sedikit. Namun setelah melihat wajah pria itu dengan jelas, ia langsung terpaku.

“Xander Alamsyah?”

Putra kedua Keluarga Alamsyah, pemilik Moonlight Entertainment.

Karena wajah tampan dan sifat playboy-nya yang terkenal, pria ini bahkan lebih sering muncul di koran dan majalah daripada artisnya sendiri.

Mustahil ia salah mengenali wajah itu. Kalau pria dingin itu adalah ayah Juju, dan Alamsyah Xander adalah pamannya.

Berarti pria itu adalah kakak Xander Alamsyah.

Marco Alamsyah.

Pria yang dijuluki orang-orang sebagai dewa kekayaan. Kaisar tak bermahkota di ibu kota.

Jenna sama sekali tidak pernah menyangka bahwa bocah kecil yang ia selamatkan ternyata adalah anak haram si legendaris Marco Alamsyah.

Pangeran kecil Keluarga Alamsyah yang berkilau seperti emas.

Marco menatap wanita di ranjang itu dengan tajam, seakan sedang menilai apakah ekspresi terkejut di wajahnya benar-benar tulus.

Setelah beberapa saat, sepertinya ia akhirnya percaya bahwa wanita itu memang tidak mengetahui identitas Juju.

Ia lalu berkata dengan nada datar, “Permintaanmu.”

“Hah? Permintaan apa?” Jenna benar-benar tidak mengerti maksudnya.

“Kakakku mau berterima kasih karena kamu nyelametin Juju. Dia minta kamu nyebutin permintaan kamu!” kata Xander.

Mendengar itu, otak Jenna langsung berputar cepat. Ia menjawab dengan hati-hati. “Gak perlu berterima kasih. Memang aku yang nyelametin Juju, tapi dia juga nyelametin aku. Kalau dia gak keluar buat minta tolong, aku masih bakal terkunci di sana sekarang. Jadi kita bisa dibilang impas.”

Memang benar ia beruntung bisa menyelamatkan pangeran kecil Keluarga Alamsyah.

Tapi mana berani ia meminta imbalan?

Semakin kaya seseorang, biasanya semakin curiga mereka terhadap orang lain. Apalagi ini Keluarga Alamsyah, keluarga elite kelas atas.

Sudah bagus mereka tidak mencurigainya merancang semuanya dari awal. Bukankah barusan Marco menatapnya dengan sangat waspada?

Supaya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari, yang terbaik adalah menyelesaikan hubungan mereka sampai di sini saja. Jenna merasa jawabannya sudah sangat tepat.

Namun ekspresi Marco tetap tidak senang. Jantung Jenna langsung berdebar.

Apa dia salah ngomong?

Kenapa ekspresi pria ini menakutkan sekali?

“Kak, jangan pasang muka serem gitu dong! Kita tahu kamu mau balas budi, tapi orang yang gak tahu bisa kira kamu mau balas dendam!” Xander akhirnya tidak tahan melihat seorang wanita cantik ketakutan, jadi ia mencoba mencairkan suasana.

Ia lalu menoleh ke Jenna. “Kakak aku gak suka punya utang budi. kamu minta aja sesuatu. gak usah sungkan!”

Memangnya ada orang yang memaksa orang lain untuk mengajukan permintaan?

Sudut bibir Jenna berkedut. “Bukan soal sungkan. Memang gak perlu dibalas. Yang aku bilang tadi bener. Kalau kamu gak percaya, kamu bisa cek sendiri…”

“Gak perlu.”

Jawaban Marco singkat dan langsung ke inti. Ekspresinya bahkan mulai menunjukkan tanda-tanda tidak sabar.

Xander segera menjelaskan, “Di gudang bar ada kamera pengawas. aku udah lihat rekamannya. Juju memang masuk sendiri. Soal kamu, manajer bar itu juga udah ngaku kalau dia yang ngunci kamu di sana. Jadi kamu gak perlu khawatir, kita gak curiga sama sekali. Karena kamu memang nyelametin Juju, minta aja sesuatu!”

Bagus sekali. Kembali lagi ke awal. Akhirnya Jenna tidak punya pilihan.

Di bawah tatapan Marco yang semakin menekan, ia memberanikan diri berkata, “Kalau begitu … kasih aku uang aja?”

Orang kaya biasanya suka menyelesaikan masalah dengan cara yang paling sederhana. Pakai uang. Marco juga kelihatannya tipe orang seperti itu.

Kalau ia tidak meminta uang, bukankah mereka akan berpikir ia mengincar sesuatu yang lain?

Kalau bukan uang, berarti orangnya?

Saat Jenna yakin ini adalah permintaan paling masuk akal yang bisa ia ajukan, ekspresi Marco malah semakin buruk.

Jenna hampir menangis. Kenapa pria ini pelit kata sekali?

Kalau ada yang mau dibilang, bilang saja!

Memangnya kalau ngomong lebih dari dua kata bisa mati?

Xander, si mesin penerjemah otomatis, menggosok hidungnya.

“Kakakku merasa kalau cuma ngasih uang ke kamu itu terlalu menghina.”

Jenna menjerit dalam hati. "Gak apa-apa!! Hina aja aku!!!"

Status Keluarga Alamsya terlalu istimewa. Jenna benar-benar tidak bisa memikirkan permintaan yang pantas saat ini.

Saat suasana hampir buntu, Marco tiba-tiba berbicara. “Nikahi aku.”

Jenna langsung membeku. Beberapa detik kemudian, ia batuk keras sampai hampir tersedak ludahnya sendiri.

“Hukss hukss … apa yang kamu bilang?”

Setelah akhirnya berhenti batuk, ia langsung menoleh ke arah Xander dengan tatapan penuh harap.

Tuan Muda Kedua, tolong terjemahkan!

Namun kali ini bukan hanya Jenna yang terpaku.

Xander juga sama-sama kebingungan.

“Kak, maksud kamu apa? Kali ini aku juga gak bisa nerjemahin!”

Pada saat itu, tiba-tiba sebuah ide muncul di kepala Jenna.

Ia berkata dengan ragu, “Jangan bilang … kamu mau balas budi dengan tubuh kamu karena aku nyelametin anak kamu?”

Marco sedikit memiringkan kepala.

Setelah berpikir sebentar, ia mengangguk.

Marco sedikit memiringkan kepala, berpikir sejenak, lalu mengangguk. “Bisa dibilang begitu.”

Jenna menatap wajah pria di depannya yang dingin dan tanpa ekspresi. Ia merasa seperti sedang bermimpi. Dengan lemah ia memegang dahinya.

“Dokter … dokternya mana? Kayaknya kepala aku kebentur terlalu keras sampai otak aku rusak. Aku berhalusinasi…”

Di sampingnya, Xander memasang ekspresi polos. “Aku juga gak kebentur kepala. Masa otak aku juga rusak?”

Pada saat itu, Jenna benar-benar tidak bisa menerima kenyataan di depannya. Ia menyelamatkan Juju. Lalu ayahnya ingin membalas budi dengan tubuhnya?

Kalau orang lain sih mungkin masih bisa diterima. Kalau pria itu lumayan tampan, bahkan bisa dianggap keberuntungan dalam urusan cinta.

Tapi ini Marco.

Marco.

1
ᴹᴵᴹᴵ a ʙᴊɴ💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Pesona Jenna tak terkalahkan apalagi seorang Moy yang penuh tipu muslihat pasti kebusukannya segera terbongkar
tutiana
menarik
Piw Piw: terima kasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!