NovelToon NovelToon
DARAH ASTRA

DARAH ASTRA

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Perperangan / Epik Petualangan
Popularitas:472
Nilai: 5
Nama Author: DragonLucifer

Di kota futuristik Astra City, manusia biasa dan mereka yang memiliki kekuatan super hidup berdampingan setelah munculnya fenomena langit merah misterius. Raka Mahendra, pemuda dengan energi kosmik yang tak terkendali, harus menghadapi takdirnya, menyelamatkan kota, dan mengungkap rahasia di balik kekuatannya. Bersama Kayla, pengendali gravitasi, dan Adrian, bayangan dari masa lalu, Raka akan menghadapi peperangan, pengkhianatan, dan takdir kosmik yang akan mengubah segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DragonLucifer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 – Proyek Astralis

Alarm peretasan masih menggema di seluruh Menara Helios.

Lampu di Ruang Arsip berubah merah berkedip. Data di layar bergerak cepat, baris demi baris kode mengalir seperti hujan.

“Firewall lapis tiga ditembus!” teriak salah satu teknisi dari ruang kontrol utama.

Arsen langsung memberi perintah,

“Putuskan koneksi eksternal! Isolasi server lama!”

“Sudah dicoba, Komandan—tapi aksesnya menggunakan protokol internal!”

Ruangan membeku.

Kayla menoleh tajam.

“Internal? Maksudnya… orang dalam?”

Adrian menyeringai tipis.

“Lebih buruk. Seseorang punya kunci lama.”

Raka menatap simbol merah yang tadi sempat muncul di layar.

“Itu bukan simbol Helios.”

Arsen mengangguk pelan.

“Itu simbol Astralis versi awal.”

Semua mata tertuju padanya.

“Kau bilang proyek itu dihentikan,” kata Kayla.

“Dihentikan secara resmi,” jawab Arsen.

“Artinya tidak sepenuhnya dihentikan,” Adrian menambahkan tenang.

Layar utama tiba-tiba menampilkan satu file terkunci yang terbuka paksa.

Judulnya: ASTRALIS – FASE 2

Raka menelan ludah.

“Fase dua?”

Arsen terlihat lebih tegang dari sebelumnya.

“Itu tidak pernah disetujui dewan.”

Kayla membaca cepat isi file yang terbuka.

“Subjek pertama: Raka Mahendra – stabil.

Subjek kedua: tidak stabil.

Subjek ketiga: hilang.”

Sunyi jatuh seperti beban berat.

Raka mengangkat kepala perlahan.

“Subjek kedua dan ketiga… siapa?”

Sebelum Arsen menjawab, layar berubah sendiri.

Rekaman kamera lama muncul.

Sebuah ruang eksperimen dengan kapsul transparan.

Di dalamnya… seorang anak laki-laki seusia Raka kecil, tubuhnya dikelilingi energi merah liar.

“Sinkronisasi gagal!” teriak suara dalam rekaman.

“Energi terlalu agresif!”

Layar bergetar saat energi merah meledak, memecahkan kapsul.

Rekaman terputus.

Kayla menatap Raka dengan ngeri.

“Itu…”

Raka menyelesaikan kalimatnya pelan,

“Pewaris lain.”

Arsen mengangguk berat.

“Setelah keberhasilan stabilisasi genetik pada dirimu, beberapa pihak di Helios mencoba mengulang prosesnya… tanpa pendekatan orang tuamu.”

Adrian tertawa kecil tanpa humor.

“Mereka ingin hasil cepat. Tanpa keseimbangan.”

“Dan hasilnya?” tanya Raka.

Arsen menjawab datar,

“Energi Astra tidak bisa dipaksa. Subjek kedua menjadi tidak stabil. Fasilitas dihancurkan. Subjek ketiga menghilang sebelum fase akhir.”

Raka mengepalkan tangan.

“Jadi ada dua kemungkinan pewaris lain di luar sana.”

“Setidaknya,” jawab Adrian.

Tiba-tiba server utama berbunyi keras.

Satu pesan muncul di layar, menggantikan semua data:

ASTRALIS TIDAK PERNAH BERAKHIR

Raka melangkah mendekat.

Di bawah kalimat itu muncul satu baris tambahan:

FASE 2 AKAN DIMULAI KEMBALI

Kayla berbisik pelan,

“Mereka ingin melanjutkan eksperimen…”

Arsen langsung memberi perintah,

“Lacak sinyalnya sekarang!”

Teknisi menjawab cepat,

“Sumber tidak tetap! Berpindah-pindah di seluruh kota!”

Adrian menatap simbol merah yang berkedip di layar.

“Ini bukan sekadar ancaman,” katanya pelan. “Ini deklarasi.”

Raka menatap layar tanpa berkedip.

Jika Fase 2 dimulai kembali—

Artinya akan ada lebih banyak anak seperti dirinya.

Atau lebih buruk.

Eksperimen tanpa kendali.

“Kenapa orang tuaku tidak menghentikannya sepenuhnya?” tanya Raka pelan.

Arsen terdiam.

Adrian menjawab lebih dulu.

“Karena mungkin… mereka tahu suatu hari kau harus tahu kebenarannya.”

Kayla menoleh pada Raka.

“Apa yang akan kau lakukan?”

Raka menarik napas dalam.

Darah di tubuhnya terasa hangat, tapi tidak liar.

Stabil.

Terarah.

“Aku akan menemukan siapa pun yang mencoba menghidupkan kembali Astralis,” katanya tegas.

“Dan aku akan menghentikannya.”

Lampu ruangan kembali stabil.

Namun di sudut layar, sebelum sistem benar-benar pulih, satu gambar terakhir muncul sepersekian detik—

Sosok pria muda dengan mata merah menyala.

Tersenyum.

Adrian melihatnya.

Ia tidak mengatakan apa pun.

Namun ekspresinya berubah sedikit.

Raka menatap Arsen.

“Jika Helios terlibat lagi… aku tidak peduli siapa yang berdiri di atas menara ini.”

Arsen membalas tatapan itu tanpa gentar.

“Kalau Helios mengkhianati kota ini… aku sendiri yang akan menjatuhkannya.”

Sunyi.

Untuk pertama kalinya, mereka bukan sekadar sekutu sementara.

Mereka berdiri di sisi yang sama.

Di luar, langit kembali memerah, lebih gelap dari biasanya.

Seolah masa lalu yang terkubur… akhirnya bangkit dari bayangannya.

Dan Proyek Astralis—yang seharusnya menjadi harapan—kini berubah menjadi ancaman baru bagi Astra City.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!