NovelToon NovelToon
Jodoh Sang Letnan

Jodoh Sang Letnan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:34.6k
Nilai: 5
Nama Author: Deyulia

Ikuti saya di:
FB Lina Zascia Amandia
IG deyulia2022

Setelah hatinya lega dan move on dari mantan kekasih yang bahagia dinikahi abang kandungnya sendiri. Letnan Satu Erlaga Patikelana kembali menyimpan rasa pada seorang gadis berhijab sederhana yang ia temui di sebuah pujasera.

Ramah dan cantik, itu kesan pertama yang Erlaga rasakan saat pertama kali bertemu dengan gadis itu. Namun, ketika hatinya mulai menyimpan rasa, tiba-tiba sang mama membawa kabar kalau Erlaga akan dikenalkan pada seorang gadis anak dari leting sang papa. Sayangnya, Erlaga menolak. Dia hanya ingin mendapatkan jodoh hasil pencariannya.

Apakah Erlaga pada akhirnya menerima perjodohan itu, atau malah justru berjodoh dengan gadis yang ia temui di pujasera?

Yuk, kepoin kisahnya di "Jodoh Sang Letnan"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deyulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 Cincin Tanda Kekasih

     ​Sore itu, kota Bandung diguyur hujan gerimis yang menyisakan aroma tanah basah yang menenangkan. Namun, ketenangan itu tidak mampir ke hati Syafina.

     Sejak duduk di kursi samping kemudi, ia merasa ada yang berbeda dari gelagat Erlaga. Pria itu tampak jauh lebih rapi, wangi parfum maskulinnya memenuhi kabin mobil, dan sorot matanya menyimpan binar yang sulit dibaca.

     Mobil Erlaga ​bukan mengarah ke rumah Dallas. Melainkan ke arah lain. Erlaga justru membawa Syafina ke sebuah restoran mewah di kawasan Dago Pakar. Restoran itu berdiri megah di ketinggian, menyuguhkan pemandangan lampu kota yang mulai menyala satu per satu.

     ​"Kakak, kenapa kita ke sini?," tanya Syafina pelan, wajahnya tidak bisa menyembunyikan rasa kaget. Ia merasa sedikit tidak percaya diri dengan flat shoes dan tas kuliahnya di tengah kemewahan ini. Bajunya juga masih ala anak kuliahan.

     ​"Kamu selalu cantik dengan apa pun yang kamu pakai, Dik. Kakak hanya ingin kita makan sore dengan tenang hari ini," jawab Erlaga lembut sambil membukakan pintu mobil untuknya.

     ​Hidangan utama sudah selesai mereka nikmati, suasana mendadak hening. Hanya terdengar denting sendok dan alunan musik instrumen yang syahdu. Tiba-tiba, Erlaga merogoh saku celananya. Sebuah kotak kecil berbahan beludru biru tua diletakkan tepat di hadapan Syafina.

     Klik.

     ​Kotak itu terbuka, menampilkan sebuah cincin emas putih dengan mata berlian mungil yang berkilau terkena cahaya lampu temaram sore itu. Jantung Syafina seolah berhenti berdetak. Pikirannya langsung melayang pada ucapan sang kakak, Sakala, yang semalam menyinggung tentang lamaran resmi dan pernikahan. Apakah ini saatnya? Apakah Erlaga seberani itu langsung memintanya menjadi istri?

     ​"Syafina," panggil Erlaga, memecah lamunan gadis di depannya. "Mungkin ini terasa mendadak. Tapi Kakak tidak mau buang waktu. Kakak ingin kita punya ikatan."

     ​Syafina menahan napas. Ia sudah bersiap jika kalimat berikutnya adalah sebuah khitbah.

     ​"Maukah kamu menjadi kekasihku?" ucap Erlaga dengan tatapan penuh harap.

     ​Syafina terpaku. "Kekasih?" batinnya mengulang kata itu dengan rasa yang sulit digambarkan. Ada rasa lega karena ternyata Erlaga mencintainya, namun ada kekecewaan yang menyeruak karena status itu jauh dari apa yang ia harapkan. Syafina adalah tipe perempuan yang menjaga diri, ia tidak pernah berpacaran seumur hidupnya.

     Baginya, meskipun ia masih muda, komitmen tertinggi saat ini yang diharapkan dari seorang laki-laki adalah ajakan menikah, bukan sekadar ajakan menjadi "kekasih" yang belum tentu berujung di pelaminan. Terlebih, Erlaga adalah tipe lelaki yang memang ia sukai, selain tampan, Erlaga menurutnya punya punya rasa tanggung jawab, terbukti selama di Sudan, ia menyimpan liontin separuh sampai ia kembali ke Indonesia.

     ​Melihat Syafina yang hanya diam dan tampak bengong, Erlaga sedikit gugup. Ia mengira Syafina keberatan karena ia terlalu cepat bertindak.

     ​"Syafina? Sekali lagi aku bertanya, maukah kamu menjadi kekasihku?" Erlaga mencoba mencairkan suasana, meski tangannya sedikit gemetar.

     ​Lama Syafina berpikir. Logikanya ingin menolak karena status ini terasa "abu-abu", namun hatinya yang telanjur sayang tidak mampu berkata tidak. Ia ingin memberi kesempatan pada pria yang sudah menjaganya dalam doa selama setahun di Sudan ini. Perlahan, Syafina mengangguk kecil. Sangat pelan, hampir tak terlihat.

     ​Wajah Erlaga langsung berseri-seri. Ia seperti seorang prajurit yang baru saja memenangkan pertempuran besar. Dengan gerakan hati-hati, ia mengambil cincin itu dan menyematkannya di jari manis Syafina.

     ​"Terima kasih, Sayang. Kakak janji akan menjaga ini," ujar Erlaga bahagia, diimbuhi kata 'sayang' yang langsung menyetrum hati Syafina. "Mulai sekarang, kita sepasang kekasih," lanjutnya.

     ​Syafina menatap cincin yang melingkar di jarinya. Cantik sekali. "Terima kasih, Kak. Cincinnya indah," jawab Syafina dengan senyum tipis yang dipaksakan. Ia berusaha menghargai usaha Erlaga, meskipun hatinya masih terasa belum puas.

     ​Erlaga menjelaskan bahwa cincin itu hanyalah hadiah kecil, tanda bahwa kini mereka sudah resmi menjalin hubungan. Namun, di dalam hati, Syafina bicara pada dirinya sendiri.

     "​Sekarang statusku adalah kekasih Kak Laga. Tapi, ini bukan akhir. Aku ingin melihat usaha Kak Laga lebih keras lagi. Aku ingin lihat, apakah cincin ini hanya pengikat sementara, atau Kakak punya nyali untuk mendatangi Papa dalam waktu dekat dan mengubah status 'kekasih' ini menjadi 'kekasih halal'.

     ​Malam itu, mereka pulang dengan status baru. Erlaga pulang dengan perasaan lega yang luar biasa, sementara Syafina pulang dengan sebuah tanda tanya besar yang ia simpan rapat-rapat di balik senyumannya. Ia sedang memasang waktu, sampai kapan Erlaga akan membuatnya menunggu di depan gerbang pernikahan?

1
Esther
gak ada capeknya Laga....habis latihan langsung ngerjain istri😄
Lina Zascia Amandia: Lagi hangat2nya pengantin baru, heheh....
total 1 replies
Ayudya
lanjut kak
Ikaaa1605
Kiw kiw😅
Nice1808
romantis bnget🤣🤣lanjut thor
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
sabar shafina. erlaga juga kangen kamu
Kasandra Kasandra
lanjut
Nar Sih
sabarr ya fina,tiga hri gk lama kok ,pasti nanti stlh suami mu pulang puas,,in deh lepas rinduu
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪
Patrick Khan
ahhhh apa q aja yg di tinggal suamik kerja luar kota malah seneng gk karuan🤣🤣🤣🤣
Patrick Khan: hahaha.. iya kak
total 4 replies
Nice1808
sabar fina cuma 3 hari ntar laga pulang rindu nya menggebu2😃😃😃
Ayudya
sabar Fina hanya 3 hari ntar kalau Uda pulang peluk yg erat jangan lepaskan🤣🤣🤣🤣🤣
Eva Tigan
persiapkan diri ..jiwa dan raga saja Syafina..ini Pak Kapten pulang pasti rindunya menggebu gebu,harus siap segera digempur entah sampai berapa Ronde..😄
Eva Tigan: yup benar.. kekuatan prajurit pasti ekstra kuat di darat ,laut dan udara ..bahkan di atas ranjang sekalipun 😄
total 2 replies
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
shafina, semangat tunjukkan prestasimu yaa
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
semangat yaw😊
Nar Sih
sabarr fina ,jgn dgr kata ibu,,persit yg lain nya ,💪
Nar Sih
semagatt fina 💪jdi ibu persit 👍
Esther
dimana2 ya kalau yang senior itu selalu sok berkuasa.
Esther
Memakai seragam persit pertama kali....semangat Fina
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪 double up nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!