NovelToon NovelToon
Janda Miskin Kesayangan Tuan Mafia

Janda Miskin Kesayangan Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Janda / Selingkuh
Popularitas:16.9k
Nilai: 5
Nama Author: Newbee

Maxime Brixtone adalah seorang mafia yang sepanjang hidupnya terjebak dalam perselisihan kelam dengan ibu tirinya. Di tengah hidupnya yang penuh duri dan misteri tentang bagaimana konflik itu akan berakhir, Max berada di ambang kematian akibat rencana pembunuhan yang dirancang oleh sang ibu tiri.

Tak disangka, hidupnya di selamatkan oleh seorang wanita yang telah bersuami. Max bersembunyi di kediaman wanita tersebut, hingga mereka tanpa sengaja menyaksikan sang suami melakukan perselingkuhan.

Dari titik itu, batas antara rasa terima kasih, kemarahan, dan obsesi kepada wanita penyelamat hidupnya mulai kabur.

Max pun memiliki sebuah ide gila untuk menjadikan wanita yang telah menyelamatkan nyawanya menjadi seorang janda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Newbee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 17

Sunyi kembali menggantung di antara mereka. Hanya ada detak jam di dinding dan napas Zayna yang teratur, seolah Zayna sama sekali tak menyadari badai yang baru saja ia bangkitkan.

Tatapan Max jatuh pada punggung Zayna, wanita yang terlalu rapuh, terlalu berani berdiri di jarak sedekat itu dengan Max. Ada sesuatu yang berdesir di dada Max, asing dan menjengkelkan. Bukan marah. Bukan pula keinginan untuk menguasai. Lebih seperti dorongan untuk menahan gejolak dan itu jauh lebih berbahaya.

Menahan segala yang ingin Max lakukan pada Zayna. Max bahkan membayangkan tubuh kecil Zayna berada dalam dekapannya yang erat. Max juga bertanya pada dirinya sendiri, apakah tubuh mungil Zayna mampu menahan gairah tubuh Max yang besar. Tulang wanita itu terlihat rapuh.

“Aku tidak pernah menganggap kau berhutang pada ku. Atas apa yang terjadi padaku. Semua murni dari ku yang ingin melindungimu.” Ucap Max akhirnya, suaranya rendah dan tertahan.

”Aku justru ingin kau selalu menghubungiku atau meminta padaku, apapun itu.” Akhirnya Max yang penuh kehati-hatian serta perhitungan melepaskan kendali perasaannya.

Zayna terdiam. Bahunya menegang sesaat, lalu ia berbalik, menatap Max dengan sorot mata yang jujur, terlalu jujur untuk dunia Max yang penuh kegelapan.

”Aku hanya tidak ingin ada yang terluka lagi,” kata Zayna lirih.

“Tapi aku justru ingin kau bergantung padaku…” ujar Max cepat.

Zayna hendak pergi, wanita itu seolah ingin menyudahi perdebatan dan menjaga jarak. Namun dengan cepat Max meraih pergelangan tangan Zayna yang kecil dan menarik tubuh Zayna hingga terdorong maju menumpu pada dada bidang Max, dan membuat tatapan mereka saling bertemu pada jarak yang sangat dekat.

“Aku ingin kau bergantung padaku, tapi sepertinya akulah yang sudah bergantung padamu…” kata Max.

Selama umurnya baru kali ini Max merasakan getaran yang kuat. Bukan pada gadis perawan, bukan pada wanita kaya dari keluarga terpandang, namun justru pada wanita yang sudah memiliki suami.

Max berpikir apakah itu hanya rasa kasihan saja ketika ia bersembunyi dengan Zayna di dalam almari dan mendapati suami Zayna berselingkuh, seperti saat ibunya mendapati ayahnya menikahi Nevari, namun, ternyata perasaan itu berbeda.

Max sadar ternyata ia benar-benar terjebak dalam permainannya sendiri.

Dan kini Max mengerti ia sudah jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Zayna.

Zayna menatap kedua mata Max dengan tatapan polos. Namun tidak sepenuhnya polos, Zayna tahu, arti dari sikap Max yang seperti ini.

“Aku sudah menikah Max… Aku punya suami. Jika aku harus bergantung, seharusnya aku bergantung pada suamiku.” Kata Zayna teguh.

“Keteguhanmu itu hanya akan menyakiti dirimu. Mengoyak semua yang tersisa dari dalam dirimu. Suamimu berselingkuh, meninggalkanmu, dan tidak peduli padamu….” Kalimat Max mulai memprovokasi.

Zayna hendak menarik diri namun, Max justru menarik Zayna lebih dekat lagi.

“Max…. “ Lirih Zayna. Seolah meminta untuk di lepaskan.

“Ini salah…” Lanjut Zayna.

“Jika kesalahan hanya ada padamu, lalu bagaimana dengan suami mu… Tidak sepatutnya kau menanggung semuanya.” Seolah habis sudah kesabaran Max, pria itu kini lebih intens dan lebih terang-terangan memberikan dorong pada Zayna untuk berpaling dari suaminya.

Tangan kiri Max masih mencengkram pergelangan tangan Zayna, sedang tangan kanan mencengkram dan mendorong tengkuk Zayna agar lebih maju. Tubuh Zayna sudah menghimpit dada kekar Max yang sedang berbaring.

Bibir mereka hampir bertemu satu sama lain, jarak itu sangat dekat.

“Aku wanita bersuami Max, aku bukan gadis perawan…” Bisik Zayna yang juga akhirnya terbawa suasana saat itu.

Tidak bisa di pungkiri, siapa yang tidak akan tergoda dengan sosok pria seperti Max. Pria itu tampan dan sempurna, apalagi mau berkorban hingga terluka.

Entah karena Drake berselingkuh atau karena Zayna sudah tidak pernah merasakan kehangatan Drake. Wanita itu akhirnya menyerah namun masih memberi batasan.

“Aku tidak peduli semacam itu…” sahut Max mantap dan lantang.

“Aku wanita kumal yang tidak cantik…”

“Kau cantik…”

Bibir mereka akhirnya menyatu, dalam satu ciuman yang dalam. Ada desiran panas dalam diri Max, begitu dalam hingga Max ingin lepas kendali, namun ia ingat dimana mereka saat ini.

Zayna yang sudah sangat lama tidak pernah lagi berciuman, merasakan hawa panas menggerogoti wajah dan dadanya. Ciuman itu begitu dalam, lidah mereka saling melilit dan Zayna merasakan seperti ada air yang dingin mengalir lalu menyirami hatinya yang kering dan tandus, haus akan sentuhan seorang pria.

Namun di detik ketika ciuman itu semakin dalam, Max yang lebih dulu tersadar. Ia menarik napas berat, lalu dengan susah payah memutuskan tautan bibir dan lidah mereka. Dahinya menempel di dahi Zayna, mata terpejam, seolah ia sedang berperang dengan dirinya sendiri.

Napas mereka masih saling berkejaran, kacau dan panas.

“Zayna…” suara Max rendah dan bergetar, perpaduan karena gairah dan perasaan yang telanjur tumpah namun juga harus di tahan.

”Kau tidak kumal. Kau tidak rendah. Dan masa lalumu, tidak mengurangi apa pun darimu.”

Tangan yang tadi mencengkeram kini hanya menggenggam longgar, seolah takut menyakiti Zayna. Max menatap Zayna dalam-dalam, tatapan yang tak lagi ingin lagi menaklukkan, melainkan memohon untuk dipahami.

Untuk pertama kalinya, Max merasa takut, takut jika ia benar-benar kehilangan perempuan ini setelah menyadari betapa ia membutuhkannya.

Zayna menunduk, dadanya naik turun berusaha menenangkan diri. Ciuman itu membangunkan sesuatu yang lama ia kubur, rindu akan sentuhan, akan diinginkan, akan dipandang sebagai perempuan, bukan sekadar istri yang dilupakan.

Ada rasa bersalah yang menyusup dalam hati Zayna namun, Zayna juga tak ingin sepenuhnya ingin tenggelam menyalahkan dirinya sendiri. Perkataan Max benar, Drake yang lebih dulu meninggalkannya.

“Kau benar… Drake yang lebih dulu meninggalkanku…” kata Zayna akhirnya sedikit membuka perasaannya.

Mendengar itu senyuman kepuasan dan kemenangan tersungging di bibir Max. Meski belum sepenuhnya Zayna menyerahkan dirinya, namun Max akan menunggu.

“Ya. Dan tidak sepatutnya kau menyalahkan dirimu sendiri. Kau juga harus bahagia.”

Zayna menarik napas panjang.

”Benar Max. Aku ingin bahagia.” lanjut Zayna jujur, suaranya lirih namun rapuh.

“Tapi aku juga tidak ingin merasa seperti perempuan yang ditinggalkan, lalu berpindah ke pelukan pria lain hanya untuk mengisi kekosongan.”

Senyum Max perlahan memudar. Ia menatap Zayna lebih dalam, seakan baru menyadari bahwa kebahagiaan yang ia tawarkan bukan sekadar pelarian. Ada ketergantungan yang berbahaya di sana, bukan hanya Zayna yang membutuhkan pengakuan, tapi dirinya sendiri yang mulai bergantung pada kehadiran perempuan itu.

“Tidak apa-apa jika kau hanya menganggapku sebagai pelarian atau pengganti suamimu…” kata Max pelan.

Untuk pertama kalinya, ucapan Max terdengar tulus tanpa lapisan manipulasi.

“Tapi yang harus kau tahu, aku memilihmu, karena aku menginginkanmu.” Lanjut Max.

Zayna mengangkat wajahnya, menatap Max dengan mata berkaca-kaca. Ada kehangatan yang masih tertinggal dari ciuman tadi, namun kini bercampur dengan kesadaran yang pahit. Ia menyadari betapa mudahnya hatinya goyah dan betapa berbahayanya kedekatan ini jika terus dibiarkan tanpa batas.

“Aku butuh waktu,” ucap Zayna akhirnya.

”Untuk diriku sendiri.”

Max mengangguk perlahan. Meski dadanya terasa sesak, ia tak lagi mencoba menahan. Ia melepaskan tangan Zayna.

Dan di saat itu, Max tahu, ketergantungannya pada Zayna telah tumbuh lebih dalam dari yang ia duga. Bukan lagi soal keinginan sesaat, melainkan ketakutan kehilangan seseorang yang tanpa sadar telah menjadi pusat ketenangannya.

Max juga sadar wanita inilah yang ia inginkan menemaninya dalam sisa hidupnya.

Bersambung

1
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
penguntit suruhan nevari belum tuntas yg kemarin 🤣🤣🤣
Umi Zein
kamu gak tau yg sebenarnya Max/Sob/, klo kamu tau tentang kebenarannya bencinya kamu pasti akan berbuah syang 0d ayahmu/Whimper//Chuckle/
☆𝙎𝙊𝙇𝙀𝘿𝘼𝘿☆ ⚫3
Apa penguntit itu suruhan nevari???
hemmm mau ketemu istri orang aja adaaa saja gangguannya😏
ceritanya nggantung lagi dah kayak kates
Hanima
lanjut Maxxx
Umi Zein
ya seneng bahagia laah! wong dapet jatah dr istrinya orang😂😂
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
Gas Max, Bisa jadi benihhhmu juga sdh tumbuh. Jadi tanggung jawablah, perjuangkan Zayna sampai titik darahhh penghabisan🤭🤣
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
Anggap saja Max adalah obat untuk luka yang diderita zayna.
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
Semoga saja Drake segera menceraikannn Zayna. takut bangeet Zayna goyah dan dibodohiii drake. karena mereka sd impas sdh merasakan kehangatan bersama orang lain.
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
demi zayna max rela melakukan apapun🤭
Hanima
Lanjuttt Max
Hanima
semuaaaanya 🤭
Hanima
👍👍
☆𝙎𝙊𝙇𝙀𝘿𝘼𝘿☆ ⚫3
gak papa drake sekarang bergaya dulu ala ala CEO yang terkenal dingin dan tak tersentuh😁🤭
sombonge ndhisek ajooorrre kari wkwkwk
Anonymous
Thor kok blm update
☆𝙎𝙊𝙇𝙀𝘿𝘼𝘿☆ ⚫3
duuuuh bolak balik ngintipin up apa blom🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Umi Zein
ooh jdi si Max sengaja ngasih posisi itu ke Drakula biar dia bisa mantau trus. licik tp pinter jg si Max /Proud//Joyful//Joyful/
Achimedess
keren
Achimedess
siipp
dlups
lanjukan
dlups
upp
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!