NovelToon NovelToon
Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Transformasi Hewan Peliharaan / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Dunia Kultivasi adalah dunia yang kejam bagi yang lemah dan indah bagi yang kuat

Karena itu Li Yuan seorang yatim piatu ingin merubah itu semua. bersama kawannya yaitu seekor monyet spiritual, Li Yuan akan menjelajahi dunia dan menjadi pendekar terkuat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17: Gema dari Awan Hijau

​Hutan itu bergetar hebat. Benturan antara Pedang Hitam Takdir dan Tongkat Penghancur Bintang menciptakan gelombang kejut yang merontokkan dedaunan seolah musim gugur datang dalam sekejap. Li Yuan menyerang dengan keganasan seekor binatang buas, setiap tebasannya meninggalkan bekas luka ungu di udara.

​"Li Yuan! Bangun!" Dong Dong berteriak, suaranya parau karena debu dan sesak napas.

​Dong Dong memutar tongkatnya, menciptakan perisai angin untuk menahan serangan Li Yuan yang kian membabi buta. Namun, perbedaan kekuatan mereka kini terlalu jauh. Li Yuan yang telah menyerap esensi Kapten Wei Ruo berada di puncak kekuatannya.

​BAAAM!

​Satu hantaman telak dari gagang pedang Li Yuan menghantam dada Dong Dong, membuatnya terpental hingga menabrak pohon besar. Tongkat emasnya terlepas dari genggaman. Dong Dong terbatuk darah, tubuh kecilnya merosot lemas.

​Li Yuan melangkah mendekat. Langkahnya berat, mematikan, dan penuh dengan aura dingin. Pedang hitam di tangannya berpendar liar, seolah-olah haus akan darah seorang sahabat yang paling murni. Li Yuan mengangkat pedangnya tinggi-tinggi, matanya yang gelap sama sekali tidak menunjukkan keraguan.

​"Dunia ini... harus bersih," bisik Li Yuan.

​Tepat saat ujung pedang itu hendak menghunjam jantung Dong Dong, udara di sekeliling mereka mendadak membeku. Cahaya ungu yang gelap itu tiba-tiba meredup oleh pancaran cahaya putih keemasan yang lembut dan hangat.

​Li Yuan tertegun. Tangannya yang memegang pedang gemetar hebat.

​Dari kepulan asap dan abu yang beterbangan, satu per satu sosok mulai muncul di sekelilingnya. Mereka bukan hantu yang menakutkan, melainkan sosok-sosok yang ia kenal. Lao Chen berdiri di sana dengan senyum tulusnya. Zhang Wei mengangguk dengan gagah. Ayi Meiling menatapnya dengan keibuan yang menenangkan.

​Dan tepat di hadapannya, berdiri Xiao Hua.

​Gadis kecil itu tidak lagi bersimbah darah. Ia tampak bersih, bercahaya, dan memegang setangkai bunga yang sama yang pernah ia berikan pada Li Yuan.

​"Kakak Li Yuan..." suara Xiao Hua terdengar seperti bisikan angin yang menyejukkan jiwa. "Cukup."

​Li Yuan membelalak. Api ungu di matanya mulai memudar, menyingkap pupil hitamnya yang penuh dengan penderitaan. "Xiao... Hua? Aku... aku gagal melindungi kalian..."

​Xiao Hua melangkah mendekat, meski tubuhnya transparan. Ia menyentuh tangan Li Yuan yang memegang pedang. Ajaibnya, pedang hitam yang haus darah itu langsung terdiam, hawa jahatnya terkunci oleh kesucian roh-roh tersebut.

​"Kakak tidak gagal," sahut Kepala Desa Li Ming yang muncul di belakang Xiao Hua. "Kakak telah memberi kami kebahagiaan di hari terakhir kami. Jangan biarkan kebencian ini menelan dirimu, kak. Jika kakak menjadi monster, maka tawa kami di desa akan menjadi sia-sia."

​Air mata mulai mengalir deras di pipi Li Yuan, menghapus noda darah dan debu. "Maafkan aku... maafkan aku..."

​Satu per satu roh warga desa itu tersenyum. Mereka memberikan penghormatan terakhir kepada Li Yuan—pahlawan kecil mereka.

​"Terima kasih, Kakak Li Yuan," ucap Xiao Hua dengan nada yang sangat riang. "Tetaplah menjadi cahaya, bukan kegelapan."

​Cahaya keemasan itu meledak dengan lembut, membasuh seluruh hutan. Roh-roh warga Desa Qingyun perlahan memudar, terbang menuju langit malam yang kini kembali jernih. Li Yuan jatuh terduduk, pedang hitamnya tergeletak lesu di sampingnya, kembali berkarat seolah kehilangan kekuatannya.

​Hening kembali menyelimuti hutan.

​Li Yuan merangkak menuju Dong Dong dengan sisa tenaganya. Ia memeluk monyet kecil itu dengan erat. "Maafkan aku, Dong Dong... aku hampir saja..."

​Dong Dong terbatuk kecil, lalu perlahan membuka matanya. Ia menyeringai tipis meski tubuhnya sakit semua. "Hampir saja apa? Hampir membuatku jadi sate monyet? Kau memang brengsek, Li Yuan."

​Li Yuan tertawa di tengah tangisnya. Kesadarannya telah kembali sepenuhnya. Meskipun luka di hatinya masih ada, amarah butanya telah sirna.

​"Kita harus pergi dari sini," bisik Li Yuan sambil menatap langit. "Jenderal Feng Gao masih di luar sana. Tapi kali ini, aku akan mencarinya bukan sebagai iblis, tapi sebagai manusia yang menuntut keadilan."

​Dong Dong mengangguk, meraih kembali tongkatnya. "Ya. Tapi sebelum itu... cari sungai lagi. Baumu sekarang lebih buruk daripada kotoran naga."

​Di tengah sunyinya hutan, dua sahabat itu bangkit kembali. Mereka telah kehilangan segalanya, namun mereka menemukan sesuatu yang lebih berharga: janji untuk tetap menjadi manusia di dunia yang penuh kebusukan.

1
Nanik S
Awal yang menarik
Aman Wijaya
jooooz pooolll Thor lanjut terus update nya semangat semangat semangat
Agen One: /Good//Good//Good//Pray//Ok//Ok//Good//Good//Ok/
total 1 replies
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut
Aman Wijaya
jooooz pooolll
Aman Wijaya
mantab Li Yuan maju terus
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
jooooz jooooz gandos lanjut terus
Aman Wijaya
semangat semangat Li Yuan bantai semua musuh mu
Aman Wijaya
lanjut
Aman Wijaya
markotop top lanjut terus
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
joooooss joooooss pooolll lanjut
Aman Wijaya
jooooz pooolll
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut terus
Aman Wijaya
siiiip lanjut terus
Aman Wijaya
jooooz pooolll lanjut terus
Aman Wijaya
lanjut
Aman Wijaya
lanjut Thor semangat semangat
Agen One: okeeeee
total 1 replies
Aman Wijaya
nyimak Thor lanjut
Agen One
Ceritanya gak ada sedih-sedihnya coi. komedi dan perjuangan!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!