NovelToon NovelToon
Petualangan Wanita Berduri

Petualangan Wanita Berduri

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Spiritual / Wanita perkasa / Cintapertama
Popularitas:27.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

Franceska wanita cerdas berpendidikan tinggi, berparas cantik dan berprofesi sebagai guru matematika. Suatu kombinasi yang melengkapi penampilannya yang good looking, cemerlang dan bersinar dari keluarga sederhana.

Prestasi akademik, serta kecerdasannya mengola waktu dan kesempatan, menghentarkan dia pada kesuksesan di usia muda.

Suatu hari dia mengalami kecelakaan mobil, hingga membuatnya koma. Namun hidupnya tidak berakhir di ruang ICU. Dia menjalani penglihatan dan petualangan dengan identitas baru, yang menghatarkan dia pada arti kehidupan sesungguhnya.


》Apa yang terjadi dengan Franceska di dunia petualangannya?

》Ikuti kisahnya di Novel ini: "Petualangan Wanita Berduri."

Karya ini didedikasikan untuk yang selalu mendukungku berkarya. Tetaplah sehat dan bahagia di mana pun berada. ❤️ U 🤗

Selamat Membaca
❤️🙏🏻💚

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17. PWB

...~•Happy Reading•~...

Mama Lenox dan Mama Juke melihat Hernita meninggalkan mereka dengan santai sambil memanggul ransel di punggung dan memegang beberapa buku di tangan. Seakan dia tidak alami pukulan, dikeluarkan dari arena kompetisi.

"Mama Lenox, apa ingat seseorang saat lihat gaya anak itu?" Mama Juke terkejut melihat cara jalan Hernita. Sehingga matanya tidak beranjak dan memikirkan seseorang yang dikenal.

"Siapa maksudmu? Aku sedang pikir seseorang saat dengar kata-katanya tadi. Apa kita berpikiran pada orang yang sama?" Mama Lenox menanggapi.

"Maksudmu, ibu guru yang sok idealis itu?" Mama Lenox meneruskan.

"Iya. Gaya cuek dan santai itu tidak bisa aku lupa. Tapi kan tidak mungkin." Mama Juke menggerakan tangan untuk mengusir pikirannya dari hal yang tidak mungkin.

"Iya, tidak mungkin. Tapi kok, anak itu bisa bersikap dan berbicara seperti dia? Kau ingat pertemuan kita dengan guru itu, kan?" Mama Lenox bertanya serius tanpa mengalihkan matanya dari Hernita.

"Sangat ingat. Bagaimana dia duduk seperti petarung di depan kita. Tidak menghiraukan berapa banyak uang yang kita tawarkan." Jawab Mama Juke.

"Sampai sekarang, aku tidak bisa lupa. Dia mempermalukan kita hari itu." Mama Lenox bicara dengan emosi dan wajah mulai memerah.

Sambil berjalan keluar dari lorong, mereka pikirkan pertemuan terakhir dengan Ibu guru Franceska dan membandingkan dengan sikap Hernita.

...~▪︎▪︎~...

《 Sebelumnya

...Ketika mengetahui SMA Pelita akan ikut olimpiade matematika dan anak-anak mereka sebagai calon peserta, mereka mendukung dan semangat bergerilya....

...Salah satu dukungan dengan mengundang Ibu guru Franceska yang ditunjuk sebagai guru pembimbing para murid untuk bertemu dan makan siang....

..."Selamat siang ibu-ibu. Maaf, saya terlambat." Ceska menyapa dan langsung duduk di kursi kosong....

..."Tidak apa-apa Bu. Silahkan pesan menu yang disukai." Mama Lenox berkata manis, merayu....

..."Maaf, ibu-ibu, saya tidak bisa makan, karena sedang bagi-bagi waktu. Saya minum air mineral saja."...

..."Kalau begitu, kami langsung saja ya, Bu." Mama Lenox tidak bisa berbasa-basi....

..."Begitu lebih baik, Bu. Supaya saya tidak terlalu lama ditunggu anak-anak." Ceska menyetujui....

..."Tujuan kami mengundang Ibu ke sini, yaitu mau minta Ibu tidak membimbing murid lain. Hanya persiapkan anak-anak kami untuk kompetisi sekolah Pelita." Mama Lenox mewakili empat ibu yang lain....

..."Maaf juga soal itu, ibu-ibu. Saya ditunjuk oleh sekolah tempat saya mengajar untuk persiapkan siswa. Saya akan membagi ilmu untuk semua murid yang akan diutus oleh sekolah tempat saya mengajar." Tolak Ceska tegas....

..."Kami akan membayar berapa saja yang Ibu minta, asal mau mempersiapkan ke lima anak kami. Sebagai guru private." Mama Lenox mendesak....

..."Ibu-ibu, tadi saya sudah bilang, ilmu saya akan diberikan ke semua murid. Tinggal cara mereka menyerap dan pelajari, termasuk anak-anak ibu di sekolah pelita."...

..."Tidak usah khawatir, saya bagi adil buat semua. Jadi ibu-ibu tidak perlu membayar ekstra. Sekolah sudah membayar saya cukup." Ceska kembali menolak tegas....

...Ke lima ibu tercengang. "Ibu tidak usah khawatir. Kami akan bayar lebih dan jika mereka bisa jadi juara, kami akan berikan bonus ekstra." Mama Juke menambahkan....

..."Ibu- ibu, percuma bicarakan itu dengan saya. Karena saya tidak tertarik untuk memperkaya diri dengan berlaku tidak adil kepada anak-anak."...

..."Dan ibu-ibu tidak usah khawatir anak-anak tidak juara. Mereka perlu belajar bersaing sehat untuk peroleh sesuatu yang berharga."...

..."Alangkah baiknya, ibu-ibu hanya bicarakan ini dengan saya. Jangan sampai ada guru lain yang tahu, karena dengan begitu akan membuat malu anak-anak ibu."...

..."Saya kalau tahu Mamah saya lakukan seperti ini, saya sudah tidak berminat untuk ikut kompetisi. Karena orang tua sendiri meragukan kemapuan isi kepala saya."...

...Ke lima orang tua murid yang menginginkan anak mereka dipilih mewakili sekolah terdiam dan tercengang sambil menatap Ceska....

..."Terima kasih Bu, sudah mengundang saya. Jadi saya tahu, bukan anak-anak saja yang akan berkompetisi. Permisi." Ucap Ceska lalu meninggalkan mereka yang melongo. Mereka tidak menyangka ada yang menolak uang banyak....

Sekarang 》

Mama Lenox dan Mama Juke berdiri di parkiran sambil melihat Hernita yang sudah berjalan menuju pintu gerbang sekolah. "Mama Juke, Ibu guru itu masih di ICU, kan?"

"Itu yang aku dengar dari Juke. Ada apa?"

"Melihat sikap anak itu, semoga tidak ada kabar buruk darinya."

"Ah, mari kita pulang. Jadi horor." Mama Juke masuk ke dalam mobil tanpa menunggu, karena mengerti maksud Mama Lenox dengan kondisi Ceska di ICU.

...~▪︎▪︎~...

Di sisi lain ; Hernita berjalan meninggalkan gerbang sekolah dengan hati yang sangat sedih. Dia berusaha menahan tangis, agar tidak menangis di angkot. Dan dia tidak minta dijemput, agar Papahnya tidak bertanya tentang wajah nelangsa dan matanya yang terus berair.

Ketika tiba di rumah, dia meletakan tas dan cuci tangan lalu menanak nasi. Kemudian dia masuk ke kamar untuk menumpahkan rasa sedihnya, sebelum Papahnya pulang.

"Mengapa mereka tega pada orang seperti kami ini? Mereka sudah punya segalanya. Mereka tega mengambil satu-satunya kesempatan dan kegembiraanku." Hernita berbicara sendiri dalam kamar sambil menangis.

'Mereka belum ambil semuanya. Kau punya banyak kemampuan.' Ceska berbicara karena tidak tahan dengan kesedihan Hernita.

Mendengar suara yang sama kembali terdengar, air mata Hernita berhenti mengalir diganti dengan rasa takut. Dia melihat kamarnya yang tidak banyak perabot sambil memegang dada.

"Siapa kau? Mengapa aku selalu mendengar suaramu?" Hernita coba bertanya sambil menutup kedua telinga dengan tangan, walau takut dan penasaran.

'Ini Mamah. Jangan sedih." Ceska tidak tahu mengapa menyebut dirinya Mamah, karena hanya itu yang dia tahu dan harus dikatakan.

"Ini Mamah Nita? Benarkah?" Hernita bertanya seakan tidak percaya, sambil melihat isi kamar dengan air mata berlinang.

'Iya. Mulai sekarang bicara dengan Mamah tidak perlu bersuara. Cukup bicara dalam hatimu.' Ceska berkata tegas, karena khawatir Hernita berbicara menggunakan suara, sehingga ada yang mengatakan dia mulai stres karena tidak terpilih.

"Tidak mungkiiin... Mamah Nita sudah di surga." Nita jadi histeris dan terus menutup telinga.

'Apakah ada yang tidak mungkin? Mamah datang melihatmu. Coba latih bicara dengan hatimu.'

Hernita duduk di tepi tempat tidur dan menarik nafas panjang. Perlahan dia melepaskan tangan dari telinga, karena nada suara yang didengar berbeda dengan di sekolah.

'Jika benar Mamah, tolong peluk Nita.' Hernita ikut bicara di hati dan mau meyakinkan yang didengar.

'Peluk saja guling. Anggap Mamah peluk. Sekarang sudah yakin, Mamah bisa dengar yang kau bilang?' Ceska bertanya untuk meyakinkan Hernita, sekaligus mengajar cara mereka berkomunikasi.

'Iya, Mah." Hernita memeluk guling sambil duduk seperti yang diminta Ceska

Hatinya jadi penuh, seakan bisa memeluk Mamahnya. 'Mah, Nita mau ikut kompetisi itu untuk menyenangkan Papah. Biar bisa menghibur Papah yang lelah.'

...~▪︎▪︎▪︎~...

...~•○¤○•~ ...

1
🍁🅷🅴🆁🅼🅸🅽🅰🧣❣️
setuju pak kepala sekolah. mungkin ini peluang untuk kalahkan sekolah pelita yg komesial itu 🙊🙈
🍁𝗨𝗺𝗺𝗮💃🆂🅾🅿🅰🅴❣️
Ikut senang kepala sekolah dan Ketua Yayasan memberikan dukungan kepada Jefase dan Hernita untuk maju ikut kompetisi
Dew666
🍡🍡🍡🍡🍡
🍁αlҽα❣️
mampus Lu Lorna makanya jan brani"nya ngisengin Nita,,bisa kacau hidup lu nanti wkwkwk
🍁αlҽα❣️
klo bs memang nita dan jafes menang smua,,kalaupun kalah y tidak masalah yg penting kn sudah bersaing sehat tidak sprti lenox dan juke
🍁𝗨𝗺𝗺𝗮💃🆂🅾🅿🅰🅴❣️
Malu sendiri kan Lorna mau bikin ulah malah kena batunya sendiri, memang enak Jefase jadi tamengnya Hernita
🍁🅷🅴🆁🅼🅸🅽🅰🧣❣️
good jefase biar lorna kapok gak usa bikin drama tiap hari di sekolah. lebih baik fokus pada kompetisi ❣️
𝐘𝐖💋🄳🄾🅄🄱🄻🄴'🄰👻ᴸᴷ
"Kepsek", auto mikir 2 kali kn, klo mau bikin msalah
☠🤎3Gˢ⍣⃟ₛ
sokorinnn luuu Lorna jadi orang kok licik untung Jefase lihat sendiri mau playing victim luuu mimpi sono kau tidak tau Hernita murid yang akan ikut olimpiade matematika jelas dia harus sering interaksi sama Jefase huh 😏
Ƭђi̽є💋🄳🄾🅄🄱🄻🄴'🄰👻ᴸᴷ
keren Ceska selain membina dia bakal ajarin Hernita bela diri untuk perlindungan jangan sampai mengalami perundungan kembali
Dew666
🍦🍦🍦🍦🍦
🤎🍁ɴᷠɪͥʟͤᴜᷝᴅͣ❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
wkwk bahkan pengacara mu langsung mundur Bob emang enak udahlah kalo keluarga mu salah ya salah udah sana bayar denda lalu mendekam di balik jeruji besi❣
🤎🍁ɴᷠɪͥʟͤᴜᷝᴅͣ❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
ayo Rina semangat udah dapet pengacara yang bagus untuk menegakkan keadilan untuk mu agar keluarga sampah mendekam dibalik jeruji besi ❣
🤎🍁ɴᷠɪͥʟͤᴜᷝᴅͣ❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
emang real keluarga sampah dah dari awal kukira Boby nikahi Rina karena cinta tapi ternyata cuma dijadikan budak, dan sekarang akhirnya keluarga sampah udah dapat karma nya❣
🤎🍁ɴᷠɪͥʟͤᴜᷝᴅͣ❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
loh loh kok suami dodol nya Rina datang main cekik² aja ,tapi darimana ni orang tau kalo ortu nya masuk penjara ya ada yang tau juga kah terus dikasih tau ❣
🤎🍁ɴᷠɪͥʟͤᴜᷝᴅͣ❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
hayoo polisi udah ada didepan pintu lohh panik gak kalian tau rasa tuh semoga mereka dihukum seberat-beratnya,ayo Rina semangat untuk lawan para tikus got ❣
🤎🍁Faiz❣️
penasaran sama kata-kata terakhir.. taring??? emang apa sih maksudnya?.. ❣️
🍁🅷🅴🆁🅼🅸🅽🅰🧣❣️
memang tidak umum kondisi seperti ini. cuma orang2 yang hatinya sehat dan seluas samudra 🙊❣️
𝐘𝐖💋🄳🄾🅄🄱🄻🄴'🄰👻ᴸᴷ
Utk org yg suka bersaing secara sehat, Pemikiran sperti ini, udh biasa 👍👍👍
🍁🅷🅴🆁🅼🅸🅽🅰🧣❣️ : aku setuju sama kakakku, Ibu guru cantik & baik hati 🙊❣️
total 1 replies
𝐘𝐖💋🄳🄾🅄🄱🄻🄴'🄰👻ᴸᴷ
Bener, sering kali sperti ini, tinggal gmana kita mnghadapiny aja 🔥🤟💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!