NovelToon NovelToon
When Jerk Billionaire Want Me

When Jerk Billionaire Want Me

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: RA

Adeeva harus rela menikah dengan pria yang bernama Arion demi membantu perusahaan ayahnya yang sedang di ambang kehancuran.

namun di balik itu Adeeva bisa bernafas lega karena biaa keluar dari tempat yang di bakalan rumah namun menurutnya adalah neraka.

akankah Adeeva biaa mendapatkan kebahgiaannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

017

Typo masih berkeliaran di setiap susut cerita. Mohon di maklum.

_____________

Adeeva menatap ruangan yang serba putih, Adeeva menatap ke sebelah kirinya di sana ada Tika yang menungguny dengan khawatir.

"Mbak sudah sadar"

"Ini di mana?" seru Adeeva lirih.

"Rumah sakit Mbak, tadi mbak Deva pingsan" seru Tika.

Adeeva hanya mengangguk, Adeeva ingat semuanya bagaimana kakak tirinya dengan teg menjambak dan memukulnya.

"Di mana Jonathan" seru Adeeva. Adeeva tahu Jonathan datang ke Tokonya ketika Insidwn itu terjadi.

"Pak Jonathan pergi Mbak" seru Tika.

Derap langkah lebar membelah keaunyian rumah sakit yang Adeeva tempat. Pria tampan dan gagah itu berjalan dengan aura Dingin dan menyeramkan siapa lagi jika bukan Arion.

Arion berjalan menuju kamar yang di huni Adeeva dan menbukanya. Arion melihat Adeeva sedang duduk bersandar dengan seorang wanita duduk di kursi tidak jauh dari ranjang Adeeva.

"Kau tidak apa-apa" suara berat Arion membuat kedua wanita yang ada di dalam ruangan tertegun.

Adeeva menatap tidak percaya pada Arion yang saat ini sudah berada di sebeahny, sedangkan Tika masih menatap Arion dengan pandangan Kagum.

"Kenapa kau kesini" seru Adeeva.

Arion menatap beberapa luka memar di wajah Adeeva.

"Aku hanya khawatir" seru Arion dingin. Adeeva menatap Arion lembut.

"Aku baik-baik saja, terima kasih telah menghawatirkan ku" seru Adeeva tulus.

Arion menatap lurus ke arah Adeeva, entah mengapa jantungnya seakan bergemuruh ketika melihat senyum tulus dari Adeeva.

"Baiklah, aku akan menemui dokter terlebih dahulu, kau istirahat saja" seru Arion. Adeeva hanya mengangguk perhatian Arion membuat Adeeva tersenyum.

Arion segera keluar dari ruangan Adeeva namun bukan menemui Dokter melainkan mengambil ponselnya dan menghubungi Jonathan.

"Aku ingin kau memberi hukuman yang setimpal pada siapapun yang melukai Adeeva, aku tidak peduli jika itu kakak dan Ibunya, aku ingin mereka merasakan apa yang Adeeva rasakan " seru Arion panjang lebar. Setelah itu Arion kembali menutup ponselnya.

Adeeva di bantu Tika masuk ke dalam mobil Arion.

"Kau yakin tidak ingin ikut dengn kami" seru Arion.

"Ah tidak Usah, aku bisa naik Taksi" seru Tika.

"Terima kasih Tika, hati-hati di jalan " seru Adeeva.

"Iya mbak" Tika melmbaikan tangan ketika mobil Arion mulai melaju dan meninggalkan rumah sakit.

"Mereka tampak serasi, semoga mbak Deva mendapatkan kebahagian" seru Tika.

Di perjalanan menuju pulang Tidak ada yang berbicara sama sekali, baik Adeeva maupun Arion lebih memilih diam dengan pikiran masing-masing.

Sesampainya di Rumah Arion membantu Adeeva turun dengan kursi Roda.

"Aku tidak butuh kursi Roda, aku masih bisa berjalan" protes Adeeva.

"Diamlah dan duduk saja" seru Arion.

Arion mendorong kursi Roda masuk ke dalam rumah. Vano yang sedang duduk menatap kakak dan kakak iparnya, menatap lurus pada wajah kakak iparnya yang banyak memar.

"Apa yang terjadi " seru Vano yang mendekati mereka.

"Ada apa dengn wajah Kak Adeeva" Seru Vano.

"Tidak apa-apa" jawab Adeeva menenangkan.

Vano tidak mempercayai itu, meskipun baru beberapa minggu Vano mengenal Adeeva namun Vano yakin bekas luka yang ada di wajah Adeeva adalh bekas pukulan.

"Biarkan Kakakmu istirahat dulu, aku akan mengantarnya ke kamar" seru Arion tanpa bantahan.

Vano hanya bisa diam dan mengangguk, membiarkan kakanya membawa Adeeva pergi.

P.s

Jangan lupa like comment sama vote ya.

1
Windy Hapsarini
Luar biasa
COOL_I4N
thor kalau pakai kata "seru" kita reader bayanginnya mereka omong nya sambil agak teriak. alangkah baiknya diganti kata nya thor. biar reader feel nya dapat
1
.... .
Aprina Laura Putri
bagus
zahro tinisya
bagus, jalan ceritanya tdak bertele2
Risnha Isnhaa
pertanyaan ku adalah knpa deva tidak mau membalas nya sama sekali
Risnha Isnhaa
knpa adiveeva selalu tidak pernah membalas pukula
Diana Budhiarti
lanjutttt
Risnha Isnhaa
akuu suka akuu suka
Alfi Rizqia
kok lum lanjut thor,lama banget
Diana Budhiarti
siapa sich thorr yg senyum nya kayak Kt
Diana Budhiarti
baiknya adik ipar ya...bikin Arion gerah
Diana Budhiarti
thorr ak suka cerita kalo ada gambarnya ,suka banget
Alfi Rizqia
lanjut thor yg bnyk,bagus cerita y seru
minyoongi
laaaah
fi aja
👌👍👍👍👍
RinNi
👍🏻👍🏻
Asyatun 1
lanjut
RinNi
ayo lanjut donk tor...👍🏻🙏
RinNi
kpn up nya lagi tor..🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!