NovelToon NovelToon
Li Shen Sang Penghancur

Li Shen Sang Penghancur

Status: tamat
Genre:Action / Tamat / Fantasi Timur / Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Epik Petualangan / Romansa
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: DANTE-KUN

Li Shen, murid berusia 17 tahun dari Sekte Naga Langit, hidup dengan dantian yang rusak, membuatnya kesulitan berkultivasi. Meski memiliki tekad yang besar, dia terus menjadi sasaran bully di sekte karena kelemahannya. Suatu hari, , Li Shen malah diusir karena dianggap tidak berguna. Terbuang dan sendirian, dia harus bertahan hidup di dunia yang keras, mencari cara untuk menyembuhkan dantian-nya dan membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar seorang yang terbuang. Bisakah Li Shen bangkit dari keterpurukan dan menemukan jalan menuju kekuatan yang sebenarnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DANTE-KUN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chp 17

Setelah membahas kilas balik masa lalu kota Guangling dan kebangkitan Sekte Serigala Putih, Feng Han memimpin diskusi ke arah rencana strategis. Ia mulai menjelaskan kepada Li Shen tentang kekuatan sekte tersebut.

"Sekte Serigala Putih adalah ancaman besar bukan hanya bagi klan kami, tetapi juga bagi masa depan kota ini," Feng Han berkata sambil membuka gulungan peta yang memperlihatkan wilayah kekuasaan mereka. "Mereka memiliki lebih dari 300 murid muda yang berada di ranah dasar, 20 murid berbakat di ranah pengumpulan energi, dan kekuatan utama mereka ada pada lima tetua yang semuanya berada di ranah Kondensasi Inti tahap menengah. Tapi yang paling berbahaya adalah Patriark mereka. Dia berada di ranah Jiwa Emas tahap awal. Orang itu tidak bisa diremehkan."

Li Shen menyimak dengan saksama, wajahnya tetap tenang meskipun mendengar kekuatan besar yang dimiliki Sekte Serigala Putih. "Dan bagaimana dengan kekuatan klan Feng?" tanyanya.

Feng Han menghela napas panjang sebelum menjawab. "Kami memiliki sekitar 150 pendekar di ranah dasar, dan 100 pendekar lainnya berada di ranah pengumpulan energi. Sebagian besar dari mereka berada di tahap awal hingga pertengahan, meskipun ada beberapa yang telah mencapai tahap puncak. Saya sendiri berada di ranah Kondensasi Inti tahap puncak, tetapi itu saja tidak cukup untuk menandingi kekuatan mereka."

Li Shen mengangguk, matanya memandang peta yang tergelar di hadapannya. "Jadi, secara keseluruhan, kalian memiliki keunggulan jumlah, tetapi sekte Serigala Putih memiliki kekuatan individu yang lebih tinggi di puncaknya," ia menganalisis dengan suara datar.

"Itu benar," Feng Han mengakui. "Itulah mengapa kami membutuhkan seseorang seperti dirimu, Li Shen. Kami percaya kau bisa menjadi penentu kemenangan. Kekuatanmu bukan hanya luar biasa, tetapi juga tidak dapat diprediksi oleh musuh."

Li Shen menyilangkan tangan di dadanya, berpikir sejenak. "Kalau begitu, bagaimana rencananya? Jika kita ingin menghancurkan sekte itu, kita harus memanfaatkan kelebihan kita secara strategis dan mengisolasi kekuatan utama mereka."

Feng Han tersenyum tipis. "Kau membaca situasi dengan baik. Itu sebabnya aku memintamu bergabung. Kami butuh seseorang yang tidak hanya kuat, tetapi juga bisa berpikir dengan jernih. Namun, rencana ini tidak bisa disusun dalam sehari. Kita akan mulai dengan memetakan strategi dan mengidentifikasi kelemahan mereka."

Li Shen menatap Feng Han dengan tatapan penuh keyakinan. "Aku akan membantu. Aku punya alasan pribadi untuk menghancurkan sekte itu. Aku ingin mereka membayar untuk keburukan yang telah mereka lakukan."

Feng Han mengangguk tegas. "Kalau begitu, mari kita mulai menyusun rencana detailnya. Ini akan menjadi perang yang panjang, tetapi aku yakin kita bisa menang dengan persiapan yang matang."

Li Shen, Feng Han, dan beberapa tetua klan Feng pun mulai membahas langkah-langkah awal untuk menghadapi sekte Serigala Putih. Mereka tahu ini bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga kecerdikan, strategi, dan keberanian untuk melawan musuh yang lebih kuat. Perang ini akan menjadi titik balik bagi kota Guangling.

Li Shen berdiri dari kursinya dengan tatapan serius yang mengarah pada Feng Han. "Aku punya permintaan," katanya dengan suara tegas. Feng Han mengangkat alis, menunggu penjelasan lebih lanjut.

"Aku ingin kau dan klanmu mengurus semua kepentingan serta strategi untuk menyerang Sekte Serigala Putih. Aku percaya kalian tahu kekuatan dan kelemahan mereka lebih baik daripada aku. Aku akan fokus mempersiapkan diriku sendiri. Kalau aku turun tangan, aku harus berada dalam kondisi terbaik," ujar Li Shen sambil menatap cincin di jarinya.

Feng Han mengangguk, memahami maksud Li Shen. "Baiklah. Kami akan memastikan semuanya siap. Tetapi, apa yang akan kau lakukan dengan cincin itu?" tanyanya, tatapan matanya mengarah pada cincin perak dengan motif naga emas yang berkilau lembut di tangan Li Shen.

Li Shen menggenggam cincin itu dengan erat. "Cincin ini memiliki kekuatan yang luar biasa. Aku yakin kekuatannya bisa membantu kita dalam perang ini. Namun, aku butuh waktu untuk menyerap dan memahami apa yang sebenarnya tersembunyi di dalamnya."

Feng Han menghela napas lega. "Kalau begitu, lakukan apa yang perlu kau lakukan, Li Shen. Kami akan menangani urusan di sini dan menyiapkan pasukan untuk perang."

"Bagus," kata Li Shen sebelum berbalik menuju pintu. "Aku akan mencari tempat yang tenang untuk memusatkan diriku pada cincin ini. Ketika aku kembali, kita akan menghancurkan Sekte Serigala Putih."

Feng Han memandang punggung Li Shen yang menjauh dengan keyakinan. Ia berbalik ke para tetua yang sudah berkumpul di aula. "Kita harus bergerak cepat. Siapkan pasukan, perkuat pertahanan, dan pastikan informasi ini tidak bocor. Waktu kita mungkin tidak banyak," perintahnya.

Li Shen meninggalkan paviliun utama klan Feng dan menuju tempat yang sunyi di sekitar kota Guangling. Ia memilih sebuah lembah yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk dan perhatian siapa pun.

"Baiklah, cincin ini… tunjukkan kekuatanmu," gumamnya sambil duduk bersila di tengah lembah. Ia menutup matanya dan mulai memusatkan energi ke arah cincin naga emas tersebut.

Begitu energi Li Shen menyatu dengan cincin itu, sebuah ledakan aura besar terjadi. Angin berhembus kencang, dan suara gemuruh terdengar seolah bumi merespons kekuatan yang bangkit. Dari cincin itu, energi kuno mulai mengalir masuk ke tubuh Li Shen, memenuhi setiap pori-pori dan meresapi inti energinya.

Namun, kekuatan itu tidak mudah dikendalikan. Li Shen merasakan tubuhnya seperti dihantam gelombang badai. "Apa ini…? Kekuatannya begitu luar biasa, bahkan sulit untuk menahannya," gumamnya dengan gigi terkatup rapat.

Dalam pikirannya, bayangan naga langit muncul kembali. Spirit naga itu berbicara dengan suara berat, "Kekuatan ini adalah milikmu, tetapi hanya jika kau cukup kuat untuk mengendalikannya. Jika tidak, kau akan dihancurkan oleh kekuatannya."

Li Shen menggertakkan gigi, mengerahkan seluruh tekad dan kendali untuk menyerap energi itu. Peluh membasahi tubuhnya, tetapi semangat dan keyakinannya tidak goyah. Setelah beberapa saat yang terasa seperti berjam-jam, ia akhirnya berhasil mengendalikan aliran energi dari cincin tersebut.

Saat proses penyerapan energi dari cincin mencapai puncaknya, cincin perak dengan motif naga emas di jari Li Shen mulai bergetar hebat. Kilauan emas di permukaannya semakin redup, hingga akhirnya cincin itu perlahan-lahan memudar menjadi butiran cahaya yang menghilang ke udara.

Li Shen membuka matanya dengan terkejut. "Cincinnya… hilang?" gumamnya sambil melihat ke tangannya. Tapi sebelum sempat merenungkan lebih jauh, tubuhnya mulai memancarkan cahaya terang yang menyilaukan.

Energi dalam tubuhnya melonjak ke tingkat yang luar biasa. Rasanya seperti seluruh alam semesta berkumpul di dalam dirinya. "Apa ini… kekuatan ini?" pikir Li Shen dengan napas terengah-engah. Tubuhnya terasa ringan, tetapi juga penuh dengan energi yang hampir sulit dikendalikan.

Tiba-tiba, sebuah suara bergema di dalam pikirannya. Itu adalah suara spirit naga langit yang pernah ia temui di koridor jiwa. "Sebagian Kekuatan sejati dari naga langit kini menjadi milikmu. Kau telah membuktikan dirimu layak menerima warisan ini. Gunakan kekuatanmu dengan bijak, Li Shen."

Li Shen tersenyum tipis, tapi ia tidak sempat merayakan. Energi yang berpusat di dalam dirinya terus membuncah, memaksanya untuk segera memusatkan konsentrasi. Ia duduk bersila, menutup matanya, dan mulai mengendalikan aliran energi tersebut.

Di sekelilingnya, udara bergetar, dan angin mulai berhembus kencang. Cahaya terang yang terpancar dari tubuhnya menyinari seluruh lembah, menciptakan fenomena yang akan sulit dilupakan.

Setelah beberapa saat, tekanan energi di sekitar mulai mereda. Ketika Li Shen membuka matanya kembali, tatapannya lebih tajam dari sebelumnya. Sebuah kekuatan baru telah sepenuhnya bangkit di dalam dirinya.

"Aku berhasil… ranah Jiwa Emas tahap awal," ucap Li Shen dengan suara rendah tetapi penuh keyakinan.

Ia mengepalkan tangannya, merasakan kekuatan luar biasa yang kini ada dalam genggamannya. "Dengan kekuatan ini, aku bisa menghancurkan Sekte Serigala Putih dan mengembalikan kedamaian di kota Guangling."

Li Shen berdiri, tubuhnya tegap dan auranya luar biasa. Ia melihat ke arah langit yang mulai berubah warna karena senja. "Kalian yang telah menindas dan menghancurkan… bersiaplah untuk menghadapi kehancuran kalian sendiri."

1
Zaenuddin Putra-cirebon
kuat sih cuma bodoh lbih kuat dan yg jelas mc di sini tdk punya otak
shadow life
yes
noName
💯💯💪💪👍👍👍💐💐
Hadi Wahyono
ini bikin enek dengar kata kata ini baru awal
Husin Jasri
Thor , untuk menghadapi Wang you mereka berdua hrs perbaxk kultipasi ganda ntar kekuatan mereka seng dalawang 🤣🤣🤣
Husin Jasri
Thor jenius , bayangin klu mereka berdua sering melakukan kultipasi ganda . berapa kuatx mereka berdua , tapi hali itu TDK di inginkan oleh thor jenius krna thor blm mengenal hal seperti itu 🤣🤣🤣🤣
Naufal Faruq
kesedihan anak kecil dan bagi ortu yg baik dan punya anak pasti turut merasakan kesedihan sang anak
Ghotam
keren
oboy Novel
bukan ke mereka ada di angkasa...kenapa tiba² ada langit lagi...
oboy Novel
aku tak dapat masuk...aku cuma membaca dan berada di atasnya tanpa dapat masuk...
Husin Jasri
Thor jenius seorang sastrawan yg msh perjaka yg blm mengenal apa itu CINTA haxa sekedar info buat pembaca. 🤣🤣🤣
Wulan Sari
Luar biasa
Husin Jasri
Harap maklum para pembaca , thorx blm mengenal cinta. 🤣🤣🤣
Husin Jasri
Thor yg jenius , blm puber kali ye blm mengenal cinta. 🤣🤣🤣🤣
Da Kurnianto
Luar biasa
Ongen Sutbar
alur ceritax asik shi, cumn yg buat aku jdi bingung nie pada tau semuax klau yg mempunyai kekuatan seperti Li Shen cumn ada 8 org ko ada yg brani nantangin Li Shen.
𝒮🍄⃞⃟Mѕυzу​​​᭄
kerennn
Ahmad Syahrullah
plot yang sangat masuk akal, realistis
Maska Wisata
Luar biasa
Hadi Wahyono
ini kok terus terusan bilang ini hanyalah awal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!