NovelToon NovelToon
Keluarga Yang Tak Dirindukan

Keluarga Yang Tak Dirindukan

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: WK Rowling

Saat seseorang melihat impian dengan mata terbuka, aku justru sebaliknya.

Saat seseorang bahagia bisa menikah dengan orang yang dicintai, aku justru sebaliknya.

Saat seseorang bisa bahagia karena cinta, aku justru sebaliknya.

Saat seseorang menjadikan pasangan mereka sebagai rumah untuk kembali.
Aku justru ingin pergi dan mengakhiri semuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WK Rowling, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mimpi atau Nyata

Pagi kembali datang, tapi kali ini matahari tak memberikan senyumannya hanya awan mendung yang menampakkan diri. Membuat siapa saja enggan bangun dari tidurnya dan hanya ingin terus bergelut dengan selimut tebal yang menghangatkan tubuh mereka.

Tak terkecuali perempuan paruh baya yang masih tertidur pulas di kamarnya, membiarkan dirinya tenggelam bersama dengan mimpinya wanita itu terlihat tidur dengan tangannya masih menggenggam erat sebuh foto. Ya, wanita itu adalah Anika setelah semalam dia menangis cukup lama akibatnya pagi ini wanita itu bangun terlambat padahal waktu sudah menunjukkan jam 8 pagi.

"Hei bangunlah! Ini sudah hampir siang..."

Dalam tidurnya Anika seperti mendengar suara seorang laki-laki, dia membangunkan Anika dengan sangat lembut. Tapi wanita itu masih saja enggan membuka matanya.

"Apa kamu begitu kelelahan? Sehingga jam segini saja belum bangun, dasar kebo!" Ucap pria itu lagi dengan lirih, diringi dengan sedikit tawa.

Pria itu memandangi wajah Anika dengan seksama, wajah yang sudah sedikit berkeriput itu terlihat begitu kelelahan tangannya terangkat untuk menyentuh setiap bagian wajah wanita paruh baya tersebut mulai dari kening hingga dagu. Kemudian dengan perlahan dan hati-hati dia mencium lembut kening Anika, senyuman pun mengembang dibibirnya. Hingga pada akhirnya pandangannya jatuh pada tangan Anika yang masih menggenggam sebuah foto.

Pria itu dengan perlahan mengambil foto tersebut dari tangan Anika, lagi-lagi dia tersenyum melihat foto itu kemudian berkata, "Kamu masih menyimpannya ya? Sudah lama sekali dan kita terlihat sangat bahagia bukan? Hah! Sudah setua ini saja wajahmu tidak jauh berbeda saat masih muda dulu." Dipandanginya foto tersebut cukup lama matanya sedikit berkaca-kaca entah itu perasaan sedih atau bahagia. Pria itu kemudian meletakkan foto itu kembali ke tangan Anika.

Untuk sekali lagi, pria itu memandangi wajah Anika seperti menikmati pemandangan yang ada dihadapannya itu, dia menghela nafas panjang sebelum berkata, "Baiklah, tidurlah! Jangan menangis lagi agar mata mu tidak bengkak seperti sekarang." Pria itu berkata dengan pelan, dia membenarkan selimut yang digunakan Anika kemudian dia berjalan keluar kamar.

***

Anika membuka matanya dengan perlahan saat waktu sudah menunjukkan pukul 9 pagi, air matanya sedikit keluar saat dia membuka mata entah apa yang terjadi dengannya.

"Apa tadi itu mimpi? Aku seperti mendengar suara Rendra." Ucap Anika yang masih belum bangkit dari posisi tidurnya.

"Jika iya, itu adalah mimpi yang sangat indah." Ucapnya lagi sambil tersenyum.

Anika menyentuh keningnya dimana dia merasakan kecupan Rendra disana dia tersenyum lebar kemudian berkata, "Meski itu hanya mimpi, aku rela tidak bangun untuk waktu yang lama."

"Astaga sudah jam sembilan! Bagaimana aku bisa bangun sesiang ini sih!" Anika terkejut bukan main saat melirik jam di kamarnya yang membuatnya segera bangkit dan berlari ke arah kamar mandi.

Anika butuh waktu setengah jam untuk membersihkan diri dan merapikan kamar tidurnya, dia kemudian keluar kamar dan langsung menuju ke arah dapur dia khawatir Kaisar tidak sarapan sebelum berangkat ke sekolah sehingga dia berniat membuat bekal untuk Kaisar dan diantarkannya ke sekolah nanti. Tapi setelah sampai di dapur, di sana dia menemukan makanan yang sudah disiapkan di atas meja dan ada kertas kecil yang terletak di bawah gelas berisi jus jeruk.

Anika mengambil kertas itu kemudian membacanya, "Good morning! Maaf hanya ini yang bisa ku siapkan untuk sarapan, semoga Mama suka." Anika tersenyum setelah membaca surat itu.

Ya, di atas meja makan tersebut hanya ada dua buah roti yang sudah diberi selai kacang dan juga segelas jus jeruk.

"Ah dasar Kaisar! Syukurlah berarti dia sudah sarapan sampai menyiapkan sarapan untuk Mama juga." Anika tersenyum dan geleng-geleng kepala, dia berfikir Kaisar lah yang menyiapkan sarapan itu.

Bersambung...

Jangan lupa klik like dan favorit ya 🐣🐣🐣

1
Daulat Pasaribu
uda baca novel ini sampai 3x tapi air mataku tetap juga keluar,sesakit itu jadi anika
ika
apa kesalahan Anika?
ika
knapa sakit gini ya?
sbnrnya apa yg terjadi?
ika
crita yg bagus
buat penasaran ajah
ƜƘ ƦƠƜԼƖƝƓ : terimakasih kak🥰
total 1 replies
Merry Simanjuntak
Luar biasa
Atik Bunga
jangan adel anaknya satya bukan anak rendra 🤔🤔🤔
Atik Bunga
aq membacanya ceritanya sedih banget sampai air mataku bercucuran 😭😭😭
Atik Bunga
yaelah mimpi to teryata kirain beneran 😂😂😂
Elok Pratiwi
ga paham
Marhaban ya Nur17
selingkuh apa emaknya ?
Nur Suci Aeni
ini cerita ne gimana sih bikin bingung
ᴠᴀʟᴇɴᴀ🥀ᴅ α.ᴋ.α ʜ
perselingkuhan atau istri muda
Elly Watty
knp cerita yg kbnyakan mnginjak hrg diri wanita kog rate nya tinggi
Anggia Tampubolon
Lumayan
Anggia Tampubolon
sangat bagus, alur ceritanya membuat kita penasaran truss
Jairobagja
msi blum tau masalah nya
1️⃣0️⃣0️⃣ - 1️⃣ = 0️⃣
menyembunyikan malah akan bikin masalah
1️⃣0️⃣0️⃣ - 1️⃣ = 0️⃣
lelaki bodoh
1️⃣0️⃣0️⃣ - 1️⃣ = 0️⃣
kurma nya cepat banget😳
1️⃣0️⃣0️⃣ - 1️⃣ = 0️⃣
hebat sekali..malam bersama yg lain pagi sudah memuja yg lain😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!