NovelToon NovelToon
Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Status: tamat
Genre:Mafia / Anak Genius / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:4.7M
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Tasya tidak pernah memilih takdirnya. Dijual oleh keluarga pamannya demi menyelamatkan perusahaan yang hampir bangkrut, ia melarikan diri dari sebuah kamar hotel mewah, tanpa tahu bahwa pria asing yang ia tinggalkan malam itu adalah Alex Roman Vasillo, pewaris keluarga mafia paling berkuasa di Jerman.

Tujuh tahun berlalu, setelah dia melarikan diri dari Berlin menuju Indonesia, tanah kelahiran Kakeknya.

Tasya hidup tenang di Indonesia bersama dua anak kembarnya, Kenzo dan Kenzi, yang tak pernah tahu siapa ayah mereka sebenarnya.

Sampai suatu hari, di sebuah rumah sakit ternama di Jakarta yang berada di bawah naungan keluarga Vasillo, seorang bocah enam tahun dengan percaya diri memanggil seorang pria berjas mahal, pria itu Alex Roman Vasillo.

“Daddy!”

"Hah?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20

Suasana di lobi rumah sakit mendadak menjadi sangat sunyi setelah suara Alex terdengar.

Semua pengawal langsung berhenti bergerak. Mario juga menoleh ke arah belakang. Alex berjalan perlahan keluar dari arah lift. Langkahnya tenang, tetapi kehadirannya membuat udara di sekitar terasa menekan. Tatapannya langsung tertuju pada Tasya dan dua anak di belakang wanita itu.

Kenzo berdiri di depan Kenzi, seperti sedang melindungi adiknya. Sementara, Tasya berdiri di hadapan mereka semua seperti benteng. Begitu melihat Alex, amarah di mata Tasya semakin jelas.

“Tuan Alex!” Suara Tasya tegas dan penuh emosi.

“Saya tidak akan membiarkan Anda membawa Kenzo atau Kenzi pergi!”

Lobi rumah sakit kembali menjadi tegang. Alex berhenti beberapa langkah dari mereka. Namun, Tasya tidak mundur sedikit pun.

“Kedua anak itu milik saya!”

Ia menarik Kenzo dan Kenzi lebih dekat ke tubuhnya.

“Saya yang melahirkan mereka!”

“Saya yang membesarkan mereka selama tujuh tahun!” Suara Tasya mulai bergetar, tetapi tatapannya tetap keras.

“Jadi Anda tidak punya hak ikut campur dalam hidup mereka!”

Beberapa orang di lobi mulai berbisik pelan melihat pertengkaran itu. Namun, Alex tetap berdiri dengan wajah datar. Seolah kata-kata Tasya tidak menggoyahkannya sama sekali. Tatapannya kemudian berpindah pada Kenzo. Bocah itu balas menatapnya dengan dingin.

Hal itu justru membuat sudut bibir Alex sedikit terangkat. Namun, sebelum ia mengatakan sesuatu Kakek Tasya yang duduk di kursi roda perlahan berbalik. Pria tua itu menatap Alex, tatapan mereka bertemu. Dan dalam sekejap kedua pria itu sama-sama menyempitkan mata.

Seolah saling mengenali sesuatu. Seolah ada sesuatu dari masa lalu yang tiba-tiba muncul kembali. Namun, tidak ada satu pun dari mereka yang mengatakannya. Alex memperhatikan wajah pria tua itu beberapa detik. Sementara, kakek Tasya juga menatap Alex tanpa berkedip. Ada sesuatu yang tersembunyi di balik tatapan mereka.

Sesuatu yang belum diketahui oleh siapa pun di sana, termasuk Tasya. Beberapa detik kemudian Alex akhirnya mengalihkan pandangannya kembali pada Tasya.

“Kalau begitu…” Suara Alex tenang namun dingin.

“Kita akan membicarakan ini dengan cara lain.” Tatapannya jatuh pada Kenzo dan Kenzi sekali lagi.

Tasya benar-benar merasa ancaman yang jauh lebih besar sedang mendekati keluarganya. Lobi rumah sakit masih dipenuhi ketegangan. Semua orang menunggu apa yang akan dilakukan Alex selanjutnya.

Tasya berdiri di depan kedua anaknya dengan napas yang masih tidak teratur. Tangannya masih menggenggam bahu Kenzo dan Kenzi, seolah takut seseorang akan menarik mereka kapan saja.

Namun tiba-tiba, Alex justru berbalik. Ia tidak mengatakan apa pun lagi pada Tasya.

“Mari kita pergi, Mario.” Kalimat itu keluar begitu saja dari bibirnya.

Mario yang berdiri di sampingnya terlihat sedikit terkejut.

“Tuan?”

Ia belum benar-benar mengerti apa yang sedang dipikirkan Alex. Namun, Alex sudah berjalan menuju pintu keluar rumah sakit tanpa menoleh lagi.

Mario terdiam beberapa detik, lalu akhirnya mengikuti langkah bosnya. Sebelum pergi, ia menoleh pada para pengawal.

“Biarkan mereka pergi.”

Para pengawal langsung menundukkan kepala.

“Baik.”

Tasya sempat tertegun melihat perubahan itu, dia tidak menyangka Alex akan pergi begitu saja. Namun, ia tidak ingin membuang waktu.

“Ayo, kita pergi,” ucap Tasya cepat pada anak-anaknya. Kenzo menggenggam tangan Kenzi. Mereka segera berjalan mengikuti Tasya yang kembali mendorong kursi roda kakeknya menuju pintu keluar rumah sakit.

Namun di kursi roda itu Kakek Tasya tidak mengatakan apa pun. Kedua tangannya mengepal kuat di atas pangkuannya. Urat di tangannya terlihat menegang. Matanya menatap kosong ke depan. Seolah sesuatu yang sangat lama tiba-tiba kembali muncul di ingatannya.

Kenangan masa lalu yang selama ini ia kubur dalam-dalam perlahan muncul kembali di benaknya. Sesuatu yang selama ini tidak pernah ia ceritakan kepada Tasya. Sesuatu yang mungkin akan mengubah segalanya.

Sementara itu, di luar rumah sakit, Alex sudah duduk di dalam mobil hitamnya.

Mario masuk ke kursi penumpang depan.

Mobil itu perlahan mulai bergerak meninggalkan halaman rumah sakit.

Mario akhirnya tidak tahan lagi.

“Tuan … kenapa kita pergi begitu saja?”

Alex tidak langsung menjawab. Ia hanya menatap keluar jendela mobil dengan wajah yang sulit ditebak.Beberapa detik kemudian ia berkata pelan,

“Karena mereka tidak akan bisa lari jauh.”

Mario mengernyit, Alex kemudian menoleh sedikit ke arahnya.

“Karena mereka memang anakku…” Tatapannya menjadi dingin.

"Maka cepat atau lambat mereka akan kembali ke keluarga Vasillo.”

Dan kali ini Alex tidak berniat kehilangan mereka lagi.

'Tuan Rockhi ternyata masih hidup,' batin Alex dan tangannya terkepal.

1
lenny sukmasari
Luar biasa
Yani Suryani
dulu yg penasaran Kenzo dengan Alex dan Kenzi tidak mempercayai, tapi justru sekarang setelah mengetahui kalau Alex ayahnya justru Kenzi yg paling bersemangat
Iis Kurniasih
Walaupun baca novelnya sudah tamat dr pembuatan n tudak mengikuti pd saat membuat episode ² nya ...aq acungin jempol 2 is the best pokoknya karya Mba Aisyah Alfatih ... sukses selalu Mba ttp semangat n jaga kwalitas pembuatan novel nya
kookie
lah si tasya kok diam aja dion bilang sikembar bukan anak alex, lah kamu emang tidur sama siapa aja tasya dudul
e²n
suka sama Kenzi 😍
e²n
keluarga vasillo dan rockhi di adu domba
evana gusani
baru mampir
Yani Suryani
Alex kamu ingin menguasai,lah perusahaan mu aja dibajak anak kecil aja langsung keos sok berlagak dibuat bangkrut baru nyahok lo
Yani Suryani
Tasya kenapa gak cerita detailnya sama kakeknya , kalau dia dijual terus melarikan diri
Munas Tuti
akhirnya mereja semua bahagia....selamat mbak author 👍👍
Yani Suryani
menyebalkan sekali lagi baca iklan Shopee selalu nongol berulang ulang sangat menggangu sekali, kadang sampai maki" karena geregetan,baca satu bab tapi iklan Shopee nya datang berulang ulang 😤😡
Aisyah Alfatih: 😭😭😭😭 iyakah? jadikan VIP akunnya kak, biar bebas iklan...
total 1 replies
Yani Suryani
aneh kalau tanya hal pribadi langsung didepan banyak orang itu seperti tidak proporsional dan terlalu gegabah, sedikit songong sih😁
Yani Suryani
kalau kerja dirumah sakit ya mentingin pasien tapi aneh menejernya 😁, dokter lagi menangani pasien darurat kok suruh keluar untuk penyambutan 🤦, sebenarnya bukan cerita komedi tapi menggelikan
Kenzo keberanian mu luar biasa 👍
Kenzi muka datar tapi nyalinya sedikit menciut karena perhitungan dan menyelamatkan saudaranya biar tidak kena masalah
bocil kembar yg saling melengkapi dan melindungi 😁👍
Yani Suryani
keceriaan Kenzo seperti mamanya tapi instingnya seperti Daddy nya, Kenzi muka datar dan misterius seperti Daddy nya tapi kecerdasannya seperti mamanya, bahkan membobol keamanan Daddy nya sendiri 🤭😀 biar tau rasa karena sombong beraninya meremehkan mamanya
Yani Suryani
Kenzo ini memiliki kemirip Daddy nya kalau kenzi seperti ibunya yg memiliki kemampuan yg sama juga, jadi keduanya saling melengkapi
Iis Kurniasih
is the best
Iis Kurniasih
Jalan cerita tidak bertele² ...msh enak bt dibaca n lebih mudah dimengertinya......
Munas Tuti
benernya culik balik Jessi...buang jauh2
Munas Tuti
daaah Alex jangan curiga ke mana2
Dorkas Lara
wow menegangkan 😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!