NovelToon NovelToon
YES!! I'Am Mermaid

YES!! I'Am Mermaid

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Supernatural / Romansa Fantasi
Popularitas:35.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nessa Cimolin

DERYNE MIKAELSON si duyung cantik yang sudah lama tinggal di lautan, harus kembali ke daratan karena telah menolong seorang anak kecil. Sosok Ryn yang menyenangkan membuat gadis kecil itu memohon pada Ayahnya, untuk menjadikan Ryn sebagai pengasuhnya.

LUCAS, Ayah dari Suri yang dengan terpaksa mengijinkan gadis asing untuk tinggal di rumahnya. Banyak sekali perbedaan dari suasana rumah itu ketika Ryn mulai tinggal disana. Satu persatu rahasia terbongkar! Apakah sebenarnya hubungan Lucas dan Suri, benarkah mereka hanya Ayah dan anak biasa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nessa Cimolin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

YES!! I'am Mermaid - Ep. 17

"HEI, KAU INI SEBENARNYA MAU BICARA ATAU TIDAK?!"

Ya Tuhan! Telinga ku... - Ryn.

Wajah Ryn nampak cemberut menatap gagang telepon di tangan kanannya, reaksi itu terbentuk karena bentakan dari Lucas yang mengejutkan Ryn. Gadis itu segera menarik nafas dalam-dalam dan mencoba berbicara selembut mungkin.

"Maaf tuan... Ah! Maksudku, maaf Lucas!" Ryn memelintir kabel telpon dengan tangan kirinya. "Ada kelas tambahan di sekolah Suri, dan Suri baru saja menelpon. Dia bilang, jam pulang sekolahnya sama dengan jam pulang kantor mu, dia meminta untuk dijemput"

"Hanya itu?"

"Iya" jawab Ryn cepat, "Ka-kalau begitu, sampai ketemu di rumah!"

KLAP!!

(Telpon di tutup)

Di meja kantornya, wajah Lucas terlihat begitu sangat merah. Pria itu mengusap wajah tampannya dengan kasar sambil tersenyum senang di balik tangannya, entah mengapa? Ada perasaan aneh di dalam hatinya yang membuat bibir pria itu terus-menerus tersenyum.

"Dasar!" Maki Lucas dengan tetap tersipu malu.

Sampai ketemu di rumah katanya?! - Lucas.

"Bisa-bisanya dia mengatakan hal seperti itu tanpa merasakan apa-apa" gerutu Lucas pelan. Pria itu lantas memukul-mukul permukaan meja sambil terus menutupi sebagian wajahnya yang tersipu.

•••

Deg!

Deg!

Deg!

"Bodoh!!"

Ryn berjongkok di depan meja telpon sambil memeluk kedua kakinya. Gadis bermata biru itu sedang menyembunyikan wajahnya diantara lutut dan dadanya, seluruh tubuhnya terasa lemas setelah ia menyadari kesalahannya.

"Bisa-bisanya aku berkata 'sampai ketemu di rumah'. Kenapa bibir ini tidak bisa sinkron dengan otakku sih?!"

Nany berjalan mendekati Ryn, setelah cukup lama gadis itu berdiam diri di meja telpon. "Ada apa Ryn??"

"Ah! Na-nany..." Ryn tersentak kaget dan langsung berdiri. "Tidak ada apa-apa kok"

"Bagaimana? Apa kata tuan Lucas?"

Ryn melirik kesana-kemari, ia mencoba menghindari kontak mata dengan Nany. "Dia tidak bilang apa-apa, tapi aku sudah mengatakan semua yang dikatakan oleh Suri"

Nany tersenyum kecil, wanita tua itu lantas menyentuh pipi Ryn yang terasa halus di tangan kanannya. "Lalu, kenapa wajah ini memerah?"

"HAH?!" Buru-buru Ryn menutup bibirnya sendiri yang refleks berteriak. "Wajahku tidak merah kok!" Imbuh Ryn sambil menyentuh kedua pipinya, gadis itu berbalik arah agar Nany tidak bisa melihat wajahnya.

"Hohoho..." Goda Nany dengan tawanya. "Tidak usah malu-malu begitu, cinta memang bisa datang kepada siapa saja! Kau hanya perlu menerimanya"

"Dih! Nany ini bicara apa sih?!" Ucap Ryn marah, duyung cantik itu lantas berjalan pergi menjauhi Nany. "Cinta, cinta! Aku ini tidak akan pernah menyukai Lucas"

"Baiklah jika kau maunya begitu, tapi apa iya hatimu juga mengatakan hal yang sama?"

Drap!

Drap!

Ryn berlari mendekati wanita paru baya itu dan menyentuh wajah Nany dengan kedua tangannya, Nany dapat melihat jelas rona merah yang muncul dari wajah Ryn. Wanita itu semakin tersenyum dengan tingkah Ryn yang imut.

"Tolong, Nany jangan bicara begitu! Bagaimana kalau Lucas mendengarnya?! Aku tidak mau membuat masalah dengan pria aneh itu!" Pinta Ryn memohon. "Aku katakan sekali lagi, aku tidak menyukai Lucas"

"Hohoho, Oke!" Nany menempelkan jari telunjuk ke bibirnya, ia lantas mengedipkan sebelah matanya kepada Ryn. "Kalau ini? Apa kau juga tidak menyukainya?"

Kedua mata Ryn bersinar terang setelah tahu apa yang sedang di tenteng oleh Nany dengan tangannya, gadis itu lantas memeluk Nany dengan kedua tangannya dan mengucapkan terima kasih.

"Donat!" Ucap Ryn lirih. "Terima kasih Nany"

Nany memberikan bungkusan donat itu pada Ryn, dan melihat betapa senangnya gadis itu menerima pemberian kue darinya. Ryn berjalan menuju dapur dengan gembira, sesekali ia terdengar seperti bernyanyi, namun nyanyiannya terasa tidak begitu asing di kedua telinga Nany.

"Sepertinya aku pernah mendengar lantunan nada seperti itu" gumam Nany lirih.

Benar! Ryn sedang menyenandungkan nyanyian putri duyung, ia sedang menyanyikan nada-nada yang indah untuk menunjukan bahwa dirinya amat senang, sungguh baik dan murni hatinya yang bisa begitu bahagia hanya dengan sebuah donat.

Nany mengikuti Ryn yang kini sedang meletakkan donat itu di dalam lemari pendingin, wanita paruh baya itupun juga ikut meletakkan beberapa bahan makanan ke dalam kulkas.

"Kenapa kau menyimpannya? Bukankah kau ingin sekali untuk makan kue itu?" Tanya Nany sambil terus menata beberapa bahan, seperti daging dan sayur.

"Aku ingin memakannya nanti malam, disaat aku bisa benar-benar bersantai" sahut Ryn sumringah. "Aku ingin menikmati donat ini dengan sebaik mungkin"

"Itu aneh" ceplos Nany jujur. "Seperti kau sangat menghargai kue berlubang itu"

"Tentu saja!" Ryn tersenyum senang. "Sudah lama sekali...."

"Hmm??" Nany memandang Ryn yang tiba-tiba tertunduk lesu. "Apa?"

"Sudah lama sekali aku tidak makan donat" tanpa sepengetahuan Nany, di kedua mata Ryn sudah ada beberapa bulir kristal bening yang menumpuk. "Ini... Makanan kesukaanku dan Papa"

"Dimana papamu?"

Sontak saja Ryn terkejut dengan pertanyaan dari Nany, gadis itu menoleh menatap Nany yang menunggu jawaban darinya. Terlihat, bibir Ryn sedikit bergetar saat ingin berbicara.

"D-dia...."

Nany mengusap kepala Ryn dengan lembut, seolah ia tahu apa yang akan dikatakan oleh gadis cantik di depannya. Wanita tua itu menarik tubuh Ryn ke dalam pelukannya.

"Tidak apa-apa, tidak usah dikatakan" ucap Nany lembut. "Aku mengerti! Jangan khawatir, semua akan baik-baik saja"

GRAB!!

Gadis cantik bermata biru itu membalas pelukan Nany dengan erat, Ryn menenggelamkan wajahnya pada bahu wanita tua itu. Ia sedang bersusah payah menahan air matanya yang ingin keluar itu, Ryn tidak bisa menangis saat ini, karena air matanya akan segera menjadi mutiara saat kering. Gadis itu benar-benar berusaha menyembunyikan identitasnya dari orang-orang disekitarnya.

"Terima kasih Nany..." Ucap Ryn lalu tersenyum.

______________________________________

Tut!

Tut!

Tut!

Suara ponsel berdering menandakan adanya panggilan masuk pada telpon seorang Wanita, membuatnya sedikit takut untuk sekedar menatap layar ponselnya. Wendy mengintip pelan-pelan, siapa gerangan yang sedang menghubungi dirinya saat ini.

Wajah paniknya berubah menjadi cerah, saat tahu bahwa itu panggilan dari kekasihnya, Lucas. Buru-buru Wanita itu mengangkat telponnya dan segera berdeham untuk mengganti nada bicaranya agar terlihat lemah.

"Sayang? Uhuk! Uhuk!" Ucap Wendy ketika dia mengangkat telpon itu.

".............."

"Apa?!" Kedua mata Wendy membulat lebar, raut wajahnya kini menjadi kurang menyenangkan ketika dengan seenaknya Lucas bilang bahwa ia tidak bisa mampir ke apartemennya.

"Kenapa?! Memangnya ada apa?! Apa hal lain itu begitu penting? Sampai-sampai kau tega untuk tidak menjenguk ku?" Tanya Wendy dengan penuh harap, ia yakin bahwa ketika dirinya sedikit memohon maka Lucas akan berlari kepadanya.

"................"

"Suri?! Bukankah dia sudah memiliki seorang pengasuh? Kenapa tidak dia saja yang menjemputnya?!" Nada suara Wendy mulai meninggi, gadis itu benar-benar kesal. Jika musuhnya adalah Suri, maka dia akan selalu kalah karena Lucas akan selalu memilih anak itu. Maka dari itu, selama ini Wendy selalu berusaha untuk bersikap baik pada Suri agar dirinya mendapat perhatian lebih dari kekasihnya itu.

"................."

"Ya, ya! Baiklah, aku mengerti" jawab Wendy mengalah. "Aku tidak apa-apa, aku masih ada tenaga untuk mengurus diriku sendiri, hati-hati saat mengemudi! Aku mencintaimu"

Tut!

(Telpon dimatikan)

Wendy menggenggam ponselnya dengan begitu erat, kedua alisnya saling tertaut karena menahan emosi yang bergejolak di dalam hatinya.

"Dasar! Kenapa anak haram yang cacat itu selalu saja menggangguku?!" Umpat Wendy kesal. "Aku rasa dia harus tau siapa yang sebenarnya dia hadapi saat ini!!"

BERSAMBUNG!!!

Halo, terima kasih sudah membaca! Jangan lupa untuk klik Favorit, Like, Vote dan komentar ya?! Dukungan dari kalian sangat membantu saya dalam terus berkarya! ☺️🙏

IG Author : NessaCimolin

1
Satriani
kak neshaaa,, lekas sembuh yaaa cantiikkk.... di tunggu update nya ka neshaaaa
semangat, kuat sehat ya kak nesaaaa😍😍♥️♥️
Aries Prasetyo
brrti in kelanjutannya are you mermaid versi ryn anak nya fu dan Danielle
Aurora_Katari
Thor..udah satu tahun kok ngak up..apa masih sakit...
Anik Fatma
ceritanya kok gantung ini
☆Asahi Chizuru♡
jadi inget rengoku🗿
Charlotte
KARYA YANG SUNGGUH LUAR BIASA
Nenk Manieez
lucas,akhirnya dirimu sadar kalo tenyata si wendy cm ingin hartamu
Nenk Manieez
wah,ryn jgn smpe ktahuan sm gabriel ,soalny sdg sm2 d pntai...
Nenk Manieez
harusnya lucas lht kejadian wendy berantem sm ryn,jd lucas bs tw klakuan asli si nenek lampir wendy
🤎3Gˢ⍣⃟ₛ
semoga lekas sembuh sehat semua keluarga Author Nessa aamiin YRA 🤲
Rosliana Anggy
semoga mba nessa dan keluarga cepat pulih dan sembuh seperti sedia kala.. dan sangat2 dimaklumi keterlambatan up nya dan sya pribadi akan setia menanti crasi up nya.. tetap semangat
。.。:∞♡*♥
semoga cepat sembuh ya kak, tetap semangat 💪bakaln selalu nungguin 💖💖💖
Satriani
semoga lekas sembuh dan pulih kembali ya semua keluarga kak nessa,,
semangat kak neess aku pasti selalu nunggu update mu,, 🌷🌷🌷🌷🌷😊😊😊🤗🤗🤗💝💝💝
Rosliana90
baru sempat baca lagi..hmmm tetap semangat mba nessa
🤎3Gˢ⍣⃟ₛ
tetap semangat ya Thor... selalu menunggumu 😁😍👍👍👍👍
。.。:∞♡*♥
lucas udah benar2 suka sama ryn 😍😍putusin aja tuh Wendy ngeselin, tukang selingkuh malah minta dibayarin tagihan lgi ngga tau malu bngt udah hamil lgi, mending sama gabriel tuh diakan mau tanggung jawab 😒masih aja deketin lucas
🤎3Gˢ⍣⃟ₛ
lanjutkan Thor mantap 👍👍👍👍
🤎3Gˢ⍣⃟ₛ
lanjutkan semakin seru 😁😍👍👍👍
🤎3Gˢ⍣⃟ₛ
lanjutkan Thor mantap 👍👍👍
🤎3Gˢ⍣⃟ₛ
kapan nih ketahuan klo Wendy hamil anak Gabriel 🧐🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!